Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Menyelidiki Persiapan Menghadapi Masa Pubertas

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Menyelidiki Persiapan Menghadapi Masa Pubertas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Menyelidiki Persiapan Menghadapi Masa Pubertas

IPAS - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menyelidiki Persiapan Menghadapi Masa Pubertas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenyelidiki Persiapan Menghadapi Masa Pubertas
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan sederhana tentang cara-cara mempersiapkan diri menghadapi masa pubertas berdasarkan informasi dari berbagai sumber.
  2. Murid dapat mengolah data hasil penyelidikan dalam bentuk tabel dan menjelaskan pola persiapan yang diperlukan untuk menghadapi masa pubertas secara sehat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu rasakan atau pikirkan ketika mendengar kata 'pubertas'? Apakah ada hal yang membuatmu penasaran atau khawatir?
  2. Menurutmu, mengapa kita perlu mempersiapkan diri sebelum memasuki masa pubertas, bukan hanya saat sudah mengalaminya?
  3. Kalau kamu ingin tahu cara menjaga kesehatan saat pubertas, dari mana saja kamu bisa mencari informasi yang terpercaya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, mengajak berdoa, dan memastikan suasana kelas aman dan nyaman untuk membicarakan topik pubertas — tekankan bahwa ini adalah topik sains yang normal dan penting.
  • Asesmen Awal — Guru membagikan kartu 'Tahu / Ingin Tahu / Masih Bingung' (format KWL singkat). Murid menuliskan satu hal yang sudah mereka tahu dan satu hal yang ingin mereka selidiki tentang persiapan menghadapi pubertas. Guru membaca sekilas untuk memetakan pemahaman awal (5 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Mengapa kita perlu bersiap menghadapi masa pubertas?' dan menampung 2–3 respons singkat dari murid tanpa menghakimi jawaban.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: murid akan merencanakan dan melakukan penyelidikan sederhana, lalu mengolah hasilnya dalam bentuk tabel untuk menemukan pola persiapan pubertas yang sehat.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat dan membagi murid ke dalam kelompok (4–5 orang, perempuan dengan perempuan dan laki-laki dengan laki-laki) agar diskusi berlangsung lebih nyaman.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan 'Lembar Penyelidikan' yang berisi kolom: Pertanyaan Penyelidikan, Sumber Informasi yang Akan Digunakan, Langkah Penyelidikan, dan Prediksi Temuan.
  • Setiap kelompok berdiskusi untuk merumuskan satu pertanyaan penyelidikan spesifik, misalnya: 'Apa saja cara merawat kebersihan tubuh saat pubertas?' atau 'Bagaimana cara mengelola emosi saat pubertas?' Guru memandu agar pertanyaan dapat dijawab dengan mengumpulkan informasi dari sumber yang tersedia di kelas.
  • Kelompok menentukan sumber informasi yang akan mereka gunakan (buku siswa, lembar info yang disiapkan guru, kartu informasi, atau poster di kelas) dan menuliskannya di Lembar Penyelidikan. Ini melatih murid merencanakan langkah operasional secara mandiri (TP 5.6.3.1).
  • Guru berkeliling, memastikan setiap kelompok memahami perbedaan antara 'pertanyaan yang bisa diselidiki' dan 'pertanyaan yang terlalu luas', serta memberikan konfirmasi sebelum kelompok melanjutkan ke tahap pengumpulan data.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok melaksanakan penyelidikan: membaca sumber informasi yang sudah dipilih, mencatat temuan berupa cara-cara persiapan menghadapi pubertas (fisik, emosional, dan sosial) di Lembar Penyelidikan (TP 5.6.3.1).
  • Setelah mengumpulkan minimal 6–8 informasi, kelompok mengolah data tersebut ke dalam tabel dua kolom: 'Aspek Persiapan' (Fisik / Emosional / Sosial) dan 'Cara Mempersiapkan Diri'. Setiap baris diisi satu cara konkret yang ditemukan dari sumber (TP 5.6.3.2).
  • Kelompok mengidentifikasi pola dari tabel mereka: aspek mana yang paling banyak cara persiapannya? Adakah cara yang berlaku untuk semua orang, atau ada yang berbeda antara laki-laki dan perempuan? Temuan pola ini dituliskan dalam 2–3 kalimat di bawah tabel.
  • Guru memfasilitasi sesi 'galeri singkat' (5 menit): tabel setiap kelompok ditempel di papan atau meja, dan satu wakil kelompok berdiri di samping tabel untuk menjelaskan pola yang mereka temukan kepada tamu dari kelompok lain yang berkeliling. Ini mendorong komunikasi dan kolaborasi sekaligus membuat kegiatan lebih menyenangkan.
  • Asesmen Proses — Guru mengamati dan mencatat: (a) apakah tabel diisi dengan data yang relevan dan terstruktur, (b) apakah penjelasan pola didukung data dari tabel, dan (c) kualitas kolaborasi dalam kelompok. Gunakan lembar observasi sederhana dengan centang tiga indikator tersebut.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah galeri, setiap kelompok kembali ke tempat duduknya dan berdiskusi: 'Apakah pertanyaan penyelidikan kalian sudah terjawab? Apakah prediksi kalian di awal sesuai dengan temuan?' Jawaban ditulis singkat di bagian bawah Lembar Penyelidikan.
  • Guru memandu diskusi kelas (pleno singkat, 5 menit): menanyakan satu pola paling menarik yang ditemukan tiap kelompok, lalu bersama-sama menyimpulkan bahwa persiapan menghadapi pubertas mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial — dan bahwa setiap orang membutuhkan persiapan yang sedikit berbeda.
  • Murid secara individu menjawab pertanyaan refleksi di buku tugas: 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah…' dan 'Satu langkah persiapan yang ingin aku mulai lakukan adalah…' Ini membantu murid mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata mereka (dimensi Kemandirian dan Kesehatan).

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan secara bersama-sama: apa itu penyelidikan sederhana, dan mengapa membuat tabel membantu kita memahami pola informasi.
  • Asesmen Akhir — Guru memberikan 'Tiket Keluar' (exit ticket): selembar kertas kecil berisi dua pertanyaan singkat — (1) Sebutkan dua cara mempersiapkan diri menghadapi pubertas dari aspek berbeda! (2) Mengapa persiapan pubertas penting dilakukan sejak dini? Murid menjawab secara mandiri dan menyerahkan sebelum keluar kelas.
  • Guru menyampaikan apresiasi terhadap keberanian murid mendiskusikan topik ini, dan mengingatkan bahwa bertanya kepada orang tua atau guru tentang pubertas adalah hal yang baik dan sehat.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid dapat mendiskusikan temuan penyelidikan hari ini dengan orang tua di rumah sebagai bentuk keterbukaan komunikasi keluarga.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru menyediakan kartu informasi bergambar yang sudah terstruktur (informasi dibagi per aspek fisik, emosional, sosial) sehingga mereka tidak perlu mencari sendiri dari teks panjang. Untuk murid yang sudah cepat memahami: sediakan sumber tambahan berupa artikel singkat atau infografis yang memuat informasi lebih luas tentang persiapan pubertas dari sisi kesehatan mental.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan merumuskan pertanyaan penyelidikan dapat memilih dari daftar 3 pertanyaan yang disiapkan guru. Murid yang sudah siap dapat merumuskan pertanyaan sendiri dan bahkan mengajukan pertanyaan lanjutan. Guru dapat memberikan scaffolding berupa template kalimat: 'Apa saja cara … agar … saat pubertas?'
  • Produk: Sebagian besar murid mengisi tabel dan menulis pola dalam kalimat. Murid yang ingin tantangan lebih dapat membuat tabel perbandingan antara persiapan untuk laki-laki dan perempuan, disertai kesimpulan tentang persamaan dan perbedaannya.

ASESMEN

Awal:

  • Kartu KWL singkat ('Tahu / Ingin Tahu / Masih Bingung') yang diisi murid di awal pendahuluan. Guru membaca sekilas untuk memetakan pengetahuan awal dan kesalahpahaman yang perlu diluruskan selama pembelajaran.

Proses:

  • Lembar observasi kelompok saat tahap Mengaplikasi: guru mencentang tiga indikator — (1) tabel diisi dengan data relevan dan terstruktur per aspek, (2) pola yang ditemukan didukung data dari tabel, (3) semua anggota kelompok berkontribusi aktif.
  • Pertanyaan lisan pengiring saat guru berkeliling: 'Dari sumber mana kamu menemukan informasi ini?' dan 'Mengapa kamu memasukkan ini ke aspek emosional, bukan fisik?' untuk mendorong penalaran kritis.

Akhir:

  • Tiket Keluar individu dengan dua pertanyaan: (1) Sebutkan dua cara mempersiapkan diri menghadapi pubertas dari dua aspek yang berbeda! (2) Mengapa persiapan pubertas penting dilakukan sejak dini? Jawaban murid dinilai menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek kelengkapan data dan kualitas penjelasan pola.

Formatif:

  • Observasi guru saat kelompok merencanakan pertanyaan penyelidikan dan menentukan sumber informasi (menggunakan lembar observasi dengan 3 indikator: relevansi pertanyaan, ketepatan sumber, dan kualitas kolaborasi).
  • Galeri tabel: guru mencatat kelengkapan data dan kejelasan pola yang ditemukan setiap kelompok saat presentasi singkat.
  • Lembar refleksi individu di akhir tahap Merefleksi: 'satu hal baru' dan 'satu langkah persiapan' sebagai bukti koneksi antara pengetahuan dan kehidupan nyata.

Sumatif:

  • Tiket Keluar (exit ticket) individu: murid menyebutkan dua cara persiapan pubertas dari aspek berbeda dan menjelaskan alasan pentingnya persiapan dini — dinilai dengan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Merencanakan Penyelidikan (TP 5.6.3.1) — Merumuskan pertanyaan dan menentukan langkah operasionalMurid belum dapat merumuskan pertanyaan penyelidikan yang spesifik meskipun dengan bantuan guru, dan belum menentukan sumber informasi.Dengan bantuan guru atau teman, murid dapat merumuskan pertanyaan penyelidikan sederhana dan menyebutkan satu sumber informasi yang akan digunakan.Murid secara mandiri merumuskan pertanyaan penyelidikan yang jelas dan dapat diselidiki, serta menentukan minimal dua sumber informasi yang relevan.Murid merumuskan pertanyaan penyelidikan yang spesifik dan terukur, menentukan beberapa sumber informasi yang relevan, serta menuliskan langkah-langkah penyelidikan secara runtut dan logis sebelum mulai bekerja.
Mengolah Data dalam Tabel (TP 5.6.3.2) — Kelengkapan dan ketepatan pengisian tabelTabel tidak terisi atau diisi dengan informasi yang tidak relevan dengan topik persiapan pubertas.Tabel diisi dengan 1–3 cara persiapan, namun pengelompokan aspek (fisik/emosional/sosial) masih banyak yang kurang tepat.Tabel diisi dengan minimal 5 cara persiapan dari dua aspek berbeda, dan sebagian besar pengelompokan aspek sudah tepat.Tabel diisi dengan 6 atau lebih cara persiapan yang mencakup ketiga aspek (fisik, emosional, sosial), semua pengelompokan tepat, dan informasi diambil dari minimal dua sumber yang berbeda.
Menjelaskan Pola (TP 5.6.3.2) — Kemampuan mengidentifikasi dan mengomunikasikan pola dari dataMurid tidak dapat menjelaskan pola dari data yang ada di tabel, meskipun sudah dibantu dengan pertanyaan panduan.Dengan bantuan pertanyaan guru, murid dapat menyebutkan satu pola sederhana dari tabel (misalnya: aspek yang paling banyak cara persiapannya).Murid dapat menjelaskan satu pola dari tabel secara mandiri menggunakan kalimat yang jelas, didukung data dari tabel.Murid menjelaskan dua atau lebih pola dari tabel secara mandiri (misalnya: pola persamaan dan perbedaan, atau aspek yang paling krusial), dengan penjelasan yang logis dan didukung bukti data dari tabel.
Kolaborasi dan Komunikasi — Kontribusi dalam kelompok dan presentasiMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil penyelidikan.Murid ikut serta dalam beberapa bagian diskusi kelompok, namun kontribusinya masih terbatas.Murid aktif berkontribusi dalam diskusi dan penulisan tabel, serta dapat menjelaskan hasil kelompok kepada teman lain dengan cukup jelas.Murid berkontribusi aktif di semua tahap kegiatan kelompok, membantu teman yang kesulitan, dan mampu menjelaskan temuan serta pola kepada teman lain dengan percaya diri dan bahasa yang mudah dipahami.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan penyelidikan yang dirumuskan murid sudah cukup spesifik dan dapat diselidiki? Apa yang perlu saya siapkan lebih baik untuk membimbing proses perumusan pertanyaan?
  • Apakah suasana kelas selama diskusi topik pubertas sudah cukup aman dan nyaman? Adakah murid yang tampak tidak nyaman, dan bagaimana saya menanganinya?
  • Seberapa baik murid mampu mengolah data ke dalam tabel dan menemukan pola? Kelompok mana yang perlu pendampingan lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu penyesuaian durasi?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang persiapan menghadapi pubertas adalah…
  • Bagian penyelidikan yang paling menantang bagiku adalah… Cara aku mengatasinya adalah…
  • Dari semua cara persiapan yang kami temukan, satu langkah yang paling ingin aku mulai lakukan adalah… karena…
  • Apakah ada pertanyaan tentang pubertas yang belum terjawab dalam penyelidikanku hari ini? Kalau ada, kepada siapa aku akan mencari jawabannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — Bab 6 'Perubahan pada Diriku', Topik A 'Bersiap Menghadapi Masa Puber'
  2. Buku Guru IPAS Kelas 5 SD/MI — panduan aktivitas Topik A dan kartu ciri-ciri perubahan pubertas
  3. Kartu informasi (disiapkan guru): berisi fakta-fakta singkat tentang persiapan pubertas dari aspek fisik, emosional, dan sosial — untuk mendukung diferensiasi konten
  4. Lembar Penyelidikan (worksheet buatan guru): berisi kolom Pertanyaan Penyelidikan, Sumber Informasi, Langkah Penyelidikan, Prediksi, Tabel Data, dan Kesimpulan Pola
  5. Kartu KWL (Tahu / Ingin Tahu / Masih Bingung) untuk asesmen awal
  6. Lembar Tiket Keluar (exit ticket) untuk asesmen akhir
  7. Lembar observasi kelompok untuk guru (asesmen proses)
  8. Papan tempel atau tempat memajang tabel hasil kerja kelompok untuk kegiatan galeri

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.