Modul AjarPertemuan 9Bab 8Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 8: Ramai karena Bunyi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 8: Ramai karena Bunyi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 8: Ramai karena Bunyi

IPAS - Kelas 5

Bab 8 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 8: Ramai karena Bunyi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 8: Ramai karena Bunyi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dasar bunyi secara tertulis maupun lisan, mencakup sifat-sifat bunyi (merambat, memantul, diredam, frekuensi, intensitas) dengan memberikan contoh fenomena yang berkaitan.
  2. Murid dapat menjelaskan pemanfaatan sifat-sifat bunyi dalam kehidupan sehari-hari secara tertulis maupun melalui wawancara sebagai bentuk asesmen sumatif bab.
  3. Murid dapat mengomunikasikan pemahaman tentang gelombang bunyi dengan bahasa yang jelas dan terstruktur, baik melalui jawaban tertulis maupun paparan lisan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berteriak di dalam ruangan yang kosong dan mendengar suaramu bergema? Mengapa hal itu bisa terjadi?
  2. Bagaimana caranya lumba-lumba bisa menemukan makanan di laut yang gelap hanya dengan menggunakan suara?
  3. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika bunyi tidak bisa merambat melalui benda padat — apakah dokter masih bisa menggunakan stetoskop?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan meminta murid merapikan posisi duduk serta menyiapkan alat tulis (2 menit).
  • Guru menayangkan gambar lumba-lumba yang sedang berenang dan mengajukan pertanyaan pemantik pertama: 'Bagaimana lumba-lumba bisa menemukan mangsa di laut yang gelap hanya dengan suara?' untuk memancing rasa ingin tahu (3 menit).
  • Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan di selembar kertas kecil (sticky note atau sobekan kertas): dua kata atau kalimat singkat tentang apa yang mereka ingat tentang bunyi dari pembelajaran sebelumnya. Guru mengumpulkan dan membaca sekilas untuk mendeteksi kesiapan belajar (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: 'Hari ini kita akan menunjukkan semua yang sudah kamu pelajari tentang bunyi melalui Uji Kompetensi dan Wawancara Bab 8. Ini bukan ujian menakutkan — ini kesempatan kamu membuktikan seberapa paham kamu!' (2 menit).
  • Guru menjelaskan secara singkat alur kegiatan: (1) tinjauan singkat konsep kunci, (2) pengerjaan soal tertulis, (3) wawancara atau presentasi singkat, (4) refleksi diri (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru memfasilitasi 'Kilas Balik Bersama' selama 7 menit: menampilkan peta konsep bunyi (merambat ke segala arah, memerlukan medium, dapat dipantulkan, dapat diredam, frekuensi, intensitas) di papan tulis atau layar proyektor.
  • Guru meminta 3–4 murid secara sukarela menyebutkan satu contoh nyata untuk masing-masing sifat bunyi yang ada di peta konsep (misalnya: 'Siapa bisa beri contoh bunyi yang diredam di kehidupan nyata?').
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk membaca ulang catatan atau buku mereka secara mandiri sebelum asesmen dimulai — ini adalah waktu tenang dan berkesadaran, bukan waktu mencontek.
  • Guru menegaskan: 'Perhatikan setiap soal dengan seksama. Baca dua kali sebelum menjawab. Kamu pasti bisa — percaya pada proses belajarmu selama ini.'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Asesmen Sumatif Tertulis (20 menit): Guru membagikan lembar soal Uji Kompetensi Bab 8 yang mencakup: (a) 5 soal pilihan ganda tentang konsep dasar dan sifat bunyi; (b) 3 soal uraian singkat tentang fenomena bunyi dalam kehidupan sehari-hari (contoh: menjelaskan bagaimana bunyi stetoskop bekerja, mengapa ada ruang peredam suara di studio rekaman, bagaimana ekolokasi lumba-lumba bekerja); (c) 1 soal analisis: murid diminta menjelaskan satu situasi nyata yang menunjukkan dua sifat bunyi sekaligus.
  • Selama pengerjaan, guru berkeliling untuk memastikan murid mengerjakan secara mandiri dan memberikan dukungan semangat secara nonverbal (mengangguk, memberikan gestur 'oke').
  • Murid yang selesai lebih cepat (diferensiasi cepat) dapat mengerjakan soal tantangan di balik lembar soal: 'Rancanglah sebuah alat sederhana yang memanfaatkan sifat bunyi memantul! Gambar dan jelaskan cara kerjanya.'
  • Wawancara/Presentasi Lisan (10 menit, dilaksanakan bersamaan dengan waktu tertulis atau sesudahnya secara bergilir): Guru memanggil 2–3 murid (diprioritaskan yang memerlukan penyesuaian asesmen atau yang kesulitan menulis) untuk menjawab 2–3 pertanyaan lisan sebagai alternatif atau pelengkap asesmen tertulis. Contoh pertanyaan lisan: 'Ceritakan bagaimana bunyi bisa terdengar dari satu ruangan ke ruangan lain'; 'Berikan satu contoh manfaat bunyi yang kamu temui hari ini.'
  • Murid mengumpulkan lembar jawaban yang telah selesai dikerjakan kepada guru.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi 'Refleksi Cepat Terbuka' (5 menit): murid mengisi lembar refleksi singkat di buku tugas masing-masing dengan panduan pertanyaan: (1) Satu hal tentang bunyi yang sekarang aku benar-benar paham adalah...; (2) Soal yang paling menantang menurutku adalah... karena...; (3) Satu hal yang ingin aku pelajari lebih lanjut tentang bunyi adalah...
  • Guru meminta 2–3 murid berbagi jawaban refleksi mereka secara sukarela — ciptakan suasana aman dan apresiasi setiap jawaban.
  • Guru memberikan umpan balik afirmatif umum: 'Kalian sudah bekerja keras sepanjang Bab 8 ini. Jawaban kalian tadi menunjukkan bahwa kalian sudah memahami banyak hal tentang bunyi. Kita akan bahas hasilnya bersama di pertemuan berikutnya.'

Penutup:

  • Guru merangkum secara singkat bahwa hari ini murid telah menunjukkan pemahamannya tentang konsep bunyi melalui asesmen sumatif (2 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: hasil asesmen akan dikembalikan dengan umpan balik tertulis, dan murid yang sudah mencapai kriteria ketuntasan akan diajak ke aktivitas 'Belajar Lebih Lanjut', sementara yang belum akan mendapat pendampingan remedial (2 menit).
  • Murid diminta menutup buku dan alat tulis, kemudian guru mengajak murid melakukan 'Tepuk Semangat' bersama sebagai perayaan menyelesaikan Bab 8 (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan (lambat) dapat menggunakan kartu konsep bergambar yang berisi kata kunci dan ilustrasi sifat-sifat bunyi sebagai referensi visual selama pengerjaan soal uraian. Murid cepat diberikan soal tantangan tambahan di balik lembar soal.
  • Proses: Murid yang kesulitan dengan asesmen tertulis (misalnya karena hambatan menulis atau kecemasan ujian) dapat menggantikan sebagian soal uraian dengan wawancara lisan bersama guru. Guru menyesuaikan jumlah pertanyaan lisan sesuai kemampuan murid.
  • Produk: Sebagai alternatif produk, murid yang memiliki kemampuan lebih tinggi dapat menggambar diagram atau infografis sederhana yang menjelaskan dua sifat bunyi beserta contoh nyatanya, sebagai pengganti atau pelengkap jawaban uraian nomor terakhir.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan dua kata atau kalimat singkat di kertas kecil: apa yang mereka ingat tentang bunyi dari pembelajaran sebelumnya (dilakukan di pendahuluan, sebelum kilas balik konsep).
  • Guru membaca sekilas tulisan murid untuk mendeteksi miskonsepsi umum atau kesenjangan pemahaman yang perlu diluruskan sebelum asesmen sumatif dimulai.

Proses:

  • Observasi guru selama pengerjaan soal tertulis: mencatat murid yang terlihat kesulitan atau membutuhkan pendampingan khusus.
  • Wawancara lisan singkat (2–3 pertanyaan) untuk murid yang diprioritaskan: digunakan sebagai data pelengkap atau pengganti soal tertulis.
  • Lembar refleksi diri: murid menilai bagian yang dipahami dan bagian yang masih menantang bagi mereka.

Akhir:

  • Lembar Uji Kompetensi tertulis Bab 8 yang dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai Berkembang, Berkembang, Sangat Berkembang) untuk dua aspek utama: (1) menjelaskan sifat-sifat bunyi disertai fenomena yang berkaitan, dan (2) menjelaskan pemanfaatan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Murid dinyatakan mencapai kriteria ketuntasan apabila kedua indikator terlihat di sebagian besar jawaban (minimal level Berkembang pada rubrik).
  • Hasil asesmen digunakan sebagai dasar tindak lanjut: remedial untuk yang belum tuntas, dan aktivitas pengayaan (Belajar Lebih Lanjut / Memilih Tantangan) untuk yang sudah tuntas.

Formatif:

  • Asesmen lisan informal melalui pertanyaan pemantik di awal pembelajaran untuk mengukur kesiapan belajar.
  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: memperhatikan ekspresi, keaktifan, dan kemandirian murid.
  • Lembar refleksi diri murid yang diisi di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Lembar Uji Kompetensi tertulis Bab 8: mencakup soal pilihan ganda, uraian singkat, dan soal analisis tentang konsep dan sifat bunyi serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Wawancara lisan sebagai alternatif atau pelengkap asesmen tertulis bagi murid yang memerlukan penyesuaian asesmen.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan sifat-sifat bunyi disertai fenomena yang berkaitanMurid belum dapat menyebutkan sifat-sifat bunyi, atau jawaban tidak berkaitan dengan konsep bunyi sama sekali.Murid dapat menyebutkan 1–2 sifat bunyi tetapi belum disertai contoh fenomena yang tepat atau penjelasannya masih sangat terbatas.Murid dapat menjelaskan 3–4 sifat bunyi (merambat, memantul, diredam, frekuensi/intensitas) disertai contoh fenomena yang relevan dengan bahasa yang cukup jelas.Murid dapat menjelaskan semua sifat bunyi secara lengkap dan akurat, disertai contoh fenomena nyata yang tepat dan penjelasan yang runtut serta menggunakan istilah ilmiah dengan benar.
Menjelaskan pemanfaatan bunyi dalam kehidupan sehari-hariMurid belum dapat menyebutkan pemanfaatan bunyi dalam kehidupan sehari-hari, atau jawaban tidak relevan.Murid dapat menyebutkan 1 contoh pemanfaatan bunyi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi belum dapat menjelaskan kaitannya dengan sifat bunyi.Murid dapat menjelaskan 2–3 contoh pemanfaatan bunyi dalam kehidupan sehari-hari dan mampu mengaitkannya dengan sifat bunyi yang relevan.Murid dapat menjelaskan lebih dari 3 contoh pemanfaatan bunyi secara rinci, mengaitkan setiap contoh dengan sifat bunyi yang tepat, dan memberikan alasan yang logis berdasarkan konsep ilmiah.
Mengomunikasikan hasil (tertulis/lisan)Jawaban sangat singkat, tidak terstruktur, dan sulit dipahami. Tidak ada penggunaan istilah yang berkaitan dengan bunyi.Jawaban dapat dipahami sebagian, namun struktur penjelasan tidak runtut dan penggunaan istilah ilmiah masih sangat terbatas.Jawaban tertulis atau lisan cukup jelas dan terstruktur. Murid menggunakan beberapa istilah ilmiah yang tepat dan penjelasan dapat dipahami secara keseluruhan.Jawaban sangat jelas, terstruktur, dan menggunakan istilah ilmiah yang tepat secara konsisten. Murid mampu menghubungkan konsep dengan contoh nyata secara mandiri dan komunikatif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu yang disediakan sudah cukup bagi semua murid untuk menyelesaikan asesmen sumatif dengan tenang dan tidak terburu-buru?
  • Apakah instrumen soal yang digunakan sudah mengukur seluruh indikator TP 5.8.9.1 secara seimbang (sifat bunyi, fenomena, dan pemanfaatan)?
  • Murid mana yang tampak kesulitan, dan apa kemungkinan penyebabnya — apakah karena pemahaman konsep, kecemasan, atau hambatan lain?
  • Apakah pilihan antara asesmen tertulis dan wawancara lisan sudah memberikan kesempatan yang adil bagi semua murid untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya?
  • Apa tindak lanjut yang perlu disiapkan untuk pertemuan berikutnya berdasarkan hasil asesmen hari ini?

Refleksi Murid:

  • Satu hal tentang bunyi yang sekarang aku benar-benar paham dan bisa aku jelaskan kepada orang lain adalah ...
  • Soal atau pertanyaan yang paling menantang bagiku hari ini adalah ... karena ...
  • Cara belajar yang paling membantuku memahami materi bunyi adalah ...
  • Jika aku bisa mengulang belajar Bab 8, hal yang ingin aku lakukan berbeda adalah ...
  • Aku merasa paling bangga dengan diriku saat ... karena ...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS SD/MI Kelas V Edisi Revisi (Kemendikbudristek, 2024) — Bab 8: Ramai karena Bunyi, hal. 156–177.
  2. Buku Panduan Guru IPAS SD/MI Kelas V Edisi Revisi (Kemendikbudristek, 2024) — Panduan Bab 8 dan Rubrik Asesmen Sumatif.
  3. Lembar Uji Kompetensi Bab 8 (disiapkan oleh guru, mengacu pada indikator TP 5.12 dan KKTP yang berlaku).
  4. Peta konsep bunyi (dibuat oleh guru di papan tulis atau dicetak sebagai bahan visual pendukung kilas balik).
  5. Kartu konsep bergambar (sifat-sifat bunyi dengan ilustrasi) sebagai alat bantu diferensiasi bagi murid yang memerlukan dukungan.
  6. Lembar refleksi diri murid (dicetak atau disalin di buku tugas).
  7. Simulator gelombang bunyi online (opsional, sebagai referensi guru): https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas5m dan https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas5n.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.