Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Interaksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Interaksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Interaksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan

IPAS - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Interaksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikInteraksi Antarkomponen Biotik: Jaring-Jaring Makanan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui penyelidikan terbimbing, murid dapat menganalisis hubungan antarkomponen biotik dalam jaring-jaring makanan dan menjelaskan perbedaannya dengan rantai makanan.
  2. Melalui kegiatan penyelidikan, murid dapat memprediksi dampak terputusnya salah satu mata rantai pada jaring-jaring makanan terhadap keseimbangan ekosistem.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika semua tikus di sawah tiba-tiba menghilang, apa yang menurutmu akan terjadi pada hewan-hewan lain di sekitar sawah itu?
  2. Apakah seekor hewan hanya memakan satu jenis makanan saja sepanjang hidupnya? Bagaimana jika makanannya habis?
  3. Mengapa kita sering mendengar kata 'keseimbangan alam'? Seimbang antara siapa dengan siapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan gambar sederhana rantai makanan (padi → tikus → ular → elang) di papan tulis atau layar proyektor, lalu mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa nama hubungan ini? Apa yang kalian ingat dari materi sebelumnya tentang rantai makanan?' Guru mencatat jawaban kunci yang muncul dari murid sebagai peta awal pengetahuan.
  • Guru menyampaikan tiga pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu singkat kepada murid untuk menjawab secara lisan atau menuliskan dugaan awal mereka di sticky note/secarik kertas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan menyelidiki bagaimana hubungan makan-memakan di alam ternyata lebih rumit dari satu rantai saja, dan kita akan mencoba memprediksi apa yang terjadi jika salah satu bagiannya hilang.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara ringkas: mengamati gambar, bermain simulasi tali/peran, mengisi lembar kerja, lalu berdiskusi bersama.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) bagian 1 yang berisi dua gambar berdampingan: (a) rantai makanan tunggal dan (b) jaring-jaring makanan dari ekosistem sawah atau kebun.
  • Murid mengamati kedua gambar secara cermat selama 3 menit, kemudian menjawab pertanyaan pada LKPD: 'Apa perbedaan yang kamu temukan antara gambar kiri dan gambar kanan? Tulis minimal 3 perbedaan.'
  • Guru memandu diskusi kelas singkat (5 menit): beberapa murid berbagi jawaban, guru menuliskan kata kunci di papan tulis (rantai makanan = satu jalur lurus; jaring-jaring makanan = banyak jalur saling terhubung).
  • Guru menjelaskan konsep jaring-jaring makanan secara ringkas dengan bantuan gambar: produsen, konsumen tingkat 1/2/3, dan dekomposer; serta bagaimana satu organisme dapat menjadi bagian dari lebih dari satu rantai makanan.
  • Murid mencatat definisi dan ciri utama jaring-jaring makanan di LKPD bagian 1 dengan kata-kata mereka sendiri.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membagi kelas menjadi dua kelompok besar (±15 orang per kelompok): satu kelompok mewakili ekosistem sawah, satu kelompok mewakili ekosistem sungai/kolam.
  • Setiap anggota mendapat kertas label bertuliskan peran organisme sesuai ekosistemnya (contoh sawah: padi, belalang, tikus, ular, elang, katak, jamur/dekomposer; contoh sungai: ganggang, ikan kecil, ikan besar, burung bangau, udang, bakteri). Murid menempelkan label di baju masing-masing.
  • Setiap murid memegang satu ujung tali/benang rafia. Mulai dari produsen, setiap organisme menarik tali kepada organisme yang 'memakannya' hingga terbentuk jaring-jaring yang menghubungkan semua anggota kelompok.
  • Guru meminta semua orang merasakan tarikan tali dan mengamati bentuk 'jaring' yang terbentuk — ini adalah simulasi jaring-jaring makanan yang nyata dan bisa dirasakan tubuh.
  • Simulasi gangguan: Guru meminta satu murid (misalnya 'tikus' atau 'ikan kecil') untuk duduk dan melepaskan tali. Guru bertanya keras: 'Rasakan apa yang terjadi pada tarikan tali kalian! Siapa yang terpengaruh? Siapa yang tidak?' Murid yang merasakan tarikannya berubah mengangkat tangan.
  • Seluruh kelompok mendiskusikan siapa saja yang terdampak dan mengapa — guru mendampingi dengan pertanyaan penuntun: 'Apakah hanya organisme yang langsung memakan tikus yang terpengaruh? Bagaimana dengan yang lebih jauh?'
  • Murid kembali ke tempat duduk dan mengerjakan LKPD bagian 2: menggambar ulang jaring-jaring makanan ekosistem mereka, lalu menandai dan menjelaskan secara tertulis: organisme mana yang hilang, siapa saja yang terdampak, dan bagaimana dampaknya (populasi naik atau turun).
  • Perwakilan tiap kelompok mempresentasikan hasil gambar dan prediksi dampaknya kepada kelas (2–3 menit per kelompok).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi kepada seluruh kelas: 'Dari simulasi tadi, apa yang membuat jaring-jaring makanan lebih kuat dibanding rantai makanan tunggal? Apa yang membuatnya lebih rentan?'
  • Murid menuliskan jawaban singkat di LKPD bagian 3 (kolom refleksi): 'Hal baru yang aku pelajari hari ini adalah… Aku masih bertanya-tanya tentang…'
  • Guru mengaitkan pembelajaran hari ini dengan konteks nyata: 'Jika manusia menangkap ikan secara berlebihan di sungai, apa yang mungkin terjadi pada jaring-jaring makanan di sana?' — murid menjawab secara lisan secara bergantian.
  • Guru menyimpulkan bersama murid: perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan, pentingnya setiap organisme dalam menjaga keseimbangan ekosistem, dan bagaimana satu perubahan bisa berdampak berantai.

Penutup:

  • Asesmen Akhir — Guru membagikan kartu keluar (exit card): setiap murid menuliskan (1) satu perbedaan jaring-jaring makanan dengan rantai makanan, dan (2) satu prediksi dampak jika satu organisme hilang dari jaring-jaring makanan yang telah mereka buat. Guru mengumpulkan kartu keluar untuk diperiksa.
  • Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar hari ini melalui pertanyaan singkat: 'Bagian mana yang paling menyenangkan? Bagian mana yang masih membingungkan?'
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua murid dalam simulasi dan diskusi.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu ekosistem kecil di sekitar rumah atau sekolah dan mencatat organisme apa saja yang ada, sebagai persiapan pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum memahami konsep dasar rantai makanan, guru menyediakan kartu bergambar organisme dengan panah arah makan-memakan yang sudah tercetak sebagian, sehingga mereka hanya perlu melengkapi. Untuk murid yang sudah cepat memahami, disediakan kartu ekosistem yang lebih kompleks (hutan tropis) dengan lebih banyak organisme untuk dikonstruksi jaring-jaringnya secara mandiri.
  • Proses: Saat simulasi tali, murid yang membutuhkan dukungan tambahan dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih paham sebagai 'buddy'. Murid yang cepat dapat diberi tantangan: 'Bagaimana jika dua organisme sekaligus dihilangkan? Gambarkan dampaknya!' Guru memberikan bimbingan langsung (scaffolding) kepada murid yang kesulitan mengisi LKPD.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyampaikan prediksi dampak secara lisan kepada guru atau dalam kelompok kecil. Murid yang sudah berkembang dapat membuat diagram jaring-jaring makanan yang lebih detail disertai keterangan tertulis tentang apa yang terjadi jika satu atau dua organisme hilang, dan menyajikannya di depan kelas.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar rantai makanan sederhana dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa yang kalian ingat tentang rantai makanan? Siapa yang memakan siapa di gambar ini?' — untuk memetakan pengetahuan awal sebelum masuk ke konsep jaring-jaring makanan.
  • Murid menuliskan dugaan awal pada sticky note sebagai respons terhadap pertanyaan pemantik pertama: 'Jika semua tikus di sawah menghilang, apa yang akan terjadi?' — untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir prediktif awal.

Proses:

  • Observasi guru terhadap ketepatan penjelasan murid saat mengidentifikasi perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan pada LKPD bagian 1.
  • Guru mengamati dan mencatat murid yang aktif/pasif serta keakuratan respons selama simulasi tali: apakah mereka dapat menjelaskan mengapa mereka 'terdampak' ketika satu organisme menghilang.
  • Guru memeriksa gambar jaring-jaring makanan pada LKPD bagian 2 dan kelengkapan prediksi tertulis murid tentang dampak hilangnya satu organisme.
  • Kualitas pertanyaan dan jawaban murid saat sesi presentasi kelompok dicatat sebagai data formatif.

Akhir:

  • Exit card: murid menuliskan (1) satu perbedaan utama jaring-jaring makanan dengan rantai makanan dan (2) prediksi dampak konkret jika satu organisme dalam jaring-jaring makanan yang mereka buat menghilang, beserta alasannya.
  • LKPD dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan ketepatan analisis hubungan antarkomponen biotik (TP 5.3.4.1) dan kualitas prediksi dampak yang disertai alasan berbasis bukti (TP 5.3.4.2).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan selama diskusi mengamati gambar rantai makanan dan jaring-jaring makanan (tahap Memahami)
  • Observasi partisipasi dan pemahaman murid selama simulasi tali/bermain peran (tahap Mengaplikasi)
  • Pemeriksaan LKPD bagian 1 (perbandingan rantai makanan vs jaring-jaring) dan bagian 2 (gambar jaring-jaring + prediksi dampak) saat kegiatan berlangsung
  • Pertanyaan refleksi lisan di tahap Merefleksi untuk mengecek pemahaman tentang dampak berantai

Sumatif:

  • Exit card di akhir pembelajaran: murid menuliskan satu perbedaan jaring-jaring makanan dengan rantai makanan dan satu prediksi dampak hilangnya suatu organisme
  • LKPD lengkap (bagian 1, 2, dan 3) sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran 5.3.4.1 dan 5.3.4.2

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis hubungan antarkomponen biotik dalam jaring-jaring makanan (TP 5.3.4.1)Murid tidak dapat menjelaskan perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan, atau penjelasannya tidak tepat.Murid dapat menyebutkan perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan secara umum (misal: 'lebih banyak hewan') tanpa penjelasan yang tepat tentang hubungan antarkomponen.Murid dapat menjelaskan perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan dengan benar dan menyebutkan bahwa satu organisme dapat menjadi bagian dari lebih dari satu rantai makanan.Murid dapat menjelaskan perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan secara lengkap, mengidentifikasi peran produsen, konsumen, dan dekomposer dalam jaring-jaring makanan, serta menggambarkan keterkaitan antarorganisme dengan tepat.
Memprediksi dampak terputusnya salah satu mata rantai pada jaring-jaring makanan (TP 5.3.4.2)Murid tidak dapat membuat prediksi, atau prediksinya tidak relevan dengan konteks jaring-jaring makanan.Murid membuat prediksi bahwa ada dampak jika satu organisme hilang, tetapi hanya menyebutkan organisme yang langsung terkait tanpa penjelasan lebih lanjut.Murid membuat prediksi yang logis tentang dampak hilangnya satu organisme terhadap organisme lain dalam jaring-jaring makanan (minimal 2 organisme terdampak) disertai alasan yang tepat.Murid membuat prediksi yang rinci dan sistematis tentang dampak berantai (cascade effect) dari hilangnya satu organisme terhadap keseimbangan ekosistem secara keseluruhan, disertai alasan berbasis bukti dari data yang diperoleh saat penyelidikan/simulasi.
Partisipasi dalam penyelidikan dan kolaborasi kelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam simulasi dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompok.Murid berpartisipasi dalam simulasi tetapi kontribusi dalam diskusi kelompok masih terbatas.Murid aktif berpartisipasi dalam simulasi, berkontribusi dalam diskusi, dan membantu anggota kelompok memahami konsep.Murid aktif memimpin atau menginisiasi diskusi kelompok, membantu teman yang kesulitan, dan menyampaikan hasil penyelidikan kelompok dengan jelas kepada kelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat membedakan rantai makanan dan jaring-jaring makanan di akhir pembelajaran? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional, atau ada tahap yang terlalu singkat atau terlalu panjang?
  • Apakah simulasi tali/bermain peran berhasil membuat murid 'merasakan' konsep jaring-jaring makanan secara langsung? Apa yang perlu diperbaiki dari pelaksanaan simulasi?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu dan prediksi awal murid? Pertanyaan mana yang paling efektif?
  • Bagaimana kualitas jawaban pada exit card? Apakah mayoritas murid sudah mencapai level 'Berkembang' untuk kedua aspek rubrik?

Refleksi Murid:

  • Apa perbedaan paling penting antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan yang kamu pahami hari ini?
  • Saat kamu memegang tali dalam simulasi dan satu teman melepasnya, apa yang kamu rasakan? Bagaimana hal itu membantumu memahami jaring-jaring makanan?
  • Apakah ada hal tentang jaring-jaring makanan atau ekosistem yang masih membuatmu penasaran atau ingin kamu pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana kegiatan hari ini membantumu memahami mengapa menjaga setiap makhluk hidup di alam itu penting?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD — Bab 3: Harmoni dalam Ekosistem (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
  2. Buku Guru IPAS Kelas 5 SD — Panduan Bab 3 termasuk panduan kegiatan simulasi ekosistem dengan tali rafia
  3. Gambar/poster jaring-jaring makanan ekosistem sawah dan ekosistem sungai/kolam (dapat dicetak atau ditampilkan di proyektor)
  4. LKPD (Lembar Kerja Murid) 3 bagian: (1) perbandingan rantai makanan vs jaring-jaring makanan, (2) gambar jaring-jaring makanan + prediksi dampak, (3) kolom refleksi — disiapkan guru
  5. Benang/tali rafia (3 untai per murid, masing-masing ±2 meter)
  6. Kertas label nama yang bisa ditempelkan di baju (atau kertas bekas + selotip)
  7. Sticky note atau secarik kertas kecil untuk jawaban pertanyaan pemantik
  8. Kartu keluar (exit card) — disiapkan guru
  9. Proyektor atau papan tulis untuk menampilkan gambar dan mencatat kata kunci
  10. Spidol/kapur untuk menulis kata kunci di papan tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.