Modul AjarBab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4 Bab 6: Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian IPAS kelas 4 untuk Bab 6 "Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4 Bab 6: Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

IPAS - Kelas 4

Bab 6

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Bab 6 — Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikBab 6 — Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat
Alokasi Waktu22 JP (22 x 35 menit = 770 menit)
Jumlah Pertemuan9
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 4.6.1 Menjelaskan peran dan tugas di lingkungan sekolah
  2. TP 4.6.2 Menjelaskan peran dan tugas di sekitar tempat tinggal
  3. TP 4.6.3 Menjelaskan tanggung jawab di lingkungan sekolah dan sekitar tempat tinggal
  4. TP 4.6.4 Menjelaskan interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah
  5. TP 4.6.5 Mengamati fenomena interaksi sosial di sekitar tempat tinggal dan sekolah secara sederhana dan mencatat hasil pengamatannya
  6. TP 4.6.6 Mengomunikasikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di lingkungan sekolah secara lisan dan tertulis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan✓
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa peran utama kalian saat berada di sekolah setiap hari?
  2. Selain murid, siapa lagi yang ada di sekolah dan apa saja tugas yang mereka lakukan?
  3. Selain guru dan murid, siapa sajakah orang-orang yang bekerja membantu kegiatan kita di sekolah setiap hari?
  4. Apa yang akan terjadi di sekolah jika tidak ada petugas kebersihan atau penjaga keamanan sekolah?
  5. Siapa orang di lingkungan tempat tinggalmu yang bertugas mengurus surat pengantar atau mendata warga?
  6. Mengapa sebuah lingkungan rukun tetangga atau rukun warga memerlukan ketua dan pengurus lingkungan?
  7. Siapa saja orang yang sering kamu lihat bekerja atau beraktivitas di sekitar lingkungan tempat tinggalmu?
  8. Apa yang terjadi jika di lingkungan tempat tinggal kita tidak ada yang menjalankan tugas menjaga keamanan atau mengangkut sampah?
  9. Apa perbedaan antara tugas yang diberikan kepada kita dengan tanggung jawab yang harus kita laksanakan?
  10. Apa yang terjadi jika seseorang di sekolah atau di lingkungan rumah tidak mau menjalankan tanggung jawabnya?
  11. Apa yang terjadi ketika dua orang atau lebih bertemu dan saling menyapa atau bekerja bersama?
  12. Bagaimana bentuk interaksi sosial yang sering kita temui di sekolah dan di lingkungan tempat tinggal?
  13. Peristiwa saling menyapa atau mengobrol apa saja yang kalian lihat di halaman sekolah saat istirahat?
  14. Bagaimana cara mencatat kegiatan interaksi antarwarga sekolah agar datanya rapi dan mudah dibaca?
  15. Bagaimana cara kita menyampaikan temuan tentang peran dan tanggung jawab warga sekolah agar teman-teman dapat memahaminya?
  16. Mengapa hasil penyelidikan perlu kita catat dalam bentuk tulisan dan diceritakan secara lisan?
  17. Bagaimana peran dan tanggung jawab kita dapat membantu terciptanya kerukunan di sekolah dan masyarakat?
  18. Apa saja bentuk interaksi sosial yang pernah kita amati di lingkungan sekitar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menjelaskan Peran dan Tugas Murid serta Guru di Lingkungan Sekolah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menjelaskan peran dan tugas di lingkungan sekolah

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (5 menit).
  • Guru melakukan presensi kehadiran dan mengajak murid memeriksa kerapian diri serta kebersihan sekitar meja belajar (5 menit).
  • Guru mengaitkan materi prasyarat peran di rumah dengan peran di sekolah serta menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang peran dan tugas murid serta guru di sekolah: (1) Siapa yang berperan belajar dan mengerjakan tugas di sekolah? (Acuan: murid/murid); (2) Siapa yang bertugas merencanakan pembelajaran, mengajar, dan membimbing di kelas? (Acuan: guru) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan interaktif guru menggunakan gambar aktivitas di sekolah mengenai pengertian peran sebagai kedudukan seseorang dan tugas sebagai pekerjaan atau kewajiban yang harus dijalankan sesuai perannya (10 menit).
  • Murid mencermati dan mendiskusikan contoh konkret peran dan tugas murid serta guru: peran murid dengan tugas belajar dengan sungguh-sungguh, menaati tata tertib kelas, mengerjakan tugas sekolah, dan menghormati warga sekolah; peran guru dengan tugas merencanakan pembelajaran, mengajar di kelas, membimbing murid, serta mengevaluasi hasil belajar (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan permainan tantangan 'Tebak Peran dan Pasangkan Tugas' menggunakan 6 kartu pernyataan tugas: (1) Mempelajari materi IPAS dan bertanya saat belum paham -> Pasangan: Murid; (2) Menyusun rencana pembelajaran dan mengajar di kelas -> Pasangan: Guru; (3) Mengerjakan latihan soal yang diberikan guru -> Pasangan: Murid; (4) Memeriksa tugas dan memberi nilai hasil belajar -> Pasangan: Guru; (5) Menjaga ketertiban saat guru sedang menerangkan -> Pasangan: Murid; (6) Membimbing murid yang mengalami kesulitan membaca -> Pasangan: Guru (15 menit).
  • Setiap murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Menjelaskan Peran dan Tugas yang berisi 4 butir analisis tugas: (1) Menuliskan 2 tugas utama peran murid di sekolah (Acuan: belajar/mengerjakan tugas/menaati tata tertib); (2) Menuliskan 2 tugas utama peran guru di sekolah (Acuan: mengajar/membimbing murid/menilai hasil belajar); (3) Menjelaskan peran yang menjalankan tugas mengikuti upacara bendera dengan tertib (Acuan: peran murid); (4) Menjelaskan peran yang menjalankan tugas menyiapkan materi pembelajaran sebelum masuk kelas (Acuan: peran guru) (5 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bersama guru memeriksa hasil lembar kerja dengan mencocokkan pada daftar acuan jawaban yang dibahas bersama secara terbuka (15 menit).
  • Murid mengidentifikasi kembali peran dirinya di sekolah dan menjelaskan bagaimana tugas-tugas belajarnya membantu kelancaran kegiatan belajar di kelas (15 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan pengertian peran serta rincian tugas murid dan guru di lingkungan sekolah (10 menit).
  • Guru memberikan penguatan atas hasil belajar hari ini, menyampaikan rencana topik pertemuan berikutnya mengenai peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu visual pendukung yang memuat gambar aktivitas guru mengajar dan murid belajar, sedangkan murid yang mahir diberikan kartu skenario situasi kegiatan sekolah yang lebih kompleks.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara langsung dalam memasangkan kartu tugas, sedangkan murid yang sudah mahir mengerjakan identifikasi dan penjelasan tugas secara mandiri.
  • Produk: Murid menuangkan penjelasan peran dan tugas dalam format tabel terstruktur pada lembar kerja yang disediakan sesuai tingkat kesiapan belajarnya.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran mengenai peran dan tugas dasar di sekolah: (1) 'Siapa yang memiliki tugas utama belajar dan mengerjakan tugas di sekolah?' (Acuan: murid/murid); (2) 'Siapa yang memiliki tugas utama merancang pelajaran dan mengajar di kelas?' (Acuan: guru).

Proses:

  • Observasi ketepatan murid dalam memasangkan 6 kartu tugas ke peran yang benar (Murid atau Guru) saat permainan berpasangan: (1) Mempelajari materi -> Murid; (2) Menyusun rencana & mengajar -> Guru; (3) Mengerjakan latihan soal -> Murid; (4) Memeriksa tugas -> Guru; (5) Menjaga ketertiban -> Murid; (6) Membimbing murid -> Guru.
  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri berdasar 4 butir: Butir 1 (2 tugas murid), Butir 2 (2 tugas guru), Butir 3 (peran upacara = murid), Butir 4 (peran menyiapkan materi = guru).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Murid menjelaskan secara lisan perbedaan peran dan tugas antara murid dan guru di sekolah (Acuan minimal: murid berperan belajar dan mematuhi tata tertib, sedangkan guru berperan mengajar dan membimbing murid).

Formatif:

  • Penilaian kinerja berpasangan pada permainan tantangan memasangkan kartu tugas murid dan guru
  • Penilaian tertulis lembar kerja menjelaskan peran dan tugas murid serta guru di lingkungan sekolah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan peran dan tugas murid serta guru di lingkungan sekolahBelum mampu menjelaskan peran dan tugas murid maupun guru di lingkungan sekolah (tepat 0-1 butir pada lembar kerja).Mampu menjelaskan sebagian peran dan tugas murid atau guru di lingkungan sekolah dengan bantuan guru (tepat 2 butir pada lembar kerja).Mampu menjelaskan peran dan tugas murid serta guru di lingkungan sekolah secara tepat dan mandiri (tepat 3 butir pada lembar kerja sesuai daftar acuan).Mampu menjelaskan seluruh peran dan tugas murid serta guru di lingkungan sekolah secara tepat, lengkap, dan mandiri (tepat seluruh 4 butir pada lembar kerja sesuai daftar acuan).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan dengan jelas antara pengertian peran dan tugas di sekolah?
  • Bagian kegiatan mana yang paling membantu murid memahami tugas-tugas murid dan guru secara bermakna?

Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang tugas guru dan tugas murid di sekolah hari ini?
  • Tugas apa sebagai murid yang sudah kamu laksanakan dengan baik hari ini di kelas?

Pertemuan 2 — Menjelaskan Peran dan Tugas Tenaga Kependidikan serta Warga Sekolah Lainnya — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menjelaskan peran dan tugas di lingkungan sekolah

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Sebutkan 1 peran di sekolah selain guru dan murid beserta tugas utamanya!' (acuan jawaban: tenaga administrasi/tata usaha bertugas mengurus surat dan data sekolah; pustakawan bertugas mengelola buku dan perpustakaan; petugas kebersihan bertugas menjaga kebersihan lingkungan sekolah; petugas keamanan/satpam bertugas menjaga keamanan dan ketertiban sekolah; pengelola kantin bertugas menyediakan makanan bersih di sekolah) (10 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya di lingkungan sekolah (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menyimak penjelasan guru melalui tayangan visual/kartu gambar mengenai 4 peran warga sekolah selain guru dan murid: (1) Tenaga Administrasi/Tata Usaha, (2) Petugas Kebersihan, (3) Petugas Keamanan/Satpam, dan (4) Petugas Perpustakaan/Pustakawan beserta rincian tugas utamanya (15 menit).
  • Murid secara berkelompok (4-5 orang) bermain tantangan cepat 'Cocok Kartu Peran' (joyful learning), di mana tiap kelompok mencocokkan 4 kartu nama peran dengan 4 kartu deskripsi tugas berikut: Kartu Peran A (Petugas Kebersihan), Kartu Peran B (Petugas Keamanan), Kartu Peran C (Tenaga Administrasi/TU), Kartu Peran D (Pustakawan); Kartu Tugas 1 ('Mengatur peminjaman dan merawat buku bacaan'), Kartu Tugas 2 ('Mencatat surat keluar-masuk dan mengelola data murid'), Kartu Tugas 3 ('Menjaga gerbang dan mengawasi keamanan lingkungan sekolah'), Kartu Tugas 4 ('Membersihkan ruang kelas, halaman, dan toilet sekolah'). Acuan pasangan tepat: A-4, B-3, C-2, D-1 (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Murid yang memuat 4 kasus situasi di lingkungan sekolah untuk diidentifikasi dan dijelaskan siapa peran yang bertugas mengatasinya: Kasus 1: 'Kaca jendela perpustakaan pecah dan debu menumpuk di lantai selasar sekolah' -> Peran: Petugas Kebersihan; Tugas: Membersihkan pecahan kaca, menyapu dan mengepel selasar agar bersih dan aman. Kasus 2: 'Seorang tamu dari luar ingin berkunjung ke sekolah saat jam pelajaran berlangsung' -> Peran: Petugas Keamanan/Satpam; Tugas: Menanyakan keperluan, mencatat identitas tamu di buku tamu, dan mengantar/mengarahkan tamu. Kasus 3: 'Seorang murid membutuhkan surat keterangan aktif belajar untuk mendaftar beasiswa' -> Peran: Tenaga Administrasi/TU; Tugas: Mengurus dan mencetak surat keterangan resmi murid. Kasus 4: 'Buku cerita di rak perpustakaan berantakan dan murid kesulitan mencari buku pelajaran' -> Peran: Pustakawan; Tugas: Menata kembali buku sesuai kelompoknya dan membantu pencarian buku (15 menit).
  • Setiap kelompok berdiskusi menuliskan penjelasan peran dan tugas untuk keempat kasus tersebut pada lembar kerja masing-masing secara terperinci (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Perwakilan kelompok membacakan hasil analisis kasus mereka, kelompok lain saling mencocokkan dengan acuan bersama yang dipandu guru (10 menit).
  • Murid bersama guru merefleksikan pentingnya setiap peran tenaga kependidikan dan warga sekolah lainnya agar kegiatan belajar di sekolah dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali peran dan tugas tenaga administrasi, petugas kebersihan, petugas keamanan, dan pustakawan di lingkungan sekolah (5 menit).
  • Murid mengerjakan cek pemahaman akhir tertulis singkat (2 soal) dan menerima umpan balik langsung dari guru sebelum kelas diakhiri (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu gambar profesi disertai simbol ikon visual untuk kelompok yang membutuhkan bantuan membaca deskripsi tugas.
  • Proses: Kelompok yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kata kunci (kebersihan, keamanan, buku, surat), sedangkan kelompok mahir diminta menjelaskan 2 tugas tambahan untuk masing-masing peran warga sekolah tersebut.
  • Produk: Kelompok dapat menuliskan penjelasan peran dan tugas dalam bentuk tabel isian sederhana atau bagan panah alur tugas.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan 1 peran di sekolah selain guru dan murid beserta tugas utamanya!' (Acuan jawaban benar: Tenaga Administrasi/TU bertugas mengurus surat dan data; Pustakawan bertugas mengelola buku dan perpustakaan; Petugas Kebersihan bertugas membersihkan area sekolah; Petugas Keamanan bertugas menjaga keamanan gerbang/sekolah; atau Pengelola Kantin bertugas menyediakan konsumsi/makanan sehat).

Proses:

  • Observasi keterlibatan dan ketepatan murid dalam menyelesaikan lembar kerja 4 kasus peran sekolah: (1) Kasus debu/kotor -> Petugas Kebersihan; (2) Kasus tamu datang -> Petugas Keamanan/Satpam; (3) Kasus surat keterangan -> Tenaga Administrasi/TU; (4) Kasus buku acak-acakan -> Pustakawan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir tertulis singkat berupa 2 soal isian: Soal 1: 'Jelaskan peran dan tugas dari petugas keamanan di lingkungan sekolah!' (Acuan: Peran sebagai penjaga keamanan sekolah, tugasnya mengawasi pintu gerbang, mencatat tamu, serta menjaga ketertiban dan keselamatan warga sekolah); Soal 2: 'Jelaskan peran dan tugas pustakawan di sekolah!' (Acuan: Peran sebagai pengelola perpustakaan sekolah, tugasnya merawat koleksi buku, melayani peminjaman/pengembalian buku, dan menjaga keteraturan ruang perpustakaan).

Formatif:

  • Penilaian proses unjuk kerja kelompok saat permainan mencocokkan kartu peran dan pengisian lembar kerja analisis kasus

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Peran dan Tugas Tenaga Kependidikan serta Warga Sekolah LainnyaBelum mampu menjelaskan peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya (0-1 peran dan tugas yang dijelaskan dengan tepat sesuai acuan 4 peran: TU, Keamanan, Kebersihan, Pustakawan).Mampu menjelaskan 2 peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya dengan tepat sesuai acuan peran dan tugas (TU, Keamanan, Kebersihan, Pustakawan) dengan bimbingan guru.Mampu menjelaskan 3 peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya dengan tepat dan runtut sesuai acuan peran dan tugas secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh 4 peran dan tugas tenaga kependidikan serta warga sekolah lainnya (TU, Keamanan, Kebersihan, Pustakawan) dengan tepat, lengkap, dan rinci secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas permainan kartu peran dan studi kasus membantu murid memahami peran tenaga kependidikan secara konkret?
  • Bagian penjelasan mana yang masih membuat murid tertukar antara tugas tenaga administrasi dan pustakawan?

Murid:

  • Peran warga sekolah mana yang paling sering kamu temui dan mintai bantuan di sekolah?
  • Apa hal baru yang kamu ketahui tentang tugas petugas keamanan atau tenaga tata usaha hari ini?

Pertemuan 3 — Menjelaskan Peran dan Tugas Pengurus Lingkungan di Sekitar Tempat Tinggal — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.2 Menjelaskan peran dan tugas di sekitar tempat tinggal

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (3 menit).
  • Guru memimpin doa bersama untuk mengawali kegiatan belajar (2 menit).
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi peran warga sekolah yang dipelajari sebelumnya ke peran pengurus di lingkungan tempat tinggal (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: menanyakan peran Ketua RT dan tugas utamanya (acuan: Ketua RT berperan memimpin rukun tetangga, bertugas melayani administrasi warga, menjaga kerukunan, dan mengoordinasi kegiatan warga) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati bagan struktur 4 peran pengurus lingkungan beserta tugasnya: (1) Ketua RT bertugas memimpin warga dan mengurus surat pengantar warga; (2) Sekretaris RT bertugas mencatat data warga dan membuat surat administrasi; (3) Bendahara RT bertugas mengelola uang kas/iuran warga; (4) Petugas Keamanan/Satpam RT bertugas menjaga ketertiban serta keamanan pos ronda (15 menit).
  • Murid dalam kelompok membaca teks informasi singkat tentang peran dan tugas keempat pengurus lingkungan tersebut untuk membedakan fungsi masing-masing pengurus (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara berkelompok memainkan permainan tantangan 'Mencocokkan Kartu Pengurus Lingkungan': memasangkan 4 kartu peran pengurus dengan 4 kartu tugasnya. Rincian kartu: Kartu Peran A 'Ketua RT' -> Kartu Tugas 1 'Mengurus administrasi surat pengantar warga dan memimpin pertemuan warga'; Kartu Peran B 'Sekretaris RT' -> Kartu Tugas 2 'Mencatat data kependudukan warga dan menyusun jadwal kegiatan warga'; Kartu Peran C 'Bendahara RT' -> Kartu Tugas 3 'Mencatat pemasukan uang iuran sampah dan pengeluaran kas RT'; Kartu Peran D 'Petugas Keamanan Lingkungan' -> Kartu Tugas 4 'Berjaga di pos ronda dan memeriksa tamu yang keluar-masuk lingkungan' (acuan pasangan: A-1, B-2, C-3, D-4) (20 menit).
  • Setiap murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja untuk menjelaskan secara tertulis peran dan tugas dari 4 pengurus lingkungan (Ketua RT, Sekretaris RT, Bendahara RT, dan Petugas Keamanan RT) sesuai acuan tugas yang telah dipelajari (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid saling memeriksa hasil lembar kerja secara berpasangan dengan mencocokkan pada acuan kunci jawaban yang ditampilkan guru di papan tulis (acuan: 4 pasangan peran dan tugas di atas) (10 menit).
  • Murid mengidentifikasi peran pengurus mana yang penjelasannya sudah tepat dan mana yang masih perlu disempurnakan (5 menit).

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan kembali peran dan tugas pengurus lingkungan di sekitar tempat tinggal (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil kerja murid pada lembar kerja (3 menit).
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran berikutnya (peran dan tugas warga masyarakat) dan menutup kelas dengan doa bersama (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan teks bacaan sederhana bergambar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual dan teks tanpa gambar bagi murid yang siap membaca teks terperinci.
  • Proses: Memberikan bimbingan langsung pada kelompok yang kesulitan membedakan tugas sekretaris dan bendahara, sementara kelompok mandiri menyelesaikan tantangan kartu secara cepat.
  • Produk: Murid yang membutuhkan bimbingan menjelaskan minimal 3 peran dan tugas pengurus lingkungan dengan bantuan bagan; murid yang mahir menjelaskan 4 peran dan tugas secara lengkap dan mandiri.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan peran dan satu tugas dari Ketua RT di lingkungan tempat tinggalmu!' (Acuan jawaban: Peran sebagai pemimpin rukun tetangga; tugas melayani administrasi warga seperti surat pengantar atau mengoordinasi kegiatan warga).

Proses:

  • Pengamatan keterlibatan saat memasangkan 4 kartu peran dan tugas: (1) Ketua RT -> mengurus surat pengantar & memimpin pertemuan; (2) Sekretaris RT -> mendata warga & membuat surat; (3) Bendahara RT -> mengelola kas & mencatat iuran; (4) Petugas Keamanan -> menjaga pos ronda & ketertiban (acuan: ketepatan memasangkan 4 pasang kartu).
  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri: murid menjelaskan peran dan tugas untuk 4 figur pengurus lingkungan (Ketua RT, Sekretaris RT, Bendahara RT, Petugas Keamanan RT) sesuai acuan deskripsi tugas.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat (2 soal): (1) Apa tugas utama Bendahara RT? (Acuan: mengelola kas/iuran warga); (2) Siapa pengurus lingkungan yang bertugas menjaga keamanan pos ronda dan lingkungan sekitar? (Acuan: Petugas Keamanan RT/Satpam).

Formatif:

  • Penilaian kinerja unjuk kerja permainan tantangan mencocokkan kartu pengurus lingkungan
  • Pemeriksaan ketepatan lembar kerja tertulis penjelasan peran dan tugas 4 pengurus lingkungan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan peran dan tugas pengurus lingkungan (Ketua RT, Sekretaris RT, Bendahara RT, Petugas Keamanan RT)Hanya mampu menjelaskan 1 peran dan tugas pengurus lingkungan dengan tepat sesuai acuan.Mampu menjelaskan 2 peran dan tugas pengurus lingkungan dengan tepat sesuai acuan.Mampu menjelaskan 3 peran dan tugas pengurus lingkungan dengan tepat sesuai acuan secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh 4 peran dan tugas pengurus lingkungan dengan tepat sesuai acuan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat membedakan dengan jelas antara tugas Sekretaris RT dan Bendahara RT?
  • Bagian kegiatan mana yang paling membantu murid memahami peran dan tugas pengurus lingkungan?

Murid:

  • Peran pengurus lingkungan mana yang tugasnya paling mudah kamu jelaskan?
  • Apa tugas pengurus lingkungan yang menurutmu paling penting untuk menjaga kerukunan warga?

Pertemuan 4 — Menjelaskan Peran dan Tugas Warga Masyarakat di Sekitar Tempat Tinggal — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.2 Menjelaskan peran dan tugas di sekitar tempat tinggal

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan peran dan tugas warga masyarakat di sekitar tempat tinggal (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal berupa kuis lisan tebak cepat peran warga masyarakat: Guru menyebutkan tugas 'Mengatur dan menjaga keamanan portal lingkungan saat malam hari' dan murid menebak perannya (acuan: petugas keamanan/poskamling/satpam) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid menyimak paparan materi dan gambar 4 peran warga masyarakat di sekitar tempat tinggal: (1) Petugas kebersihan/pengangkut sampah, (2) Petugas keamanan lingkungan/poskamling, (3) Pedagang keliling/warung, dan (4) Petani/pekebun (15 menit).
  • Guru memfasilitasi tanya jawab interaktif untuk menguraikan perbedaan antara peran (kedudukan/profesi seseorang dalam masyarakat) dan tugas (kegiatan atau pekerjaan nyata yang wajib dilakukan sesuai perannya) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mengadakan permainan kelompok ceria 'Pasangan Peran dan Tugas Warga'. Setiap kelompok menerima 4 set kartu peran dan tugas untuk dipasangkan di papan saku: Kartu 1: 'Petugas kebersihan' dipasangkan dengan 'Mengumpulkan dan mengangkut sampah warga ke tempat penampungan sementara'; Kartu 2: 'Petugas poskamling' dipasangkan dengan 'Melakukan ronda malam untuk menjaga keamanan permukiman'; Kartu 3: 'Pedagang warung' dipasangkan dengan 'Menyediakan kebutuhan bahan pangan pokok bagi warga sekitar'; Kartu 4: 'Petani' dipasangkan dengan 'Menanam dan merawat padi di sawah untuk menghasilkan beras bagi masyarakat' (acuan pasangan sesuai uraian di atas) (20 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan Lembar Kerja 'Peran dan Tugas Warga Sekitarku' dengan menuliskan penjelasan peran beserta tugasnya untuk 4 peran masyarakat berikut: (1) Petugas poskamling, (2) Petugas kebersihan, (3) Pedagang, (4) Warga peserta kerja bakti (acuan tugas minimal: poskamling bertugas ronda malam; kebersihan bertugas mengangkut sampah; pedagang bertugas menjual barang kebutuhan; peserta kerja bakti bertugas membersihkan saluran air/lingkungan bersama) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama teman sebangku saling mencocokkan lembar kerja dengan panduan kunci jawaban guru untuk mengecek kelengkapan penjelasan peran dan tugas (10 menit).
  • Murid menyadari pentingnya setiap peran warga masyarakat dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih, aman, dan tertib (5 menit).

Penutup:

  • Guru memandu murid merumuskan simpulan bahwa setiap warga masyarakat memiliki peran dan tugas yang saling melengkapi demi kenyamanan bersama di lingkungan tempat tinggal (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan singkat kepada perwakilan murid serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu bergambar konkret yang memperlihatkan aktivitas tugas warga masyarakat, sedangkan murid mahir mengamati teks deskripsi situasi lingkungan.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan memasangkan peran dan tugas didampingi dengan petunjuk kata kunci (misal: 'sampah' mengarah ke 'petugas kebersihan'), sedangkan murid yang sudah mahir langsung menuliskan penjelasan tugas secara mandiri.
  • Produk: Murid menuliskan penjelasan peran dan tugas warga masyarakat pada tabel kerja dengan tingkat perincian tugas sesuai kemampuannya (minimal 1 tugas jelas untuk tiap peran).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik tanya jawab lisan tebak cepat di awal pelajaran: 'Siapa peran warga yang bertugas mengatur dan menjaga keamanan portal lingkungan saat malam hari?' (acuan: petugas keamanan/satpam/petugas ronda poskamling) dan 'Siapa peran warga yang bertugas membersihkan selokan saat kerja bakti bersama?' (acuan: warga masyarakat/warga RT).

Proses:

  • Penilaian formatif saat murid memasangkan 4 kartu peran dan tugas warga: (1) Petugas kebersihan -> Mengumpulkan dan mengangkut sampah, (2) Petugas poskamling -> Melakukan ronda malam, (3) Pedagang warung -> Menyediakan kebutuhan pokok, (4) Petani -> Menanam padi/merawat tanaman pangan (acuan: ketepatan pasangan keempat kartu).
  • Penilaian Lembar Kerja pengerjaan mandiri penjelasan peran dan tugas untuk 4 figur: Petugas poskamling (tugas: menjaga keamanan/ronda), Petugas kebersihan (tugas: mengangkut sampah/membersihkan jalan), Pedagang (tugas: menjual kebutuhan sehari-hari), Warga peserta kerja bakti (tugas: membersihkan lingkungan bersama-sama).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di penutup: Guru menunjuk dua murid secara acak untuk menjelaskan masing-masing 1 peran warga di sekitar rumahnya beserta tugas utamanya (acuan kriteria penerimaan: murid menyebutkan peran yang ada di masyarakat seperti pedagang sayur/pengangkut sampah/petugas ronda beserta 1 tugas nyata yang sesuai dengan peran tersebut).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja permainan kelompok memasangkan kartu peran dan tugas warga masyarakat
  • Pemeriksaan lembar kerja penjelasan peran dan tugas 4 warga masyarakat sekitar tempat tinggal

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Peran dan Tugas Warga Masyarakat di Sekitar Tempat TinggalBelum mampu menjelaskan peran dan tugas warga masyarakat di sekitar tempat tinggal (tepat pada 0-1 dari 4 peran acuan: poskamling, kebersihan, pedagang, warga kerja bakti).Mampu menjelaskan peran dan tugas warga masyarakat di sekitar tempat tinggal secara tepat pada 2 dari 4 peran acuan dengan bantuan guru.Mampu menjelaskan peran dan tugas warga masyarakat di sekitar tempat tinggal secara tepat pada 3 dari 4 peran acuan secara mandiri.Mampu menjelaskan peran dan tugas warga masyarakat di sekitar tempat tinggal secara lengkap dan tepat pada seluruh (4 dari 4) peran acuan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat membedakan dengan jelas antara istilah peran (kedudukan/profesi) dan tugas (pekerjaan nyata) dalam konteks warga masyarakat?
  • Apakah alokasi waktu pada permainan memasangkan kartu peran dan tugas warga masyarakat berjalan efektif dan kondusif?

Murid:

  • Peran warga masyarakat apa yang paling sering kamu temui di sekitar rumahmu dan apa tugas yang dilakukannya?
  • Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling menyenangkan bagi kamu?

Pertemuan 5 — Menjelaskan Tanggung Jawab Warga di Lingkungan Sekolah dan Sekitar Tempat Tinggal — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.3 Menjelaskan tanggung jawab di lingkungan sekolah dan sekitar tempat tinggal

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab singkat tentang pengertian dan contoh tanggung jawab di sekolah dan tempat tinggal (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan tanggung jawab warga di lingkungan sekolah dan sekitar tempat tinggal beserta akibat bila tidak dilaksanakan (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru tentang konsep tanggung jawab sebagai kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja di sekolah dan masyarakat (5 menit).
  • Murid mencermati 4 skenario situasi tertulis yang dibagikan guru: (1) Ruang kelas kotor setelah jam istirahat; (2) Antrean panjang di loket pembayaran/kasir; (3) Lampu dan kipas angin kelas menyala saat ruangan kosong; (4) Saluran air di depan rumah tersumbat sampah plastik (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memainkan permainan kartu tantangan cepat berpasangan 'Tebak Tanggung Jawabku', di mana murid secara bergantian mengambil kartu situasi dan menjelaskan bentuk tanggung jawab yang tepat dengan gembira (10 menit).
  • Murid secara mandiri melengkapi Lembar Kerja Penjelasan Tanggung Jawab dengan menuliskan penjelasan bentuk tanggung jawab dan akibat kelalaian pada 4 situasi yang disediakan: Situasi A (lingkungan sekolah: menjaga fasilitas belajar), Situasi B (lingkungan sekolah: ketertiban upacara dan kelas), Situasi C (lingkungan tempat tinggal: pengelolaan sampah), dan Situasi D (lingkungan tempat tinggal: mematuhi aturan jam malam/ketenangan warga) (18 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil penjelasan pada Lembar Kerja dengan acuan kebenaran konsep tanggung jawab, lalu menyadari pentingnya menjalankan tanggung jawab demi kenyamanan bersama (7 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan poin-poin utama materi tanggung jawab warga di sekolah dan lingkungan tempat tinggal (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil kerja murid dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan berupa kata kunci tindakan tanggung jawab, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan situasi analisis dampak sosial yang lebih luas.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan dibimbing langsung oleh guru secara bertahap saat melengkapi lembar kerja, sementara murid yang mahir mengerjakan secara mandiri.
  • Produk: Penjelasan tanggung jawab dapat disajikan dalam bentuk poin uraian ringkas maupun paragraf terstruktur sesuai tingkat kesiapan murid.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: 'Sebutkan 1 contoh tanggung jawabmu di sekolah dan 1 contoh tanggung jawabmu di sekitar rumah!' (Acuan jawaban benar: sekolah = menjaga kebersihan kelas/merawat fasilitas/datang tepat waktu; rumah = menjaga ketenangan/membuang sampah di tempatnya/membantu menjaga kebersihan lingkungan).

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri murid yang memuat penjelasan 4 bentuk tanggung jawab dan akibat pengabaiannya dengan kunci acuan: (1) Situasi A (sekolah: fasilitas kelas) -> Tanggung jawab: merawat dan tidak merusak meja/kursi/alat peraga, Akibat jika lalai: fasilitas rusak dan mengganggu kenyamanan belajar; (2) Situasi B (sekolah: ketertiban) -> Tanggung jawab: datang tepat waktu dan tertib menyimak pelajaran, Akibat jika lalai: tertinggal materi dan mengganggu konsentrasi teman; (3) Situasi C (tempat tinggal: kebersihan) -> Tanggung jawab: membuang sampah pada tempatnya dan ikut kerja bakti, Akibat jika lalai: lingkungan kotor, bau, dan rawan banjir; (4) Situasi D (tempat tinggal: ketertiban warga) -> Tanggung jawab: menjaga ketenangan dan tidak membuat gaduh saat jam istirahat warga, Akibat jika lalai: mengganggu kenyamanan tetangga dan menimbulkan perselisihan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis 2 butir pada lembar refleksi: (1) Jelaskan mengapa menjaga kebersihan toilet sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah! (Acuan: toilet adalah fasilitas umum yang digunakan bersama sehingga kebersihannya menentukan kesehatan dan kenyamanan seluruh pengguna); (2) Jelaskan tanggung jawab warga jika melihat saluran air di depan rumahnya tersumbat! (Acuan: membersihkan sumbatan sampah agar aliran air lancar dan tidak menyebabkan genangan air atau banjir saat hujan).

Formatif:

  • Penilaian tes tertulis/lembar kerja pemahaman konsep menjelaskan tanggung jawab di lingkungan sekolah dan tempat tinggal beserta akibat kelalaiannya.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan tanggung jawab di lingkungan sekolahBelum mampu menjelaskan bentuk tanggung jawab di lingkungan sekolah atau penjelasan keliru.Mampu menjelaskan 1 bentuk tanggung jawab di lingkungan sekolah beserta akibat kelalaiannya sesuai acuan.Mampu menjelaskan 2 bentuk tanggung jawab di lingkungan sekolah beserta akibat kelalaiannya sesuai acuan secara tepat.Mampu menjelaskan lebih dari 2 bentuk tanggung jawab di lingkungan sekolah beserta rincian akibat kelalaiannya secara tepat dan mandiri.
Menjelaskan tanggung jawab di sekitar tempat tinggalBelum mampu menjelaskan bentuk tanggung jawab di sekitar tempat tinggal atau penjelasan keliru.Mampu menjelaskan 1 bentuk tanggung jawab di sekitar tempat tinggal beserta akibat kelalaiannya sesuai acuan.Mampu menjelaskan 2 bentuk tanggung jawab di sekitar tempat tinggal beserta akibat kelalaiannya sesuai acuan secara tepat.Mampu menjelaskan lebih dari 2 bentuk tanggung jawab di sekitar tempat tinggal beserta rincian akibat kelalaiannya secara tepat dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan dengan jelas antara peran, tugas, dan tanggung jawab warga di sekolah dan masyarakat?
  • Apakah strategi permainan kartu tantangan cepat efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsep murid?

Murid:

  • Tanggung jawab apa di sekolah dan tempat tinggal yang paling sering aku lakukan setiap hari?
  • Apa yang akan aku lakukan jika melihat teman atau tetangga yang melupakan tanggung jawabnya?

Pertemuan 6 — Menjelaskan Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial di Sekitar Tempat Tinggal dan Sekolah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.4 Menjelaskan interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, memeriksa kehadiran, serta menyiapkan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi di sekolah dan lingkungan tempat tinggal (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat secara lisan dengan menanyakan: 'Apa yang dimaksud interaksi sosial dan sebutkan contoh bertemunya dua orang di sekolah!' (acuan jawaban: interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antarindividu atau antarkelompok; contoh: bertegur sapa, berdiskusi kelompok, bermain bersama saat istirahat) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mencermati penjelasan guru dan teks/gambar tentang pengertian interaksi sosial serta bentuk-bentuk interaksi sosial di sekolah dan tempat tinggal: interaksi antarindividu (misal: dua siswa saling menyapa), individu dengan kelompok (misal: guru mengajar di depan kelas atau ketua RT memberi pengumuman kepada warga), dan antarkelompok (misal: regu piket A bekerja sama dengan regu piket B atau dua tim lomba saling bertanding) (10 menit).
  • Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) berdiskusi untuk memahami dan mengelompokkan 4 kartu contoh interaksi yang dibagikan guru ke dalam bentuk interaksi yang tepat: Kartu 1 'Andi bertanya pelajaran kepada Bu Guru' (acuan: interaksi individu dengan individu); Kartu 2 'Pak RT menyampaikan jadwal kerja bakti kepada warga di balai warga' (acuan: interaksi individu dengan kelompok); Kartu 3 'Tim sepak bola Kelas 4A bertanding melawan Tim Kelas 4B' (acuan: interaksi antarkelompok); Kartu 4 'Siti dan Lani belajar kelompok bersama' (acuan: interaksi individu dengan individu) (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengadakan aktivitas interaktif permainan kuis cepat 'Tebak Bentuk Interaksi': guru membacakan skenario interaksi dan tiap kelompok mengangkat papan jawaban (Individu-Individu, Individu-Kelompok, atau Antarkelompok) secara gembira. Skenario kuis: (1) 'Dokter memeriksa seorang pasien di puskesmas desa' (acuan: Individu-Individu); (2) 'Kepala sekolah berpidato di depan seluruh peserta upacara' (acuan: Individu-Kelompok); (3) 'Kelompok pramuka Garuda berlomba cerdas cermat melawan kelompok Rajawali' (acuan: Antarkelompok) (10 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar latihan menjelaskan interaksi sosial dengan mengisi tabel analisis 4 situasi: Situasi 1 'Rani meminjam penghapus kepada Budi di kelas' (lokasi: sekolah; bentuk: individu dengan individu); Situasi 2 'Warga bergotong royong bersama pengurus RW memperbaiki jalan' (lokasi: tempat tinggal; bentuk: individu dengan kelompok / antarkelompok warga); Situasi 3 'Petugas perpustakaan melayani siswa yang mengembalikan buku' (lokasi: sekolah; bentuk: individu dengan individu); Situasi 4 'Regu ronda malam RT 01 bergantian pos dengan regu ronda RT 02' (lokasi: tempat tinggal; bentuk: antarkelompok). Murid menjelaskan pelaku interaksi dan bentuk interaksinya (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil analisis lembar kerja secara terbuka dan menyimpulkan ciri khas interaksi sosial di sekolah dan tempat tinggal (5 menit).
  • Murid melakukan refleksi terbimbing mengenai pentingnya interaksi sosial yang positif dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap pemahaman murid mengenai bentuk-bentuk interaksi sosial di sekolah dan tempat tinggal (3 menit).
  • Guru menyampaikan pengantar singkat bahwa pertemuan berikutnya akan melanjutkan pengamatan langsung fenomena interaksi sosial di sekolah, kemudian menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu contoh visual bergambar bagi murid yang memerlukan dukungan konkret dan kartu berbasis deskripsi teks bagi murid yang membaca cepat.
  • Proses: Memberikan pendampingan berjenjang (scaffolding) saat pengelompokan kartu bagi murid yang masih bingung membedakan pelaku interaksi, serta memberikan tantangan mandiri langsung bagi murid yang cepat paham.
  • Produk: Murid dapat menjelaskan bentuk interaksi sosial secara tertulis pada lembar kerja melalui isian tabel sederhana berstruktur atau penjelasan kalimat lengkap.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Apa yang dimaksud interaksi sosial dan sebutkan 1 contoh bertemunya orang di sekolah?' (Kriteria ketercapaian: Murid dapat menyatakan hubungan timbal balik/kontak antarorang dan menyebutkan contoh seperti mengobrol dengan teman, menyapa guru, atau berdiskusi).

Proses:

  • Lembar pengamatan aktivitas kelompok menjodohkan 4 kartu interaksi sosial: (1) Andi bertanya pelajaran kepada Bu Guru -> Individu dengan individu; (2) Pak RT menyampaikan jadwal kerja bakti kepada warga -> Individu dengan kelompok; (3) Tim sepak bola Kelas 4A bertanding melawan Kelas 4B -> Antarkelompok; (4) Siti dan Lani belajar kelompok bersama -> Individu dengan individu.
  • Pengecekan lembar latihan mandiri analisis 4 situasi interaksi sosial: ketepatan menentukan lokasi (sekolah/tempat tinggal), pelaku interaksi, dan bentuk interaksi (antarindividu, individu-kelompok, antarkelompok).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat: Murid menuliskan penjelasan bentuk interaksi untuk 2 pernyataan berikut: (1) 'Pak Guru mengajar matematika di depan kelas 4' (acuan: interaksi individu dengan kelompok di sekolah); (2) 'Dua orang tetangga saling bertegur sapa saat berpapasan di jalan' (acuan: interaksi antarindividu di sekitar tempat tinggal).

Formatif:

  • Tanya jawab diagnostik awal mengenai pengertian dan contoh sederhana interaksi sosial di sekolah
  • Observasi unjuk kerja saat pengelompokan 4 kartu bentuk interaksi dalam kelompok
  • Pemeriksaan lembar latihan analisis 4 situasi interaksi sosial di sekolah dan tempat tinggal

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Bentuk Interaksi Sosial di Sekolah dan Sekitar Tempat TinggalBelum mampu mengidentifikasi pelaku maupun menjelaskan bentuk interaksi sosial dari 4 situasi yang diberikan (0-1 situasi tepat dengan bimbingan penuh).Mampu menjelaskan bentuk interaksi sosial pada 2 dari 4 situasi dengan tepat, namun masih membutuhkan bimbingan guru dalam membedakan interaksi individu-kelompok dan antarkelompok.Mampu menjelaskan bentuk interaksi sosial pada 3-4 situasi di lingkungan sekolah dan tempat tinggal secara tepat (mencakup antarindividu, individu-kelompok, dan antarkelompok) secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh bentuk interaksi sosial pada 4 situasi di sekolah dan tempat tinggal secara tepat dan lengkap disertai alasan/penjelasan hubungan timbal balik antarpihak yang terlibat secara mandiri dan konsisten.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat membedakan interaksi antarindividu, individu dengan kelompok, dan antarkelompok dengan jelas?
  • Bagian kegiatan mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami interaksi sosial di lingkungan sekolah dan tempat tinggal?

Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara manusia berinteraksi di sekolah dan tempat tinggal?
  • Bentuk interaksi sosial apa yang paling sering kamu lakukan saat berada di sekolah?

Pertemuan 7 — Mengamati Fenomena Interaksi Sosial di Sekolah dan Mencatat Hasil Pengamatan — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.5 Mengamati fenomena interaksi sosial di sekitar tempat tinggal dan sekolah secara sederhana dan mencatat hasil pengamatannya

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melakukan pengamatan fenomena interaksi sosial di lingkungan sekolah dan mencatat hasilnya dalam tabel pengamatan (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: menampilkan 2 contoh peristiwa di papan tulis yaitu (1) Dua murid mengobrol sambil meminjam pensil di kelas dan (2) Seorang murid duduk melamun sendirian di bawah pohon. Guru meminta murid mengidentifikasi mana yang merupakan fenomena interaksi sosial dan menyebutkan cirinya (acuan: peristiwa 1 adalah interaksi sosial karena terjadi hubungan timbal balik/komunikasi dua orang; peristiwa 2 bukan interaksi sosial karena dilakukan sendiri tanpa hubungan timbal balik) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak panduan pengamatan interaksi sosial dan mencermati format tabel pengamatan yang memuat kolom: Lokasi, Pihak yang Terlibat, Bentuk Interaksi yang Terjadi, dan Catatan Pengamatan (5 menit).
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan menetapkan kesepakatan zona pengamatan di area sekolah (kantin, halaman, perpustakaan, selasar kelas) secara tertib dan berkesadaran terhadap lingkungan (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Dalam suasana menggembirakan 'Misi Detektif Interaksi', kelompok bergerak ke zona yang ditentukan di area sekolah untuk mengamati secara langsung fenomena interaksi sosial yang dilakukan warga sekolah selama 15 menit (10 menit).
  • Setiap kelompok mencatat hasil pengamatan interaksi sosial pada lembar pengamatan minimal 3 peristiwa nyata secara konkret dan faktual (misalnya: murid menyapa guru, pembeli memesan makanan kepada penjual kantin, dua teman membaca buku bersama di perpustakaan) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Kelompok kembali ke kelas, mengecek kelengkapan data hasil pengamatan pada tabel, dan memastikan catatan sudah memuat pihak yang berinteraksi serta bentuk interaksinya secara objektif (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran mengenai cara mengamati dan mencatat fenomena interaksi sosial secara cermat dan sistematis (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan singkat mengenai fakta yang berhasil dicatat murid, memberikan umpan balik, dan menutup pertemuan tanpa menyimpulkan keseluruhan bab (10 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar pencatatan dengan panduan kata kunci pilihan untuk kelompok yang membutuhkan perancah, serta lembar pengamatan terbuka dengan kolom catatan detail untuk kelompok yang sudah mahir.
  • Proses: Guru memberikan bimbingan langsung dalam mencatat detail interaksi bagi kelompok yang kesulitan mengidentifikasi pihak yang berinteraksi di lapangan.
  • Produk: Hasil pengamatan dicatat dalam bentuk tabel standar dengan catatan deskriptif singkat atau dilengkapi diagram turus sederhana bagi yang mencatat frekuensi keterjadian.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Identifikasi singkat: Murid menentukan mana dari 2 situasi berikut yang merupakan fenomena interaksi sosial: (1) Dua murid mengobrol sambil meminjam pensil di kelas, (2) Seorang murid duduk melamun sendirian di bawah pohon. Kriteria ketercapaian: Murid tepat memilih situasi 1 dengan alasan ada kontak dan komunikasi timbal balik (acuan: situasi 1 benar; situasi 2 salah).

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja pengamatan kelompok saat mengamati interaksi di sekolah. Acuan kelengkapan: lembar memuat minimal 3 fenomena interaksi sosial nyata dengan rincian lengkap mencakup lokasi, pihak yang terlibat (minimal 2 orang), dan bentuk interaksi timbal balik yang teramati secara faktual.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Setiap kelompok menunjukkan tabel pengamatannya dan menyebutkan 1 data interaksi sosial terlengkap yang berhasil dicatat. Acuan penerimaan: data memuat lokasi yang jelas di sekolah, pelaku interaksi (misal: murid dan guru / murid dan penjual), serta kegiatan saling berkomunikasi atau bekerja sama yang teramati secara nyata.

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja pengamatan langsung di lapangan menggunakan lembar observasi keterlibatan dan pencatatan data
  • Pemeriksaan lembar hasil pencatatan pengamatan fenomena interaksi sosial di sekolah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Mengamati Fenomena Interaksi SosialBelum mampu mengamati fenomena interaksi sosial di sekolah secara mandiri; masih mencatat aktivitas individu tanpa adanya interaksi timbal balik.Mampu mengamati fenomena interaksi sosial di sekolah tetapi hanya menemukan 1-2 peristiwa interaksi sederhana dengan bantuan dan arahan guru.Mampu mengamati fenomena interaksi sosial di lingkungan sekolah secara mandiri dan menemukan minimal 3 peristiwa interaksi timbal balik secara tepat.Mampu mengamati berbagai variasi fenomena interaksi sosial di lingkungan sekolah secara teliti dan mandiri, menemukan lebih dari 3 peristiwa interaksi timbal balik yang beragam.
Kemampuan Mencatat Hasil PengamatanBelum mencatat hasil pengamatan ke dalam tabel secara runtut; data pihak yang terlibat atau bentuk interaksi tidak terisi.Mencatat hasil pengamatan ke dalam tabel, namun informasi pihak yang terlibat atau lokasi kejadian masih belum lengkap pada sebagian data.Mencatat minimal 3 hasil pengamatan ke dalam tabel secara lengkap mencakup lokasi, pihak yang terlibat, dan bentuk interaksi sesuai fakta yang diamati.Mencatat seluruh hasil pengamatan ke dalam tabel secara sangat lengkap, rinci, rapi, dan menyajikan catatan kontekstual yang jelas sesuai fakta lapangan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 15 menit untuk observasi di luar kelas mencukupi bagi murid untuk menemukan fenomena interaksi sosial?
  • Bagaimana efektivitas pembagian zona pengamatan dalam membantu ketertiban murid saat mengamati?

Murid:

  • Apa peristiwa interaksi paling menarik yang kamu amati di sekolah hari ini?
  • Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit saat mencatat hasil pengamatan ke dalam tabel?

Pertemuan 8 — Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Peran dan Tanggung Jawab di Sekolah secara Lisan dan Tertulis — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.6 Mengomunikasikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di lingkungan sekolah secara lisan dan tertulis

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengomunikasikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah secara tertulis dan lisan (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal lisan dengan menanyakan: 'Sebutkan 1 contoh peran di sekolah beserta tanggung jawab yang menyertainya!' (acuan jawaban: murid bertanggung jawab belajar tertib/mematuhi tata tertib, guru bertanggung jawab mengajar/membimbing murid, penjaga sekolah bertanggung jawab menjaga kebersihan/keamanan) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mencermati format tabel laporan tertulis di papan tulis yang memuat 3 komponen hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah: (1) Warga sekolah yang diselidiki, (2) Peran dan tugasnya, (3) Bentuk tanggung jawab yang dijalankan (5 menit).
  • Murid menyimak permodelan guru dalam menyusun kalimat laporan tertulis dan cara membacakannya secara lisan berdasarkan catatan penyelidikan yang sudah dimiliki murid dari pertemuan sebelumnya (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara mandiri menyalin dan melengkapi lembar laporan tertulis hasil penyelidikan minimal 2 peran warga sekolah (pilihan acuan peran: Guru, Murid, Petugas Kebersihan, atau Kepala Sekolah) beserta rincian peran, tugas, dan tanggung jawabnya masing-masing pada format yang disediakan (10 menit).
  • Murid berpasangan memainkan aktivitas seru 'Estafet Warta Sekolah', yaitu saling membacakan dan mengomunikasikan laporan tertulis penyelidikannya kepada pasangan secara bergantian, kemudian pasangan menandai lembar ceklis verifikasi keterbacaan komponen peran dan tanggung jawab temannya (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Perwakilan murid membacakan laporan hasil penyelidikannya secara lisan di hadapan kelas dan menerima konfirmasi kelengkapan data peran serta tanggung jawab yang disampaikan dari teman dan guru (10 menit).
  • Murid memeriksa kembali kelengkapan catatan tertulisnya dan menyimpulkan hal penting apa saja yang harus jelas saat mengomunikasikan peran dan tanggung jawab di sekolah (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan proses komunikasi hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab sekolah baik secara lisan maupun tertulis (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas kegiatan komunikasi lisan dan tulisan hari ini serta mengingatkan persiapan pertemuan berikutnya untuk evaluasi/asesmen akhir bab, lalu menutup pelajaran dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan format laporan tertulis dengan panduan frasa rumpang peran dan tanggung jawab, sedangkan murid yang mandiri menuliskan narasi laporan secara lengkap tanpa bantuan frasa panduan.
  • Proses: Pada aktivitas komunikasi lisan berpasangan, murid yang ragu didampingi guru dengan latihan membaca draf kalimat laporan terlebih dahulu bersama teman sebangku.
  • Produk: Laporan penyelidikan tertulis dapat disajikan dalam bentuk tabel isian terstruktur maupun paragraf ringkas laporan investigasi peran dan tanggung jawab sekolah.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: 'Sebutkan 1 peran di sekolah dan 1 tanggung jawabnya!' Kriteria penerimaan: Murid menyebutkan 1 pasangan yang valid sesuai acuan (Guru -> mendidik/mengajar, Murid -> belajar/mematuhi aturan, Penjaga sekolah -> menjaga kebersihan/keamanan lingkungan sekolah).

Proses:

  • Penilaian formatif pengisian laporan tertulis hasil penyelidikan minimal 2 peran warga sekolah (Acuan target: mencantumkan nama peran, tugas spesifik, dan wujud tanggung jawab di sekolah secara tepat).
  • Pengamatan performa komunikasi lisan saat aktivitas 'Estafet Warta Sekolah' berpasangan menggunakan lembar ceklis keterbacaan komponen peran dan tanggung jawab.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat (tiket keluar) berisi pertanyaan: 'Tuliskan 1 hasil penyelidikanmu mengenai peran dan tanggung jawab salah satu warga sekolah yang telah kamu komunikasikan hari ini!' Acuan jawaban yang diterima: memuat subjek peran di sekolah (misal: petugas kebersihan) beserta tanggung jawabnya (misal: menjaga kebersihan toilet dan halaman sekolah).

Formatif:

  • Pemeriksaan lembar laporan tertulis hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah
  • Observasi unjuk kerja saat murid mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lisan dalam aktivitas berpasangan dan di depan kelas

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengomunikasikan secara tertulis hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolahBelum menuliskan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah atau informasi yang ditulis tidak sesuai data penyelidikan.Menuliskan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah tetapi hanya memuat 1 peran atau belum memuat komponen tanggung jawab secara lengkap.Menuliskan hasil penyelidikan secara tertulis dengan memuat minimal 2 peran warga sekolah beserta tugas dan tanggung jawabnya secara lengkap sesuai format.Menuliskan hasil penyelidikan secara tertulis mencakup lebih dari 2 peran warga sekolah dengan rincian peran, tugas, dan tanggung jawab yang sangat lengkap dan terstruktur secara mandiri.
Mengomunikasikan secara lisan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolahBelum mampu menyampaikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah secara lisan meskipun telah dipandu.Menyampaikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah secara lisan dengan panduan penuh guru atau hanya menyebutkan nama peran tanpa tanggung jawabnya.Menyampaikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah secara lisan dengan lancar dan mencakup seluruh komponen peran serta tanggung jawab sesuai laporan.Menyampaikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di sekolah secara lisan dengan lancar, jelas, runtut, dan mampu merespons pertanyaan konfirmasi pendengar secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu komunikasi lisan berpasangan cukup memfasilitasi seluruh murid untuk berlatih menyampaikan hasil penyelidikannya?
  • Bagian mana dari laporan tertulis murid yang masih memerlukan scaffolding tambahan terkait rincian tanggung jawab?

Murid:

  • Apakah kamu merasa mudah saat menceritakan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab sekolah kepada temanmu?
  • Bagian laporan mana yang menurutmu paling jelas kamu sampaikan secara tertulis maupun lisan hari ini?

Pertemuan 9 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menjelaskan peran dan tugas di lingkungan sekolah
  • TP 4.6.2 Menjelaskan peran dan tugas di sekitar tempat tinggal
  • TP 4.6.3 Menjelaskan tanggung jawab di lingkungan sekolah dan sekitar tempat tinggal
  • TP 4.6.4 Menjelaskan interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah
  • TP 4.6.5 Mengamati fenomena interaksi sosial di sekitar tempat tinggal dan sekolah secara sederhana dan mencatat hasil pengamatannya
  • TP 4.6.6 Mengomunikasikan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab di lingkungan sekolah secara lisan dan tertulis

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, serta membagikan lembar tes tertulis serentak (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak petunjuk pengerjaan Bagian 1 Tes Tertulis (TP 4.6.2, 4.6.4, 4.6.5) yang memuat: (1) Menuliskan peran dan tugas 2 warga tempat tinggal (acuan: Ketua RT memimpin dan melayani warga; Petugas kebersihan mengangkut sampah warga); (2) Menjelaskan 2 contoh bentuk interaksi sosial (acuan: kerja sama membersihkan parit; tegur sapa antarwarga saat berpapasan); (3) Mengisi tabel catatan pengamatan interaksi sosial sekolah/tempat tinggal dengan 2 baris data (acuan: memuat kolom pelaku, bentuk interaksi kerja sama/komunikasi, dan keterangan peristiwa) (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan Bagian 1 Tes Tertulis secara serentak dan mandiri sesuai butir soal dan acuan kunci jawaban yang telah ditentukan (25 menit).
  • Setiap kelompok (terdiri dari 6 kelompok beranggotakan 4-5 murid) secara bergiliran mengumpulkan laporan tertulis ringkas tabel peran dan tanggung jawab warga sekolah serta memaparkan secara lisan hasil penyelidikan yang telah disusun (acuan laporan & lisan: menjelaskan peran dan tugas kepala sekolah, guru, murid, dan penjaga sekolah beserta tanggung jawab menjaga ketertiban/kebersihan sekolah; 6 kelompok tampil masing-masing 5 menit) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan jalannya asesmen sumatif serta menyimpulkan capaian pemahaman peran, tanggung jawab, dan interaksi sosial di lingkungan sekolah dan tempat tinggal (3 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tes dan lembar laporan unjuk kerja kelompok, mengapresiasi partisipasi seluruh murid, dan menutup pembelajaran Bab 6 (2 menit).

Diferensiasi:

  • Proses: Akomodasi akses berupa pembacaan ulang butir soal secara lisan bagi murid yang memerlukan bantuan membaca tanpa mengubah kunci jawaban atau kriteria penilaian.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan alat tulis dan kelengkapan berkas laporan penyelidikan kelompok sebelum pelaksanaan asesmen sumatif dimulai.

Proses:

  • Pemantauan ketertiban pengerjaan tes tertulis mandiri dan observasi unjuk kerja presentasi kelompok menggunakan rubrik penilaian.

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis terpadu dan unjuk kerja presentasi kelompok: lembar jawaban tes tertulis mengenai peran dan interaksi sosial serta laporan tertulis ringkas hasil pengamatan dan presentasi kelompok mengenai peran, tugas, dan tanggung jawab warga sekolah
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban tertulis murid yang memuat identifikasi peran dan tugas warga sekitar tempat tinggal, uraian contoh interaksi sosial, serta tabel catatan hasil pengamatan fenomena interaksi sosial di lingkungan tempat tinggal atau sekolah yang dikerjakan serentak seluruh kelas (30 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
  • unjuk kerja presentasi kelompok: laporan tertulis ringkas tabel peran dan tanggung jawab warga sekolah serta pemaparan lisan hasil penyelidikan secara berkelompok (6 kelompok beranggotakan 4-5 murid, masing-masing tampil 6 menit termasuk tanggapan) (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi dan ketercapaian laporan)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis terpadu dan unjuk kerja presentasi kelompok: lembar jawaban tes tertulis mengenai peran dan interaksi sosial serta laporan tertulis ringkas hasil pengamatan dan presentasi kelompok mengenai peran, tugas, dan tanggung jawab warga sekolah
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban tertulis murid yang memuat identifikasi peran dan tugas warga sekitar tempat tinggal, uraian contoh interaksi sosial, serta tabel catatan hasil pengamatan fenomena interaksi sosial di lingkungan tempat tinggal atau sekolah yang dikerjakan serentak seluruh kelas (30 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
  • unjuk kerja presentasi kelompok: laporan tertulis ringkas tabel peran dan tanggung jawab warga sekolah serta pemaparan lisan hasil penyelidikan secara berkelompok (6 kelompok beranggotakan 4-5 murid, masing-masing tampil 6 menit termasuk tanggapan) (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi dan ketercapaian laporan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Tes Tertulis Peran, Tugas, Interaksi, dan Pengamatan (TP 4.6.2, 4.6.4, 4.6.5)Menjawab kurang dari 2 butir soal tes tertulis dengan tepat sesuai acuan kunci jawaban.Menjawab tepat 2 butir soal: peran/tugas warga sekitar tempat tinggal dan salah satu contoh interaksi sosial sesuai acuan kunci jawaban.Menjawab tepat seluruh butir soal: 2 peran/tugas warga tempat tinggal (Ketua RT dan Petugas Kebersihan), 2 contoh interaksi sosial (kerja sama dan tegur sapa), serta mengisi tabel catatan pengamatan interaksi dengan minimal 1 peristiwa yang sesuai acuan.Menjawab tepat dan lengkap seluruh butir soal tes tertulis sesuai acuan kunci jawaban serta mengisi tabel catatan pengamatan secara rinci mencakup pelaku, bentuk interaksi, dan keterangan peristiwa secara tepat.
Laporan Tertulis dan Presentasi Penyelidikan Peran dan Tanggung Jawab Sekolah (TP 4.6.1, 4.6.3, 4.6.6)Laporan tertulis dan pemaparan lisan belum memuat peran, tugas, serta tanggung jawab warga sekolah secara tepat.Laporan tertulis dan pemaparan lisan hanya menjelaskan sebagian peran dan tugas warga sekolah (guru dan murid) tanpa menguraikan tanggung jawabnya sesuai acuan.Laporan tertulis dan pemaparan lisan kelompok menjelaskan secara tepat peran, tugas, dan tanggung jawab seluruh warga sekolah (kepala sekolah, guru, murid, tenaga kependidikan/penjaga sekolah) sesuai acuan materi penyelidikan.Laporan tertulis dan pemaparan lisan kelompok menjelaskan secara tepat, lengkap, dan sistematis peran, tugas, serta tanggung jawab seluruh warga sekolah beserta contoh tindakan tanggung jawab nyata di lingkungan sekolah.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 30 menit untuk tes tertulis dan 30 menit untuk 6 presentasi kelompok sudah berjalan efektif dan tertib?
  • Bagian capaian pembelajaran mana dari Bab 6 yang sudah dikuasai dengan sangat baik oleh sebagian besar murid?

Murid:

  • Apa hal paling bermakna yang kamu pelajari tentang peran dan tanggung jawabmu di sekolah dan masyarakat?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran dan asesmen Bab 6 ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Kemendikbudristek, 2023), Bab 6 Halaman 168-175
  2. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Kemendikbudristek, 2023), Bab 6 Halaman 121-125
  3. Kartu permainan tugas dan peran di sekolah (6 kartu)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) Menjelaskan Peran dan Tugas di Sekolah
  5. Buku Panduan Guru IPAS SD Kelas IV Edisi Revisi 2023 (Bab 6)
  6. Buku Siswa IPAS SD Kelas IV Edisi Revisi 2023 (Bab 6)
  7. Set kartu peran dan tugas warga sekolah (Petugas Kebersihan, Petugas Keamanan, Pustakawan, Tenaga Administrasi)
  8. Lembar Kerja Murid (Analisis Kasus Peran Warga Sekolah)
  9. Buku Panduan Guru IPAS SD Kelas IV Revisi 2023 Bab 6
  10. Buku Siswa IPAS SD Kelas IV Revisi 2023 Bab 6
  11. Kartu Permainan Peran dan Tugas Pengurus Lingkungan
  12. Bagan struktur kepengurusan RT/RW setempat
  13. Buku Panduan Guru IPAS SD Kelas IV Edisi Revisi (2023), Bab 6
  14. Buku Siswa IPAS SD Kelas IV Edisi Revisi (2023), Bab 6
  15. Set kartu peran dan tugas warga masyarakat sekitar tempat tinggal
  16. Lembar Kerja Murid (LKM) 'Peran dan Tugas Warga Sekitarku'
  17. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV Edisi Revisi (Kemendikbudristek 2023) Bab 6
  18. Buku Siswa IPAS Kelas IV Edisi Revisi (Kemendikbudristek 2023) Bab 6 Halaman 126-128
  19. Set kartu tantangan situasi tanggung jawab di sekolah dan tempat tinggal
  20. Lembar Kerja Murid: Penjelasan Tanggung Jawab Warga
  21. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV Edisi Revisi, Bab VI Topik C
  22. Buku Siswa IPAS Kelas IV Edisi Revisi, Bab VI Topik C
  23. Kartu situasi contoh interaksi sosial di sekolah dan masyarakat
  24. Lembar Kerja Murid (LKPD) Bentuk Interaksi Sosial
  25. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Bab 6
  26. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Bab 6
  27. Lembar Kerja Pengamatan Interaksi Sosial di Sekolah
  28. Papan jalan dan alat tulis pengamatan
  29. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2023)
  30. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2023)
  31. Lembar catatan hasil penyelidikan peran dan tanggung jawab sekolah dari aktivitas sebelumnya
  32. Format tabel laporan warta peran dan tanggung jawab sekolah
  33. Buku Panduan Guru IPAS untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)
  34. Buku Siswa IPAS untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)
  35. Lembar Tes Tertulis Sumatif Bab 6
  36. Lembar Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Presentasi Kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.