Modul AjarPertemuan 9Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Potensi Daerahku: Menghubungkan Bentang Alam, Profesi, dan Budaya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Potensi Daerahku: Menghubungkan Bentang Alam, Profesi, dan Budaya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Potensi Daerahku: Menghubungkan Bentang Alam, Profesi, dan Budaya

IPAS - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Potensi Daerahku: Menghubungkan Bentang Alam, Profesi, dan Budaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikPotensi Daerahku: Menghubungkan Bentang Alam, Profesi, dan Budaya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis keterkaitan antara bentang alam, keanekaragaman hayati, profesi masyarakat, dan budaya khas daerah tempat tinggalnya secara terpadu.
  2. Murid dapat menyajikan hasil analisis potensi daerahnya dalam bentuk poster, laporan sederhana, atau presentasi lisan yang memuat informasi bentang alam, sumber daya alam, profesi, dan budaya khas daerahnya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa pekerjaan orang-orang di daerah pegunungan berbeda dengan pekerjaan orang-orang di daerah pantai?
  2. Apa hubungan antara alam sekitar kita dengan budaya dan kebiasaan masyarakat di daerahmu?
  3. Jika kamu harus memperkenalkan daerahmu kepada teman dari kota lain, apa hal paling istimewa yang ingin kamu tunjukkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama, mengajak murid mensyukuri keberagaman alam dan budaya Indonesia sebagai anugerah Tuhan (± 2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menampilkan dua gambar kontras (misal: desa nelayan di pantai vs. ladang sayur di pegunungan) dan meminta murid menuliskan 1–2 kata di sticky note tentang apa yang mereka tahu tentang daerah masing-masing (± 5 menit).
  • Guru membahas hasil sticky note secara cepat untuk memetakan pengetahuan awal murid, lalu mengaitkan dengan topik hari ini (± 3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran 4.5.9.1 dan 4.5.9.2 dalam bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan menemukan hubungan antara alam, pekerjaan, dan budaya di daerah kita, lalu membuat karya untuk menceritakannya.' (± 2 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid (± 3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video pendek (2–3 menit) atau gambar seri yang menampilkan tiga daerah dengan bentang alam berbeda (pantai, pegunungan, dataran rendah) beserta profesi dan budayanya. Murid diminta mengamati dengan seksama.
  • Murid mengisi 'Tabel Pengamatan Daerahku' (3 kolom: Bentang Alam & SDA | Profesi Masyarakat | Budaya Khas) berdasarkan video/gambar yang ditampilkan, dikerjakan secara individu selama ± 5 menit.
  • Guru memandu diskusi kelas: murid berbagi hasil tabel dan guru menuliskan pola yang muncul di papan tulis, misalnya 'daerah pantai → ikan melimpah → nelayan → budaya melaut'. Guru bertanya: 'Apakah kalian melihat polanya?' (± 5 menit).
  • Guru menegaskan konsep keterkaitan: bentang alam menentukan sumber daya alam, sumber daya alam memengaruhi profesi, dan profesi serta lingkungan membentuk budaya khas suatu daerah. Penjelasan singkat dengan peta konsep sederhana di papan tulis (± 3 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat 'Kartu Potensi Daerah' berisi data singkat tentang daerah tertentu di Indonesia (berbeda tiap kelompok, termasuk daerah tempat tinggal murid jika memungkinkan).
  • Setiap kelompok berdiskusi menganalisis keterkaitan antara bentang alam, keanekaragaman hayati, profesi, dan budaya yang tertera pada kartu, lalu mengisi 'Lembar Analisis Potensi Daerah' (± 10 menit).
  • Berdasarkan hasil analisis, tiap kelompok membuat produk pilihan: (a) poster sederhana pada kertas A3 dengan gambar dan keterangan, (b) laporan singkat 1 halaman, atau (c) rencana presentasi lisan 2 menit. Guru memberi kebebasan memilih sesuai minat dan kemampuan kelompok (± 10 menit).
  • Guru berkeliling memberi bimbingan dan umpan balik formif selama proses pengerjaan, mencatat perkembangan tiap kelompok.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mempresentasikan produknya secara singkat (± 1–2 menit per kelompok) di depan kelas atau dalam format 'galeri berjalan' (jika poster: ditempel di dinding, murid lain berkeliling membaca dan memberi bintang/komentar di sticky note) (± 10 menit).
  • Setelah presentasi, murid melakukan penilaian sejawat dengan mengisi lembar sederhana: 'Satu hal yang aku pelajari dari kelompok lain' dan 'Satu pertanyaan yang masih aku miliki'.
  • Guru memandu refleksi kelas: 'Apa yang membuat daerahmu istimewa? Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga potensi daerah kita?' Murid berbagi jawaban secara lisan (± 5 menit).
  • Murid mengisi kartu refleksi diri: (1) Apa yang sudah aku pahami hari ini? (2) Apa yang masih membingungkanku? (3) Apa yang ingin aku lakukan setelah belajar ini?

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan bersama: bentang alam, profesi, dan budaya suatu daerah saling berkaitan dan membentuk identitas daerah tersebut (± 3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir: murid menjawab 2–3 pertanyaan tertulis singkat di lembar kerja (asesmen sumatif pertemuan ini) (± 5 menit).
  • Guru menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh murid dan mengingatkan bahwa mengenal potensi daerah adalah cara mencintai tanah air (± 1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama (± 1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah siap/cepat mendapat Kartu Potensi Daerah dengan data lebih lengkap dan kompleks (melibatkan 4–5 elemen sekaligus). Murid yang membutuhkan dukungan mendapat kartu dengan data terpandu dan pertanyaan bantuan yang lebih terstruktur.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan dapat bekerja berpasangan dengan panduan guru atau teman sebaya. Murid yang cepat dapat diminta membandingkan dua daerah sekaligus dan menemukan persamaan-perbedaannya.
  • Produk: Murid bebas memilih bentuk produk akhir: poster bergambar, laporan tertulis singkat, atau presentasi lisan. Murid yang kesulitan menulis dapat menyampaikan hasil analisis secara lisan kepada guru.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan 1–2 kata atau kalimat di sticky note tentang apa yang mereka ketahui mengenai daerah tempat tinggalnya (bentang alam, pekerjaan, atau budaya).
  • Guru membahas hasil sticky note secara cepat untuk memetakan pengetahuan awal dan menyesuaikan penekanan materi selama pembelajaran berlangsung.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengisi Tabel Pengamatan dan diskusi kelas (tahap Memahami).
  • Guru memeriksa Lembar Analisis Potensi Daerah yang dikerjakan kelompok dan memberi umpan balik langsung (tahap Mengaplikasi).
  • Penilaian sejawat: murid memberi komentar konstruktif pada produk kelompok lain di sesi galeri berjalan (tahap Merefleksi).
  • Kartu refleksi diri: guru membaca kartu untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang perlu ditindaklanjuti.

Akhir:

  • Penilaian produk kelompok (poster/laporan/presentasi) menggunakan rubrik 4 aspek: kelengkapan informasi, keakuratan analisis keterkaitan, kreativitas penyajian, dan kemampuan komunikasi.
  • Jawaban tertulis individu: (1) Sebutkan dua contoh keterkaitan bentang alam dengan profesi di suatu daerah! (2) Bagaimana budaya masyarakat bisa terbentuk dari kondisi alam daerahnya? Berikan satu contoh! (3) Apa yang bisa kamu lakukan untuk menjaga potensi daerahmu?

Formatif:

  • Pengamatan langsung selama diskusi kelompok menggunakan lembar observasi (keterlibatan, kemampuan menganalisis keterkaitan).
  • Umpan balik lisan dari guru saat berkeliling selama pengerjaan produk kelompok.
  • Penilaian sejawat melalui sticky note komentar pada sesi galeri berjalan.
  • Kartu refleksi diri murid di akhir kegiatan inti.

Sumatif:

  • Produk kelompok (poster/laporan/presentasi) dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Jawaban tertulis 2–3 pertanyaan singkat di lembar penutup untuk mengukur pemahaman individu terhadap keterkaitan bentang alam, profesi, dan budaya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Informasi Potensi DaerahProduk hanya memuat 1 elemen (hanya bentang alam atau hanya profesi) tanpa keterkaitan.Produk memuat 2 elemen (misal bentang alam dan profesi) namun belum menunjukkan keterkaitan yang jelas.Produk memuat 3 elemen (bentang alam, profesi, dan budaya) dengan keterkaitan yang cukup jelas.Produk memuat 4 elemen secara lengkap (bentang alam, keanekaragaman hayati, profesi, dan budaya khas) dengan keterkaitan yang jelas dan didukung contoh konkret.
Keakuratan Analisis KeterkaitanHubungan antar elemen tidak tepat atau tidak logis (misal: menghubungkan elemen yang tidak berkaitan).Hubungan antar elemen sebagian tepat, namun penjelasan masih terlalu umum atau ada kekeliruan pada 1–2 keterkaitan.Hubungan antar elemen tepat dan logis, penjelasan cukup jelas meskipun contoh masih terbatas.Hubungan antar elemen sangat tepat, logis, dan didukung alasan serta bukti/contoh yang spesifik dan relevan dengan daerah yang dikaji.
Kreativitas Penyajian ProdukProduk sangat sederhana, informasi sulit dibaca/dipahami, tidak ada usaha untuk menarik perhatian pembaca/pendengar.Produk cukup rapi namun penyajian kurang menarik; informasi dapat dipahami meskipun perlu penjelasan tambahan.Produk rapi, informatif, dan cukup menarik; menggunakan visual atau struktur yang memudahkan pemahaman.Produk sangat kreatif, rapi, dan menarik; menggunakan kombinasi visual, warna, dan tata letak yang efektif untuk menyampaikan informasi secara jelas dan berkesan.
Kemampuan Komunikasi (Presentasi/Laporan)Murid tidak mampu menjelaskan isi produk atau hanya membacakan kata-kata tanpa pemahaman.Murid dapat menjelaskan isi produk secara singkat namun kurang percaya diri atau penjelasan tidak urut.Murid menjelaskan isi produk dengan cukup jelas, urut, dan percaya diri; mampu menjawab 1 pertanyaan sederhana.Murid menjelaskan isi produk dengan sangat jelas, percaya diri, dan runtut; mampu menjawab pertanyaan lanjutan serta mengaitkan dengan pengalaman atau pengetahuan nyata.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil mengidentifikasi keterkaitan antara bentang alam, profesi, dan budaya dengan tepat? Kelompok mana yang masih membutuhkan pendampingan?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan (pilihan produk dan tingkat kompleksitas kartu) efektif menjangkau semua murid?
  • Bagian kegiatan mana yang paling menarik antusias murid? Apa yang bisa diperkuat di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Penyesuaian apa yang perlu dilakukan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang daerahmu atau daerah lain di Indonesia?
  • Bagian kegiatan mana yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah bisa menjelaskan mengapa pekerjaan dan budaya masyarakat bisa berbeda-beda di tiap daerah?
  • Apa satu hal yang ingin kamu lakukan setelah belajar tentang potensi daerah hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi 2023 (Amalia Fitri, dkk.) — Bab 5 'Ini Khas Daerahku!', ISBN: 978-623-118-445-0
  2. Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi 2023 (Amalia Fitri, dkk.), ISBN: 978-623-118-449-8
  3. Gambar/video bentang alam Indonesia (pantai, pegunungan, dataran rendah) — dapat diakses dari buku.kemdikbud.go.id atau sumber terpercaya lainnya
  4. Kartu Potensi Daerah (dibuat guru): berisi data singkat bentang alam, SDA, profesi, dan budaya berbagai daerah di Indonesia
  5. Lembar Kerja Murid: Tabel Pengamatan Daerahku dan Lembar Analisis Potensi Daerah (dibuat guru)
  6. Kertas A3, spidol warna, dan alat tulis untuk pembuatan poster
  7. Sticky note untuk asesmen awal dan sesi galeri berjalan
  8. Kartu refleksi diri murid (disiapkan guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.