MODUL AJAR IPAS — Kelas 5 (Fase C) Topik: Keterkaitan Sejarah Daerah dengan Kehidupan Masa Kini INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Keterkaitan Sejarah Daerah dengan Kehidupan Masa Kini |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menemukan keterkaitan antara sejarah masa lalu daerahnya (peninggalan, tradisi, tokoh lokal) dengan kehidupan masyarakat daerah pada masa sekarang.
- Murid dapat mengevaluasi dan merefleksikan hasil penyelidikan tentang keterkaitan sejarah daerah dengan kondisi daerah saat ini, serta memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan yang dilakukan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu mengunjungi tempat bersejarah atau menyaksikan tradisi di daerahmu? Apa yang kamu rasakan saat itu?
- Mengapa bangunan tua, tradisi, atau tokoh pahlawan daerah masih diingat dan dijaga hingga sekarang?
- Apa yang akan terjadi pada kehidupan masyarakat daerahmu jika sejarah dan warisannya dilupakan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
- Guru melakukan absensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
- Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua gambar secara berdampingan — foto peninggalan bersejarah atau tradisi daerah di masa lalu, dan foto kondisi daerah yang sama di masa kini. Murid diminta menjawab secara lisan atau menuliskan di sticky note: 'Apa yang sama dan apa yang berbeda dari dua gambar ini?'
- Guru mencatat respons murid untuk memetakan pemahaman awal mereka tentang hubungan masa lalu dan masa kini.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara singkat: 'Hari ini kita akan menjadi detektif sejarah daerah — kita cari tahu bagaimana masa lalu daerah kita masih hidup di hari ini.'
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Informasi berisi tiga contoh keterkaitan sejarah dengan masa kini dari daerah yang relevan, mencakup: (1) peninggalan fisik seperti situs atau monumen, (2) tradisi atau adat istiadat yang masih berlangsung, dan (3) tokoh lokal yang namanya diabadikan atau pengaruhnya dirasakan kini.
- Murid membaca lembar informasi secara mandiri selama 5 menit, kemudian guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Dari ketiga contoh itu, bagaimana sejarah masa lalu memengaruhi kehidupan orang-orang di daerah sekarang?'
- Guru menuliskan jawaban murid di papan tulis dalam bentuk dua kolom: 'Sejarah/Peninggalan' dan 'Pengaruh pada Masa Kini', sehingga pola keterkaitan terlihat jelas.
- Guru memperkuat pemahaman dengan menjelaskan konsep kunci: peninggalan bersejarah (benda dan tak benda), warisan budaya, dan bagaimana keduanya membentuk identitas serta kehidupan masyarakat sekarang.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Detektif Sejarah Daerahku'.
- Tugas kelompok: Pilih satu unsur sejarah daerah (peninggalan, tradisi, atau tokoh lokal) yang kalian ketahui dari daerahmu sendiri, lalu isi tabel penyelidikan pada LKPD meliputi: (a) nama unsur sejarah yang dipilih, (b) deskripsi singkat sejarah di baliknya, (c) bukti atau tanda bahwa pengaruhnya masih ada di masa kini, dan (d) kesimpulan: apa keterkaitan antara sejarah itu dengan kehidupan masyarakat sekarang.
- Kelompok berdiskusi dan mengisi LKPD bersama-sama. Guru berkeliling memantau, memberikan pertanyaan lanjutan seperti: 'Dari mana kalian tahu itu? Apakah ada bukti nyata yang bisa kalian tunjuk?'
- Setiap kelompok membuat ringkasan temuan dalam bentuk mini poster sederhana di selembar kertas HVS — boleh bergambar dan bertulisan — untuk dipresentasikan.
- Dua atau tiga kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka secara singkat (2–3 menit per kelompok). Kelompok lain menyimak dan boleh memberi tanggapan atau pertanyaan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah presentasi, setiap kelompok diarahkan untuk mengevaluasi proses penyelidikan yang sudah dilakukan dengan menjawab pertanyaan pada LKPD bagian refleksi: (a) Apa yang sudah berjalan baik dalam penyelidikan kelompokmu? (b) Apa yang masih kurang — misalnya bukti yang belum lengkap atau sumber yang belum dicari? (c) Jika mengulang penyelidikan ini, apa yang akan kalian lakukan berbeda atau lebih baik?
- Murid mengisi bagian refleksi individu pada LKPD: 'Setelah belajar hari ini, satu hal penting yang aku pelajari tentang sejarah daerahku adalah... dan aku ingin tahu lebih lanjut tentang...'
- Guru memfasilitasi berbagi refleksi secara lisan: beberapa murid diminta membacakan satu kalimat refleksi mereka kepada kelas.
- Guru merangkum temuan kelas dan menegaskan pesan utama: sejarah daerah bukan sekadar masa lalu — ia hidup dalam identitas, tradisi, dan nilai-nilai yang kita warisi dan teruskan hari ini.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: apa itu keterkaitan sejarah daerah dengan kehidupan masa kini, dan mengapa penting untuk mengenalnya.
- Guru memberikan umpan balik singkat terhadap presentasi kelompok — mengapresiasi usaha dan menyebutkan satu hal yang bisa ditingkatkan.
- Asesmen akhir: Murid secara individu menjawab 2 pertanyaan tertulis di kartu keluar (exit ticket): (1) Sebutkan satu contoh keterkaitan sejarah daerahmu dengan kehidupan masa kini dan jelaskan hubungannya! (2) Tuliskan satu saran perbaikan yang bisa dilakukan jika penyelidikanmu dilanjutkan!
- Guru mengumpulkan LKPD dan kartu keluar sebagai bahan asesmen.
- Guru menyampaikan tindak lanjut: murid dapat mengamati satu unsur sejarah di lingkungan sekitar rumah mereka sebagai persiapan untuk pembelajaran berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan salam dan apresiasi atas partisipasi aktif murid.
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang kesulitan, guru menyediakan kartu gambar bergambar peninggalan bersejarah beserta keterangannya sehingga mereka dapat memilih contoh tanpa harus mengingat secara mandiri. Bagi murid yang sudah mahir, disediakan pertanyaan tantangan tambahan: 'Bandingkan dua daerah berbeda — apakah pengaruh sejarahnya terhadap kehidupan masa kini serupa atau berbeda? Jelaskan!'
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam kelompok yang dipandu lebih intensif oleh guru atau teman sebaya. Murid yang cepat dapat diminta menjadi fasilitator diskusi kelompok dan membantu mendokumentasikan temuan kelompoknya secara lebih rinci.
- Produk: Murid yang membutuhkan akomodasi dapat menyampaikan hasil penyelidikan secara lisan kepada guru sebagai pengganti tulisan. Murid yang sudah berkembang dapat memperluas mini poster dengan menambahkan rekomendasi: 'Apa yang bisa dilakukan warga daerah agar warisan sejarah ini tetap lestari?'
ASESMENAwal:- Guru menampilkan dua gambar berdampingan (kondisi bersejarah vs kondisi kini) dan meminta murid menyebutkan persamaan dan perbedaannya secara lisan atau sticky note — untuk memetakan pemahaman awal tentang konsep perubahan dan keterkaitan waktu.
- Guru mencatat murid yang sudah memiliki pengetahuan tentang sejarah daerahnya dan yang belum, sebagai dasar pengelompokan dan pendampingan.
Proses:- Observasi diskusi kelompok: guru memantau keterlibatan setiap anggota, kedalaman argumen yang disampaikan, dan kemampuan menggunakan bukti dalam menarik kesimpulan.
- Penilaian LKPD yang dikumpulkan setelah kegiatan kelompok: kelengkapan isian tabel penyelidikan (unsur sejarah, deskripsi, bukti keterkaitan, kesimpulan).
- Penilaian presentasi mini poster: kejelasan penyampaian keterkaitan sejarah dengan masa kini oleh perwakilan kelompok.
Akhir:- Exit ticket individu (2 pertanyaan): (1) murid menjelaskan satu contoh konkret keterkaitan sejarah daerah dengan kehidupan masa kini disertai alasan, (2) murid menuliskan satu saran perbaikan spesifik terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan.
- Guru menilai exit ticket menggunakan rubrik 4 level untuk dua aspek: pemahaman keterkaitan sejarah dan kemampuan evaluasi/refleksi penyelidikan.
Formatif:- Observasi aktif guru saat murid berdiskusi kelompok menggunakan lembar ceklis partisipasi (bertanya, menyampaikan pendapat, mendengarkan).
- Penilaian LKPD 'Detektif Sejarah Daerahku' yang mencakup ketepatan identifikasi unsur sejarah, kualitas bukti keterkaitan, dan kedalaman kesimpulan.
- Pengamatan presentasi mini poster kelompok: kemampuan menjelaskan keterkaitan dan merespons pertanyaan teman.
Sumatif:- Exit ticket individu: dua pertanyaan tertulis — (1) menjelaskan satu contoh keterkaitan sejarah daerah dengan masa kini, (2) memberikan satu saran perbaikan untuk penyelidikan yang dilakukan.
- Penilaian refleksi tertulis pada LKPD bagian individu: kedalaman evaluasi diri terhadap proses penyelidikan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan Keterkaitan Sejarah Daerah dengan Kehidupan Masa Kini (TP 5.2.7.1) | Murid belum dapat menyebutkan contoh peninggalan, tradisi, atau tokoh lokal, atau tidak dapat menghubungkannya dengan kehidupan masa kini. | Murid dapat menyebutkan satu contoh peninggalan, tradisi, atau tokoh lokal, tetapi penjelasan keterkaitannya dengan kehidupan masa kini masih sangat umum dan belum didukung bukti. | Murid dapat menjelaskan keterkaitan antara satu unsur sejarah daerah dengan kehidupan masa kini secara cukup jelas dengan menyertakan satu bukti atau contoh nyata. | Murid dapat menjelaskan keterkaitan antara lebih dari satu unsur sejarah daerah (peninggalan, tradisi, atau tokoh lokal) dengan kehidupan masa kini secara rinci, logis, dan didukung lebih dari satu bukti atau contoh konkret. | | Mengevaluasi dan Merefleksikan Penyelidikan (TP 5.2.7.2) | Murid belum dapat mengidentifikasi kekuatan maupun kelemahan dari penyelidikan yang dilakukan, dan tidak memberikan saran perbaikan. | Murid dapat menyebutkan satu kelemahan atau kekurangan dari penyelidikan, tetapi saran perbaikan yang diberikan masih tidak spesifik atau tidak relevan. | Murid dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penyelidikan, serta memberikan satu saran perbaikan yang relevan dan dapat dilaksanakan. | Murid dapat mengevaluasi proses penyelidikan secara menyeluruh (kekuatan dan kelemahan), memberikan lebih dari satu saran perbaikan yang spesifik, relevan, dan disertai alasan yang logis. | | Partisipasi dan Kolaborasi dalam Kelompok | Murid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada penyelesaian tugas. | Murid terlibat dalam diskusi kelompok jika diminta, tetapi kontribusinya terbatas dan belum konsisten. | Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan berkontribusi pada penyelesaian LKPD dan presentasi kelompok. | Murid aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong teman untuk berkontribusi, dan perannya sangat terlihat dalam kualitas hasil kerja kelompok. | | Kemampuan Menyampaikan Hasil (Komunikasi) | Murid tidak dapat menyampaikan hasil temuan secara lisan maupun tertulis. | Murid menyampaikan hasil temuan secara singkat namun kurang jelas atau sulit dipahami oleh pendengar. | Murid menyampaikan hasil temuan dengan cukup jelas, menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan struktur yang cukup runtut. | Murid menyampaikan hasil temuan dengan jelas, terstruktur, percaya diri, dan mampu merespons pertanyaan atau tanggapan dari teman maupun guru. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid berhasil menemukan setidaknya satu contoh keterkaitan sejarah daerah dengan kehidupan masa kini? Kelompok mana yang masih membutuhkan pendampingan?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
- Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Bagaimana cara membuatnya lebih kontekstual dengan daerah setempat?
- Seberapa efektif strategi diferensiasi yang diterapkan? Apakah murid yang membutuhkan dukungan lebih dan yang sudah mahir sama-sama mendapat tantangan yang sesuai?
- Berdasarkan exit ticket yang dikumpulkan, berapa banyak murid yang sudah mencapai TP 5.2.7.1 dan 5.2.7.2? Apa langkah tindak lanjut yang diperlukan?
Refleksi Murid:- Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang sejarah daerahku adalah...
- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menarik untukmu? Mengapa?
- Apakah kamu merasa penyelidikanmu hari ini sudah lengkap? Apa yang ingin kamu selidiki lebih lanjut jika ada kesempatan?
- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa sejarah daerahmu masih berpengaruh pada kehidupan hari ini?
- Satu saran yang ingin kamu berikan untuk dirimu sendiri agar penyelidikan berikutnya lebih baik adalah...
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — Bab 5: Daerahku yang Bersejarah
- Buku Guru IPAS Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi) — Panduan Bab 5
- Lembar Informasi buatan guru: 3 contoh keterkaitan sejarah daerah dengan kehidupan masa kini (disesuaikan dengan daerah setempat)
- LKPD 'Detektif Sejarah Daerahku' (lembar kerja murid buatan guru)
- Foto atau gambar peninggalan bersejarah dan kondisi masa kini dari daerah setempat (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor)
- Kartu keluar (exit ticket) — kartu berukuran setengah HVS untuk asesmen akhir
- Kertas HVS dan alat tulis/spidol warna untuk pembuatan mini poster kelompok
- Sticky note untuk asesmen awal diagnostik
- Proyektor atau papan tulis untuk menampilkan gambar dan merangkum jawaban murid
- Platform Merdeka Mengajar (PMM) — sebagai referensi ATP dan bahan ajar tambahan yang dapat diunduh guru
|