Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Mengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 5 dengan topik "Mengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 5: Mengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia

IPAS - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Unsur-Unsur Peta Indonesia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi unsur-unsur peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) melalui pengamatan peta Indonesia secara langsung.
  2. Murid dapat membaca informasi dasar yang tersaji dalam peta Indonesia, seperti nama pulau, laut, dan batas wilayah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau kamu ingin pergi ke suatu tempat yang belum pernah kamu kunjungi, apa yang kamu butuhkan agar tidak tersesat?
  2. Pernahkah kamu melihat peta Indonesia? Apa saja yang kamu temukan di dalamnya?
  3. Mengapa peta Indonesia menampilkan begitu banyak pulau, laut, dan warna yang berbeda-beda — apa kira-kira maksudnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak mereka berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru menampilkan atau menempelkan peta Indonesia di papan tulis (peta dinding, atlas, atau peta digital proyektor) dan meminta murid mengamatinya selama 1–2 menit tanpa arahan terlebih dahulu.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Kalau kamu ingin pergi ke suatu tempat yang belum pernah kamu kunjungi, apa yang kamu butuhkan agar tidak tersesat?' dan 'Pernahkah kamu melihat peta Indonesia? Apa saja yang kamu temukan di dalamnya?' — beri waktu 2–3 murid menjawab secara lisan.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru membagikan kartu pos-it kecil dan meminta setiap murid menuliskan 1–2 hal yang sudah mereka ketahui tentang peta. Kartu ditempel di papan 'Aku Sudah Tahu'. Guru menyimpulkan gambaran awal pengetahuan kelas secara cepat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar mengenal bagian-bagian peta dan membaca informasi di dalamnya, supaya kita bisa memahami letak wilayah Indonesia dengan lebih baik.'
  • Guru menghubungkan materi dengan pengalaman kelas IV: 'Di kelas IV kalian sudah belajar peta daerah tempat tinggal. Sekarang kita akan melihat peta yang lebih besar — peta seluruh Indonesia!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan secara singkat empat unsur utama peta menggunakan peta Indonesia yang sudah ditampilkan: (1) Judul — nama/topik peta; (2) Legenda — kunci simbol dan warna; (3) Skala — perbandingan jarak peta dengan jarak sebenarnya; (4) Arah mata angin — penanda orientasi arah (Utara, Selatan, Barat, Timur).
  • Guru menunjuk langsung setiap unsur pada peta yang terpasang sambil bertanya singkat: 'Di mana letak judulnya? Siapa yang bisa tunjukkan legenda?' — mendorong respons lisan dari murid.
  • Murid mencatat keempat unsur peta beserta fungsinya di buku catatan masing-masing menggunakan format tabel sederhana: Nama Unsur | Letak di Peta | Fungsinya.
  • Guru memberikan penguatan: menjelaskan bagaimana warna biru menunjukkan perairan dan warna hijau/coklat menunjukkan daratan, serta bagaimana skala membantu kita memperkirakan jarak nyata.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapatkan satu lembar peta Indonesia (cetak dari lampiran buku, atlas, atau halaman peta yang difotokopi).
  • Murid mengerjakan Lembar Kerja 1.1 (mengacu pada LK buku siswa): mengisi tabel centang (✓) untuk mengidentifikasi keberadaan judul peta, legenda, skala, arah mata angin, serta menambahkan 2 komponen lain yang mereka temukan sendiri.
  • Selanjutnya, murid mengidentifikasi dari peta tersebut: minimal 3 nama pulau besar, 2 nama laut atau samudra, dan 2 negara yang berbatasan dengan Indonesia, lalu mencatatnya di lembar kerja.
  • Guru berkeliling memantau proses kerja kelompok, memberi pertanyaan penggali seperti: 'Bagaimana kamu tahu itu namanya Laut Jawa?' atau 'Apa arti simbol warna ini pada legenda?' — asesmen proses berlangsung di sini.
  • Setelah kelompok selesai, perwakilan tiap kelompok secara bergantian mempresentasikan satu temuan unik dari peta mereka kepada kelas (durasi 1–2 menit per kelompok).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas singkat dengan pertanyaan: 'Unsur peta mana yang menurutmu paling penting? Mengapa?' — beberapa murid berbagi pendapat.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lebih dalam: 'Kalau peta tidak punya legenda, apa yang akan terjadi saat kita membacanya?' — mendorong penalaran kritis.
  • Murid secara mandiri menuliskan di buku catatan: satu hal yang baru mereka pahami hari ini dan satu pertanyaan yang masih ingin mereka cari jawabannya tentang peta atau wilayah Indonesia.
  • Guru mengumpulkan atau meminta beberapa murid membacakan catatan refleksinya, lalu memberikan apresiasi dan umpan balik lisan singkat.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: menyebutkan kembali empat unsur peta dan fungsi masing-masing secara lisan bersama-sama (teknik 'ucap bersama').
  • Asesmen akhir: Guru membagikan lembar kuis singkat 4 soal pilihan ganda/isian pendek — masing-masing soal mewakili satu unsur peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) dan satu soal membaca informasi peta (nama pulau/laut). Dikerjakan mandiri selama 5 menit.
  • Guru meminta murid mengisi 'Tiket Keluar' (exit ticket) pada selembar kertas kecil: 'Tuliskan 1 unsur peta yang kamu paling ingat hari ini dan alasannya.'
  • Guru menyampaikan keterkaitan materi hari ini dengan pertemuan berikutnya: 'Setelah kita tahu cara membaca peta, pertemuan berikutnya kita akan mencari tahu letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah menguasai unsur dasar peta diberi tantangan tambahan: mengamati peta topografi atau peta iklim sederhana dan membandingkan legenda-nya dengan peta Indonesia biasa. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu referensi (cheat sheet) bergambar yang menunjukkan letak dan contoh tiap unsur peta.
  • Proses: Murid dengan pemahaman cepat dapat langsung mengerjakan LK secara mandiri tanpa panduan langkah per langkah. Murid yang membutuhkan bimbingan bekerja bersama guru dalam kelompok kecil dengan pertanyaan scaffold: 'Coba cari gambar kompas di peta — itu namanya apa?'
  • Produk: Murid yang siap lebih dapat membuat deskripsi tertulis singkat tentang 3 informasi penting yang mereka temukan dari peta Indonesia. Murid lain cukup melengkapi tabel centang dan menjawab pertanyaan isian di LK 1.1.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan di kartu pos-it: 'Apa yang sudah kamu ketahui tentang peta?' — digunakan untuk memetakan pengetahuan awal sebelum masuk ke materi inti.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Siapa yang pernah menggunakan peta? Ceritakan digunakan untuk apa?' — respons lisan dipantau tanpa dinilai, sebagai penjajakan awal.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengerjakan LK 1.1 dalam kelompok: guru mencatat ketepatan identifikasi unsur peta (tabel centang) menggunakan lembar observasi sederhana (nama murid, unsur yang diidentifikasi, catatan).
  • Pertanyaan lisan penggali saat guru berkeliling kelompok: 'Unsur peta apa yang sudah kamu temukan? Di mana letaknya?' — untuk memantau pemahaman individual secara real-time.
  • Penilaian presentasi kelompok: guru mencatat apakah murid mampu menyebutkan nama pulau, laut, dan batas wilayah secara tepat berdasarkan informasi yang dibaca dari peta.

Akhir:

  • Kuis tertulis 5 soal (4 soal tentang unsur peta + 1 soal membaca informasi peta) dikerjakan secara individual selama 5 menit di sesi penutup.
  • Tiket keluar: murid menuliskan 1 unsur peta paling berkesan dan alasannya — guru membaca tiket setelah kelas untuk mengevaluasi kedalaman pemahaman dan merencanakan tindak lanjut pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Kartu pos-it diagnostik di awal: murid menuliskan apa yang sudah diketahui tentang peta.
  • Observasi guru saat kelompok mengerjakan LK — guru mencatat murid yang mampu menunjukkan dan menjelaskan unsur peta dengan benar.
  • Pertanyaan lisan saat presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid membaca informasi dari peta.

Sumatif:

  • Kuis singkat 5 soal pilihan ganda/isian pendek di akhir pembelajaran yang mencakup identifikasi unsur peta dan pembacaan informasi dasar peta Indonesia.
  • Tiket keluar (exit ticket): murid menuliskan 1 unsur peta yang paling diingat beserta alasannya — dinilai sebagai bukti pemahaman akhir sesi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi unsur-unsur peta (judul, legenda, skala, arah mata angin)Murid tidak dapat menyebutkan atau menunjukkan satupun unsur peta dengan benar.Murid dapat menyebutkan atau menunjukkan 1–2 unsur peta, namun belum dapat menjelaskan fungsinya.Murid dapat menyebutkan dan menunjukkan 3–4 unsur peta serta menjelaskan fungsi sebagian unsur tersebut.Murid dapat menyebutkan, menunjukkan, dan menjelaskan fungsi seluruh unsur peta (judul, legenda, skala, arah mata angin) dengan tepat dan mandiri.
Membaca informasi dasar peta Indonesia (nama pulau, laut, batas wilayah)Murid tidak dapat menemukan atau menyebutkan nama pulau, laut, maupun batas wilayah dari peta.Murid dapat menyebutkan 1 informasi (misalnya hanya nama pulau besar saja) dengan bantuan penuh dari guru.Murid dapat menyebutkan nama pulau besar, nama laut, dan salah satu batas wilayah Indonesia dengan sedikit bantuan.Murid dapat membaca dan menyebutkan berbagai informasi dari peta (nama pulau besar dan kecil, laut, samudra, dan negara yang berbatasan) secara mandiri dan akurat.
Kolaborasi dalam kerja kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi atau pengerjaan LK kelompok.Murid sesekali terlibat dalam kelompok namun lebih banyak menunggu arahan teman.Murid aktif berpartisipasi dalam kelompok, berkontribusi pada pengisian LK, dan mau mendengarkan pendapat teman.Murid aktif memimpin diskusi kelompok, mendorong partisipasi semua anggota, dan mampu mempresentasikan hasil kelompok dengan jelas.
Komunikasi hasil temuan petaMurid tidak dapat menyampaikan temuan dari peta secara lisan maupun tulisan.Murid dapat menyampaikan temuan dengan kalimat tidak lengkap atau perlu banyak dorongan dari guru.Murid dapat menyampaikan temuan dari peta dengan kalimat yang cukup jelas, meskipun masih sesekali perlu konfirmasi.Murid dapat menyampaikan temuan dari peta secara runtut, jelas, dan percaya diri, baik secara lisan saat presentasi maupun tertulis di LK.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat mengidentifikasi keempat unsur peta? Murid mana yang masih membutuhkan pendampingan lebih?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Bagaimana cara membuatnya lebih relevan dengan konteks keseharian murid?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar berbeda?

Refleksi Murid:

  • Unsur peta apa yang paling mudah kamu temukan hari ini? Mengapa?
  • Informasi apa dari peta Indonesia yang paling menarik perhatianmu? Ceritakan!
  • Apa yang masih membuatmu bingung tentang peta hari ini? Pertanyaan apa yang masih ingin kamu cari jawabannya?
  • Bagaimana perasaanmu belajar menggunakan peta hari ini? Apa yang paling menyenangkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Peta Indonesia (peta dinding kelas, atlas, atau peta cetak dari lampiran Buku Siswa IPAS Kelas V Edisi Revisi — dapat diunduh di https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas5dd)
  2. Buku Siswa IPAS Kelas V Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Bab 1: Di Mana Indonesia Berada, halaman Ayo Mengamati dan tabel centang komponen peta
  3. Buku Guru IPAS Kelas V Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Panduan Topik A: Daratan dan Lautan Indonesia
  4. Lembar Kerja 1.1 (LK 1.1) — dari lampiran buku siswa atau yang disiapkan guru
  5. Peta digital (opsional): Google Maps atau peta interaktif yang diproyeksikan untuk kelas dengan fasilitas proyektor
  6. Kartu pos-it / kertas kecil untuk asesmen awal dan tiket keluar
  7. Spidol dan papan tulis untuk peta konsep bersama

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.