Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda

IPAS - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikPengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui percobaan menggunakan benda-benda lentur (plastisin, balon, kertas, karet), murid dapat menjelaskan pengaruh gaya terhadap perubahan bentuk benda dengan benar.
  2. Dengan panduan guru, murid dapat mengorganisasikan data hasil percobaan perubahan bentuk benda ke dalam tabel pengamatan dan membandingkannya dengan prediksi awal.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menekan plastisin atau meremas kertas? Apa yang terjadi pada bentuknya setelah kamu memberikan gaya?
  2. Menurutmu, apakah semua benda bisa berubah bentuk jika diberi gaya? Mengapa?
  3. Jika kamu menarik karet gelang, apa yang terjadi? Bagaimana jika kamu melepaskannya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan gambar plastisin yang ditekan dan balon yang ditiup, lalu bertanya kepada murid, 'Apa yang kalian ketahui tentang perubahan bentuk benda ini? Gaya apa yang mungkin menyebabkannya?' Murid menjawab secara lisan secara bergiliran (2–3 murid). Guru mencatat respons untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara berurutan untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid dan memberi ruang bagi murid merespons secara bebas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan menyelidiki bagaimana gaya bisa mengubah bentuk benda, dan kita akan mencatat hasil penyelidikan kita dalam tabel pengamatan.'
  • Guru memperkenalkan benda-benda yang akan digunakan (plastisin, balon, kertas, karet) dan menunjukkannya kepada murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan gambar dari Buku Siswa halaman 33 tentang 'Gaya Memengaruhi Arah Gerak dan Bentuk Benda', dan membacanya bersama-sama dengan murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan berbasis gambar: 'Perhatikan gambar benda elastis yang ditarik — apa yang terjadi pada bentuknya? Apakah bentuknya kembali semula setelah gaya dilepas?'
  • Guru menjelaskan secara singkat konsep utama: gaya berupa tarikan atau dorongan dapat mengubah bentuk benda; beberapa benda kembali ke bentuk semula (elastis), sebagian tidak.
  • Guru mendemonstrasikan satu contoh langsung di depan kelas: menekan plastisin dengan tangan, menunjukkan bahwa bentuknya berubah, lalu bertanya, 'Gaya apa yang baru saja saya berikan? Apakah bentuk plastisin kembali seperti semula?'
  • Murid diarahkan untuk mencatat kata kunci di buku tugas: 'Gaya → mengubah bentuk benda' sebagai fondasi pemahaman sebelum percobaan dimulai.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil beranggotakan 4–5 orang dan membagikan wadah berisi plastisin, balon (sudah dan belum ditiup), kertas, dan karet gelang ke setiap kelompok.
  • Guru menginstruksikan murid menyalin tabel pengamatan di buku tugas dengan kolom: Nomor, Nama Benda, Prediksi Cara Mengubah Bentuk, Cara yang Dilakukan, Gaya yang Diberikan, Hasil Pengamatan.
  • Sebelum bereksplorasi, murid terlebih dahulu mengisi kolom Prediksi Cara Mengubah Bentuk untuk setiap benda secara mandiri di kelompoknya.
  • Guru memberikan aba-aba dan murid mulai bereksplorasi: mencoba berbagai cara untuk mengubah bentuk setiap benda (meremas, menarik, menekan, membengkokkan, meniup) dan mencatat hasilnya di tabel.
  • Guru berkeliling memantau kerja kelompok, memeriksa tabel yang diisi murid, dan memberikan pertanyaan pemantik saat menemukan jawaban yang kurang tepat (misal: 'Gaya apa yang kamu berikan saat meremas kertas itu?') tanpa memberikan jawaban langsung.
  • Guru memberikan pemantik tambahan untuk mendorong eksplorasi lebih dalam: 'Coba pikirkan, apakah ada cara lain untuk mengubah bentuk benda itu? Apa yang berbeda jika gaya yang kamu berikan lebih besar?'
  • Setelah eksplorasi selesai, perwakilan satu kelompok maju mendemonstrasikan salah satu cara mengubah bentuk benda dan menjelaskan gaya yang mereka berikan kepada kelas.
  • Guru memandu murid membandingkan kolom Prediksi dengan Hasil Pengamatan: 'Apakah prediksi kalian sesuai dengan yang terjadi? Apa yang berbeda?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Dari percobaan tadi, benda mana saja yang mudah berubah bentuk? Gaya apa yang kalian berikan?'
  • Guru memandu murid menyimpulkan secara bersama-sama dengan pertanyaan panduan dari Buku Siswa: (1) Apa itu gaya? (2) Apa pengaruh gaya terhadap bentuk benda? Berikan contohnya! (3) Apakah semua benda berubah bentuk dengan cara yang sama?
  • Murid menuliskan kesimpulan pribadi di buku tugas berdasarkan data tabel dan diskusi kelas.
  • Guru mengajak murid mengaitkan temuan dengan kehidupan sehari-hari: 'Di mana kamu pernah melihat gaya mengubah bentuk benda di rumah atau di sekitar sekolah?'
  • Asesmen proses: Guru berkeliling mengecek kesimpulan tertulis murid dan memberikan umpan balik singkat lisan kepada setiap kelompok.

Penutup:

  • Guru memandu murid melakukan refleksi diri dengan mengisi 3 pertanyaan singkat di buku tugas (lihat bagian Refleksi Murid).
  • Asesmen akhir: Guru memberikan pertanyaan lisan atau tertulis singkat (2 soal) untuk mengecek pencapaian tujuan pembelajaran hari ini.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kerja keras semua kelompok selama percobaan.
  • Guru menyampaikan pesan penutup terkait materi: 'Gaya ada di mana-mana dalam kehidupan kita — setiap kali kita mendorong, menarik, atau menekan sesuatu, kita sedang memberikan gaya pada benda tersebut.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat diberikan kartu visual bergambar yang menunjukkan contoh gaya dan perubahan bentuk benda sebagai panduan saat mengisi tabel. Murid yang sudah siap dapat diminta mengeksplorasi benda tambahan (lidi, sedotan plastik) dan menjelaskan mengapa benda tersebut sulit atau mudah berubah bentuk.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat bekerja berpasangan dalam kelompok saat mengisi prediksi, dengan bantuan teman sebaya yang lebih paham. Murid yang cepat dapat diberi tantangan tambahan: mencoba mengubah bentuk benda dengan dua jenis gaya berbeda dan membandingkan hasilnya dalam tabel terpisah.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup mengisi tabel dengan gambar atau kata-kata sederhana. Murid yang cepat dapat membuat narasi singkat (3–4 kalimat) di luar tabel yang menjelaskan hubungan antara jenis gaya dan perubahan bentuk benda berdasarkan data yang mereka kumpulkan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar plastisin yang ditekan dan balon yang ditiup, lalu bertanya secara lisan: 'Apa yang terjadi pada bentuk benda ini? Gaya apa yang mungkin menyebabkannya?' — 2 hingga 3 murid menjawab, guru mencatat untuk memetakan pemahaman awal kelas.
  • Guru bertanya singkat: 'Siapa yang pernah menekan plastisin atau meremas kertas? Apa yang kalian rasakan saat melakukannya?' — untuk mengaktifkan pengetahuan awal dan mengidentifikasi kesiapan belajar murid.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengisi kolom prediksi sebelum percobaan — apakah prediksi masuk akal dan berdasar.
  • Pengecekan tabel pengamatan saat guru berkeliling — guru memberikan pertanyaan pemantik jika isian kurang tepat, tanpa langsung memberikan jawaban.
  • Pertanyaan lisan individual selama eksplorasi: 'Gaya apa yang kamu berikan pada karet tadi?' untuk mengecek pemahaman konsep secara real-time.
  • Pengamatan saat diskusi dan demonstrasi kelompok — kemampuan murid menghubungkan tindakan dengan jenis gaya yang diberikan.

Akhir:

  • Dua soal tertulis singkat di penutup: Soal 1 — 'Sebutkan dua cara gaya dapat mengubah bentuk benda dan berikan contoh bendanya masing-masing.' Soal 2 — 'Bandingkan prediksimu dengan hasil percobaan: tuliskan satu hal yang sesuai dan satu hal yang berbeda.'
  • Penilaian tabel pengamatan yang dikumpulkan: kelengkapan semua kolom, ketepatan nama gaya yang ditulis, dan kesesuaian antara kolom prediksi dan hasil pengamatan.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid mengisi kolom prediksi — apakah prediksi didasarkan pada pengetahuan awal yang relevan.
  • Pemantauan tabel pengamatan selama eksplorasi kelompok — kesesuaian isian kolom gaya dengan tindakan yang dilakukan.
  • Pertanyaan lisan pemantik saat guru berkeliling — mengecek pemahaman konsep gaya dan perubahan bentuk secara individual.
  • Pengamatan saat demonstrasi kelompok — kemampuan murid menjelaskan gaya yang diberikan secara lisan.

Sumatif:

  • Dua pertanyaan tertulis singkat di akhir pembelajaran: (1) Sebutkan dua cara gaya dapat mengubah bentuk benda! Berikan contoh bendanya. (2) Perhatikan tabel pengamatanmu — apakah prediksimu sesuai dengan hasil percobaan? Jelaskan satu perbedaan yang kamu temukan.
  • Penilaian kelengkapan dan ketepatan pengisian tabel pengamatan (kolom prediksi, cara, gaya, dan hasil).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pengaruh gaya terhadap perubahan bentuk benda (TP 4.2.4.1)Murid belum dapat menjelaskan hubungan antara gaya dan perubahan bentuk benda, atau jawabannya tidak relevan dengan konsep yang dipelajari.Murid dapat menyebutkan bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda, tetapi belum dapat memberikan contoh yang tepat dari percobaan.Murid dapat menjelaskan bahwa gaya (tarikan/dorongan) dapat mengubah bentuk benda dan menyebutkan minimal dua contoh benda dari percobaan dengan benar.Murid dapat menjelaskan dengan jelas pengaruh gaya terhadap perubahan bentuk benda, menyebutkan lebih dari dua contoh, dan membedakan benda yang kembali ke bentuk semula (elastis) dengan yang tidak.
Mengorganisasikan data ke dalam tabel pengamatan (TP 4.2.4.2 — bagian pencatatan data)Tabel pengamatan tidak diisi atau hanya terisi sebagian kecil dengan data yang tidak relevan.Tabel diisi untuk sebagian besar benda, namun kolom gaya yang diberikan atau hasil pengamatan masih banyak yang kosong atau kurang tepat.Tabel diisi lengkap untuk semua benda dengan data yang sebagian besar tepat; kolom nama benda, cara mengubah bentuk, dan gaya yang diberikan terisi dengan benar.Tabel diisi lengkap dan tepat untuk semua benda; semua kolom terisi dengan data yang akurat, termasuk deskripsi hasil pengamatan yang rinci dan sesuai dengan percobaan yang dilakukan.
Membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan (TP 4.2.4.2 — bagian analisis)Murid tidak mengisi kolom prediksi atau tidak membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan sama sekali.Murid mengisi prediksi dan hasil pengamatan, tetapi belum dapat menjelaskan persamaan atau perbedaan antara keduanya secara lisan maupun tertulis.Murid dapat mengidentifikasi satu atau dua perbedaan antara prediksi dan hasil pengamatan serta memberikan penjelasan sederhana mengapa hasilnya berbeda.Murid dapat membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan secara menyeluruh, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, serta memberikan penjelasan yang logis berdasarkan konsep gaya yang dipelajari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid aktif terlibat dalam kegiatan eksplorasi kelompok? Murid mana yang terlihat kesulitan dan perlu perhatian lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya berikan cukup efektif memandu murid menemukan sendiri hubungan antara gaya dan perubahan bentuk benda, tanpa memberikan jawaban langsung?
  • Seberapa banyak murid yang berhasil mengisi tabel pengamatan dengan lengkap dan tepat? Apakah format tabel sudah cukup jelas untuk dipahami murid kelas 4?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan seluruh tahap kegiatan (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Bagaimana saya bisa lebih mendukung murid yang memerlukan diferensiasi pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Dari percobaan hari ini, satu hal baru apa yang kamu pelajari tentang gaya dan bentuk benda?
  • Apakah ada bagian dari percobaan yang membingungkanmu? Bagian mana?
  • Apakah prediksimu tadi sesuai dengan hasil percobaan? Apa yang membuatmu terkejut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab 2 'Gaya di Sekitar Kita', halaman 32–33
  2. Panduan Guru IPAS SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab 2, halaman 64 dan seterusnya
  3. Benda konkret untuk percobaan per kelompok: plastisin, balon (sudah dan belum ditiup), kertas bekas, karet gelang
  4. Benda tambahan (opsional untuk diferensiasi): lidi, sedotan plastik, plastik tipis
  5. Wadah/nampan untuk menyimpan benda percobaan per kelompok
  6. Lembar tabel pengamatan (disalin murid di buku tugas berdasarkan contoh dari Buku Siswa)
  7. Gambar ilustrasi dari Buku Siswa halaman 33 (Gambar 2.1) — dapat ditampilkan di papan tulis atau layar proyektor

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.