Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Interaksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Interaksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Interaksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan

IPAS - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Interaksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikInteraksi Antarkomponen Biotik: Rantai Makanan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan gambar dan teks informasi, murid dapat menjelaskan konsep rantai makanan serta mengidentifikasi kedudukan produsen, konsumen, dan pengurai dalam rantai makanan suatu ekosistem.
  2. Melalui kegiatan menyusun diagram, murid dapat membuat contoh rantai makanan dari ekosistem yang ada di lingkungan sekitarnya secara urut dan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat kucing mengejar tikus, atau ayam mematuk cacing? Menurutmu, mengapa peristiwa itu bisa terus terjadi setiap hari tanpa henti?
  2. Bayangkan jika semua tumbuhan di hutan tiba-tiba lenyap — apa yang akan terjadi pada hewan-hewan di sana?
  3. Dari mana kira-kira energi yang ada di dalam tubuhmu berasal? Dapatkah kamu melacaknya sampai ke sumbernya yang paling awal?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, dan memeriksa kehadiran (3 menit).
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan kartu bergambar 4 makhluk hidup (rumput, belalang, katak, elang) dan meminta murid mengurutkannya di papan tulis sesuai intuisi mereka tentang hubungan makan-dimakan, tanpa koreksi dulu — hasilnya dipakai guru untuk memetakan titik awal pemahaman kelas (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu, memberikan waktu berpikir sejenak, lalu menampung jawaban murid tanpa menilai benar-salah. Guru menuliskan kata-kata kunci yang muncul (memakan, energi, bertahan hidup) di pojok papan tulis (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan mencari tahu bagaimana makhluk hidup saling terhubung melalui rantai makanan, dan kalian akan membuat rantai makanan sendiri dari lingkungan sekitar kita.' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar ekosistem kebun/sawah (bisa dari buku siswa hal. 49 atau gambar sederhana di papan) yang memuat beberapa makhluk hidup: padi, belalang, katak, ular, elang, dan jamur. Murid diminta mengamati selama 2 menit dengan tenang dan mencatat nama makhluk hidup yang mereka lihat di buku tulis (Berkesadaran — perhatian penuh pada objek pengamatan).
  • Guru membimbing diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Makhluk hidup mana yang menurutmu menghasilkan makanannya sendiri? Mana yang harus memakan yang lain? Apa yang terjadi jika ada yang mati dan membusuk?' Murid menjawab secara lisan, guru mencatat jawaban di papan dalam tiga kolom: Produsen / Konsumen / Pengurai.
  • Murid membaca teks pendek berjudul 'Rantai Makanan' (buku siswa) secara mandiri selama 3 menit, lalu guru membahas bersama: apa itu rantai makanan, apa peran produsen, konsumen tingkat 1-2-3, dan pengurai (dekomposer) (Bermakna — dikaitkan dengan gambar nyata yang sudah diamati).
  • Guru menjelaskan bahwa tanda panah (→) dalam rantai makanan berarti 'dimakan oleh' sekaligus 'energi berpindah ke'. Guru mencontohkan satu rantai makanan lengkap: Padi → Belalang → Katak → Ular → Elang → Dekomposer, sambil menggambarnya di papan tulis dengan panah.
  • Guru mengecek pemahaman dengan kuis lisan cepat: menunjuk gambar satu makhluk hidup dan meminta murid menyebutkan perannya (produsen/konsumen/pengurai) serta alasannya. Ini berlangsung 3–4 putaran cepat untuk seluruh kelas.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat satu set kartu gambar makhluk hidup yang sudah disiapkan guru (bisa berupa potongan gambar sederhana dari kertas) yang mewakili ekosistem lokal yang akrab bagi murid, misalnya ekosistem sawah, kebun sekolah, atau sungai sekitar. Kelompok bebas memilih satu ekosistem yang mereka kenal (Bermakna — konteks lokal yang relevan dengan kehidupan murid).
  • Permainan susun rantai makanan: Setiap kelompok menyusun kartu-kartu tersebut di meja, menghubungkan dengan tali atau garis panah (boleh menggunakan pensil di kertas besar) untuk membentuk minimal dua rantai makanan yang berbeda dari ekosistem yang sama. Mereka harus memastikan urutan dimulai dari produsen dan diakhiri dengan dekomposer (Menggembirakan — suasana bermain, bergerak, dan berkolaborasi).
  • Setiap anggota kelompok mendapat peran: 1 orang pencatat, 1 orang penghubung kartu, 1–2 orang penelusur (bertugas memastikan urutan logis), 1 orang penyaji. Peran ini memastikan semua terlibat aktif.
  • Kelompok menulis ulang rantai makanan yang sudah disusun dalam bentuk diagram panah di lembar kerja kelompok (atau buku tulis masing-masing). Pastikan ada label: nama organisme + perannya (mis. Padi = produsen). Guru berkeliling memantau, memberikan pertanyaan pancingan bila kelompok mandek: 'Siapa yang memakan ini? Apa yang terjadi setelah organisme ini mati?'
  • Asesmen proses: Guru mengamati proses kerja kelompok dan mencatat siapa yang sudah bisa menentukan peran organisme secara mandiri dan siapa yang masih memerlukan panduan. Guru memberikan umpan balik lisan langsung kepada tiap kelompok.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Satu perwakilan tiap kelompok mempresentasikan diagram rantai makanan yang dibuat (2 menit per kelompok, dipilih 2–3 kelompok jika waktu terbatas). Kelompok lain menyimak dan diberi kesempatan memberikan satu pertanyaan atau saran (Berkesadaran — mendengarkan secara aktif dan penuh perhatian).
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apakah rantai makanan kelompok A dan B berbeda walaupun sama-sama dari ekosistem sawah? Mengapa bisa begitu?' Guru mengarahkan murid menyadari bahwa dalam satu ekosistem bisa terbentuk banyak rantai makanan yang berbeda.
  • Murid secara individu mengisi 'Kartu Refleksi' (bisa di buku tulis atau selembar kertas kecil) dengan menjawab tiga pertanyaan: (1) Apa satu hal paling penting yang kamu pelajari hari ini? (2) Apa yang masih membingungkanmu? (3) Bagaimana rantai makanan yang kamu pelajari hari ini berkaitan dengan kehidupan sehari-harimu? (Bermakna — menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman pribadi).
  • Guru mengumpulkan kartu refleksi sebagai bahan asesmen formatif tertulis dan sebagai pijakan untuk pembelajaran berikutnya (jaring-jaring makanan).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: rantai makanan menggambarkan alur makan-dimakan sekaligus perpindahan energi; dimulai dari produsen, dilanjutkan konsumen tingkat 1, 2, 3, dan diakhiri dekomposer (3 menit).
  • Asesmen akhir: Guru memberikan soal akhir individu berupa satu pertanyaan tertulis singkat — 'Tuliskan satu contoh rantai makanan dari ekosistem kebun atau sawah di sekitar rumahmu (minimal 4 organisme), lengkap dengan peran masing-masing!' Murid mengerjakan di buku tulis dalam 5 menit.
  • Guru mereview hasil kartu diagnostik awal (pengurutan kartu di awal pelajaran) bersama kelas — apakah urutan yang dibuat di awal tadi sudah tepat? Beri apresiasi pada murid yang sudah punya intuisi yang benar (2 menit).
  • Guru menyampaikan keterkaitan materi ini dengan pertemuan berikutnya: 'Jika beberapa rantai makanan saling berhubungan, terbentuklah jaring-jaring makanan. Kita akan mengeksplorasi itu di pertemuan berikutnya.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur bahwa alam diciptakan dengan keteraturan yang luar biasa, sebelum berdoa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan mendapat kartu bergambar dengan label nama organisme yang sudah tercetak, sehingga mereka tidak perlu mengingat nama sambil belajar konsep. Murid yang sudah sangat fasih mendapat tantangan tambahan: mencari tahu apa yang terjadi jika salah satu organisme di rantai makanan mereka punah — mereka menuliskan prediksinya di buku tulis.
  • Proses: Saat kerja kelompok, guru memberikan panduan berbeda: kelompok yang membutuhkan dukungan mendapat lembar kerja bergaris yang sudah ada kolom Produsen–Konsumen 1–Konsumen 2–Dekomposer sehingga mereka tinggal mengisi nama organisme. Kelompok yang lebih cepat mengerjakan dengan kertas kosong dan membuat diagram bebas tanpa panduan kolom.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat menyajikan rantai makanan dalam bentuk poster mini bergambar disertai penjelasan singkat alur energinya. Murid yang masih berkembang cukup menuliskan rantai makanan dalam bentuk teks dengan panah (mis. rumput → kambing → harimau → dekomposer) dan menyebut peran masing-masing organisme.

ASESMEN

Awal:

  • Aktivitas pengurutan kartu gambar: murid mengurutkan 4 kartu bergambar makhluk hidup (rumput, belalang, katak, elang) sesuai intuisi mereka tentang hubungan makan-dimakan, sebelum materi diajarkan. Guru memetakan pemahaman awal: apakah murid sudah punya konsep dasar urutan atau belum.

Proses:

  • Kuis lisan cepat (4 putaran) saat tahap Memahami untuk memastikan murid bisa membedakan produsen, konsumen, dan pengurai sebelum masuk ke tahap Mengaplikasi.
  • Observasi terstruktur saat kegiatan kelompok menyusun diagram: guru menggunakan catatan cepat (checklist atau sticky note) untuk merekam murid mana yang sudah mandiri dan mana yang perlu scaffolding tambahan.
  • Kartu Refleksi tertulis individu: digunakan guru untuk memahami level pemahaman dan miskonsepsi yang masih ada setelah kegiatan kelompok.

Akhir:

  • Soal tertulis individu: murid menuliskan satu contoh rantai makanan dari ekosistem di lingkungan sekitar rumah atau sekolahnya, minimal 4 organisme, dilengkapi peran masing-masing (produsen, konsumen tingkat 1/2/3, pengurai), dengan urutan yang benar menggunakan tanda panah. Dikerjakan mandiri dalam 5 menit di akhir pembelajaran.

Formatif:

  • Kuis lisan cepat saat tahap Memahami: guru menunjuk gambar organisme, murid menyebutkan perannya beserta alasan.
  • Observasi langsung saat kerja kelompok menyusun diagram rantai makanan: guru mencatat kemampuan murid menentukan urutan dan peran organisme.
  • Kartu Refleksi individu di akhir tahap Merefleksi: murid menjawab tiga pertanyaan reflektif secara tertulis.

Sumatif:

  • Tugas tertulis individu di penutup: murid menuliskan satu rantai makanan dari ekosistem lokal (minimal 4 organisme) dengan peran masing-masing (produsen/konsumen/pengurai) secara urut dan benar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Rantai Makanan (TP 5.3.3.1)Murid belum dapat menjelaskan konsep rantai makanan dan tidak dapat membedakan peran produsen, konsumen, serta pengurai.Murid dapat menyebutkan pengertian rantai makanan secara sederhana, tetapi masih kesulitan membedakan peran produsen, konsumen, dan pengurai secara konsisten.Murid dapat menjelaskan konsep rantai makanan dan mengidentifikasi peran produsen, konsumen (minimal 2 tingkat), serta pengurai dengan benar pada contoh yang diberikan.Murid dapat menjelaskan konsep rantai makanan secara runtut dan lengkap, mengidentifikasi peran semua komponen (produsen, konsumen tingkat 1/2/3, pengurai), serta menjelaskan alur perpindahan energi di dalamnya.
Pembuatan Diagram Rantai Makanan (TP 5.3.3.2)Murid belum dapat membuat diagram rantai makanan yang urut dan benar; organisme tidak tersusun sesuai alur makan-dimakan dan tidak ada tanda panah.Murid dapat membuat diagram rantai makanan tetapi urutannya masih ada yang keliru (misalnya konsumen mendahului produsen) atau tanda panah tidak lengkap.Murid dapat membuat diagram rantai makanan dari ekosistem lokal secara urut dan benar (dimulai dari produsen, diakhiri dekomposer) dengan menggunakan tanda panah yang tepat, minimal 4 organisme.Murid dapat membuat diagram rantai makanan dari ekosistem lokal secara urut, benar, dan lengkap (minimal 5 organisme termasuk dekomposer), dengan tanda panah yang tepat, disertai label peran masing-masing organisme dan dapat menjelaskan alasan urutannya.
Kolaborasi dan Komunikasi dalam KelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak menyampaikan ide atau pendapatnya.Murid terlibat dalam diskusi kelompok tetapi partisipasinya terbatas; hanya menjawab jika ditanya langsung.Murid aktif berdiskusi, menyampaikan ide, dan mendengarkan pendapat teman dengan baik selama kegiatan kelompok.Murid aktif memimpin atau mendorong diskusi kelompok, memberikan argumen yang logis, mendengarkan teman, dan mampu mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan jelas kepada kelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya sampaikan berhasil memancing rasa ingin tahu dan diskusi aktif dari murid?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan kelompok menyusun diagram rantai makanan? Siapa saja yang perlu perhatian lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional dan cukup?
  • Miskonsepsi apa yang paling sering muncul dari hasil kartu refleksi dan asesmen akhir murid? Bagaimana saya akan mengatasinya di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal paling penting yang kamu pelajari hari ini tentang rantai makanan?
  • Apakah kamu bisa menyebutkan satu contoh rantai makanan yang ada di sekitar rumah atau sekolahmu? Coba tuliskan!
  • Apa yang masih terasa bingung atau ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang rantai makanan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — Bab 3 Harmoni dalam Ekosistem, teks 'Rantai Makanan'
  2. Buku Guru IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — panduan Bab 3
  3. Gambar/ilustrasi ekosistem sawah, kebun, atau hutan (bisa dicetak atau ditampilkan di papan tulis)
  4. Kartu gambar organisme (rumput, belalang, tikus, katak, ular, elang, jamur/bakteri pengurai) — dibuat guru dari kertas atau karton bekas
  5. Kertas besar (A3 atau kertas koran bekas) untuk lembar kerja kelompok
  6. Spidol warna-warni untuk membuat diagram panah
  7. Lembar Kartu Refleksi (kertas kecil A6 atau potongan kertas bekas)
  8. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat kata kunci dan menggambar contoh rantai makanan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.