Modul AjarPertemuan 6Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengurangi Jejak Karbon sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Mengurangi Jejak Karbon sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengurangi Jejak Karbon sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim

IPAS - Kelas 4

Bab 8 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengurangi Jejak Karbon sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengurangi Jejak Karbon sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat berkontribusi dalam upaya pengurangan jejak karbon dengan merancang dan mempraktikkan minimal 2 aktivitas sederhana ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari (hemat energi, mengurangi plastik, dll.).
  2. Murid dapat melakukan refleksi terhadap aktivitas pengurangan jejak karbon yang telah dilakukan dan menilai apakah upaya tersebut efektif dalam menjaga lingkungan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berpikir, aktivitas apa yang kamu lakukan setiap hari yang bisa menghasilkan gas karbon dioksida ke udara?
  2. Jika jejakmu di lantai bisa dihapus, bagaimana caramu 'menghapus' jejak karbon yang kamu tinggalkan di bumi?
  3. Menurutmu, apakah tindakan kecil yang kamu lakukan sendiri bisa benar-benar membuat perbedaan bagi bumi kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, memimpin doa bersama, dan memastikan kondisi kelas siap belajar.
  • Guru memancing ingatan murid dengan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kamu berpikir, aktivitas apa yang kamu lakukan setiap hari yang bisa menghasilkan gas karbon dioksida ke udara?' Guru menampung 2–3 jawaban lisan dari murid.
  • ASESMEN AWAL — Guru membagikan sticky note atau kartu kecil. Murid menuliskan 1 aktivitas sehari-hari yang menurut mereka menghasilkan gas rumah kaca dan 1 cara yang sudah pernah mereka lakukan untuk menguranginya. Guru mengumpulkan dan membaca sekilas untuk mengetahui peta pemahaman awal kelas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan merancang aksi nyata mengurangi jejak karbon dan menilai seberapa efektif aksi tersebut.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: diskusi konsep → merancang aksi → refleksi bersama.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar sederhana (di papan tulis atau proyektor) yang menunjukkan siklus jejak karbon: aktivitas manusia (naik kendaraan, menyalakan lampu, membakar sampah) → gas CO₂ → efek rumah kaca → perubahan iklim. Guru meminta murid mengamati gambar dengan seksama selama 1 menit secara diam (mindful observation).
  • Guru bertanya: 'Dari gambar ini, apa yang paling mengejutkan kalian? Adakah aktivitas yang ternyata menghasilkan jejak karbon padahal kita tidak sadar?' Murid berbagi pendapat secara lisan, guru menuliskan kata kunci di papan tulis.
  • Guru menjelaskan konsep 4M (Mengurangi, Mengganti, Menggunakan kembali, Menanam) sebagai strategi mengurangi jejak karbon, menggunakan contoh konkret yang relevan dengan kehidupan siswa kelas 4: mematikan lampu saat keluar ruangan, membawa botol minum sendiri, tidak membakar sampah, menanam tanaman di pot.
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Tiap kelompok mendapat Lembar Diskusi berisi tabel dua kolom: 'Aktivitas Sehari-hari yang Menghasilkan Jejak Karbon' dan 'Cara 4M yang Bisa Dilakukan'. Kelompok berdiskusi mengisi tabel selama 5 menit.
  • Perwakilan 2 kelompok mempresentasikan hasil diskusi singkat (masing-masing 1 menit). Guru memberikan umpan balik langsung untuk meluruskan miskonsepsi.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan tantangan: 'Sekarang kalian menjadi Pahlawan Lingkungan! Tiap kelompok akan merancang minimal 2 Aksi Ramah Lingkungan yang bisa kalian lakukan sendiri di rumah atau di sekolah mulai hari ini.'
  • Tiap kelompok menerima Lembar Kerja Aksi Pahlawan Lingkungan yang berisi: (1) Nama aksi, (2) Cara melakukannya (langkah sederhana), (3) Kapan/di mana dilakukan, (4) Jejak karbon yang bisa dikurangi (perkiraan sederhana, misal: 'mematikan 1 lampu 2 jam = hemat sekian watt'). Kelompok mengisi lembar kerja ini selama 10 menit.
  • Setiap kelompok mempresentasikan rancangan aksinya secara kreatif: bisa dalam bentuk cerita singkat, gambar cepat di whiteboard, atau peragaan langsung. Kelompok lain boleh memberikan tepuk tangan atau komentar singkat 'keren karena...' untuk membangun suasana apresiasi.
  • Guru memimpin sesi 'Tantangan Lebih': kelompok yang selesai lebih cepat diminta menambahkan kolom 'Apa yang akan terjadi jika seluruh keluargamu ikut melakukan aksi ini?' untuk memperluas pemahaman dampak kolektif.
  • Guru memberikan umpan balik formatif langsung kepada tiap kelompok selama presentasi, dengan menanyakan: 'Mengapa kalian memilih aksi ini? Apakah mudah dilakukan oleh teman sebayamu?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid kembali ke kursi masing-masing. Guru mengajukan pertanyaan refleksi secara lisan: 'Dari aksi yang sudah kalian rancang, mana yang paling mudah langsung dilakukan hari ini? Mana yang paling sulit dan mengapa?'
  • Murid mengisi Jurnal Refleksi Pribadi (di buku tulis atau lembar refleksi) secara mandiri selama 5 menit. Pertanyaan panduan: (a) Dua aksi apa yang akan aku lakukan untuk mengurangi jejak karbonku? (b) Apakah aku yakin aksi tersebut efektif? Mengapa? (c) Apa tantangan yang mungkin aku hadapi?
  • Guru meminta 3–4 murid secara sukarela berbagi isi jurnal mereka dengan kelas. Guru merespons dengan pertanyaan lanjutan untuk mendalami pemikiran mereka, misalnya: 'Bagaimana kamu akan tahu kalau aksimu berhasil?'
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) menggunakan checklist sederhana: 'Aku sudah memahami apa itu jejak karbon ✓/✗', 'Aku sudah merancang 2 aksi nyata ✓/✗', 'Aku yakin aksi tersebut berguna bagi lingkungan ✓/✗'. Lembar ini dikumpulkan sebagai bukti refleksi.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran bersama-sama: 'Apa satu kalimat yang mewakili pelajaran hari ini?' Beberapa murid menyampaikan kalimat simpulannya.
  • Guru menegaskan pesan kunci: 'Jejak karbon adalah tanggung jawab kita bersama. Aksi kecil yang konsisten jauh lebih kuat daripada satu aksi besar yang tidak dilanjutkan.'
  • ASESMEN AKHIR — Guru membagikan Exit Ticket (kartu keluar) dengan dua pertanyaan: (1) Tuliskan 2 aktivitas ramah lingkungan yang akan kamu lakukan untuk mengurangi jejak karbon. (2) Jelaskan mengapa menurutmu kedua aktivitas tersebut efektif. Murid mengisi selama 3–4 menit dan mengumpulkan saat keluar kelas.
  • Guru memberikan tugas lanjutan opsional: mencatat selama 3 hari di rumah apakah aksi yang dirancang sudah dilakukan, lalu dibawa ke pertemuan berikutnya sebagai bahan diskusi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif mereka dan mengingatkan bahwa setiap murid adalah pahlawan lingkungan.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan kartu bergambar (picture card) yang menampilkan contoh aktivitas jejak karbon dan cara 4M secara visual, sehingga mereka dapat memahami konsep tanpa harus banyak membaca teks. Murid yang sudah memahami konsep dengan cepat diberikan data emisi karbon sederhana (misal: naik motor 10 km = sekian gram CO₂) untuk menghitung perkiraan pengurangan jejak karbon dari aksi mereka.
  • Proses: Murid yang memerlukan bimbingan lebih bekerja dalam kelompok dengan panduan langkah-langkah yang lebih terstruktur dan pendampingan guru/asisten lebih intens. Murid yang cepat dapat bekerja lebih mandiri dan diminta mengembangkan rancangan aksi mereka ke tingkat keluarga atau komunitas sekolah.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan rancangan aksi mereka sesuai kemampuan dan minat: tulisan deskriptif di lembar kerja, gambar berseri (komik mini), atau peragaan langsung di depan kelas. Semua bentuk produk diterima selama memuat minimal 2 aksi ramah lingkungan yang jelas dan alasan efektivitasnya.

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note / kartu kecil di pendahuluan: murid menuliskan 1 aktivitas sehari-hari yang menghasilkan gas rumah kaca dan 1 cara yang sudah pernah mereka lakukan untuk menguranginya. Guru menggunakan hasil ini untuk menyesuaikan penekanan penjelasan di tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi aktif saat diskusi kelompok (tahap Memahami): guru berkeliling dan mencatat pemahaman awal murid tentang jejak karbon.
  • Penilaian Lembar Kerja Aksi Pahlawan Lingkungan (tahap Mengaplikasi): guru menilai kelengkapan dan kelogisan rancangan aksi tiap kelompok secara langsung saat presentasi.
  • Pertanyaan lisan pengecek pemahaman selama tahap Merefleksi: guru bertanya 'Bagaimana kamu akan tahu kalau aksimu berhasil?' untuk menilai kemampuan evaluasi murid.
  • Checklist self-assessment di tahap Merefleksi sebagai bukti kesadaran diri murid terhadap proses belajarnya.

Akhir:

  • Exit Ticket: murid secara individu menuliskan (1) 2 aktivitas ramah lingkungan konkret yang akan mereka lakukan, dan (2) penjelasan mengapa aktivitas tersebut efektif mengurangi jejak karbon. Dinilai menggunakan rubrik aspek 'Merancang Aksi Ramah Lingkungan' dan 'Mengevaluasi Efektivitas Aksi'.

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok saat mengisi tabel aktivitas jejak karbon dan cara 4M — guru mencatat keaktifan dan ketepatan pemahaman tiap kelompok.
  • Umpan balik lisan selama presentasi rancangan aksi kelompok — guru menilai kelengkapan rancangan (minimal 2 aksi, cara pelaksanaan, alasan efektivitas).
  • Checklist penilaian diri (self-assessment) pada tahap Merefleksi — murid menilai ketercapaian pemahaman diri sendiri.

Sumatif:

  • Exit Ticket di akhir pembelajaran: murid menuliskan 2 aktivitas ramah lingkungan konkret beserta penjelasan mengapa aktivitas tersebut efektif mengurangi jejak karbon — dinilai menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Merancang Aksi Ramah Lingkungan (TP 4.8.6.1)Murid tidak dapat menyebutkan aktivitas ramah lingkungan, atau aktivitas yang disebutkan tidak relevan dengan pengurangan jejak karbon.Murid menyebutkan 1 aktivitas ramah lingkungan yang relevan, namun cara pelaksanaannya belum jelas atau belum terhubung dengan konsep jejak karbon.Murid merancang 2 aktivitas ramah lingkungan yang relevan dengan cara pelaksanaan yang cukup jelas dan terhubung dengan konsep pengurangan jejak karbon.Murid merancang 2 atau lebih aktivitas ramah lingkungan yang spesifik, lengkap dengan cara pelaksanaan yang jelas, alasan pemilihan, dan dapat menjelaskan dampak aktivitas tersebut terhadap pengurangan emisi karbon.
Mengevaluasi Efektivitas Aksi Ramah Lingkungan (TP 4.8.6.2)Murid tidak dapat memberikan penilaian terhadap efektivitas aktivitas yang telah dirancang, atau jawabannya tidak relevan.Murid memberikan penilaian yang sangat umum ('bagus' atau 'tidak bagus') tanpa memberikan alasan yang berkaitan dengan lingkungan.Murid dapat menilai efektivitas aktivitas yang dirancang dengan memberikan alasan yang logis dan terhubung dengan dampaknya terhadap lingkungan.Murid dapat mengevaluasi efektivitas aktivitas secara kritis, menyebutkan bukti atau alasan spesifik, mengakui keterbatasan, dan mengusulkan cara agar aktivitas tersebut lebih efektif atau berdampak lebih luas.
Partisipasi dan Kolaborasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada Lembar Kerja kelompok.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi, namun kontribusi masih terbatas dan perlu dorongan dari guru atau anggota kelompok.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, menyampaikan pendapat dengan jelas, dan berkontribusi dalam penyelesaian Lembar Kerja kelompok.Murid sangat aktif, menginisiasi diskusi, merespons pendapat teman dengan konstruktif, dan memimpin atau mendorong anggota kelompok lain untuk berkontribusi.
Refleksi Diri (Jurnal Refleksi)Murid tidak mengisi jurnal refleksi atau jawaban tidak menjawab pertanyaan yang diberikan.Murid mengisi jurnal refleksi dengan jawaban singkat dan belum menunjukkan pemikiran kritis tentang proses belajar atau aksi yang akan dilakukan.Murid mengisi jurnal refleksi dengan jelas, menyebutkan rencana aksi konkret, dan memberikan alasan mengapa aksi tersebut penting bagi lingkungan.Murid mengisi jurnal refleksi secara mendalam, menyebutkan rencana aksi konkret beserta tantangan yang mungkin dihadapi, dan menunjukkan kesadaran bahwa aksi pribadi berdampak pada lingkungan yang lebih luas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid memahami konsep jejak karbon dan hubungannya dengan aktivitas sehari-hari mereka? Bagaimana saya tahu?
  • Apakah kegiatan merancang aksi kelompok berjalan efektif? Apakah semua kelompok dapat merancang minimal 2 aksi yang relevan dan realistis?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan cukup membantu murid yang membutuhkan dukungan tambahan maupun yang lebih cepat memahami?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan semua tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan serupa ke depannya?

Refleksi Murid:

  • Dua aktivitas apa yang akan aku lakukan mulai besok untuk mengurangi jejak karbonku? Mengapa aku memilih kedua aktivitas itu?
  • Apakah aku yakin kedua aktivitasku tadi benar-benar bisa membantu lingkungan? Apa yang membuatku yakin atau tidak yakin?
  • Apa satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang jejak karbon yang sebelumnya tidak aku ketahui?
  • Apakah ada tantangan yang mungkin aku hadapi saat melakukan aksimu? Bagaimana cara aku mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 4 SD/MI (Edisi Revisi), Kemdikbud — Bab 8: Menjadi Pahlawan Lingkungan, halaman 170–174
  2. Buku Guru IPAS Kelas 4 SD/MI, Kemdikbud — Bab 8, panduan pertemuan topik jejak karbon dan mitigasi perubahan iklim
  3. Lembar Kerja Aksi Pahlawan Lingkungan (dibuat guru, berisi tabel rancangan 2 aksi ramah lingkungan beserta cara pelaksanaan dan alasan efektivitas)
  4. Lembar Kerja Diskusi Kelompok (dibuat guru, berisi tabel 'Aktivitas Penghasil Jejak Karbon' dan 'Cara 4M yang Bisa Dilakukan')
  5. Jurnal Refleksi Pribadi / lembar refleksi murid (dibuat guru)
  6. Exit Ticket kartu keluar akhir pembelajaran (dibuat guru)
  7. Sticky note atau kartu kecil untuk asesmen awal diagnostik
  8. Gambar/poster siklus jejak karbon sederhana (dapat dibuat manual di papan tulis atau dicetak/ditampilkan via proyektor)
  9. Kartu bergambar (picture card) aktivitas jejak karbon dan cara 4M — untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan visual
  10. Akses opsional: Lembar Kerja 8.3 Buku Siswa IPAS Kelas 4 dari laman https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas4ss

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.