Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Bentang Alam Daerahku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Mengenal Bentang Alam Daerahku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Bentang Alam Daerahku

IPAS - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Bentang Alam Daerahku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Bentang Alam Daerahku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi ragam bentang alam (dataran tinggi, dataran rendah, pantai, pegunungan) di daerah tempat tinggalnya menggunakan peta konvensional atau digital.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat ciri-ciri bentang alam di sekitar tempat tinggalnya melalui kegiatan pengamatan sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat pegunungan, pantai, atau dataran di sekitar tempat tinggalmu? Apa yang membuat tempat-tempat itu terlihat berbeda satu sama lain?
  2. Jika kalian melihat peta daerahmu, kira-kira warna dan simbol apa yang menunjukkan tempat yang tinggi dan tempat yang rendah?
  3. Menurutmu, mengapa bentang alam di setiap daerah bisa berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan meminta murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan 4 gambar bentang alam (dataran tinggi, dataran rendah, pantai, pegunungan) di papan tulis atau layar proyektor. Murid diminta menuliskan nama bentang alam yang mereka kenali pada selembar kertas kecil (sticky note atau kertas sobekan). Guru mengumpulkan dan membaca sekilas untuk mengetahui pengetahuan awal murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar mengenal ragam bentang alam di daerah kita dan mengamati ciri-cirinya.'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu: 'Pernahkah kalian melihat pegunungan atau pantai di sekitar tempat tinggalmu? Apa yang membuatnya berbeda?'
  • Guru mengaitkan materi dengan pembelajaran sebelumnya tentang peta, arah mata angin, dan simbol-simbol peta yang sudah dipelajari di kelas 3.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan peta provinsi tempat tinggal murid (peta dinding, buku atlas, atau peta digital melalui proyektor/tablet).
  • Guru menjelaskan secara singkat empat jenis bentang alam utama: dataran tinggi, dataran rendah, pantai, dan pegunungan, disertai gambar atau foto nyata dari masing-masing bentang alam.
  • Guru menunjukkan cara membaca simbol dan warna pada peta yang merepresentasikan tiap bentang alam (warna hijau = dataran rendah, cokelat/kuning = dataran tinggi/pegunungan, biru = perairan/pantai).
  • Murid diajak mengamati peta bersama dan guru mengajukan pertanyaan terbimbing: 'Simbol apa yang kamu lihat di bagian utara/selatan/timur/barat peta provinsi kita? Termasuk bentang alam apa itu?'
  • Guru memberikan penguatan konsep ciri-ciri tiap bentang alam secara singkat menggunakan tabel sederhana di papan tulis: ciri dataran rendah (lahan datar, dekat laut, biasanya ramai penduduk), dataran tinggi (lebih sejuk, banyak perkebunan), pantai (berbatasan dengan laut, berpasir), pegunungan (rangkaian gunung, udara dingin).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang per kelompok).
  • Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja Murid (LKPD) yang berisi: (1) peta sederhana daerah/provinsi setempat, (2) tabel pencatatan hasil pengamatan bentang alam dengan kolom: Nama Bentang Alam, Lokasi di Peta, Ciri-Ciri yang Terlihat.
  • Murid melakukan pengamatan menggunakan peta yang tersedia (peta konvensional di meja atau peta digital yang ditampilkan guru) untuk mengidentifikasi dan mencatat ragam bentang alam yang mereka temukan di daerah tempat tinggalnya.
  • Jika memungkinkan, guru mengajak murid sejenak mengamati lingkungan sekolah dari jendela atau halaman untuk mencocokkan bentang alam nyata di sekitar mereka dengan simbol pada peta.
  • Setiap kelompok mendiskusikan dan menyepakati hasil pengamatan mereka, lalu mencatat minimal 2 jenis bentang alam beserta ciri-cirinya di LKPD.
  • Guru berkeliling memantau kerja kelompok, memberikan pertanyaan pemandu jika ada kelompok yang kesulitan: 'Coba lihat warna biru di peta ini, kira-kira bentang alam apa itu?'
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya secara singkat (1–2 menit per kelompok) di depan kelas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas untuk menyimpulkan hasil pengamatan seluruh kelompok: 'Bentang alam apa saja yang kita temukan di peta daerah kita hari ini?'
  • Guru menguatkan pemahaman dengan menampilkan kembali tabel ragam ciri bentang alam dan mengaitkannya dengan temuan murid.
  • Murid secara individu mengisi bagian refleksi di LKPD: (1) 'Bentang alam apa yang paling menarik bagimu dan mengapa?', (2) 'Satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang daerahmu.'
  • Guru meminta 2–3 sukarelawan berbagi refleksinya secara lisan di depan kelas.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan pemahaman yang masih keliru berdasarkan hasil presentasi dan refleksi murid.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: menyebut kembali 4 jenis bentang alam dan satu ciri khas masing-masing.
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 3 soal lisan/tertulis singkat — guru menunjukkan gambar bentang alam dan murid menyebut namanya serta satu ciri-cirinya.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Di rumah, coba amati lingkungan sekitarmu, termasuk apa yang ada di kejauhan. Kira-kira termasuk bentang alam apa itu?'
  • Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya secara singkat untuk membangun antisipasi murid.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah menguasai konsep dasar dapat diberikan peta yang lebih detail atau diminta mengidentifikasi lebih dari 4 jenis bentang alam (misalnya sungai, rawa, delta). Murid yang masih kesulitan cukup diminta mengenali 2 bentang alam utama menggunakan kartu gambar bergambar besar yang sudah dilabeli nama dan ciri-cirinya.
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menggunakan peta digital/Google Maps secara mandiri untuk mengeksplorasi bentang alam. Murid yang lambat mendapat bimbingan langsung dari guru atau teman sebaya (tutor sebaya) saat mengerjakan LKPD, dengan panduan berupa lembar scaffolding berisi pertanyaan setahap demi setahap.
  • Produk: Murid yang sudah percaya diri dapat mempresentasikan temuan secara verbal dengan kalimat lengkap. Murid yang masih berkembang cukup menunjuk gambar dan menyebut nama bentang alam serta satu cirinya pada LKPD yang sudah mereka isi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 4 gambar bentang alam di papan tulis. Murid menuliskan nama bentang alam yang mereka kenali pada kertas kecil. Guru menggunakan hasil ini untuk mengetahui pengetahuan awal dan menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Observasi aktif guru saat murid bekerja dalam kelompok: apakah murid dapat menunjukkan dan menamai bentang alam di peta dengan benar.
  • Pengecekan LKPD secara berkeliling: guru memberi tanda centang atau pertanyaan lanjutan pada kolom yang diisi murid.
  • Pertanyaan pemandu lisan kepada kelompok yang tampak kesulitan sebagai umpan balik segera.

Akhir:

  • Murid secara individu menjawab 3 pertanyaan lisan atau tertulis singkat: (1) Sebutkan 2 bentang alam yang ada di daerahmu! (2) Apa ciri dataran tinggi? (3) Tunjukkan di peta mana letak wilayah pegunungan/pantai di provinsimu!
  • Guru menilai jawaban menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek ketepatan identifikasi dan kemampuan mencatat ciri-ciri bentang alam.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok dan presentasi menggunakan lembar observasi.
  • Pengecekan LKPD saat kegiatan berlangsung untuk melihat ketepatan identifikasi bentang alam dan kelengkapan catatan ciri-ciri.
  • Pertanyaan lisan terbimbing selama kegiatan inti untuk memantau pemahaman real-time.

Sumatif:

  • Unjuk kerja lisan: murid menyebutkan nama dan satu ciri bentang alam dari gambar yang ditunjukkan guru di akhir pembelajaran.
  • Penilaian LKPD kelompok: kelengkapan identifikasi ragam bentang alam dan ketepatan pencatatan ciri-cirinya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi ragam bentang alam menggunakan petaMurid belum dapat menunjukkan atau menyebutkan jenis bentang alam dari peta meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan 1 jenis bentang alam dari peta dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat mengidentifikasi 2–3 jenis bentang alam (dataran tinggi, dataran rendah, pantai, pegunungan) dari peta secara mandiri.Murid dapat mengidentifikasi 4 atau lebih jenis bentang alam dari peta secara mandiri dan mampu menjelaskan letak/lokasinya di daerah tempat tinggalnya.
Mencatat ciri-ciri bentang alam hasil pengamatanMurid belum dapat menuliskan ciri-ciri bentang alam meskipun dengan panduan.Murid dapat menuliskan 1 ciri dari 1 jenis bentang alam dengan bantuan.Murid dapat mencatat minimal 1 ciri dari 2 jenis bentang alam secara mandiri di LKPD.Murid dapat mencatat minimal 2 ciri yang tepat dari 3 atau lebih jenis bentang alam secara mandiri dan runtut di LKPD.
Kolaborasi dan partisipasi dalam kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil kerja kelompok.Murid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok namun kontribusinya terbatas.Murid aktif berdiskusi dan berkontribusi pada pengisian LKPD kelompok.Murid aktif memimpin atau mendorong diskusi kelompok, memastikan semua anggota berkontribusi, dan menyampaikan hasil dengan jelas saat presentasi.
Komunikasi saat presentasi kelompokMurid tidak dapat menyampaikan hasil pengamatan secara lisan.Murid dapat menyampaikan 1 temuan secara lisan dengan kalimat yang belum lengkap.Murid dapat menyampaikan temuan kelompok secara lisan dengan kalimat yang jelas dan cukup lengkap.Murid menyampaikan temuan kelompok secara lisan dengan kalimat lengkap, percaya diri, dan disertai penjelasan ciri-ciri bentang alam yang ditemukan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti kegiatan identifikasi bentang alam menggunakan peta? Apa hambatan yang muncul?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu dan diskusi aktif dari murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling efektif? Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya siapkan sudah cukup membantu murid yang kesulitan dan menantang murid yang sudah mahir?

Refleksi Murid:

  • Bentang alam apa saja yang kamu temukan hari ini di peta daerahmu?
  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari tentang daerah tempat tinggalmu?
  • Bagian mana yang masih membuatmu bingung? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang bentang alam?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  3. Peta dinding provinsi setempat atau atlas Indonesia
  4. Peta digital (Google Maps / aplikasi peta daerah) melalui proyektor atau tablet
  5. Gambar/foto ragam bentang alam (dataran tinggi, dataran rendah, pantai, pegunungan) untuk apersepsi dan penguatan konsep
  6. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel identifikasi bentang alam dan kolom refleksi
  7. Kartu gambar bentang alam berlabel (sebagai alat diferensiasi untuk murid yang membutuhkan scaffolding)
  8. Sticky note atau kertas sobekan untuk asesmen diagnostik awal

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.