Modul AjarPertemuan 7Bab 7Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Topik C: Duniaku Penuh Warna — Cahaya Dapat Diuraikan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Topik C: Duniaku Penuh Warna — Cahaya Dapat Diuraikan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Topik C: Duniaku Penuh Warna — Cahaya Dapat Diuraikan

IPAS - Kelas 5

Bab 7 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Topik C: Duniaku Penuh Warna — Cahaya Dapat Diuraikan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikTopik C: Duniaku Penuh Warna — Cahaya Dapat Diuraikan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa cahaya putih dapat diuraikan menjadi berbagai warna (spektrum) dengan mengaitkannya pada fenomena pelangi.
  2. Murid dapat melakukan penyelidikan sederhana menggunakan prisma atau roda warna untuk membuktikan bahwa cahaya putih tersusun atas berbagai warna.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat pelangi? Kira-kira dari mana datangnya warna-warna indah itu?
  2. Menurutmu, apakah cahaya matahari yang terlihat tidak berwarna itu benar-benar tidak punya warna, atau tersembunyi di dalamnya ada banyak warna?
  3. Jika kamu memutar roda yang penuh warna-warni dengan sangat cepat, warna apa yang akan kamu lihat? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan meminta murid duduk dengan nyaman. Guru mengajak murid untuk menarik napas dalam satu kali, fokus, dan siap belajar. (±2 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan gambar pelangi dan menanyakan, 'Menurut kalian, bagaimana pelangi bisa terbentuk?' Guru mencatat jawaban di papan tulis tanpa mengoreksi benar/salah — ini hanya untuk memetakan pengetahuan awal murid. (±5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang beberapa murid merespons secara singkat. (±3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan memahami bahwa cahaya putih tersusun atas banyak warna, dan akan membuktikannya sendiri melalui penyelidikan. (±2 menit)
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang) dan membagikan Lembar Kerja 7.3. (±3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid membaca teks 'Cahaya dapat Diuraikan' di Buku Siswa halaman 149 secara mandiri selama 3 menit, sambil menandai informasi yang mereka anggap paling menarik atau mengejutkan. (Berkesadaran)
  • Guru menampilkan atau membawa roda warna yang belum diikat tali sebagai model awal. Murid diminta mengamati warna-warna pada roda dan membuat prediksi tertulis di Lembar Kerja: 'Warna apa yang akan terlihat jika roda ini diputar dengan sangat cepat?' (Bermakna)
  • Guru menggali pemahaman awal murid dengan diskusi singkat: 'Tadi kalian menulis warna-warna pelangi apa saja? Siapa yang tahu singkatan nama-nama warnanya?' Guru memperkenalkan istilah MEJIBIRU (Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu) sebagai jembatan ingatan. (Menggembirakan)
  • Guru menjelaskan secara ringkas konsep kunci: cahaya putih adalah gabungan semua warna spektrum, dan saat cahaya putih melewati benda transparan seperti prisma atau tetes air hujan, cahaya dibiaskan dan terurai menjadi warna-warna tersebut. Guru menghubungkan konsep ini dengan peristiwa pelangi yang sudah dikenal murid. (Bermakna)

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan prosedur Kegiatan 1 (Roda Warna) pada Lembar Kerja 7.3: setiap kelompok membuat atau menggunakan roda warna yang sudah disiapkan, memutar roda dengan cepat menggunakan tali atau pensil, lalu mengamati perubahan warna yang terjadi. Guru mengingatkan murid mencatat hasil pengamatan di lembar kerja. (Bermakna)
  • Murid dalam kelompok melakukan Kegiatan 1 secara aktif: memutar roda warna, mengamati, dan mencatat hasil. Guru berkeliling memantau, mengajukan pertanyaan terbuka seperti 'Apa yang kamu lihat? Apakah sesuai prediksimu tadi?' untuk memancing penalaran kritis. (Menggembirakan)
  • Jika tersedia prisma atau alternatifnya (gelas berisi air di bawah sinar senter), kelompok melanjutkan ke Kegiatan 2: mengarahkan cahaya senter melalui prisma/gelas air ke permukaan putih dan mengamati spektrum warna yang terbentuk. Murid mencatat dan menggambar urutan warna yang muncul di lembar kerja. (Bermakna)
  • Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan di Lembar Kerja bagian 'Ayo Menyimpulkan': 'Apa yang terjadi saat warna-warna pada roda bercampur? Bagaimana kaitannya dengan cahaya putih?' Murid menuliskan kesimpulan sementara kelompok mereka. (Berkesadaran)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Perwakilan tiap kelompok (1–2 menit per kelompok) menyampaikan temuan menarik dari penyelidikan mereka dan membandingkan: 'Apakah hasil pengamatan sesuai prediksi awal kalian? Apa yang berbeda?' Guru memfasilitasi diskusi kelas dan meluruskan jika ada kesalahpahaman. (Berkesadaran)
  • Guru mengajak murid kembali ke jawaban awal mereka di papan tulis (hasil asesmen diagnostik di pendahuluan) dan bersama-sama mendiskusikan: 'Sekarang setelah kalian menyelidiki sendiri, apakah jawaban kalian tadi sudah tepat atau perlu diperbaiki?' Murid memperbaiki jawaban di bagian simpulan Lembar Kerja 7.3. (Bermakna)
  • Murid secara individu menuliskan satu kalimat refleksi pada lembar kerja: 'Hal baru yang aku pelajari hari ini adalah... dan ini membuatku bertanya-tanya tentang...' Guru mengapresiasi keberanian murid berbagi jawaban, termasuk jawaban yang berbeda-beda. (Berkesadaran)

Penutup:

  • Guru mengajak murid merangkum pembelajaran hari ini bersama: 'Tadi kita sudah membuktikan bahwa cahaya putih tersusun dari banyak warna. Fenomena apa dalam kehidupan sehari-hari yang bisa kita jelaskan sekarang?' (±4 menit)
  • Guru memberikan asesmen akhir tertulis singkat: murid menjawab 2 soal esai pendek secara individu di lembar yang disediakan (lihat bagian Asesmen Akhir). (±5 menit)
  • Guru menyampaikan kaitan materi ini dengan topik berikutnya: bagaimana sifat-sifat cahaya dimanfaatkan manusia dalam berbagai profesi (pratinjau kegiatan 'Lihat di Lingkungan Sekitarmu'). (±2 menit)
  • Guru menutup kelas dengan mengajak murid mengapresiasi diri sendiri dan teman-teman atas kerja keras hari ini. Salam penutup. (±2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep dasar dapat membaca materi pengayaan tentang cara kerja prisma optik atau mengapa langit berwarna biru (hamburan Rayleigh). Murid yang masih kesulitan dapat diberikan kartu konsep bergambar yang menampilkan langkah-langkah penguraian cahaya secara visual tanpa teks panjang.
  • Proses: Murid cepat berperan sebagai 'asisten ilmuwan' yang membantu kelompok lain dan menjelaskan proses pengamatan mereka. Murid yang membutuhkan dukungan dapat mendapatkan panduan langkah-langkah penyelidikan yang lebih terperinci dengan gambar ilustrasi pada lembar kerja pendamping, dan guru dapat mendampingi kelompok ini lebih intensif selama kegiatan.
  • Produk: Murid cepat dapat membuat poster atau diagram alur sederhana yang menggambarkan proses terbentuknya pelangi dan menjelaskannya kepada teman. Murid yang memerlukan lebih banyak dukungan dapat melengkapi diagram yang sudah tersedia dengan mengisi label warna spektrum dan satu kalimat penjelasan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar pelangi dan bertanya: 'Menurut kalian, bagaimana pelangi bisa terbentuk? Apa hubungannya dengan cahaya matahari?' Jawaban murid dicatat di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal dan miskonsepsi yang ada.
  • Guru meminta murid menuliskan satu prediksi singkat di lembar kerja sebelum kegiatan: 'Warna apa yang akan terlihat jika roda warna diputar sangat cepat?' untuk mengetahui model mental awal murid tentang pencampuran warna cahaya.

Proses:

  • Guru berkeliling selama kegiatan penyelidikan dan mengajukan pertanyaan terbuka per kelompok: 'Apa yang kamu amati? Apakah sesuai prediksimu? Mengapa menurutmu hasilnya seperti itu?'
  • Guru memeriksa catatan observasi murid di Lembar Kerja 7.3 selama kegiatan dan memberikan umpan balik lisan langsung kepada kelompok yang kesimpulannya kurang tepat atau belum didukung bukti.
  • Guru memantau diskusi kelompok pada tahap 'Ayo Menyimpulkan' dan menilai apakah murid mampu mengaitkan hasil pengamatan roda warna dengan konsep spektrum cahaya putih.

Akhir:

  • Soal 1 (TP 5.7.7.1): 'Jelaskan mengapa pelangi bisa terbentuk saat hujan! Kaitkan jawabanmu dengan sifat cahaya putih.' (Murid diharapkan menyebutkan bahwa tetes air hujan menguraikan cahaya matahari menjadi spektrum warna MEJIBIRU.)
  • Soal 2 (TP 5.7.7.2): 'Ceritakan langkah-langkah penyelidikan yang kamu lakukan hari ini dan tuliskan apa yang kamu temukan dari percobaan roda warna atau prisma!' (Murid diharapkan mendeskripsikan prosedur minimal 3 langkah dan mencantumkan hasil pengamatan.)

Formatif:

  • Observasi aktif guru saat murid berdiskusi dan melakukan penyelidikan: guru mencatat partisipasi, ketepatan prediksi, dan kemampuan murid mengaitkan hasil pengamatan dengan konsep.
  • Pemeriksaan lembar kerja kelompok (Lembar Kerja 7.3) saat kegiatan berlangsung: guru mengecek catatan pengamatan dan kesimpulan sementara yang ditulis murid.
  • Diskusi kelas saat tahap Merefleksi: guru menilai kemampuan murid merevisi pemahaman awal berdasarkan bukti penyelidikan.

Sumatif:

  • Soal esai pendek individual di akhir pembelajaran: 2 pertanyaan tertulis yang menilai pemahaman konsep (TP 5.7.7.1) dan kemampuan mendeskripsikan proses penyelidikan (TP 5.7.7.2).
  • Penilaian produk Lembar Kerja 7.3 yang telah dilengkapi: mencakup catatan pengamatan, gambar hasil pengamatan spektrum, dan kesimpulan akhir kelompok.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Penguraian Cahaya (TP 5.7.7.1)Murid belum dapat menjelaskan hubungan antara cahaya putih dan warna pelangi, atau jawaban tidak relevan dengan konsep penguraian cahaya.Murid dapat menyebutkan bahwa pelangi memiliki banyak warna, tetapi belum dapat menjelaskan bahwa warna-warna tersebut berasal dari penguraian cahaya putih.Murid dapat menjelaskan bahwa cahaya putih diuraikan menjadi spektrum warna oleh tetes air hujan atau prisma, dan menyebutkan minimal 5 warna spektrum dengan urutan yang benar.Murid dapat menjelaskan secara rinci proses penguraian cahaya putih menjadi spektrum (MEJIBIRU), mengaitkannya dengan fenomena pelangi, dan memberikan contoh lain dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan Proses Penyelidikan (TP 5.7.7.2)Murid tidak dapat melakukan penyelidikan secara mandiri dan tidak mencatat hasil pengamatan di lembar kerja.Murid dapat melakukan penyelidikan dengan banyak bimbingan guru, mencatat sebagian hasil pengamatan, tetapi kesimpulan yang ditulis belum berkaitan dengan konsep spektrum cahaya.Murid dapat melakukan penyelidikan dengan mandiri, mencatat hasil pengamatan secara sistematis, dan menuliskan kesimpulan yang mengaitkan hasil pengamatan dengan konsep cahaya putih tersusun atas berbagai warna.Murid dapat melakukan penyelidikan secara mandiri dan sistematis, mencatat data dengan rinci, menulis kesimpulan yang didukung bukti pengamatan, dan mampu menjelaskan hasil penyelidikannya kepada teman dengan bahasa yang jelas.
Partisipasi dan Kolaborasi dalam KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan tidak berkontribusi pada diskusi maupun penyelidikan.Murid berpartisipasi jika diminta, namun kontribusi dalam diskusi dan penyelidikan kelompok masih sangat terbatas.Murid aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, berkontribusi dalam diskusi, dan menghargai pendapat anggota kelompok lainnya.Murid aktif memimpin atau mendorong diskusi kelompok, membantu anggota yang kesulitan, serta menyampaikan hasil temuan kelompok dengan percaya diri kepada kelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat aktif terlibat dalam kegiatan penyelidikan? Kelompok mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek di pertemuan berikutnya?
  • Apakah miskonsepsi murid yang tercatat di awal pembelajaran sudah berhasil diluruskan pada akhir sesi? Jika belum, strategi apa yang bisa diterapkan?
  • Apakah alat dan bahan penyelidikan (roda warna, prisma, senter) cukup memadai dan berfungsi baik? Apa yang perlu disiapkan lebih baik?

Refleksi Murid:

  • Hal baru yang aku pelajari hari ini adalah...
  • Bagian yang paling membuatku penasaran dari percobaan tadi adalah... karena...
  • Sebelum belajar hari ini, aku mengira pelangi terbentuk karena... Sekarang aku tahu bahwa...
  • Satu pertanyaan yang masih ada di pikiranku tentang cahaya dan warna adalah...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD/MI Edisi Revisi — Bab 7 'Bermain dengan Cahaya', Topik C halaman 149–150
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas 5 SD/MI Edisi Revisi — Bab VII, petunjuk Topik C halaman 194–195
  3. Lembar Kerja 7.3 (dapat diunduh melalui QR Code di Buku Siswa: https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas5kk)
  4. Roda warna (dibuat dari karton/kertas putih yang diwarnai dengan urutan MEJIBIRU, diberi lubang di tengah untuk tali atau pensil)
  5. Prisma kaca atau gelas bening berisi air sebagai pengganti prisma
  6. Senter kecil (1–2 per kelompok)
  7. Kertas HVS putih atau tembok putih sebagai layar pengamatan spektrum
  8. Gambar atau video pendek fenomena pelangi (opsional, untuk pembuka visual di pendahuluan)
  9. Alat tulis dan pensil warna untuk menggambar hasil pengamatan di lembar kerja

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.