Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Jenis-Jenis Gaya: Gaya Otot, Gaya Gravitasi, dan Gaya Pegas

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Jenis-Jenis Gaya: Gaya Otot, Gaya Gravitasi, dan Gaya Pegas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Jenis-Jenis Gaya: Gaya Otot, Gaya Gravitasi, dan Gaya Pegas

IPAS - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Jenis-Jenis Gaya: Gaya Otot, Gaya Gravitasi, dan Gaya Pegas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikJenis-Jenis Gaya: Gaya Otot, Gaya Gravitasi, dan Gaya Pegas
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui diskusi dan contoh konkret, murid dapat membedakan jenis-jenis gaya (gaya otot, gaya gravitasi, dan gaya pegas) beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan tanya jawab, murid dapat mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi tentang apa yang terjadi pada benda ketika diberi gaya jenis tertentu.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu melempar bola ke atas, mengapa bola itu selalu jatuh kembali ke bawah dan tidak terus terbang ke langit?
  2. Apa yang terjadi kalau kamu menarik karet gelang lalu melepaskannya? Kira-kira, gaya apa yang bekerja di sana?
  3. Coba pikirkan: ketika kamu mendorong meja atau mengangkat tas, kekuatan apa yang sedang kamu gunakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid menuliskan atau mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan 'Sebutkan satu contoh gaya yang kamu lakukan pagi ini sebelum ke sekolah!' — guru mencatat pola jawaban untuk memetakan pemahaman awal (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa bola yang dilempar ke atas selalu jatuh kembali? Apa yang membuat karet bisa melontarkan benda?' — beri waktu murid berpikir sejenak sebelum melanjutkan (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan membangun konteks: 'Hari ini kita akan mengenal tiga jenis gaya yang sering kita temui setiap hari: gaya otot, gaya gravitasi, dan gaya pegas.' (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid mengamati tiga gambar/objek sederhana yang disiapkan di depan kelas: (1) gambar anak mengangkat kotak, (2) buah jatuh dari pohon, (3) katapel dari karet — murid mengamati diam-diam selama 1 menit sebelum berdiskusi (Berkesadaran: murid diajak hadir penuh dan fokus pada fenomena nyata).
  • Guru menjelaskan konsep tiga jenis gaya secara singkat dan interaktif menggunakan gambar atau benda nyata: gaya otot (tarikan/dorongan menggunakan otot manusia atau hewan), gaya gravitasi (tarikan Bumi yang membuat benda jatuh ke bawah), dan gaya pegas (gaya pada benda elastis yang dapat kembali ke bentuk semula). Sertakan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari untuk setiap jenis gaya (8 menit).
  • Guru membuka sesi tanya jawab singkat: murid diajak mengajukan pertanyaan tentang hal yang belum dipahami dari penjelasan ketiga jenis gaya. Guru merespons dan menguatkan pemahaman (Bermakna: murid mengaitkan konsep dengan pengalaman nyata mereka) (4 menit).
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan: 'Dari tiga jenis gaya tadi, mana yang paling sering kamu lakukan/alami? Berikan 2 contoh!' — hasil diskusi singkat dicatat di buku tulis masing-masing (5 menit).
  • Beberapa pasangan berbagi hasil diskusi secara lisan. Guru menguatkan dan meluruskan bila ada konsep yang belum tepat (3 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Murid (LKM) berisi tabel: kolom 'Nama Gaya', 'Ciri-ciri', 'Prediksi: Apa yang Terjadi pada Benda?', dan 'Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari' (Menggembirakan: kerja kelompok yang interaktif dan saling mendukung) (2 menit).
  • Kelompok mengerjakan LKM bagian pertama: mengisi ciri-ciri dan minimal 3 contoh untuk masing-masing gaya otot, gaya gravitasi, dan gaya pegas berdasarkan diskusi dan penjelasan sebelumnya (7 menit).
  • Kelompok mengerjakan LKM bagian prediksi: guru menyebutkan situasi-situasi pendek ('Sebuah bola tenis dilempar ke atas — gaya apa yang bekerja dan apa yang akan terjadi selanjutnya?', 'Kamu menarik karet ketapel lalu melepaskannya — gaya apa yang bekerja dan apa yang terjadi pada karet?', 'Kamu mendorong meja berat — gaya apa yang kamu gunakan?'). Kelompok mendiskusikan dan menuliskan prediksi mereka (Bermakna: murid mengaplikasikan konsep pada situasi nyata dan melatih keterampilan memprediksi sesuai TP 4.2.2.2) (6 menit).
  • Setiap kelompok menempel atau menyampaikan satu prediksi terbaik mereka. Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat untuk membandingkan prediksi antar kelompok dan mengkonfirmasi mana yang tepat (Menggembirakan: suasana presentasi yang ringan dan saling menghargai) (5 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara mandiri mengisi kolom refleksi di LKM: 'Jenis gaya mana yang paling mudah saya pahami? Jenis gaya mana yang masih membingungkan saya? Mengapa?' (Berkesadaran: murid diajak menyadari proses belajar mereka sendiri) (3 menit).
  • Guru meminta 2–3 murid secara sukarela berbagi hasil refleksi mereka. Guru merespons dengan hangat dan tidak menghakimi jawaban (2 menit).
  • Guru melakukan penguatan akhir dengan meminta murid menyebutkan satu kata kunci untuk masing-masing jenis gaya (gaya otot = 'otot/manusia', gaya gravitasi = 'bumi/jatuh', gaya pegas = 'elastis/kembali') sebagai cara mengingat konsep secara bermakna (Bermakna: membangun jembatan kognitif yang kuat) (3 menit).

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Hari ini kita sudah belajar tiga jenis gaya. Siapa yang bisa menyebutkan ketiganya dan satu contohnya?' — guru menunjuk 2–3 murid secara acak (3 menit).
  • Guru memberikan kuis lisan penutup (asesmen akhir singkat): guru menyebutkan 3 situasi, murid menjawab termasuk gaya jenis apa — seluruh murid menjawab serentak dengan cara mengangkat kartu/jari kode (A=otot, B=gravitasi, C=pegas) (3 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Malam ini, coba amati 2 benda di rumahmu dan pikirkan gaya apa yang bekerja padanya. Tulis di buku tugasmu.' (1 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan salam dan motivasi singkat (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan diberikan kartu visual bergambar yang menampilkan ilustrasi masing-masing gaya beserta label nama dan ciri singkatnya sebagai referensi saat mengerjakan LKM. Murid yang sudah cepat memahami diminta menambahkan kolom 'Gaya lain yang serupa atau berlawanan' di LKM mereka.
  • Proses: Murid yang mengalami kesulitan dipasangkan dengan murid yang lebih siap dalam kelompok (peer learning). Guru memberikan pertanyaan pantik personal kepada murid yang kesulitan: 'Coba ingat, apa yang terjadi saat kamu melempar bola ke atas tadi pagi?' Murid yang cepat selesai dapat langsung mengerjakan soal prediksi tambahan yang disiapkan guru di papan tulis.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup mengisi 2 contoh per jenis gaya. Murid yang berkembang mengisi minimal 3 contoh dan menuliskan prediksi lengkap. Murid yang sangat berkembang diminta membuat mini-poster sederhana di buku tulis yang menggambarkan ketiga jenis gaya dengan ilustrasi dan penjelasan singkat mereka sendiri.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pendahuluan: 'Sebutkan satu contoh gaya yang kamu lakukan pagi ini sebelum ke sekolah!' — guru mencatat jawaban untuk memetakan pemahaman awal murid tentang konsep gaya secara umum sebelum masuk ke pengenalan jenis-jenisnya.
  • Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengetahui sejauh mana murid sudah memiliki pengetahuan awal tentang gaya gravitasi dan gaya pegas.

Proses:

  • Observasi aktif saat diskusi berpasangan pada tahap Memahami: guru mencatat murid yang dapat memberikan contoh tepat dan murid yang masih ragu atau keliru.
  • Pengecekan LKM bagian pertama (ciri-ciri dan contoh gaya) saat kelompok bekerja — guru memberikan umpan balik langsung dan menandai kelompok yang perlu penguatan.
  • Observasi kualitas prediksi yang disampaikan kelompok pada tahap Mengaplikasi: apakah murid dapat menghubungkan jenis gaya dengan dampaknya terhadap benda secara logis.
  • Catatan anekdotal guru terhadap murid yang mengajukan pertanyaan relevan selama pembelajaran sebagai bukti keterampilan proses TP 4.2.2.2.

Akhir:

  • Kuis lisan penutup: guru menyebutkan 3 situasi, murid merespons serentak dengan kode — guru mencatat murid yang menjawab tepat dan yang masih keliru untuk tindak lanjut.
  • Pengumpulan LKM lengkap: dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan ketepatan identifikasi jenis gaya, kelengkapan contoh, dan kualitas prediksi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi berpasangan dan kelompok — guru mencatat murid yang aktif mengajukan pertanyaan dan memberi contoh.
  • Pengecekan LKM saat kelompok mengerjakan — guru berkeliling dan memberikan umpan balik lisan langsung.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal konsep ketiga jenis gaya.

Sumatif:

  • Kuis lisan penutup: murid mengidentifikasi jenis gaya dari 3 situasi yang disebutkan guru menggunakan sistem kode kartu/jari.
  • LKM yang dikumpulkan di akhir pertemuan — dinilai berdasarkan kelengkapan contoh, ketepatan identifikasi jenis gaya, dan kualitas prediksi yang dibuat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan jenis-jenis gaya (otot, gravitasi, pegas) dan contohnya [TP 4.2.2.1]Murid belum dapat membedakan ketiga jenis gaya dan tidak dapat menyebutkan contoh yang tepat.Murid dapat menyebutkan 1–2 jenis gaya dengan benar dan memberikan contoh yang kurang tepat atau masih tertukar.Murid dapat membedakan ketiga jenis gaya dengan benar dan memberikan minimal 2 contoh tepat untuk masing-masing jenis gaya.Murid dapat membedakan ketiga jenis gaya dengan sangat tepat, memberikan minimal 3 contoh relevan untuk setiap jenis, dan mampu menjelaskan ciri pembeda antar jenis gaya dengan kalimatnya sendiri.
Mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi tentang pengaruh gaya terhadap benda [TP 4.2.2.2]Murid tidak mengajukan pertanyaan dan tidak dapat membuat prediksi tentang apa yang terjadi pada benda ketika diberi gaya.Murid mengajukan pertanyaan sederhana dan membuat prediksi yang belum terhubung dengan konsep jenis gaya yang telah dipelajari.Murid mengajukan pertanyaan relevan dan membuat prediksi yang logis tentang apa yang terjadi pada benda berdasarkan jenis gaya tertentu.Murid secara mandiri mengajukan pertanyaan yang mendalam dan membuat prediksi yang sangat tepat disertai alasan yang jelas dan terhubung dengan konsep jenis gaya yang dipelajari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membedakan ketiga jenis gaya di akhir pertemuan? Murid mana yang masih memerlukan penguatan dan apa tindak lanjut yang akan saya lakukan?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan berhasil memicu rasa ingin tahu murid? Bagaimana saya bisa membuatnya lebih efektif di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu penyesuaian?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah cukup menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Dari tiga jenis gaya yang kita pelajari hari ini (gaya otot, gaya gravitasi, gaya pegas), mana yang paling mudah kamu pahami? Mengapa?
  • Apakah ada hal tentang jenis-jenis gaya yang masih membuatmu bingung atau ingin kamu ketahui lebih lanjut?
  • Sebutkan satu contoh gaya yang kamu temukan di rumahmu yang belum disebutkan di kelas tadi!

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Kemdikbudristek 2023) — Bab 2 'Gaya di Sekitar Kita', halaman 33–35.
  2. Panduan Guru IPAS Kelas IV SD/MI Edisi Revisi (Amalia Fitri, dkk.) — Bab 2, halaman 56–66.
  3. Gambar/ilustrasi tiga jenis gaya: gambar anak mengangkat kotak (gaya otot), gambar buah jatuh dari pohon (gaya gravitasi), gambar katapel karet (gaya pegas) — disiapkan guru sebagai media visual.
  4. Benda konkret untuk demonstrasi: karet gelang atau katapel sederhana (gaya pegas), bola kecil untuk dilempar ke atas (gaya gravitasi), buku atau kotak kecil untuk didorong/ditarik (gaya otot).
  5. Lembar Kerja Murid (LKM) — dibuat guru, berisi tabel identifikasi jenis gaya dan kolom prediksi.
  6. Kartu kode jawaban (A/B/C) untuk kuis penutup — dapat berupa kertas lipat sederhana.
  7. Kartu visual bergambar jenis-jenis gaya untuk diferensiasi murid yang memerlukan dukungan tambahan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.