MODUL AJAR IPAS — Kelas 4 (Fase B) Topik: Sikap terhadap Keberagaman Budaya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Sikap terhadap Keberagaman Budaya |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan alasan pentingnya bersikap toleran, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan dalam menghadapi keberagaman budaya di lingkungan sekitar.
- Murid dapat menuliskan sikap yang seharusnya diterapkan dalam menghadapi keberagaman budaya berdasarkan hasil penyelidikan dan diskusi kelompok.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu berteman dengan seseorang yang berasal dari daerah berbeda? Bagaimana perasaanmu saat mengenal budaya mereka?
- Mengapa kita tidak boleh menghina atau meremehkan budaya orang lain, meskipun berbeda dari budaya kita?
- Apa yang akan terjadi jika semua orang di Indonesia tidak mau menghargai budaya daerah lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama, menciptakan suasana hangat dan saling memuliakan.
- Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
- Asesmen awal: Guru menampilkan dua gambar situasi — satu gambar menunjukkan anak-anak bermain bersama dari berbagai suku, satu gambar lain menunjukkan anak yang mengejek pakaian adat temannya. Guru bertanya: 'Gambar mana yang mencerminkan sikap yang baik? Mengapa?' Murid menjawab secara lisan sehingga guru dapat mengukur pemahaman awal.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sikapmu terhadap keberagaman budaya yang ada di sekitarmu?' untuk memicu rasa ingin tahu.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan jelas: murid akan mencari tahu mengapa toleransi itu penting dan menuliskan sikap yang tepat dalam menghadapi keberagaman budaya.
- Guru menyampaikan alur kegiatan: mengamati, menyelidiki bersama kelompok, lalu menuliskan simpulan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru meminta murid membuka Buku Siswa halaman 156–158 dan membaca teks 'Sikapku Terhadap Keberagaman Budaya' secara individual selama 3 menit. (Berkesadaran: membaca dengan penuh perhatian dan fokus)
- Guru menampilkan ilustrasi festival budaya sekolah dari buku siswa, lalu mengajak diskusi kelas singkat: 'Apa yang dilakukan anak-anak di gambar ini? Nilai apa yang mereka tunjukkan?' Murid menyampaikan pendapat secara bergantian.
- Guru menjelaskan secara ringkas tiga konsep kunci menggunakan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari murid: (1) Toleransi — menerima perbedaan tanpa memaksa orang lain sama dengan kita; (2) Saling menghargai — menghormati tradisi, bahasa, dan adat istiadat daerah lain; (3) Tidak membeda-bedakan — berteman dan bekerja sama tanpa memandang asal daerah atau suku. (Bermakna: dikaitkan langsung dengan pengalaman nyata murid)
- Guru mengajukan pertanyaan pengecekan pemahaman: 'Dari tiga sikap tadi, mana yang paling mudah dan mana yang paling sulit untuk kamu lakukan? Mengapa?' Beberapa murid menjawab secara lisan.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi kelas menjadi 4–5 kelompok (4–5 orang per kelompok) secara heterogen.
- Setiap kelompok menerima Lembar Kerja 7.2 (unduh dari https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas4pp) berisi dua pertanyaan utama: (a) 'Apa manfaat keberagaman budaya dan bagaimana cara melestarikannya?' (b) 'Bagaimana sikap yang seharusnya kamu terapkan dalam menghadapi keberagaman budaya di sekitarmu?' (Menggembirakan: kelompok bebas memilih format penyajian)
- Kelompok berdiskusi dan mencari informasi melalui: buku siswa, pengetahuan pribadi tentang budaya daerah masing-masing anggota kelompok, dan pengalaman nyata yang pernah dialami. Guru berkeliling memberikan panduan dan pertanyaan pendorong jika kelompok mengalami kesulitan. (Bermakna: menghubungkan dengan pengalaman pribadi dan budaya lokal murid)
- Setiap kelompok menyajikan hasil penyelidikan dalam bentuk pilihan: poster sederhana, jendela informasi (4 kotak), atau melanjutkan komik yang tersedia di Lembar Kerja. Kelompok cepat dapat menambahkan contoh sikap dari kehidupan di lingkungan sekolah atau rumah. (Menggembirakan: pilihan format kreatif membuat proses bermakna dan menyenangkan)
- Guru melakukan asesmen proses: mengamati diskusi kelompok, mencatat kelompok yang aktif memberikan alasan dan yang masih kesulitan, serta memberikan umpan balik langsung selama keliling.
- Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Kelompok lain dipersilakan memberikan komentar atau pertanyaan singkat.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid kembali ke bangku masing-masing setelah presentasi selesai.
- Secara individual, setiap murid menuliskan simpulan pada lembar simpulan (Lembar Kerja 7.2 bagian menyimpulkan): (1) Tiga alasan mengapa kita harus bersikap toleran, menghargai, dan tidak membeda-bedakan dalam keberagaman budaya; (2) Dua contoh sikap nyata yang akan ia terapkan di sekolah atau di rumah. (Berkesadaran: refleksi diri yang jujur dan sadar terhadap nilai yang dipelajari)
- Guru meminta 2–3 murid secara sukarela membacakan simpulan pribadinya. Guru memberikan apresiasi dan penguatan bermakna atas jawaban yang beragam.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi akhir: 'Setelah kegiatan hari ini, apakah ada satu sikap yang ingin kamu ubah atau tingkatkan dalam berinteraksi dengan teman-temanmu yang berbeda budaya?' Murid menjawab dalam hati atau menuliskan di sudut lembar kerjanya. (Bermakna: mendorong komitmen tindak lanjut nyata dalam kehidupan sehari-hari)
- Lembar simpulan dikumpulkan kepada guru sebagai bahan asesmen akhir formatif.
Penutup:- Guru bersama murid membuat rangkuman bersama secara lisan: 'Apa yang kita pelajari hari ini? Mengapa sikap toleran dan saling menghargai penting dalam keberagaman budaya?'
- Guru menyampaikan pesan penguatan nilai: 'Keberagaman budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia. Sikap toleran, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan menjaga keutuhan dan keindahan bangsa kita.'
- Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu kebiasaan atau tradisi budaya yang ada di keluarga atau lingkungan sekitarnya dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
- Guru menginformasikan topik pertemuan selanjutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat diberikan kartu bantuan berisi daftar contoh sikap toleran dan definisi sederhana toleransi, menghargai, dan tidak membeda-bedakan. Murid yang sudah cepat memahami dapat membaca contoh kasus keberagaman budaya yang lebih kompleks dari artikel pendek yang disiapkan guru.
- Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu dapat berdiskusi dalam kelompok lebih lama dengan bimbingan guru. Murid yang cepat selesai berdiskusi langsung diminta memperkaya hasil karya kelompok dengan menambahkan contoh nyata dari kehidupan mereka atau membuat ilustrasi tambahan.
- Produk: Murid dengan kemampuan menulis yang masih berkembang dapat menyampaikan simpulan secara lisan kepada guru atau menggambar sikap yang ingin diterapkan. Murid yang sudah terampil menulis dapat mengembangkan simpulan dalam bentuk paragraf utuh dengan minimal 3 alasan yang disertai contoh konkret.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan dua gambar kontras (anak-anak bermain bersama lintas suku vs. anak mengejek pakaian adat temannya). Murid diminta memilih gambar yang mencerminkan sikap baik dan memberikan alasan secara lisan. Guru menggunakan respons ini untuk mengidentifikasi pemahaman awal dan menyesuaikan penekanan selama pembelajaran.
Proses:- Observasi diskusi kelompok: guru berkeliling dan mencatat apakah murid mampu menyebutkan manfaat keberagaman budaya dan mengaitkannya dengan sikap yang tepat. Guru memberikan umpan balik langsung kepada kelompok yang membutuhkan.
- Tanya jawab selama presentasi kelompok: guru mengajukan pertanyaan pendalaman seperti 'Mengapa sikap itu penting?' atau 'Apa yang terjadi jika kita tidak toleran?' untuk mendorong penalaran kritis.
- Penilaian diri singkat di akhir tahap Merefleksi: murid menuliskan satu sikap yang ingin mereka ubah atau tingkatkan — guru menggunakan ini sebagai data umpan balik formatif.
Akhir:- Lembar simpulan individu dinilai menggunakan rubrik 4 level pada dua aspek: (1) kemampuan menjelaskan alasan pentingnya toleransi dan saling menghargai (TP 4.7.7.1), dan (2) kemampuan menuliskan sikap yang tepat dalam menghadapi keberagaman budaya berdasarkan hasil penyelidikan dan diskusi (TP 4.7.7.2).
- Hasil karya kelompok dikumpulkan dan dinilai sebagai bukti kolaborasi serta kemampuan menyajikan informasi secara kreatif.
Formatif:- Observasi diskusi kelompok: guru mengamati keaktifan, kedalaman argumen, dan kemampuan murid menghubungkan materi dengan kehidupan nyata selama kegiatan Mengaplikasi.
- Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami untuk mengecek pemahaman awal tentang konsep toleransi, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan.
- Pengamatan presentasi kelompok: guru mencatat kualitas argumen dan kemampuan komunikasi masing-masing kelompok.
Sumatif:- Lembar simpulan individu (Lembar Kerja 7.2 bagian menyimpulkan): murid menuliskan alasan pentingnya toleransi dan sikap nyata yang akan diterapkan — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Hasil karya kelompok (poster, jendela informasi, atau komik): dinilai berdasarkan kelengkapan isi, ketepatan informasi, dan kerapian penyajian.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan alasan pentingnya bersikap toleran, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan (TP 4.7.7.1) | Murid belum dapat menyebutkan alasan pentingnya toleransi dan saling menghargai, atau jawaban tidak berkaitan dengan topik keberagaman budaya. | Murid menyebutkan 1 alasan pentingnya toleransi atau saling menghargai, namun belum disertai penjelasan yang memadai atau contoh nyata. | Murid menjelaskan 2 alasan pentingnya bersikap toleran dan saling menghargai dalam keberagaman budaya dengan kalimat yang cukup jelas, meskipun contoh yang diberikan masih umum. | Murid menjelaskan 3 atau lebih alasan pentingnya bersikap toleran, saling menghargai, dan tidak membeda-bedakan dengan kalimat yang jelas, logis, dan disertai contoh nyata dari kehidupan sehari-hari. | | Menuliskan sikap yang seharusnya diterapkan dalam menghadapi keberagaman budaya (TP 4.7.7.2) | Murid belum menuliskan sikap yang tepat, atau tulisan tidak relevan dengan keberagaman budaya. | Murid menuliskan 1 sikap yang seharusnya diterapkan, namun belum dikaitkan dengan hasil penyelidikan atau diskusi kelompok. | Murid menuliskan 2 sikap yang tepat berdasarkan hasil diskusi kelompok, dengan penjelasan singkat mengapa sikap tersebut penting diterapkan. | Murid menuliskan 3 atau lebih sikap yang tepat berdasarkan hasil penyelidikan dan diskusi kelompok, disertai penjelasan yang bermakna dan refleksi personal tentang komitmen menerapkannya dalam kehidupan nyata. | | Kolaborasi dan partisipasi dalam diskusi kelompok | Murid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil karya. | Murid terlibat dalam diskusi kelompok namun kontribusinya sangat terbatas — lebih banyak mendengarkan daripada memberikan ide. | Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, menyumbangkan ide, dan membantu penyelesaian hasil karya kelompok. | Murid sangat aktif dalam diskusi, mendorong teman lain untuk ikut berpendapat, membantu teman yang kesulitan, dan berkontribusi signifikan terhadap kualitas hasil karya kelompok. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil memancing rasa ingin tahu dan diskusi yang bermakna pada murid?
- Apakah semua kelompok berhasil menyelesaikan diskusi dan menghasilkan karya dalam alokasi waktu yang tersedia? Jika tidak, apa penyebabnya?
- Apakah murid mampu menghubungkan konsep toleransi dan saling menghargai dengan pengalaman nyata mereka sendiri?
- Murid mana yang perlu mendapat perhatian lebih pada pertemuan berikutnya, dan pendekatan apa yang akan saya coba?
Refleksi Murid:- Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang sikap terhadap keberagaman budaya?
- Apakah ada sikap dalam menghadapi keberagaman budaya yang selama ini belum kamu lakukan dengan baik? Apa yang ingin kamu ubah?
- Satu sikap nyata apa yang akan kamu terapkan mulai besok di sekolah atau di rumah berkaitan dengan menghargai keberagaman budaya?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Kemdikbud — Bab 7 halaman 156–158
- Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Kemdikbud — Bab 7 halaman 212–213
- Lembar Kerja 7.2 (dapat diunduh di https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas4pp)
- Gambar/ilustrasi festival budaya dan situasi keberagaman (disiapkan guru dari buku siswa atau internet)
- Kartu bantuan konsep untuk diferensiasi (disiapkan guru: kartu berisi definisi toleransi, menghargai, tidak membeda-bedakan + contoh sikap)
- Alat tulis, kertas HVS atau karton untuk media poster/jendela informasi kelompok
- Spidol warna untuk pembuatan karya kelompok
|