Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Peran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Peran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Peran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem

IPAS - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Peran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPeran Manusia dalam Menjaga dan Merusak Keseimbangan Ekosistem
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui diskusi dan pengamatan lingkungan sekitar, murid dapat mengidentifikasi aktivitas-aktivitas manusia yang berdampak positif maupun negatif terhadap keseimbangan ekosistem.
  2. Melalui kegiatan penyelidikan, murid dapat menyelidiki dampak dari minimal dua aktivitas manusia di lingkungan masyarakat sekitar terhadap kondisi ekosistem setempat menggunakan lembar observasi dan alat bantu sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat sungai atau tanah di sekitar rumahmu yang terlihat kotor atau rusak? Kira-kira apa yang menyebabkannya?
  2. Menurutmu, apakah semua kegiatan manusia selalu merugikan ekosistem, atau ada yang justru membantu? Berikan contohnya!
  3. Jika kamu adalah seekor burung yang tinggal di hutan yang mulai ditebang, apa yang akan kamu rasakan dan lakukan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebagai bentuk syukur atas lingkungan hidup yang telah diberikan Tuhan. (±3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: menampilkan dua gambar (satu gambar hutan yang lebat dan satu gambar lahan gundul/sungai tercemar), lalu bertanya kepada 3-4 murid: 'Gambar mana yang mencerminkan ekosistem sehat? Mengapa?' Guru mencatat respons untuk memetakan pemahaman awal. (±5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu untuk memancing rasa ingin tahu. Beri ruang murid menjawab secara bebas tanpa menghakimi jawaban. (±4 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara singkat dan jelas: 'Hari ini kita akan mencari tahu aktivitas manusia apa saja yang bisa menjaga atau justru merusak ekosistem, lalu kita akan menyelidikinya langsung di lingkungan sekolah kita.' (±2 menit)
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok). (±1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan kartu gambar atau poster berisi 8 contoh aktivitas manusia (4 berdampak positif: penghijauan, pemilahan sampah, terasering, penggunaan pupuk organik; 4 berdampak negatif: pembakaran hutan, pembuangan limbah sembarangan, penebangan liar, penggunaan pestisida berlebihan). (±3 menit)
  • Setiap kelompok menerima set kartu gambar yang sama dan diminta berdiskusi: 'Kelompokkan kartu ini menjadi dua: aktivitas yang MENJAGA dan aktivitas yang MERUSAK ekosistem. Tuliskan alasannya di lembar kerja kelompok.' (±7 menit)
  • Guru berkeliling memandu diskusi dengan pertanyaan pendalaman: 'Mengapa membuang sampah ke sungai bisa merusak ekosistem? Komponen biotik atau abiotik apa yang terdampak?' Guru mendorong murid mengaitkan dengan materi rantai makanan dan komponen ekosistem yang telah dipelajari sebelumnya. (±3 menit)
  • Satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan kartu. Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi. Guru meluruskan jika ada miskonsepsi dan memperkuat pemahaman tentang hubungan aktivitas manusia dengan komponen biotik-abiotik. (±5 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Penyelidikan kepada setiap kelompok. Lembar kerja berisi: (a) kolom nama aktivitas manusia yang diamati, (b) kolom deskripsi kondisi ekosistem yang ditemukan, (c) kolom prediksi dampak jangka panjang, (d) ruang sketsa/gambar hasil pengamatan. (±2 menit)
  • Guru menjelaskan prosedur penyelidikan singkat: 'Setiap kelompok akan mengamati minimal dua titik di lingkungan sekolah atau sekitar sekolah. Cari bukti aktivitas manusia yang memengaruhi ekosistem di sana — bisa positif maupun negatif. Gunakan lembar kerja dan catat dengan teliti.' (±2 menit)
  • Murid melaksanakan observasi lapangan di lingkungan sekolah (halaman, taman, area kantin, saluran air, tempat sampah) selama 10 menit. Setiap kelompok menggunakan alat bantu sederhana: lembar observasi, pensil, dan jika tersedia — penggaris untuk mengukur luas area terdampak atau termometer/pH kertas sederhana untuk mengamati kondisi tanah atau air. Guru mendampingi dan memastikan keselamatan. (±10 menit)
  • Kelompok kembali ke kelas dan melengkapi lembar kerja: merangkum dua aktivitas manusia yang ditemukan, mendokumentasikan dampaknya terhadap ekosistem, dan menuliskan prediksi dampak jangka panjang jika aktivitas itu dibiarkan terus. (±5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan temuan penyelidikannya dalam 2 menit: aktivitas apa yang ditemukan, dampaknya terhadap ekosistem, dan prediksi mereka. Kelompok lain menyimak dan boleh mengajukan satu pertanyaan klarifikasi. (±8 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Dari semua temuan kelompok, pola apa yang kamu lihat? Mengapa banyak aktivitas merusak yang masih terjadi di sekitar kita? Apa yang bisa kita lakukan sebagai pelajar kelas 5?' Guru mendorong murid menghubungkan temuan dengan nilai kepedulian lingkungan dan tanggung jawab sebagai warga. (±5 menit)
  • Murid secara individu mengisi 'Kartu Refleksi Diri' (dibagikan guru) dengan menjawab tiga pertanyaan singkat: (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah… (2) Aktivitas manusia di sekitarku yang perlu diubah adalah… (3) Satu langkah kecil yang bisa aku lakukan untuk menjaga ekosistem adalah… (±4 menit)

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama dengan pertanyaan: 'Jadi, apa saja contoh aktivitas manusia yang menjaga ekosistem? Dan apa yang merusaknya?' (±3 menit)
  • Guru melaksanakan asesmen akhir singkat: murid mengerjakan 3 soal pilihan di lembar keluar (exit ticket) — satu soal identifikasi aktivitas, satu soal analisis dampak, satu soal sikap/tindakan. (±4 menit)
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses penyelidikan kelompok: apresiasi usaha dan temuan menarik, serta satu catatan perbaikan untuk penyelidikan berikutnya. (±2 menit)
  • Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas alam yang masih bisa mereka amati dan dijaga, serta menyampaikan pesan singkat: 'Ekosistem kita adalah tanggung jawab kita bersama.' Diakhiri doa dan salam. (±2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: kartu gambar dilengkapi keterangan teks singkat di bawah gambar agar lebih mudah dipahami. Untuk murid yang sudah cepat memahami: disediakan artikel singkat (1 paragraf) tentang kasus nyata kerusakan ekosistem di Indonesia sebagai bahan bacaan tambahan sebelum presentasi.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat berpasangan dengan teman sebaya (tutor sebaya) selama penyelidikan lapangan dan diperbolehkan menggunakan panduan observasi yang lebih terstruktur (dengan pertanyaan panduan per poin). Murid yang cepat didorong untuk mengidentifikasi lebih dari dua aktivitas dan membuat diagram sebab-akibat sederhana dari temuan mereka.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup melengkapi lembar kerja terstruktur dengan kalimat pendek. Murid yang cepat dapat membuat 'mini poster solusi' berisi ilustrasi dan satu rekomendasi tindakan nyata berdasarkan hasil penyelidikannya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (ekosistem sehat vs. ekosistem rusak) dan mengajukan pertanyaan lisan kepada 3-4 murid: 'Mana yang ekosistemnya sehat? Apa tandanya? Kira-kira mengapa bisa berbeda?'
  • Guru mencatat jawaban murid di papan tulis untuk memetakan: siapa yang sudah memahami konsep dampak aktivitas manusia, siapa yang masih perlu penguatan, dan siapa yang sudah bisa menganalisis secara lebih dalam.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengamati diskusi kelompok saat mengelompokkan kartu gambar — fokus pada kemampuan murid memberikan alasan yang mengaitkan aktivitas manusia dengan komponen biotik/abiotik.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru memantau pengisian lembar kerja penyelidikan — apakah murid mencatat dua aktivitas dengan deskripsi yang relevan, menggunakan alat bantu dengan tepat, dan membuat prediksi dampak yang logis.
  • Selama tahap Merefleksi: guru memperhatikan kualitas presentasi kelompok dan kemampuan murid menjawab pertanyaan klarifikasi dari kelompok lain.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis individual (3 soal) yang dikumpulkan sebelum murid meninggalkan kelas.
  • Kartu Refleksi Diri yang diisi murid secara mandiri — digunakan guru untuk mengetahui kedalaman pemahaman dan internalisasi nilai kepedulian lingkungan.

Formatif:

  • Pengamatan guru saat diskusi kelompok pengelompokan kartu gambar (apakah murid mampu memberikan alasan yang mengaitkan aktivitas manusia dengan komponen ekosistem).
  • Lembar Kerja Penyelidikan kelompok: dinilai dari kelengkapan deskripsi, ketepatan identifikasi dampak, dan logika prediksi yang ditulis.
  • Observasi partisipasi aktif saat presentasi kelompok dan sesi tanya-jawab.

Sumatif:

  • Exit ticket 3 soal di akhir pembelajaran: (1) Identifikasi — tuliskan satu aktivitas manusia yang merusak dan satu yang menjaga ekosistem beserta alasannya; (2) Analisis — jika sungai di dekat sawah diberi pestisida berlebihan, komponen ekosistem apa saja yang akan terdampak?; (3) Sikap — tuliskan satu tindakan nyata yang bisa kamu lakukan untuk menjaga ekosistem di sekitar rumahmu.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Aktivitas Manusia (TP 5.3.8.1)Murid belum dapat membedakan aktivitas yang menjaga dan merusak ekosistem, atau memberikan alasan yang tidak relevan.Murid dapat menyebutkan satu contoh aktivitas positif atau negatif, namun belum mampu menjelaskan hubungannya dengan komponen ekosistem.Murid dapat mengidentifikasi minimal dua aktivitas (satu positif, satu negatif) dan menjelaskan dampaknya terhadap komponen biotik atau abiotik dengan cukup tepat.Murid mengidentifikasi beberapa aktivitas positif dan negatif, menjelaskan dampaknya terhadap komponen biotik dan abiotik secara rinci, serta mengaitkannya dengan keseimbangan ekosistem secara menyeluruh.
Penyelidikan Dampak Aktivitas Manusia (TP 5.3.8.2)Lembar kerja tidak terisi atau hanya berisi deskripsi tidak relevan. Murid tidak menggunakan alat bantu observasi.Lembar kerja terisi sebagian. Murid mengamati minimal satu aktivitas namun deskripsi dampaknya kurang jelas atau prediksi tidak logis.Lembar kerja terisi lengkap untuk dua aktivitas. Murid mendeskripsikan dampak dengan jelas dan membuat prediksi dampak jangka panjang yang logis.Lembar kerja terisi lengkap dan detail untuk dua atau lebih aktivitas. Murid mendeskripsikan dampak secara sistematis, prediksi didukung alasan ilmiah yang mengacu pada hubungan antarkomponen ekosistem, serta menggunakan alat bantu pengukuran dengan tepat.
Komunikasi dan Presentasi HasilMurid tidak menyampaikan hasil penyelidikan atau hanya membaca ulang lembar kerja tanpa penjelasan.Murid menyampaikan hasil secara singkat namun kurang terstruktur dan sulit dipahami pendengar.Murid menyampaikan hasil dengan cukup terstruktur (temuan, dampak, prediksi) dan dapat menjawab satu pertanyaan klarifikasi.Murid menyampaikan hasil secara terstruktur, jelas, dan percaya diri. Mampu menjawab pertanyaan klarifikasi dengan argumen yang didukung bukti dari hasil observasi.
Sikap Peduli Lingkungan (Dimensi Kewargaan)Murid belum menunjukkan kepedulian terhadap kondisi ekosistem dan tidak dapat menyebutkan tindakan nyata.Murid menyebutkan tindakan menjaga ekosistem yang bersifat umum namun belum dikaitkan dengan temuan penyelidikannya.Murid menunjukkan kepedulian dan menyebutkan tindakan konkret yang relevan dengan kondisi ekosistem yang ditemukan di lingkungan sekitar.Murid menunjukkan kepedulian mendalam, mengusulkan tindakan konkret yang spesifik dan realistis berdasarkan temuan penyelidikan, serta mengajak teman atau lingkungan sekitarnya untuk turut berperan menjaga ekosistem.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu mengidentifikasi minimal dua aktivitas manusia (positif dan negatif) dengan alasan yang tepat? Jika belum, di mana letak kesulitan mereka?
  • Apakah kegiatan penyelidikan lapangan berjalan efektif dalam alokasi waktu yang tersedia? Apa yang perlu disesuaikan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah murid yang membutuhkan dukungan lebih sudah terlayani dengan baik melalui strategi diferensiasi yang diterapkan?
  • Seberapa dalam murid mampu mengaitkan temuan observasi dengan konsep keseimbangan ekosistem? Perlu penguatan materi apa untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal paling mengejutkan yang kamu temukan saat mengamati lingkungan sekolah tadi?
  • Dari semua aktivitas manusia yang dibahas hari ini, mana yang menurutmu paling berbahaya bagi ekosistem? Mengapa?
  • Satu tindakan kecil apa yang akan kamu coba lakukan mulai besok untuk membantu menjaga ekosistem di sekitarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas V SD/MI (Edisi Revisi), Bab 3: Harmoni dalam Ekosistem — Topik C: Peran Manusia dalam Ekosistem
  2. Buku Guru IPAS Kelas V SD/MI (Edisi Revisi), Bab 3, panduan Topik C
  3. Kartu gambar aktivitas manusia (8 kartu: 4 positif, 4 negatif) — disiapkan guru (dapat dicetak dari gambar internet berlisensi bebas atau digambar tangan)
  4. Lembar Kerja Penyelidikan kelompok (disiapkan guru)
  5. Kartu Refleksi Diri individu (disiapkan guru)
  6. Lembar exit ticket 3 soal (disiapkan guru)
  7. Alat bantu observasi sederhana: penggaris, alat tulis, dan opsional kertas pH/termometer sederhana jika tersedia di sekolah
  8. Lingkungan sekolah sebagai sumber belajar langsung (halaman, taman, area kantin, saluran air, tempat sampah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.