Modul AjarPertemuan 7Bab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat

IPAS - Kelas 4

Bab 6 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikInteraksi Sosial di Lingkungan Masyarakat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat sekitar tempat tinggal beserta norma yang berlaku dalam interaksi tersebut.
  2. Murid dapat melakukan penyelidikan sederhana dengan mengamati kegiatan interaksi di lingkungan masyarakat menggunakan lembar observasi sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian lakukan saat bertemu tetangga di jalan? Mengapa kalian melakukan itu?
  2. Pernahkah kalian ikut kegiatan bersama warga di sekitar rumah? Ceritakan pengalamanmu!
  3. Menurutmu, mengapa manusia perlu berinteraksi satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru memeriksa kehadiran dan mengkondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen Awal (diagnostik): Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat — 'Siapa yang pernah ikut kerja bakti di kampung? Apa yang kalian lakukan di sana?' — untuk menggali pengetahuan awal murid tentang interaksi sosial di lingkungan masyarakat. Guru mencatat respons murid sebagai peta kesiapan belajar.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu: 'Apa yang kalian lakukan saat bertemu tetangga di jalan? Mengapa manusia perlu saling berinteraksi?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial di masyarakat dan melakukan pengamatan menggunakan lembar observasi.
  • Guru memberikan gambaran singkat alur kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan beberapa gambar atau ilustrasi kegiatan interaksi sosial di lingkungan masyarakat (kerja bakti, musyawarah warga, jual beli di pasar, saling menyapa di jalan). Murid mengamati gambar-gambar tersebut.
  • Murid mengisi tabel Amati-Pikirkan-Ingin Tahu di buku tugasnya secara mandiri berdasarkan gambar yang diamati: (Kolom Amati: apa yang dilihat; Kolom Pikirkan: apa maknanya; Kolom Ingin Tahu: apa yang ingin diketahui lebih lanjut).
  • Guru memandu diskusi kelas: 'Interaksi apa saja yang kalian temukan di gambar? Apakah ada norma atau aturan yang berlaku dalam interaksi itu?' Murid menyampaikan temuan dari tabel mereka.
  • Guru menjelaskan secara interaktif konsep interaksi sosial: pengertian, bentuk-bentuk interaksi sosial di masyarakat (kerja sama/gotong royong, komunikasi, jual beli, musyawarah), serta norma yang menyertai setiap bentuk interaksi (norma sopan santun, norma adat, norma agama).
  • Murid mencatat poin penting dalam buku tugas dengan panduan poin-poin yang ditulis guru di papan tulis.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Observasi Sederhana yang berisi kolom: No., Bentuk Interaksi yang Diamati, Siapa yang Terlibat, Norma yang Berlaku, Tujuan Interaksi.
  • Guru menjelaskan cara mengisi lembar observasi dan memberikan contoh pengisian satu baris bersama-sama.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi lembar observasi berdasarkan: (a) pengalaman nyata masing-masing anggota di lingkungan tempat tinggalnya, dan (b) gambar/skenario tambahan yang disediakan guru (kartu situasi: contoh situasi interaksi masyarakat yang ditempel di sekitar kelas).
  • Setiap kelompok mengidentifikasi minimal 4 bentuk interaksi sosial beserta norma yang berlaku dan mencatatnya di lembar observasi.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil observasi kelompoknya di depan kelas. Kelompok lain menyimak dan boleh menanggapi atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi refleksi kelas: 'Dari hasil penyelidikan tadi, interaksi sosial apa yang paling sering terjadi di lingkungan kalian? Norma apa yang paling penting dijaga dalam interaksi itu? Mengapa?'
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat di buku tugasnya dengan menjawab dua pertanyaan: (1) Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang interaksi sosial di masyarakat adalah... (2) Satu hal yang akan saya terapkan dalam berinteraksi di lingkungan saya adalah...
  • Guru mengajak beberapa murid berbagi refleksinya secara lisan dengan suasana yang hangat dan apresiatif.
  • Guru memberikan penguatan: menegaskan kembali pentingnya interaksi sosial yang positif dan norma yang harus dijaga agar kehidupan bermasyarakat harmonis.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan materi bersama-sama: bentuk-bentuk interaksi sosial di masyarakat dan norma yang berlaku.
  • Guru melakukan asesmen akhir: murid mengerjakan 3 soal uraian singkat secara mandiri di lembar kerja (lihat bagian Asesmen Akhir).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil kerja kelompok dan presentasi yang sudah berlangsung.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan rumahnya malam ini dan mencatatnya di buku tugas sebagai tugas pengayaan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan pesan moral singkat tentang pentingnya menjaga norma dalam berinteraksi, kemudian menutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan kartu bantuan bergambar yang menampilkan contoh-contoh interaksi sosial dan norma yang berlaku sehingga mereka lebih mudah mengisi lembar observasi. Untuk murid yang sudah cepat memahami, disediakan kartu situasi tambahan yang berisi kasus interaksi sosial yang lebih kompleks (misalnya konflik antarwarga dan cara penyelesaiannya melalui musyawarah).
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang sudah lebih paham (peer tutoring) saat mengisi lembar observasi. Murid yang cepat dapat diberi tantangan tambahan: mengurutkan langkah-langkah musyawarah warga atau mengidentifikasi norma tertulis vs tidak tertulis dalam interaksi.
  • Produk: Murid bebas memilih cara menyajikan hasil observasi kelompoknya: dalam bentuk tabel tertulis, gambar/komik strip sederhana, atau penyampaian lisan. Hal ini mengakomodasi berbagai gaya belajar dan kemampuan ekspresi murid.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik di awal pendahuluan: 'Siapa yang pernah ikut kerja bakti atau kegiatan warga di kampung? Apa yang dilakukan orang-orang di sana?' — untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang interaksi sosial di masyarakat.
  • Guru mencatat respons murid (misalnya: sudah paham/belum paham/sebagian paham) sebagai acuan penyesuaian penjelasan di tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi aktif guru selama pengisian tabel Amati-Pikirkan-Ingin Tahu: apakah murid mampu menghubungkan gambar dengan konsep interaksi sosial.
  • Pemantauan guru saat kerja kelompok mengisi Lembar Observasi: apakah murid mampu mengidentifikasi bentuk interaksi dan norma dengan tepat, serta berkolaborasi secara aktif.
  • Pemberian umpan balik langsung (lisan) oleh guru kepada kelompok selama presentasi berlangsung.

Akhir:

  • Soal uraian singkat individu (dikerjakan di lembar kerja pada sesi penutup): (1) Sebutkan 3 bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat beserta contohnya! (2) Tuliskan satu norma yang berlaku dalam kegiatan kerja bakti dan jelaskan mengapa norma itu penting! (3) Berdasarkan pengamatanmu, apa manfaat interaksi sosial bagi kehidupan masyarakat?
  • Pengumpulan Lembar Observasi Sederhana kelompok sebagai bukti kinerja penyelidikan.

Formatif:

  • Observasi guru terhadap keaktifan dan ketepatan murid saat mengisi tabel Amati-Pikirkan-Ingin Tahu secara individu.
  • Penilaian proses pengisian Lembar Observasi Sederhana dalam kelompok: ketepatan identifikasi bentuk interaksi dan norma yang berlaku.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan lembar observasi keterampilan proses (aspek: ketepatan data, keruntutan penyampaian, kemampuan merespons tanggapan).

Sumatif:

  • Soal uraian singkat individu di akhir pembelajaran: 3 pertanyaan tentang identifikasi bentuk interaksi sosial dan norma yang berlaku.
  • Penilaian kelengkapan dan keakuratan Lembar Observasi Sederhana yang dikumpulkan sebagai produk kelompok.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Bentuk Interaksi Sosial dan NormaMurid belum dapat menyebutkan bentuk interaksi sosial di masyarakat, atau menyebutkan tetapi tidak sesuai konteks dan tidak mengaitkan dengan norma apapun.Murid dapat menyebutkan 1-2 bentuk interaksi sosial di masyarakat dengan contoh sederhana, namun belum mampu mengaitkan dengan norma yang berlaku secara tepat.Murid dapat menyebutkan 3 bentuk interaksi sosial di masyarakat dengan contoh yang sesuai dan mampu mengidentifikasi norma yang berlaku pada sebagian besar interaksi tersebut.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 bentuk interaksi sosial di masyarakat dengan contoh konkret yang relevan dan mampu menjelaskan norma yang berlaku pada setiap interaksi beserta alasan pentingnya norma tersebut.
Melakukan Penyelidikan Sederhana (Lembar Observasi)Lembar observasi tidak diisi atau diisi tidak lengkap (kurang dari 2 data interaksi), dan data yang ada tidak akurat atau tidak relevan.Lembar observasi diisi dengan 2 data interaksi sosial, namun kolom norma dan tujuan interaksi masih kosong atau kurang tepat.Lembar observasi diisi dengan minimal 4 data interaksi sosial yang relevan, kolom norma dan tujuan sebagian besar terisi dengan tepat, dan data bersumber dari pengalaman nyata.Lembar observasi diisi dengan 4 atau lebih data interaksi sosial yang beragam, seluruh kolom terisi lengkap dan tepat, data bersumber dari pengalaman nyata, dan disertai catatan atau keterangan tambahan yang menunjukkan pemahaman mendalam.
Kolaborasi dan Komunikasi dalam KelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada pengisian lembar observasi maupun presentasi.Murid terlibat dalam diskusi kelompok jika diminta, berkontribusi kecil pada pengisian lembar observasi, dan menyimak saat presentasi berlangsung.Murid aktif berdiskusi, memberikan kontribusi nyata pada pengisian lembar observasi, dan mampu menyampaikan hasil secara runtut saat presentasi.Murid sangat aktif berdiskusi, memimpin atau mendorong kelompok, memberikan kontribusi signifikan, menyampaikan hasil presentasi dengan runtut dan percaya diri, serta mampu merespons tanggapan dari kelompok lain dengan tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengidentifikasi minimal 3 bentuk interaksi sosial di masyarakat pada akhir pembelajaran? Jika belum, bagian mana yang perlu diperkuat?
  • Apakah lembar observasi yang digunakan cukup mudah dipahami dan diisi oleh murid kelas 4? Perlu penyederhanaan atau penambahan panduan?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelompok hari ini — apakah semua murid terlibat aktif, atau ada yang pasif? Strategi apa yang bisa diterapkan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Tahap mana yang perlu penyesuaian durasi?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang interaksi sosial di lingkungan masyarakat adalah...
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling aku sukai? Mengapa?
  • Apakah ada hal yang masih membuatku bingung tentang interaksi sosial dan norma yang berlaku? Apa itu?
  • Satu sikap atau norma dalam berinteraksi yang ingin aku terapkan di lingkunganku adalah...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — halaman tentang Interaksi Sosial di Lingkungan Masyarakat (Bab 6 Topik C)
  2. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)
  3. Gambar/ilustrasi kegiatan interaksi sosial di masyarakat (kerja bakti, musyawarah, jual beli, saling menyapa) — disiapkan guru dalam bentuk cetak atau tayangan
  4. Kartu situasi (kartu bergambar/teks skenario interaksi sosial di masyarakat) — disiapkan guru
  5. Lembar Observasi Sederhana — disiapkan guru (kolom: No., Bentuk Interaksi, Siapa yang Terlibat, Norma yang Berlaku, Tujuan Interaksi)
  6. Lembar kerja asesmen akhir individu — disiapkan guru
  7. Papan tulis dan alat tulis
  8. Buku tugas murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.