Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Mengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Mengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Mengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku

IPAS - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengomunikasikan Gagasan Memajukan Daerahku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan tentang potensi, budaya, sejarah, dan kegiatan ekonomi daerah secara utuh dalam berbagai media (poster, laporan, presentasi).
  2. Murid dapat menyampaikan argumen yang didukung bukti tentang upaya konkret memajukan daerahnya berdasarkan pemahaman terhadap potensi dan kearifan lokal daerah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu bisa mengajak satu orang penting (bupati, kepala desa, atau wali kota) untuk memajukan daerahmu, apa satu hal yang paling ingin kamu sampaikan dan mengapa?
  2. Bagaimana caramu meyakinkan orang lain bahwa daerahmu layak untuk dikembangkan dan dikunjungi?
  3. Apa perbedaan antara sekadar bercerita tentang daerah dengan menyampaikan gagasan yang bisa menggerakkan orang untuk bertindak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama (2 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan murid telah membawa hasil penyelidikan dari pertemuan sebelumnya (catatan, foto, data, atau karya yang sudah dikerjakan) (2 menit).
  • ASESMEN AWAL — Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Sebutkan satu potensi daerahmu yang paling berkesan dan mengapa?' Guru mencatat seberapa jauh murid sudah memiliki data dan gagasan yang siap dikomunikasikan (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mengomunikasikan hasil penyelidikan daerahnya dan menyampaikan gagasan memajukan daerah dengan argumen yang didukung bukti (2 menit).
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Jika kamu bisa mengajak satu orang penting untuk memajukan daerahmu, apa satu hal yang paling ingin kamu sampaikan?' dan memberikan waktu 1 menit bagi murid untuk memikirkan jawabannya (2 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat: murid akan meninjau kembali hasil penyelidikan, menyusun poin-poin gagasan, mempresentasikan, lalu memberikan umpan balik antarteman (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid dalam kelompok (4–5 orang) meninjau kembali hasil penyelidikan yang sudah dikumpulkan dari pertemuan sebelumnya: data potensi daerah, informasi budaya dan sejarah, serta kegiatan ekonomi masyarakat (5 menit).
  • Guru menampilkan contoh singkat dua cara mengomunikasikan informasi: (a) laporan deskriptif polos tanpa argumen, dan (b) presentasi dengan data + argumen + usulan konkret. Murid diminta mengidentifikasi perbedaannya secara lisan (5 menit). [Berkesadaran]
  • Guru membimbing murid memahami struktur komunikasi efektif: (1) Fakta/Bukti — data dari penyelidikan, (2) Argumen — analisis mengapa hal itu penting, (3) Gagasan Tindakan — usulan konkret untuk memajukan daerah. Guru menuliskan struktur ini di papan tulis sebagai panduan (3 menit). [Bermakna]
  • Setiap kelompok mendiskusikan secara singkat: 'Dari semua data yang kami punya, bukti apa yang paling kuat untuk kami sampaikan?' Masing-masing anggota kelompok mengusulkan satu poin, lalu disepakati bersama (5 menit). [Berkesadaran, Bermakna]

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyusun bahan komunikasi mereka sesuai media yang dipilih: poster, laporan ringkas (1 halaman), atau bahan presentasi lisan dengan visual sederhana. Guru memastikan setiap kelompok memilih satu media dan membagi tugas anggota (10 menit). [Menggembirakan, Bermakna]
  • Dalam menyusun bahan, setiap kelompok wajib mencantumkan: (a) minimal 2 fakta/bukti dari hasil penyelidikan, (b) argumen mengapa potensi tersebut perlu dikembangkan, dan (c) satu gagasan tindakan konkret yang realistis (misalnya: mengadakan festival budaya, mengembangkan produk lokal, membuat peta wisata). Guru berkeliling membimbing kelompok yang mengalami kesulitan (5 menit). [Bermakna]
  • Setiap kelompok mempresentasikan atau memamerkan hasil karyanya selama 2–3 menit. Kelompok yang menggunakan poster menempelkannya di dinding dan menjelaskan secara lisan; kelompok yang memilih laporan membacakan poin utama; kelompok presentasi menyampaikan secara langsung di depan kelas (10 menit). [Menggembirakan]
  • Setelah setiap kelompok selesai, murid dari kelompok lain memberikan satu komentar positif dan satu pertanyaan atau saran menggunakan format 'Satu yang kami suka adalah… dan satu pertanyaan kami adalah…' Guru memandu sesi umpan balik ini agar berjalan tertib dan saling menghargai (5 menit). [Bermakna, Menggembirakan]

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Dari semua gagasan yang baru saja kalian dengar, mana yang paling menarik dan mengapa? Apakah ada gagasan yang bisa kalian gabungkan agar lebih kuat?' (3 menit). [Berkesadaran]
  • Setiap murid secara mandiri menuliskan di buku tugasnya: (a) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang cara mengomunikasikan gagasan, dan (b) satu hal yang ingin mereka perbaiki dari cara komunikasi kelompok mereka (3 menit). [Berkesadaran, Bermakna]
  • Guru memimpin diskusi singkat kelas: 'Apa perbedaan antara hanya menceritakan fakta dengan menyampaikan argumen yang didukung bukti? Mengapa argumen yang kuat penting untuk memajukan daerah?' (2 menit). [Bermakna]

Penutup:

  • ASESMEN AKHIR — Guru membagikan lembar penilaian diri singkat (3 pernyataan dengan skala 1–4): (1) Saya dapat menyampaikan fakta daerah saya dengan jelas, (2) Saya dapat memberikan argumen mengapa potensi daerah perlu dikembangkan, (3) Saya mengusulkan gagasan konkret yang realistis. Murid mengisi selama 3 menit.
  • Guru memberikan apresiasi menyeluruh terhadap keberanian murid dalam menyampaikan gagasan, dan menyoroti 2–3 contoh argumen kuat yang muncul hari ini (2 menit).
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Kalian semua sudah menjadi duta daerah hari ini. Gagasan-gagasan yang kalian sampaikan bisa menjadi benih perubahan nyata jika terus diperjuangkan.' (1 menit).
  • Guru menginformasikan rencana pembelajaran berikutnya dan meminta murid menyimpan karya mereka dengan baik (1 menit).
  • Kegiatan ditutup dengan doa bersama (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memiliki data lengkap dari penyelidikan sebelumnya dapat menggunakan lembar referensi singkat berisi contoh potensi daerah (yang disiapkan guru) sebagai bahan dasar komunikasi mereka, sehingga tetap bisa berpartisipasi penuh.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan template terstruktur (Fakta: ___, Karena: ___, Saya usul: ___) untuk menyusun argumen mereka. Murid yang sudah mahir didorong untuk menyusun argumen berlapis dan mengantisipasi pertanyaan dari audiens.
  • Produk: Murid dapat memilih media komunikasi sesuai kemampuan dan minat: poster visual bagi yang kuat dalam seni, laporan tertulis bagi yang kuat menulis, atau presentasi lisan bagi yang kuat berbicara. Semua media dinilai dengan rubrik yang sama berdasarkan kelengkapan konten dan kualitas argumen, bukan pada estetika media.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Sebutkan satu potensi daerahmu yang paling berkesan dan mengapa?' — guru mencatat apakah murid sudah memiliki data dan gagasan yang siap dikomunikasikan.
  • Guru memperhatikan apakah murid membawa hasil penyelidikan dari pertemuan sebelumnya sebagai indikator kesiapan belajar.

Proses:

  • Observasi saat tahap Memahami: apakah murid dapat membedakan laporan deskriptif polos dengan komunikasi berargumen.
  • Observasi saat tahap Mengaplikasi: apakah setiap kelompok mampu mencantumkan minimal 2 fakta, 1 argumen, dan 1 gagasan tindakan konkret dalam karya mereka.
  • Kualitas sesi umpan balik antarteman: apakah komentar murid menunjukkan pemahaman terhadap kriteria komunikasi yang baik.

Akhir:

  • Lembar penilaian diri (3 pernyataan skala 1–4) diisi murid di akhir kegiatan.
  • Penilaian produk komunikasi kelompok menggunakan rubrik 4 level: aspek kelengkapan konten, kualitas argumen berbasis bukti, dan relevansi gagasan memajukan daerah.

Formatif:

  • Observasi guru saat kelompok menyusun bahan komunikasi: apakah murid mampu mengidentifikasi fakta dan merumuskan argumen.
  • Umpan balik antarteman (peer feedback) menggunakan format 'Satu yang kami suka adalah… dan satu pertanyaan kami adalah…' sebagai bukti pemahaman tentang komunikasi efektif.
  • Catatan anekdotal guru selama presentasi: kualitas penyampaian argumen dan relevansi gagasan tindakan yang diusulkan.

Sumatif:

  • Lembar penilaian diri murid (3 pernyataan skala 1–4) sebagai refleksi pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Penilaian produk komunikasi kelompok (poster/laporan/presentasi) menggunakan rubrik 4 level berdasarkan kelengkapan fakta, kualitas argumen, dan relevansi gagasan tindakan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Konten (fakta potensi, budaya, sejarah, dan/atau ekonomi daerah)Konten hanya menyebutkan satu aspek daerah atau tidak berdasarkan hasil penyelidikan; informasi sangat terbatas dan tidak jelas.Konten mencakup 2 aspek daerah dengan informasi yang masih umum; ada upaya menggunakan data penyelidikan meski belum lengkap.Konten mencakup 3 aspek daerah dengan informasi yang cukup spesifik dan bersumber dari hasil penyelidikan.Konten mencakup semua aspek daerah (potensi, budaya, sejarah, kegiatan ekonomi) secara utuh, spesifik, dan bersumber dari hasil penyelidikan yang valid.
Kualitas Argumen (didukung bukti dan relevan)Tidak ada argumen; hanya menyampaikan fakta atau deskripsi tanpa penjelasan mengapa hal tersebut penting.Ada argumen tetapi belum didukung bukti yang jelas; alasan yang diberikan masih bersifat umum atau perkiraan.Argumen disertai minimal 1–2 bukti dari hasil penyelidikan; relevansi dengan potensi daerah cukup jelas.Argumen kuat, didukung minimal 2 bukti konkret dari penyelidikan, logis, dan secara langsung menghubungkan potensi/kearifan lokal dengan kebutuhan pengembangan daerah.
Gagasan Tindakan Konkret (usulan memajukan daerah)Tidak ada gagasan tindakan; atau gagasan sangat tidak realistis tanpa kaitan dengan potensi daerah.Ada gagasan tindakan tetapi masih sangat umum (misalnya: 'harus lebih maju') tanpa penjelasan konkret bagaimana caranya.Gagasan tindakan cukup spesifik dan terkait dengan potensi daerah; ada gambaran cara pelaksanaannya meski belum rinci.Gagasan tindakan sangat spesifik, realistis, terhubung langsung dengan potensi dan kearifan lokal daerah, dan disertai penjelasan langkah awal yang dapat dilakukan.
Kemampuan Menyampaikan (kejelasan dan kepercayaan diri)Penyampaian sangat tidak jelas; suara sangat pelan atau tidak dapat dipahami; tidak ada kontak dengan audiens.Penyampaian cukup dapat dipahami meski masih ragu-ragu; sesekali membaca teks secara keseluruhan tanpa menjelaskan.Penyampaian jelas dan cukup percaya diri; sesekali menggunakan media atau catatan sebagai panduan; ada kontak dengan audiens.Penyampaian sangat jelas, percaya diri, dan menarik; menggunakan media secara efektif; mampu merespons pertanyaan atau umpan balik dari teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid sudah mampu membedakan antara menyampaikan fakta dan menyampaikan argumen yang didukung bukti? Apa yang perlu saya perkuat pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang membutuhkan lebih banyak waktu?
  • Bagaimana kualitas diskusi dan umpan balik antarteman? Apakah murid sudah saling mendengarkan dan memberikan masukan yang konstruktif?
  • Apakah diferensiasi yang saya rancang (template terstruktur, pilihan media) sudah membantu murid yang membutuhkan dukungan tambahan?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang cara menyampaikan gagasan adalah…
  • Bukti terkuat yang aku gunakan untuk mendukung gagasanku adalah… Mengapa aku merasa itu bukti yang kuat?
  • Jika aku bisa mempresentasikan lagi, satu hal yang ingin aku perbaiki adalah…
  • Dari semua gagasan memajukan daerah yang aku dengar hari ini, mana yang menurutku paling mungkin dilakukan? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — Bab 2 Majulah Daerahku
  2. Buku Guru IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi)
  3. Hasil penyelidikan murid dari pertemuan sebelumnya (catatan, foto, data, karya)
  4. Kertas karton/HVS dan alat tulis/mewarnai untuk membuat poster
  5. Papan tulis atau flipchart untuk menampilkan struktur komunikasi efektif
  6. Lembar template terstruktur 'Fakta – Argumen – Gagasan Tindakan' (disiapkan guru sebagai diferensiasi)
  7. Lembar penilaian diri murid (disiapkan guru)
  8. Platform digital/internet sebagai referensi tambahan data daerah (opsional, bila tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.