Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Membaca Peta Digital untuk Menemukan Lokasi Tempat Tinggalku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Membaca Peta Digital untuk Menemukan Lokasi Tempat Tinggalku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Membaca Peta Digital untuk Menemukan Lokasi Tempat Tinggalku

IPAS - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membaca Peta Digital untuk Menemukan Lokasi Tempat Tinggalku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembaca Peta Digital untuk Menemukan Lokasi Tempat Tinggalku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta digital.
  2. Murid dapat mengajukan pertanyaan tentang perbedaan informasi yang ditemukan pada peta konvensional dan peta digital berdasarkan hasil pengamatan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika seseorang menelepon dan meminta kamu menjelaskan di mana letak rumahmu, cara apa yang paling mudah kamu gunakan agar orang itu bisa menemukannya?
  2. Menurutmu, apa bedanya melihat peta di buku atlas dengan melihat peta di ponsel atau komputer?
  3. Coba bayangkan kamu baru saja pindah ke kota baru — alat apa yang akan kamu pakai untuk mengenal daerah itu, dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan dua gambar berdampingan — peta cetak provinsi dan tampilan aplikasi peta digital — lalu bertanya, 'Pernahkah kalian memakai salah satu atau keduanya? Untuk apa?' Guru mencatat jawaban singkat di papan tulis sebagai gambaran pengetahuan awal murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama dan kedua, memberi waktu murid untuk berpikir dan merespons secara lisan. Guru tidak langsung membenarkan atau menyalahkan jawaban, melainkan meresponnya dengan 'Apa yang membuatmu berpikir begitu?' (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar menemukan letak tempat tinggal kita menggunakan peta digital dan membandingkannya dengan peta konvensional.' (2 menit).
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok 3–4 orang yang sudah dipersiapkan sebelumnya (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan demonstrasi langsung menggunakan proyektor/layar: membuka aplikasi peta digital (misalnya Google Maps atau aplikasi serupa), lalu mengetikkan nama kabupaten/kota tempat sekolah berada. Guru menjelaskan fitur-fitur yang terlihat: nama wilayah, batas provinsi, simbol jalan, dan zoom in/out (7 menit).
  • Guru menunjukkan peta konvensional (atlas atau peta dinding) dan memperlihatkan cara menemukan kabupaten/kota yang sama pada peta cetak, menggunakan indeks peta dan simbol warna (5 menit).
  • Murid diminta mengamati kedua jenis peta secara bersamaan (peta cetak yang ada di buku siswa/atlas + tampilan peta digital di layar/gawai kelompok jika tersedia) dan mengisi Lembar Pengamatan dengan tiga kolom: 'Yang saya lihat di peta konvensional', 'Yang saya lihat di peta digital', 'Yang berbeda di antara keduanya' (8 menit).
  • Guru berkeliling dan memberikan pertanyaan pancingan kepada tiap kelompok: 'Sudah ketemu belum batas provinsinya? Bagaimana kamu tahu itu batas provinsi?' untuk membangun kesadaran akan simbol-simbol peta (Berkesadaran).
  • Kelompok mendiskusikan hasil pengamatan mereka secara internal sebelum dipresentasikan (Bermakna — terhubung dengan kehidupan nyata murid di daerahnya sendiri).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mendapat tugas konkret: menemukan dan menandai (secara lisan atau pada lembar kerja cetak) letak kabupaten/kota tempat tinggal mereka pada peta digital yang ditampilkan, lalu menyebutkan nama provinsinya (Bermakna — konteks nyata tempat tinggal murid) (7 menit).
  • Jika gawai mencukupi, murid mengeksplorasi peta digital secara mandiri/kelompok untuk menelusuri rute dari sekolah ke rumah atau ke landmark yang mereka kenal. Jika tidak tersedia gawai per kelompok, guru mendemonstrasikan dan menunjuk murid secara bergantian untuk mengoperasikan peta digital di depan kelas (Menggembirakan — nuansa eksplorasi dan penemuan) (8 menit).
  • Murid menuliskan minimal 2 pertanyaan pada sticky note atau lembar kerja tentang hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut dari perbandingan peta konvensional dan peta digital berdasarkan hasil pengamatan mereka — misalnya: 'Mengapa peta digital bisa menampilkan jalan baru sedangkan atlas tidak?', 'Bagaimana peta digital tahu posisi kita sekarang?' (Keterampilan Proses: Mempertanyakan dan Memprediksi) (5 menit).
  • Tiap kelompok berbagi 1 pertanyaan terbaik mereka ke kelas. Guru memfasilitasi diskusi singkat dan mencatat pertanyaan-pertanyaan di papan tulis sebagai 'Dinding Rasa Ingin Tahu' (Menggembirakan — menghargai rasa ingin tahu murid).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: (a) 'Bagaimana proses kalian berhasil menemukan tempat tinggal di peta — apa langkah pertama yang kalian lakukan?', (b) 'Informasi apa yang hanya ada di peta digital dan tidak ada di peta konvensional, atau sebaliknya?' (5 menit).
  • Guru menampilkan tabel perbandingan ringkas di papan tulis/layar dan meminta murid melengkapinya secara lisan bersama-sama: Media, Cara Akses, Kebutuhan Internet, Kelebihan, Keterbatasan — untuk peta konvensional dan peta digital (Berkesadaran — murid memaknai proses yang baru mereka jalani) (5 menit).
  • Murid menuliskan 1 kalimat refleksi pribadi di lembar kerja: 'Hal baru yang aku pelajari hari ini adalah ___, dan aku ingin tahu lebih lanjut tentang ___.' (Bermakna — mengelola proses belajar secara mandiri) (3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal dapat ditemukan di peta digital maupun konvensional dengan cara yang berbeda, dan tiap jenis peta memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen akhir singkat: murid secara mandiri menjawab 2 pertanyaan tertulis di lembar soal yang dibagikan (lihat bagian Asesmen Akhir) (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum atas kualitas pertanyaan yang diajukan kelompok hari ini dan mengapresiasi keberanian bertanya (2 menit).
  • Guru menyampaikan preview pertemuan berikutnya: 'Di pertemuan selanjutnya kita akan menjelajahi bentang alam di daerah tempat tinggal kita.' (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah fasih membaca peta dapat diberikan peta dengan cakupan lebih luas (peta Indonesia) dan diminta menemukan letak provinsi tempat tinggalnya relatif terhadap provinsi-provinsi lain. Murid yang masih kesulitan membaca peta dapat menggunakan peta sederhana bergambar dengan simbol yang sudah diberi keterangan teks langsung di sampingnya.
  • Proses: Murid yang lebih cepat memahami dapat langsung bereksporasi mandiri dengan peta digital untuk menemukan informasi tambahan (misalnya luas wilayah, nama kecamatan di sekitar). Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya atau mendapat pendampingan langsung dari guru dengan panduan langkah demi langkah tertulis.
  • Produk: Murid yang mampu dapat menuliskan perbandingan peta konvensional vs digital dalam bentuk tabel lengkap dengan minimal 4 aspek perbandingan. Murid yang masih berkembang cukup melengkapi tabel yang sudah disiapkan guru dengan 2 aspek perbandingan yang disediakan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (peta cetak dan tampilan peta digital) dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Pernahkah kalian menggunakan salah satu atau keduanya? Untuk apa?' serta 'Menurutmu, keduanya sama atau berbeda?' — guru mencatat jawaban di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal tanpa menilai benar/salah.

Proses:

  • Observasi pengisian Lembar Pengamatan tiga kolom (peta konvensional / peta digital / perbedaan) pada tahap Memahami — guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung.
  • Penilaian pertanyaan tertulis di sticky note/lembar kerja pada tahap Mengaplikasi menggunakan checklist: apakah pertanyaan relevan dengan hasil pengamatan? Apakah pertanyaan menunjukkan kemampuan membandingkan?
  • Kalimat refleksi pribadi ('Hal baru yang aku pelajari...') pada tahap Merefleksi sebagai bukti proses berpikir murid.

Akhir:

  • Tes tulis singkat 2 soal yang dikerjakan secara mandiri di akhir pertemuan: Soal 1 menguji TP 4.3.2.1 (mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi dengan peta digital), Soal 2 menguji TP 4.3.2.2 (mengajukan/menuliskan pertanyaan tentang perbedaan informasi peta konvensional dan digital berdasarkan pengamatan).

Formatif:

  • Observasi guru selama murid mengisi Lembar Pengamatan pada tahap Memahami — dinilai dari ketepatan identifikasi simbol dan batas wilayah.
  • Penilaian kualitas pertanyaan tertulis yang diajukan murid pada sticky note/lembar kerja di tahap Mengaplikasi — dinilai dari relevansi dan kedalaman pertanyaan terhadap perbedaan peta konvensional dan digital.
  • Partisipasi dalam diskusi kelas dan kemampuan melengkapi tabel perbandingan secara lisan pada tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Tes tulis singkat 2 soal di akhir pertemuan: (1) Sebutkan nama kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalmu, lalu jelaskan satu cara menemukan letaknya di peta digital. (2) Tuliskan satu perbedaan antara peta konvensional dan peta digital yang kamu temukan hari ini, dan jelaskan alasannya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal menggunakan peta digital (TP 4.3.2.1)Belum dapat menemukan letak kabupaten/kota maupun provinsi tempat tinggalnya pada peta digital meskipun dengan bantuan.Dapat menemukan letak kabupaten/kota atau provinsi tempat tinggalnya pada peta digital dengan bantuan guru atau teman.Dapat menemukan dan menyebutkan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya pada peta digital secara mandiri.Dapat menemukan dan menyebutkan letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya pada peta digital secara mandiri, serta menjelaskan cara/langkah yang digunakan dengan runtut.
Mengajukan pertanyaan tentang perbedaan peta konvensional dan peta digital berdasarkan pengamatan (TP 4.3.2.2)Belum dapat mengajukan pertanyaan yang relevan tentang perbedaan peta konvensional dan peta digital.Mengajukan pertanyaan tentang peta digital atau konvensional namun belum menunjukkan perbandingan antara keduanya.Mengajukan pertanyaan yang relevan tentang perbedaan antara peta konvensional dan peta digital berdasarkan hasil pengamatan.Mengajukan pertanyaan yang tajam dan spesifik tentang perbedaan peta konvensional dan peta digital, dengan menyebutkan aspek konkret yang diamati sebagai dasar pertanyaan.
Partisipasi dalam diskusi dan kolaborasi kelompokTidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada pengisian lembar kerja bersama.Terlibat dalam diskusi kelompok dengan dorongan guru, memberikan kontribusi minimal pada lembar kerja.Aktif berdiskusi dalam kelompok, menyumbangkan ide, dan berkontribusi nyata pada pengisian lembar kerja.Aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong teman untuk berkontribusi, dan memastikan lembar kerja terisi dengan baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah demonstrasi peta digital yang saya lakukan cukup jelas dan dapat diikuti oleh semua murid, termasuk yang belum pernah menggunakan aplikasi peta?
  • Apakah alokasi waktu untuk tahap Mengaplikasi (eksplorasi peta digital) cukup sehingga semua kelompok berhasil menemukan letak kabupaten/kota mereka?
  • Pertanyaan-pertanyaan apa yang diajukan murid hari ini yang mengindikasikan pemahaman mendalam atau justru miskonsepsi yang perlu ditindaklanjuti?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid yang paling lambat dan paling cepat secara efektif?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang peta digital yang belum kamu ketahui sebelumnya?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang menurutmu paling menarik, dan mengapa?
  • Apakah kamu berhasil menemukan letak kabupaten/kota tempat tinggalmu di peta digital? Apa yang membantumu menemukannya?
  • Pertanyaan apa yang masih ada di pikiranmu tentang peta yang ingin kamu cari tahu lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Bab 3: Di Sini Tempat Tinggalku) — halaman 54–56 dan seterusnya.
  2. Buku Guru IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi — panduan Bab 3.
  3. Aplikasi peta digital: Google Maps, atau aplikasi peta serupa yang tersedia di gawai/komputer sekolah.
  4. Peta cetak konvensional: atlas Indonesia, peta dinding provinsi, atau peta wilayah yang tersedia di sekolah.
  5. Proyektor atau layar untuk demonstrasi peta digital oleh guru.
  6. Lembar Pengamatan tiga kolom (disiapkan guru): kolom 'Peta Konvensional', 'Peta Digital', 'Perbedaan'.
  7. Sticky note atau lembar kerja untuk menuliskan pertanyaan pada tahap Mengaplikasi.
  8. Lembar soal asesmen akhir (2 soal tertulis, disiapkan guru).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.