Modul AjarPertemuan 5Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Mengenal Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari

IPAS - Kelas 4

Bab 8 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Jejak Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi perilaku sehari-hari (penggunaan listrik, transportasi, konsumsi makanan) yang menghasilkan jejak karbon dan kaitannya dengan pemborosan sumber daya alam.
  2. Murid dapat membandingkan besar kecilnya jejak karbon dari berbagai aktivitas sehari-hari berdasarkan data sederhana yang dikumpulkan, kemudian memberikan penjelasan atas perbedaan tersebut.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu menyalakan lampu, menonton TV, atau naik mobil ke sekolah — apakah kegiatanmu itu meninggalkan 'jejak' di bumi kita? Seperti apa jejaknya?
  2. Menurutmu, aktivitas sehari-hari manakah yang paling banyak menghasilkan gas buang — menyalakan kipas angin semalaman, makan nasi, atau pergi ke sekolah naik motor? Mengapa kamu berpikir demikian?
  3. Jika setiap orang di kelasmu menghasilkan jejak karbon setiap hari, apa kira-kira yang akan terjadi pada bumi kita dalam 10 tahun ke depan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid melakukan 'napas sadar' — tarik napas dalam 4 hitungan, tahan 2 hitungan, hembuskan 4 hitungan — sebanyak 2 kali untuk mengondisikan fokus.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menampilkan 3 gambar di papan/layar: (1) lampu menyala, (2) orang naik motor, (3) piring berisi daging. Murid diminta angkat tangan: 'Menurutmu, mana yang paling banyak menghasilkan gas berbahaya bagi udara?' Guru mencatat distribusi jawaban tanpa mengoreksi dulu.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama dan kedua, lalu memberi waktu 2 menit untuk murid berdiskusi singkat berpasangan dengan teman sebangku.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara ringkas: 'Hari ini kita akan mencari tahu apa itu jejak karbon, aktivitas apa saja yang menghasilkannya, dan membandingkan seberapa besar jejak karbon dari berbagai kegiatan kita sehari-hari.'
  • Guru mengaitkan materi dengan pembelajaran sebelumnya tentang perubahan iklim dan pentingnya menjaga sumber daya alam.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep jejak karbon secara singkat: 'Setiap aktivitas kita menghasilkan gas rumah kaca — terutama karbon dioksida (CO₂) dan metana (CH₄). Jumlah total gas itu disebut jejak karbon.' Penjelasan disertai ilustrasi sederhana di papan tulis berupa gambar rumah dengan cerobong asap kecil dari aktivitas sehari-hari.
  • Guru menampilkan atau menuliskan tabel tiga kategori sumber jejak karbon: (1) Penggunaan Listrik — contoh: menyalakan lampu, TV, AC, pengisi daya HP; (2) Transportasi — contoh: naik mobil, motor, pesawat; (3) Konsumsi Makanan — contoh: makan daging sapi, makanan kemasan, membuang sisa makanan.
  • Guru mengajak murid membaca bersama contoh data sederhana di papan: 'Menyalakan lampu LED 5 watt selama 1 jam ≈ 5 gram CO₂; mengendarai motor 10 km ≈ 1.400 gram CO₂; memakan 1 porsi daging sapi ≈ 6.800 gram CO₂.' Guru bertanya: 'Apakah kalian terkejut dengan angka-angka ini?'
  • Murid secara individu mencatat pada sticky note atau buku catatan: minimal 3 aktivitas yang mereka lakukan kemarin yang menurut mereka menghasilkan jejak karbon, lalu mengelompokkannya ke dalam tiga kategori di atas. Ini melatih kesadaran diri (berkesadaran) tentang jejak karbon pribadi.
  • Guru memberi penekanan pada kaitan jejak karbon dengan pemborosan sumber daya alam: 'Semakin banyak listrik yang kita gunakan, semakin banyak batu bara atau minyak yang dibakar. Semakin banyak makanan yang kita buang, semakin banyak sumber daya yang terbuang sia-sia dan menghasilkan gas metana.'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Jejak Karbon (LK 8.3 versi adaptasi) berisi tabel aktivitas dengan kolom: Nama Aktivitas | Kategori (Listrik/Transportasi/Makanan) | Perkiraan Jejak Karbon (Kecil/Sedang/Besar) | Alasan.
  • Setiap kelompok mendapat 1 set kartu aktivitas (10–12 kartu bergambar, misalnya: menonton TV 2 jam, naik angkot ke sekolah, makan ayam goreng, membuang setengah kotak susu, mengisi daya HP semalaman, pergi ke warung naik motor, dll.). Kelompok bertugas: (a) mengurutkan kartu dari jejak karbon terkecil ke terbesar berdasarkan diskusi dan data panduan yang tersedia; (b) menuliskan alasan mengapa suatu aktivitas memiliki jejak karbon lebih besar atau lebih kecil dibanding aktivitas lain.
  • Setiap anggota kelompok mengisi kolom data di LK sesuai hasil diskusi kelompok, kemudian masing-masing menambahkan 2 aktivitas pribadi mereka sendiri yang belum ada di kartu.
  • Setelah selesai, tiap kelompok membuat 'Papan Perbandingan Jejak Karbon' sederhana di selembar kertas plano/karton: menempel kartu aktivitas secara berurutan dari jejak karbon terkecil (kiri) ke terbesar (kanan) disertai keterangan singkat.
  • Setiap kelompok mempresentasikan 2–3 perbandingan aktivitas yang paling menarik/mengejutkan menurut mereka kepada kelas dalam waktu 2 menit per kelompok. Kelompok lain boleh menanggapi atau mengajukan pertanyaan satu kalimat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke jawaban asesmen awal di pendahuluan (gambar lampu/motor/daging). Guru bertanya: 'Setelah belajar hari ini, apakah jawaban kalian berubah? Mengapa?' Beberapa murid berbagi pendapat secara lisan.
  • Secara individu, murid mengisi 'Kartu Refleksi Jejak Karbon Pribadi' (seukuran separuh kertas HVS) yang berisi: (1) Satu aktivitas harianku yang ternyata menghasilkan jejak karbon paling besar adalah ___; (2) Aku terkejut mengetahui bahwa ___ karena ___; (3) Satu hal kecil yang bisa aku lakukan mulai besok untuk mengurangi jejak karbonku adalah ___.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: 'Mengapa kita tidak bisa menghilangkan semua jejak karbon kita sepenuhnya? Apa artinya ini bagi kita sebagai bagian dari masyarakat?' — mengaitkan pada tanggung jawab bersama dan kewargaan.
  • Murid melakukan penilaian diri (assessment as learning) dengan mencentang skala pada kartu refleksi: 'Sejauh mana aku sudah memahami apa itu jejak karbon?' (skala 1–4 dengan deskripsi singkat tiap angka).

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Apa itu jejak karbon? Aktivitas apa yang paling banyak menghasilkannya? Bagaimana cara kita membandingkan besar kecilnya jejak karbon?' Guru menuliskan poin-poin simpulan di papan tulis.
  • Guru menyampaikan asesmen akhir lisan: mengajukan 2 pertanyaan cepat secara acak kepada 3–4 murid: (1) 'Sebutkan satu aktivitas transportasi yang menghasilkan jejak karbon besar dan jelaskan mengapa!'; (2) 'Antara membuang sisa makanan dan menyalakan lampu semalaman, mana yang jejak karbonnya lebih besar? Berikan alasanmu!'
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mencatat di buku harian/catatan semua aktivitas yang mereka lakukan di rumah selama satu hari (antara hari ini hingga pertemuan berikutnya) sebagai bahan penyelidikan lanjutan pada pertemuan ke-6.
  • Guru menutup kelas dengan mengingatkan pesan utama: 'Setiap pilihan kita sehari-hari — sekecil apa pun — meninggalkan jejak di bumi ini. Menjadi pahlawan lingkungan dimulai dari mengenali jejak kita sendiri.' Guru menutup dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: kartu aktivitas dilengkapi dengan angka jejak karbon yang sudah tercetak (tidak perlu memperkirakan sendiri), sehingga mereka fokus pada pengurutan dan pengelompokan. Untuk murid yang sudah cepat memahami: sediakan kartu tambahan dengan aktivitas yang lebih kompleks (misalnya perjalanan pesawat, pertanian industrial) dan minta mereka mengintegrasikannya ke dalam urutan yang sudah dibuat kelompok.
  • Proses: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru mendampingi kelompok secara bergantian dan memberikan pertanyaan scaffolding ('Kira-kira mana yang membutuhkan lebih banyak bahan bakar — motor atau sepeda?'). Untuk murid cepat: dorong mereka menjadi 'konsultan' dalam kelompok, menjelaskan logika perbandingan kepada teman yang belum paham — ini memperdalam pemahaman melalui mengajar.
  • Produk: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: cukup mengisi 5 baris tabel LK dan mengidentifikasi 1 perbandingan aktivitas. Untuk murid cepat: minta mereka menulis paragraf singkat (3–4 kalimat) yang menjelaskan pola umum yang mereka temukan: 'Aktivitas yang menghasilkan jejak karbon besar cenderung memiliki ciri-ciri...'

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar (lampu menyala, orang naik motor, piring daging) dan meminta murid memilih mana yang menghasilkan gas berbahaya paling banyak dengan angkat tangan — tanpa mengoreksi jawaban. Hasilnya digunakan guru untuk memetakan miskonsepsi awal dan menyesuaikan penekanan penjelasan.
  • Guru meminta murid menyebutkan secara spontan apa yang mereka ketahui tentang 'jejak karbon' sebelum penjelasan dimulai — cukup 2–3 murid berbagi secara lisan.

Proses:

  • Observasi guru saat murid mengelompokkan kartu aktivitas: apakah kategorisasi (Listrik/Transportasi/Makanan) sudah tepat? Apakah alasan yang diberikan logis dan berdasarkan data? Guru menggunakan lembar ceklis observasi sederhana per kelompok.
  • Guru berkeliling dan mengajukan pertanyaan probing selama diskusi kelompok: 'Mengapa kamu menempatkan kartu ini di posisi ini?', 'Apa yang membuat aktivitas ini menghasilkan lebih banyak CO₂?'
  • Kualitas presentasi kelompok: kejelasan perbandingan yang dipilih dan kemampuan memberikan penjelasan atas perbedaan jejak karbon.
  • Isian individu pada LK (kolom 'Aktivitas Pribadi'): ketepatan identifikasi dan pengelompokan aktivitas pribadi ke dalam tiga kategori.

Akhir:

  • Pertanyaan lisan acak kepada 3–4 murid: menyebutkan dan menjelaskan perbandingan dua aktivitas berdasarkan besar kecil jejak karbonnya.
  • Kartu Refleksi Jejak Karbon Pribadi yang diisi secara individu: dinilai berdasarkan ketepatan identifikasi aktivitas pribadi berjejak karbon besar, kedalaman refleksi, dan kebermaknaan rencana tindak lanjut pribadi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan ketepatan pengelompokan aktivitas dalam diskusi kelompok menggunakan lembar ceklis observasi.
  • Penilaian Lembar Kerja Jejak Karbon kelompok: ketepatan kategorisasi, kelengkapan data, dan kualitas alasan perbandingan.
  • Penilaian diri murid melalui Kartu Refleksi Jejak Karbon Pribadi (skala 1–4).
  • Penilaian sejawat informal selama presentasi kelompok: murid memberi satu bintang (hal yang bagus) dan satu pertanyaan kepada kelompok penyaji.

Sumatif:

  • Pertanyaan lisan akhir pertemuan: murid menjelaskan perbandingan dua aktivitas dan memberikan alasan berdasarkan data (dinilai dengan rubrik 4 level).
  • Kartu Refleksi Jejak Karbon Pribadi yang telah diisi secara individu sebagai bukti pemahaman dan kesadaran diri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi aktivitas penghasil jejak karbon [TP 4.8.5.1]Murid belum dapat menyebutkan aktivitas sehari-hari yang menghasilkan jejak karbon, atau menyebutkan tetapi tidak tepat/tidak relevan.Murid dapat menyebutkan 1–2 aktivitas penghasil jejak karbon dari salah satu kategori (listrik, transportasi, atau makanan) dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat mengidentifikasi aktivitas penghasil jejak karbon dari minimal 2 kategori secara mandiri dan menjelaskan kaitannya dengan penggunaan sumber daya alam.Murid dapat mengidentifikasi aktivitas penghasil jejak karbon dari ketiga kategori secara mandiri, menjelaskan mekanisme terbentuknya gas rumah kaca dari masing-masing aktivitas, dan mengaitkannya dengan pemborosan sumber daya alam secara rinci.
Membandingkan besar kecil jejak karbon [TP 4.8.5.2]Murid belum dapat membandingkan jejak karbon dari dua aktivitas, atau perbandingan yang dibuat tidak berdasarkan data/alasan yang logis.Murid dapat membandingkan jejak karbon dari dua aktivitas dengan bantuan, namun penjelasan atas perbedaannya masih sangat terbatas atau tidak tepat.Murid dapat membandingkan jejak karbon dari minimal dua aktivitas secara mandiri berdasarkan data sederhana yang tersedia dan memberikan penjelasan yang logis atas perbedaannya.Murid dapat membandingkan jejak karbon dari berbagai aktivitas secara sistematis, mengurutkannya dari kecil ke besar dengan tepat, dan memberikan penjelasan yang terperinci dan berdasarkan data atas setiap perbedaan yang ditemukan.
Kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid tidak aktif berkontribusi dalam diskusi kelompok dan tidak menyelesaikan bagian tugasnya.Murid berpartisipasi dalam diskusi kelompok dengan dorongan guru, kontribusi terbatas pada mengikuti pendapat orang lain.Murid aktif berkontribusi dalam diskusi, menyampaikan pendapat sendiri, dan menghargai pendapat anggota kelompok lain.Murid aktif memimpin diskusi, mendorong semua anggota kelompok untuk berkontribusi, dan membantu menjembatani perbedaan pendapat dalam kelompok.
Refleksi diri dan rencana tindak lanjutKartu refleksi tidak diisi atau diisi asal-asalan tanpa kaitan nyata dengan pembelajaran.Murid mengisi kartu refleksi dengan menyebutkan satu aktivitas pribadi dan satu rencana tindak lanjut, namun masih sangat umum.Murid mengisi kartu refleksi dengan mengidentifikasi aktivitas pribadi berjejak karbon besar secara spesifik, mengungkapkan alasan keterkejutan, dan merancang satu langkah konkret yang realistis untuk mengurangi jejak karbonnya.Murid mengisi kartu refleksi secara mendalam, mengaitkan temuan dengan kehidupan nyata keluarga/komunitas, dan merancang lebih dari satu langkah konkret disertai alasan mengapa langkah tersebut efektif untuk mengurangi jejak karbon.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah penggunaan kartu aktivitas bergambar efektif untuk membantu murid membandingkan jejak karbon? Jika tidak, pendekatan apa yang perlu diubah?
  • Murid mana yang tampak kesulitan mengidentifikasi keterkaitan antara aktivitas sehari-hari dan sumber daya alam? Dukungan tambahan apa yang bisa diberikan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu penyesuaian waktu?
  • Seberapa dalam murid memahami konsep jejak karbon — apakah sekadar menghafal definisi atau sudah mampu menerapkannya pada konteks kehidupan nyata mereka?
  • Apakah diferensiasi yang dilakukan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang beragam di kelas ini?

Refleksi Murid:

  • Aktivitas sehari-hari apa yang paling mengejutkan kamu karena ternyata menghasilkan jejak karbon yang besar? Mengapa kamu terkejut?
  • Setelah belajar hari ini, apakah kamu merasa ada yang perlu kamu ubah dari kebiasaanmu sehari-hari? Apa yang akan kamu coba lakukan?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling mudah kamu pahami? Bagian mana yang masih terasa sulit atau membingungkan?
  • Kalau kamu harus menjelaskan jejak karbon kepada adikmu di rumah, kira-kira apa yang akan kamu katakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Kemdikbud) — Bab 8: Menjadi Pahlawan Lingkungan, halaman sekitar 168–172
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Kemdikbud) — Bab VIII, halaman sekitar 233
  3. Lembar Kerja 8.3 (LK 8.3) dari Kemdikbud: https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas4ss
  4. Kartu aktivitas bergambar (12 kartu) yang disiapkan guru — menampilkan aktivitas sehari-hari dari tiga kategori: listrik, transportasi, dan makanan
  5. Kertas plano atau karton untuk 'Papan Perbandingan Jejak Karbon' kelompok
  6. Sticky note / kartu kecil untuk Kartu Refleksi Jejak Karbon Pribadi
  7. Spidol warna, lem/selotip untuk menempel kartu aktivitas
  8. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan gambar dan tabel data jejak karbon

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.