Modul AjarPertemuan 2Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Pencemaran Lingkungan: Penyebab dan Dampaknya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Pencemaran Lingkungan: Penyebab dan Dampaknya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Pencemaran Lingkungan: Penyebab dan Dampaknya

IPAS - Kelas 4

Bab 8 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Pencemaran Lingkungan: Penyebab dan Dampaknya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikPencemaran Lingkungan: Penyebab dan Dampaknya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan penyebab pencemaran lingkungan (air, udara, tanah) dan dampaknya terhadap makhluk hidup serta sumber daya alam berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan.
  2. Murid dapat mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi tentang apa yang akan terjadi pada lingkungan jika pencemaran dibiarkan terus berlangsung.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat sungai atau selokan yang airnya berwarna keruh dan berbau? Menurutmu, apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
  2. Bayangkan kamu tidak bisa menghirup udara segar atau meminum air bersih setiap hari — bagaimana perasaanmu dan apa yang kamu pikir terjadi jika itu terus berlangsung?
  3. Jika sampah plastik terus dibuang ke tanah dan sungai selama 10 tahun ke depan, apa kira-kira yang akan terjadi pada hewan, tumbuhan, dan manusia di sekitarnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan dua gambar (lingkungan bersih vs. lingkungan tercemar) dan meminta murid menuliskan 1–2 kata yang terlintas di benak mereka pada sticky note atau selembar kertas kecil.
  • Guru mengumpulkan respons singkat dan membaca beberapa jawaban untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang pencemaran.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama: 'Pernahkah kalian melihat sungai yang airnya keruh dan berbau? Apa yang menyebabkannya?' dan memberi waktu 2 menit untuk murid berbagi secara lisan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini: menjelaskan penyebab dan dampak pencemaran lingkungan, serta berlatih mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi tentang masa depan lingkungan.
  • Guru menyepakati kesepakatan kelas: mendengarkan dengan sungguh-sungguh, berani bertanya, dan menghargai pendapat teman.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau membagikan 3 kartu gambar: (1) sungai berisi limbah, (2) asap pabrik/kendaraan, (3) tumpukan sampah di tanah. Murid mengamati ketiga gambar secara berpasangan selama 3 menit.
  • Guru memimpin diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Dari gambar ini, apa saja yang kamu lihat? Menurutmu, siapa atau apa yang menyebabkan kondisi itu?' Murid menyampaikan pendapat secara bergiliran.
  • Guru menjelaskan konsep pencemaran lingkungan secara ringkas menggunakan papan tulis atau slide sederhana: definisi pencemaran, tiga jenis (air, udara, tanah), sumber pencemar utama (limbah rumah tangga, asap kendaraan/pabrik, pestisida, sampah plastik), dan dampaknya terhadap makhluk hidup serta sumber daya alam.
  • Murid mengisi tabel 'Aku Tahu' pada Lembar Kerja Murid (LKPD) bagian pertama: menuliskan minimal 2 penyebab dan 2 dampak pencemaran dari penjelasan guru dan gambar yang diamati.
  • Guru mengecek pemahaman awal dengan pertanyaan cepat lisan: 'Apa perbedaan antara pencemaran air dan pencemaran tanah? Siapa bisa memberi contoh nyata?' (Berkesadaran — murid diajak menyadari hubungan antara aktivitas manusia dan kondisi lingkungan)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat 1 amplop 'Kasus Lingkungan' berisi deskripsi singkat skenario nyata: (A) Pabrik membuang limbah cair ke sungai; (B) Warga membakar sampah setiap pagi; (C) Petani menyemprotkan pestisida berlebihan ke sawah.
  • Setiap kelompok mendiskusikan dan mengisi LKPD bagian kedua: (1) Jenis pencemaran yang terjadi; (2) Penyebab utamanya; (3) Dampak terhadap makhluk hidup dan sumber daya alam berdasarkan data/informasi yang tersedia di kartu kasus dan pengetahuan yang baru dipelajari.
  • Setelah mengisi kolom penyebab dan dampak, setiap kelompok menulis minimal 2 pertanyaan tentang hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut terkait kasus tersebut (misalnya: 'Berapa lama ikan di sungai bisa bertahan jika limbah terus dibuang?').
  • Kelompok kemudian membuat prediksi tertulis: 'Jika pencemaran ini dibiarkan selama 5 tahun, apa yang akan terjadi pada air minum warga, hewan di sekitar, dan tumbuhan?' Prediksi ditulis dalam 2–3 kalimat di LKPD.
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan kasus, pertanyaan, dan prediksi mereka di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan singkat. (Menggembirakan — suasana diskusi kelompok yang aktif dan saling menanggapi; Bermakna — konteks kasus diambil dari situasi kehidupan nyata yang dekat dengan murid)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke pertanyaan pemantik ketiga: 'Jika sampah plastik terus dibuang ke tanah dan sungai selama 10 tahun ke depan, apa yang akan terjadi?' Murid mendiskusikan secara berpasangan selama 2 menit, lalu berbagi ke kelas.
  • Murid mengisi LKPD bagian ketiga secara mandiri — 'Jurnal Belajarku': (1) Hal terpenting yang aku pelajari hari ini tentang pencemaran lingkungan; (2) Pertanyaan yang masih ingin aku cari jawabannya; (3) Satu hal yang bisa aku lakukan di rumah atau sekolah untuk mengurangi pencemaran.
  • Guru meminta 3–4 murid secara sukarela membacakan poin ketiga jurnal mereka (tindakan nyata yang bisa dilakukan). Guru memberikan apresiasi atas setiap kontribusi.
  • Guru menyimpulkan pembelajaran dengan menghubungkan materi hari ini ke konteks yang lebih luas: 'Dengan memahami penyebab dan dampak pencemaran, kalian sudah melangkah menjadi pahlawan lingkungan yang berpikir kritis dan peduli.' (Berkesadaran — murid merefleksi makna belajar dan koneksinya ke kehidupan nyata)

Penutup:

  • Guru memandu murid melakukan asesmen akhir: mengerjakan 3 soal tertulis singkat di LKPD (lihat bagian Asesmen Akhir) selama 5–7 menit.
  • Guru dan murid bersama-sama merangkum poin kunci: jenis pencemaran, penyebab utama, dan dampaknya — menggunakan teknik 'bola salju': setiap murid menyebut satu kata kunci secara bergantian.
  • Guru memberikan umpan balik lisan terhadap proses diskusi dan presentasi kelompok yang terjadi hari ini.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu bentuk pencemaran di lingkungan sekitar rumah dan mencatat penyebab serta dampaknya untuk dibawa pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan mendapatkan kartu kasus yang dilengkapi kosakata kunci dan petunjuk pertanyaan panduan. Murid yang sudah mahir mendapatkan kartu kasus dengan data tambahan (misalnya grafik sederhana tingkat polusi) yang perlu dianalisis lebih mendalam.
  • Proses: Saat diskusi kelompok, murid yang membutuhkan dukungan dipasangkan dengan teman yang lebih siap (peer support). Guru menyediakan scaffolding berupa kerangka kalimat untuk menulis prediksi: 'Jika... terus terjadi, maka... akan...' Murid yang sudah cepat dapat langsung menulis prediksi dalam bentuk paragraf bebas tanpa kerangka.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi tabel LKPD dengan poin-poin singkat. Murid yang sudah berkembang dapat menyajikan temuan mereka dalam bentuk mini-poster sederhana atau diagram sebab-akibat di kertas yang tersedia sebagai pengayaan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 2 gambar (lingkungan bersih vs. tercemar) dan meminta murid menuliskan 1–2 kata yang terlintas di pikiran mereka pada kertas kecil — digunakan untuk memetakan pengetahuan awal dan kesalahpahaman yang mungkin ada.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah melihat pencemaran di sekitar rumah atau sekolahmu? Apa yang kamu lihat?' sebagai penggali pengetahuan awal secara cepat.

Proses:

  • Observasi dan ceklis partisipasi saat diskusi kelas dan kelompok (apakah murid aktif berkontribusi, mendengarkan, dan menanggapi).
  • Pemantauan pengisian LKPD bagian 1 (tabel penyebab dan dampak) — guru memberikan umpan balik langsung saat berkeliling.
  • Penilaian kualitas pertanyaan murid di LKPD bagian Mengaplikasi: apakah pertanyaan relevan dan menunjukkan rasa ingin tahu yang kritis.
  • Penilaian prediksi tertulis kelompok: apakah logis dan berbasis informasi yang dipelajari, bukan sekadar tebakan.

Akhir:

  • Soal 1 (Pemahaman): Sebutkan 2 penyebab pencemaran air dan jelaskan 1 dampaknya terhadap makhluk hidup atau sumber daya alam.
  • Soal 2 (Prediksi): Jika kendaraan bermotor terus bertambah di kota tanpa solusi, apa yang akan terjadi pada kualitas udara dan kesehatan warga? Tulis prediksimu dalam 2–3 kalimat.
  • Soal 3 (Mempertanyakan): Tuliskan 1 pertanyaan yang ingin kamu selidiki lebih lanjut tentang pencemaran tanah atau dampaknya terhadap tumbuhan.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelas dan kelompok menggunakan lembar ceklis keterlibatan.
  • Pemantauan pengisian LKPD bagian 1 dan 2 selama kegiatan inti — guru berkeliling dan memberikan umpan balik lisan langsung.
  • Penilaian kualitas pertanyaan yang diajukan murid pada LKPD bagian Mengaplikasi (apakah pertanyaan menunjukkan rasa ingin tahu yang relevan dan logis).
  • Penilaian prediksi tertulis kelompok: apakah prediksi logis, berdasarkan data/informasi yang dipelajari, dan mempertimbangkan dampak nyata.

Sumatif:

  • Tes tertulis singkat 3 soal di akhir pertemuan: (1) Sebutkan 2 penyebab pencemaran air dan 1 dampaknya terhadap makhluk hidup; (2) Jelaskan apa yang akan terjadi pada udara di kota jika jumlah kendaraan bermotor terus bertambah tanpa solusi — tulis prediksimu; (3) Tuliskan 1 pertanyaan yang ingin kamu selidiki lebih lanjut tentang pencemaran tanah.
  • Jurnal Belajar (LKPD bagian 3) sebagai bukti refleksi dan pemahaman bermakna murid.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan penyebab pencemaran lingkungan (air, udara, tanah)Murid belum dapat menyebutkan penyebab pencemaran secara benar atau jawabannya tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan 1 penyebab pencemaran dengan benar, namun belum mampu menjelaskan kaitannya dengan jenis pencemaran tertentu.Murid dapat menyebutkan minimal 2 penyebab pencemaran dan mengaitkannya dengan jenis pencemaran yang tepat (air, udara, atau tanah).Murid dapat menjelaskan berbagai penyebab pencemaran untuk ketiga jenis (air, udara, tanah) secara rinci dan mengaitkannya dengan aktivitas manusia secara spesifik berdasarkan data/informasi yang dikumpulkan.
Menjelaskan dampak pencemaran terhadap makhluk hidup dan sumber daya alamMurid belum dapat menyebutkan dampak pencemaran secara benar atau jawabannya tidak berkaitan dengan makhluk hidup atau sumber daya alam.Murid dapat menyebutkan 1 dampak pencemaran secara umum, namun belum mengaitkannya dengan makhluk hidup atau sumber daya alam secara spesifik.Murid dapat menjelaskan minimal 2 dampak pencemaran dan mengaitkannya dengan makhluk hidup atau sumber daya alam secara relevan.Murid dapat menjelaskan berbagai dampak pencemaran terhadap makhluk hidup dan sumber daya alam secara rinci, disertai hubungan sebab-akibat yang logis dan contoh nyata.
Mengajukan pertanyaan tentang pencemaran lingkunganMurid tidak mengajukan pertanyaan atau pertanyaan yang diajukan tidak relevan dengan topik pencemaran lingkungan.Murid mengajukan 1 pertanyaan yang relevan dengan topik, namun masih bersifat tertutup (dapat dijawab ya/tidak) atau sangat umum.Murid mengajukan minimal 1 pertanyaan terbuka yang relevan dan menunjukkan rasa ingin tahu tentang penyebab atau dampak pencemaran.Murid mengajukan 2 atau lebih pertanyaan terbuka yang tajam, relevan, dan menunjukkan kemampuan berpikir kritis — misalnya menghubungkan pencemaran dengan dampak jangka panjang atau solusi yang mungkin dilakukan.
Membuat prediksi tentang dampak pencemaran jika dibiarkan berlangsungMurid tidak membuat prediksi atau prediksinya tidak berkaitan dengan topik pencemaran lingkungan.Murid membuat prediksi namun sangat umum, tidak disertai alasan, atau tidak berkaitan logis dengan penyebab pencemaran yang dipelajari.Murid membuat prediksi yang logis dan relevan tentang dampak pencemaran jika dibiarkan, dengan menyertakan alasan singkat berdasarkan informasi yang dipelajari.Murid membuat prediksi yang logis, spesifik, dan disertai alasan yang kuat berdasarkan data/informasi — mencakup dampak terhadap makhluk hidup, sumber daya alam, atau kehidupan manusia dalam jangka panjang.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami perbedaan ketiga jenis pencemaran (air, udara, tanah) di akhir pembelajaran? Bagian mana yang perlu dijelaskan ulang pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memicu rasa ingin tahu murid? Pertanyaan mana yang paling efektif memancing diskusi?
  • Bagaimana kualitas prediksi yang dibuat murid — apakah sudah menunjukkan kemampuan berpikir sebab-akibat yang berkembang sesuai fase B?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini efektif menjangkau murid dengan kecepatan belajar yang berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dari segi pengelolaan waktu dan alur kegiatan pada pertemuan ini?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang pencemaran lingkungan yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya?
  • Dari ketiga jenis pencemaran (air, udara, tanah), mana yang menurutmu paling berbahaya dan mengapa?
  • Pertanyaan apa yang masih ada di benakmu tentang pencemaran lingkungan yang ingin kamu cari jawabannya?
  • Satu tindakan nyata apa yang bisa kamu lakukan mulai besok untuk membantu mengurangi pencemaran di sekitarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 4 SD/MI Edisi Revisi — Bab 8 'Menjadi Pahlawan Lingkungan', Topik C
  2. Buku Guru IPAS Kelas 4 SD/MI Edisi Revisi — Panduan Bab 8
  3. Kartu gambar cetak atau tayangan digital: gambar sungai tercemar, asap pabrik/kendaraan, tumpukan sampah di tanah
  4. Amplop 'Kasus Lingkungan' berisi deskripsi skenario nyata (A, B, C) yang disiapkan guru
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) pertemuan 4.8.2 yang memuat tabel pengamatan, kolom prediksi, kolom pertanyaan, dan jurnal belajar
  6. Papan tulis / whiteboard dan spidol untuk mencatat poin kunci bersama
  7. Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal diagnostik
  8. Video pendek opsional (2–3 menit) tentang dampak pencemaran sungai atau udara di Indonesia — dapat diakses dari kanal YouTube Kemendikbud atau sumber terpercaya lainnya bila tersedia fasilitas proyektor

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.