Modul AjarPertemuan 5Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Menyelidiki Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Menyelidiki Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Menyelidiki Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya

IPAS - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menyelidiki Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenyelidiki Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui percobaan mendorong benda di berbagai permukaan, murid dapat menjelaskan pengertian gaya gesek dan sifat-sifatnya (menghambat gerak, menghasilkan panas) dengan tepat.
  2. Melalui penyelidikan dengan panduan guru, murid dapat membandingkan besar gaya gesek pada permukaan kasar dan permukaan licin berdasarkan data hasil pengamatan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mencoba mendorong kotak yang berat di lantai? Mengapa terasa lebih sulit dibandingkan mendorongnya di atas permukaan yang licin?
  2. Apa yang kamu rasakan pada telapak tanganmu saat kamu menggosok-gosokkan kedua tangan dengan cepat? Mengapa hal itu bisa terjadi?
  3. Menurutmu, apakah permukaan jalan yang kasar lebih aman untuk berjalan daripada permukaan yang sangat licin? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama, kemudian mengecek kehadiran murid. (3 menit)
  • Guru mengajak murid melakukan asesmen awal diagnostik: murid menuliskan atau menyebutkan secara lisan satu contoh gaya gesek yang pernah mereka alami sehari-hari di selembar sticky note / kartu kecil. Guru mengamati respons untuk memetakan pemahaman awal. (5 menit)
  • Guru menampilkan gambar atau video singkat (10–15 detik) seseorang mendorong koper berat di lantai keramik vs. di karpet, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa terasa lebih susah mendorong koper di atas karpet?' (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menyelidiki apa itu gaya gesek, sifat-sifatnya, dan bagaimana permukaan benda memengaruhi besar gaya gesek. (2 menit)
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4–5 orang) dan memastikan setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja 2.2 serta alat dan bahan percobaan. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid mengamati demonstrasi singkat: sebuah kotak kecil didorong pelan di atas meja kayu, kemudian di atas kertas yang sudah dilumuri air sabun. Murid diminta mengamati perbedaan gerak benda pada kedua permukaan tersebut dan mencatatnya di Lembar Kerja bagian 'Pengamatan Awal'. (5 menit) [Berkesadaran: murid fokus mengamati dengan seluruh indra sebelum menarik kesimpulan]
  • Guru memancing diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Apa yang menghambat gerak kotak tadi? Di mana terjadinya hambatan itu?' Murid mengungkapkan pendapat secara bergantian. Guru menuliskan kata kunci 'gaya gesek' di papan tulis. (4 menit)
  • Guru menjelaskan konsep gaya gesek secara singkat menggunakan bagan sederhana di papan tulis: (a) gaya gesek terjadi saat dua benda saling bergesekan, (b) arahnya berlawanan dengan arah gerak benda, (c) gaya gesek menghambat gerak, dan (d) gesekan menghasilkan panas. Murid mencatat poin utama di Lembar Kerja. (5 menit) [Bermakna: konsep dikaitkan langsung dengan fenomena nyata yang baru diamati]
  • Murid menggosokkan kedua telapak tangan mereka dengan cepat selama 10 detik, kemudian merasakan panas yang timbul. Guru bertanya: 'Apa yang kamu rasakan? Ini contoh sifat gaya gesek apa?' Murid merespons dan guru mengonfirmasi bahwa gesekan menghasilkan panas. (3 menit) [Berkesadaran: pengalaman langsung pada tubuh sendiri untuk membangun pemahaman sifat gaya gesek]

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap kelompok menyiapkan bidang miring sederhana (papan atau buku tebal yang disandarkan) dan mengumpulkan bahan permukaan yang sudah disiapkan guru: permukaan polos, pasir/kertas amplas, kain halus, dan air sabun. (2 menit)
  • Murid melakukan penyelidikan sesuai panduan di Lembar Kerja 2.2: melepaskan bola kecil atau kotak dari puncak bidang miring pada setiap jenis permukaan secara bergantian, mengamati seberapa jauh atau cepat benda bergerak, dan mencatat hasil pengamatan dalam tabel di lembar kerja. (10 menit) [Menggembirakan: format percobaan bergantian seperti 'tes balapan bola' membuat murid antusias; Bermakna: data yang dikumpulkan adalah bukti nyata perbedaan gaya gesek]
  • Setiap anggota kelompok memiliki peran: pelaksana percobaan (melepas benda), pengamat (mengamati dan mengukur jarak tempuh), pencatat data, dan pelapor. Guru memantau setiap kelompok dan memberikan bimbingan jika ada langkah yang kurang tepat. (selama percobaan berlangsung)
  • Setelah data terkumpul, murid berdiskusi dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan analisis di lembar kerja: (a) Pada permukaan mana benda bergerak paling jauh? (b) Apa artinya bila benda bergerak lebih jauh — apakah gaya geseknya besar atau kecil? (c) Permukaan mana yang menghasilkan gaya gesek paling besar? Murid menuliskan jawaban di lembar kerja. (5 menit) [Bermakna: murid menghubungkan data dengan konsep besar-kecil gaya gesek]

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan satu temuan utama dari percobaannya (masing-masing 1–2 menit). Kelompok lain boleh memberikan komentar atau pertanyaan singkat. Guru meluruskan jika ada miskonsepsi dan memberikan penguatan konsep 'Sifat Gaya Gesek'. (8 menit) [Berkesadaran: murid mengevaluasi hasil kerja kelompok dan membandingkannya dengan hasil kelompok lain]
  • Guru memandu diskusi kelas untuk menarik kesimpulan bersama: (a) Gaya gesek adalah gaya yang terjadi saat dua benda saling bergesekan dan arahnya berlawanan dengan gerak benda. (b) Permukaan kasar menghasilkan gaya gesek lebih besar dibandingkan permukaan licin. (c) Gaya gesek menghambat gerak dan menghasilkan panas. Murid menuliskan kesimpulan di lembar kerja bagian 'Kesimpulanku'. (4 menit) [Bermakna: kesimpulan dikaitkan kembali dengan pertanyaan pemantik di awal]
  • Murid secara individu mengisi 'Kartu Refleksi Diri' (disediakan guru) yang berisi tiga pertanyaan: (1) Apa yang baru kamu pahami hari ini? (2) Bagian mana yang masih membingungkan? (3) Bagaimana gaya gesek berhubungan dengan kehidupanmu sehari-hari? (3 menit) [Berkesadaran: murid mengelola proses belajarnya secara mandiri dan sadar]

Penutup:

  • Guru mengumpulkan Lembar Kerja 2.2 dan Kartu Refleksi Diri sebagai bahan asesmen akhir dan umpan balik. (1 menit)
  • Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan cepat (kuis singkat) kepada beberapa murid secara acak untuk mengecek pemahaman: 'Apa itu gaya gesek?', 'Di permukaan mana gaya gesek lebih besar?', 'Sebutkan satu sifat gaya gesek!' (3 menit)
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kerja keras semua kelompok hari ini, menyebutkan contoh sikap kolaborasi dan kemandirian yang terlihat selama percobaan. (1 menit)
  • Guru menyampaikan koneksi materi ke pertemuan berikutnya: 'Gaya gesek ternyata tidak hanya menghambat, tetapi juga bisa sangat bermanfaat dalam kehidupan kita — kita akan mempelajarinya di pertemuan berikutnya.' (1 menit)
  • Guru menutup kelas dengan doa bersama. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan Lembar Kerja dengan panduan langkah yang lebih rinci dan gambar ilustrasi arah gaya gesek. Murid yang sudah siap mendapat tantangan tambahan berupa pertanyaan: 'Bagaimana cara mengurangi gaya gesek pada kendaraan?' untuk mendorong penalaran lebih lanjut.
  • Proses: Selama percobaan, murid yang memerlukan dukungan bekerja berdampingan dengan teman sebaya yang lebih mahir (peer support) atau mendapat bimbingan langsung dari guru. Murid yang lebih cepat dapat mencoba variasi percobaan sendiri, misalnya mengubah kemiringan bidang atau mencoba bahan permukaan tambahan yang mereka temukan di sekitar kelas.
  • Produk: Murid yang belum berkembang dapat menyampaikan hasil penyelidikan secara lisan kepada guru. Murid yang sudah berkembang menyajikan data dalam tabel tertulis. Murid yang sangat berkembang diminta membuat diagram panah sederhana untuk menggambarkan arah gaya otot dan arah gaya gesek pada salah satu situasi dalam percobaan.

ASESMEN

Awal:

  • Sebelum kegiatan inti dimulai, murid menuliskan atau menyebutkan satu contoh gaya gesek yang pernah mereka alami sehari-hari di sticky note / kartu kecil. Guru menggunakan respons ini untuk memetakan pemahaman awal dan menyesuaikan penjelasan konsep pada tahap Memahami.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah tergelincir di lantai basah? Mengapa bisa tergelincir?' — respons murid digunakan sebagai jembatan ke konsep gaya gesek.

Proses:

  • Observasi menggunakan lembar ceklis keterampilan proses selama percobaan: (a) murid mampu menyiapkan alat dan bahan, (b) murid melakukan langkah percobaan sesuai panduan, (c) murid mencatat data dengan benar, (d) murid aktif berdiskusi dalam kelompok.
  • Guru memberikan umpan balik lisan langsung saat memantau kelompok, misalnya: 'Apakah kamu sudah mencatat semua hasil di tabel?' atau 'Coba jelaskan kenapa bola bergerak lebih jauh di permukaan licin.'
  • Guru memperhatikan kualitas jawaban murid saat presentasi kelompok dan menandai murid yang menunjukkan pemahaman mendalam atau yang masih membutuhkan penguatan.

Akhir:

  • Lembar Kerja 2.2 dinilai menggunakan rubrik 4 level pada dua aspek: pemahaman konsep gaya gesek (TP 4.2.5.1) dan kemampuan membandingkan gaya gesek berdasarkan data pengamatan (TP 4.2.5.2).
  • Kuis lisan 2–3 pertanyaan di akhir pembelajaran untuk mengecek pemahaman individu secara cepat.
  • Kartu Refleksi Diri dikumpulkan sebagai bahan umpan balik guru untuk merencanakan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama percobaan: guru menggunakan lembar ceklis untuk mencatat apakah murid mampu melakukan langkah penyelidikan dengan benar (melepas benda, mencatat data, membandingkan hasil).
  • Diskusi kelompok: guru memantau kualitas diskusi dan kemampuan murid menghubungkan data dengan konsep gaya gesek.
  • Kartu Refleksi Diri: guru membaca kartu untuk mengidentifikasi murid yang masih memiliki miskonsepsi atau kebingungan.

Sumatif:

  • Lembar Kerja 2.2 yang sudah diisi lengkap: dinilai berdasarkan rubrik untuk dua aspek — (1) pemahaman konsep gaya gesek dan sifat-sifatnya, dan (2) kemampuan membandingkan gaya gesek pada berbagai permukaan berdasarkan data.
  • Kuis lisan singkat di penutup pembelajaran sebagai pengecekan pemahaman akhir secara individual.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Gaya Gesek dan Sifat-Sifatnya (TP 4.2.5.1)Murid belum dapat menjelaskan pengertian gaya gesek dan tidak menyebutkan sifat-sifatnya, atau penjelasannya keliru secara konsep.Murid dapat menyebutkan pengertian gaya gesek secara sederhana (misalnya: 'gesekan antara dua benda') tetapi belum mampu menjelaskan sifat-sifatnya (menghambat gerak atau menghasilkan panas).Murid dapat menjelaskan pengertian gaya gesek dengan benar dan menyebutkan minimal satu sifat gaya gesek (menghambat gerak atau menghasilkan panas) disertai contoh.Murid dapat menjelaskan pengertian gaya gesek dengan benar, menyebutkan kedua sifatnya (menghambat gerak dan menghasilkan panas), dan mengaitkannya dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.
Membandingkan Gaya Gesek pada Berbagai Permukaan Berdasarkan Data (TP 4.2.5.2)Murid tidak mengisi tabel data atau mengisi dengan tidak relevan, dan tidak mampu membandingkan besar gaya gesek pada permukaan kasar dan licin.Murid mengisi tabel data hasil pengamatan meskipun belum lengkap atau kurang akurat, dan mampu menyebutkan perbedaan gerak benda pada dua permukaan tanpa menghubungkannya dengan besar gaya gesek.Murid mengisi tabel data dengan lengkap dan benar, serta mampu membandingkan besar gaya gesek pada permukaan kasar dan licin berdasarkan data yang dikumpulkan.Murid mengisi tabel data dengan lengkap dan akurat, mampu membandingkan gaya gesek pada berbagai permukaan, dan memberikan penjelasan logis mengapa permukaan kasar menghasilkan gaya gesek lebih besar dengan menggunakan bukti dari data pengamatan.
Keterampilan Proses Penyelidikan (Kolaborasi dan Kemandirian)Murid tidak aktif terlibat dalam percobaan dan bergantung sepenuhnya pada anggota kelompok lain; langkah penyelidikan tidak diikuti.Murid terlibat dalam percobaan dengan dorongan dari teman atau guru, mengikuti sebagian langkah penyelidikan, dan mulai berkontribusi dalam diskusi kelompok.Murid aktif terlibat dalam percobaan, menjalankan peran dalam kelompok dengan baik, mengikuti seluruh langkah penyelidikan, dan berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok.Murid sangat aktif terlibat, menjalankan perannya dengan tanggung jawab, membantu teman yang kesulitan, dan mampu memimpin diskusi kelompok untuk menarik kesimpulan dari data secara mandiri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid terlibat aktif dalam kegiatan percobaan? Murid mana yang perlu perhatian lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah langkah-langkah percobaan sudah dipahami dengan baik oleh semua kelompok? Bagian mana yang perlu saya jelaskan lebih rinci?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid yang membutuhkan dukungan maupun murid yang siap untuk tantangan lebih?
  • Berdasarkan Kartu Refleksi Diri murid, konsep apa yang masih perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang baru kamu pelajari hari ini tentang gaya gesek? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri!
  • Dari percobaan tadi, permukaan mana yang membuat benda paling sulit bergerak? Mengapa menurutmu demikian?
  • Apakah ada bagian dari pelajaran hari ini yang masih membingungkan bagimu? Tuliskan pertanyaanmu!
  • Di mana kamu menemukan gaya gesek dalam kehidupan sehari-harimu? Berikan satu contoh yang belum disebutkan di kelas hari ini.

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 4 SD/MI (Edisi Revisi), Kemdikbudristek — Bab 2: Gaya di Sekitar Kita, halaman 30–35
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas 4 SD/MI (Edisi Revisi), Kemdikbudristek — Bab 2, halaman 66–68
  3. Lembar Kerja 2.2 (dapat diunduh melalui kode QR di Buku Guru atau di https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas4jj)
  4. Alat dan bahan percobaan: papan/buku tebal sebagai bidang miring, bola kecil atau kotak kecil, kertas amplas, kain halus, air sabun, pasir, dan wadah untuk menaruh bahan
  5. Sticky note atau kartu kecil untuk asesmen awal
  6. Kartu Refleksi Diri (disiapkan oleh guru, berisi 3 pertanyaan refleksi)
  7. Lembar ceklis observasi keterampilan proses (disiapkan guru untuk asesmen formatif)
  8. Gambar atau video pendek (opsional) yang menampilkan seseorang mendorong benda di permukaan berbeda sebagai pemantik di pendahuluan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.