Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Menyelidiki Perubahan Energi Gerak, Panas, dan Bunyi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Menyelidiki Perubahan Energi Gerak, Panas, dan Bunyi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Menyelidiki Perubahan Energi Gerak, Panas, dan Bunyi

IPAS - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menyelidiki Perubahan Energi Gerak, Panas, dan Bunyi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenyelidiki Perubahan Energi Gerak, Panas, dan Bunyi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan proses perubahan energi gerak menjadi energi panas dan energi gerak menjadi energi bunyi melalui kegiatan penyelidikan sederhana.
  2. Murid dapat merencanakan dan melakukan penyelidikan sederhana untuk membuktikan perubahan energi gerak menjadi energi panas dengan panduan guru.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menggosokkan kedua telapak tanganmu dengan cepat? Apa yang kamu rasakan setelah beberapa saat?
  2. Ketika dua benda saling bergesek atau ditepuk, selain rasa hangat, kira-kira suara apa yang bisa muncul? Dari mana datangnya suara itu?
  3. Menurutmu, apakah gerakan bisa berubah menjadi sesuatu yang lain? Apa buktinya yang bisa kita temukan di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengkondisikan kelas agar siap belajar (salam, doa, presensi). (±3 menit)
  • Asesmen Awal — Guru meminta murid menuliskan atau menyebutkan secara lisan satu jawaban singkat: 'Tuliskan apa yang terjadi ketika kamu menggosokkan tanganmu dengan cepat — apa yang kamu rasakan?' Guru mencatat variasi jawaban di papan tulis untuk memetakan pemahaman awal. (±5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid berbagi dugaan awal secara bebas, tanpa menghakimi jawaban. (±4 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara ringkas: 'Hari ini kita akan menyelidiki bagaimana energi gerak bisa berubah menjadi panas dan bunyi.' (±2 menit)
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil beranggotakan 3–4 orang.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau menggambar diagram sederhana di papan tulis: Energi Gerak → Energi Panas dan Energi Gerak → Energi Bunyi. Guru menjelaskan bahwa gerakan bisa menghasilkan panas dan bunyi dengan contoh nyata: tangan digosokkan, kayu digesek, tepuk tangan. (±5 menit)
  • Murid diminta mengamati demonstrasi guru: guru menggosokkan penghapus papan tulis ke permukaan meja dengan cepat selama 10 detik, lalu meminta beberapa murid menyentuh permukaan penghapus dan meja untuk merasakan perubahan suhu. Guru juga bertepuk tangan keras dan meminta murid menjelaskan bunyi yang dihasilkan. (±5 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan panduannya: 'Apa yang menyebabkan tangan atau benda terasa hangat setelah digesek? Menurutmu energi apa yang berubah?' Murid mendiskusikan jawaban dalam kelompok lalu satu perwakilan berbagi ke kelas. (±5 menit)
  • Guru meluruskan dan memperkuat konsep: ketika benda bergerak dan bergesekan, energi gerak berubah menjadi energi panas; ketika benda bergerak dan saling bentur atau bergetar, energi gerak berubah menjadi energi bunyi. Guru menuliskan kesimpulan konsep di papan tulis. (±3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Penyelidikan (LKP) kepada setiap kelompok. LKP berisi kolom: Pertanyaan Penyelidikan, Prediksi, Alat dan Bahan, Langkah Kerja, Hasil Pengamatan, dan Kesimpulan. (±2 menit)
  • Guru membimbing seluruh kelas menyepakati pertanyaan penyelidikan: 'Apakah menggosokkan dua benda dengan cepat dapat menghasilkan panas?' Setiap kelompok menuliskan prediksinya di LKP. (±2 menit)
  • Guru memandu perencanaan penyelidikan bersama: murid mendiskusikan alat dan bahan yang tersedia (dua lembar kertas, penggaris plastik, permukaan meja) dan menentukan langkah kerja sederhana yang akan dilakukan. Guru mengingatkan variabel yang perlu diperhatikan: kecepatan gesekan dan durasi. (±4 menit)
  • Kelompok melakukan penyelidikan: (a) Gosokkan dua lembar kertas satu sama lain dengan cepat selama 15 detik, rasakan suhunya. (b) Gosokkan penggaris plastik ke permukaan meja selama 15 detik, rasakan suhunya. (c) Tepukkan dua buku tipis bersamaan dan perhatikan bunyi yang dihasilkan. Setiap anggota kelompok bergantian melakukan dan mengamati. (±8 menit)
  • Kelompok mencatat hasil pengamatan di LKP: apakah benda terasa lebih hangat? Bunyi apa yang dihasilkan? Seberapa jelas perubahan yang dirasakan? (±3 menit)
  • Setiap kelompok membandingkan hasil pengamatannya dengan prediksi awal dan menuliskan kesimpulan singkat di LKP: 'Terbukti/Tidak terbukti bahwa energi gerak berubah menjadi panas karena...' (±3 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil penyelidikannya secara singkat (1–2 menit per kelompok): menyampaikan prediksi awal, hasil yang diamati, dan kesimpulan. Kelompok lain boleh bertanya satu pertanyaan singkat. (±8 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apakah hasil penyelidikan semua kelompok sama? Mengapa mungkin ada perbedaan? Apa yang bisa kita perbaiki jika melakukan penyelidikan ini lagi?' (±4 menit)
  • Murid secara individu menuliskan di LKP atau buku tugas dua contoh perubahan energi gerak menjadi panas dan satu contoh perubahan energi gerak menjadi bunyi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah. (±3 menit)

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran bersama dengan pertanyaan: 'Jadi, apa yang terjadi ketika benda bergerak dan bergesekan? Dan ketika benda bergerak dan saling bentur?' (±3 menit)
  • Asesmen Akhir — Guru memberikan 2 soal tertulis singkat di secarik kertas atau secara lisan: (1) 'Sebutkan satu contoh perubahan energi gerak menjadi panas dalam kehidupan sehari-hari!' (2) 'Ketika kamu bertepuk tangan, energi apa yang berubah menjadi energi bunyi?' Murid menjawab secara mandiri. (±4 menit)
  • Guru memberikan umpan balik umum berdasarkan hasil presentasi dan jawaban asesmen akhir. (±2 menit)
  • Guru meminta murid melakukan refleksi diri (lihat bagian Refleksi Murid) secara tertulis singkat di buku tugas. (±2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan pesan penghubung ke pertemuan berikutnya dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum memahami konsep dasar, guru menyediakan kartu visual bergambar yang menunjukkan proses perubahan energi gerak → panas dan gerak → bunyi secara berurutan dengan panah dan ikon sederhana sebagai scaffolding.
  • Proses: Murid yang sudah cepat memahami (cepat selesai) dapat diminta menambahkan variasi penyelidikan mandiri: membandingkan hasil gesekan cepat vs lambat dan mencatat perbedaannya. Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat bekerja berdampingan dengan guru atau teman sebaya yang sudah paham saat mengisi LKP.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan kesimpulan penyelidikan: (a) tulisan narasi singkat, (b) diagram panah perubahan energi bergambar, atau (c) menceritakan secara lisan kepada guru atau teman satu kelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan atau menyebutkan secara lisan: 'Apa yang terjadi ketika kamu menggosokkan kedua tanganmu dengan cepat?' Guru menggunakan jawaban ini untuk memetakan pengetahuan awal dan menyesuaikan penekanan penjelasan pada tahap Memahami.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat kepada 2–3 murid: 'Apakah kamu tahu perubahan energi apa yang terjadi ketika kita berolahraga?' untuk mengecek koneksi dengan pembelajaran sebelumnya.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengamati dan mencatat murid yang bisa menjawab pertanyaan 'Energi apa yang berubah?' setelah demonstrasi.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling mengobservasi kelompok menggunakan lembar observasi — apakah kelompok mampu merencanakan langkah kerja, melakukan penyelidikan dengan tertib, mencatat data, dan membandingkan hasil dengan prediksi.
  • Selama tahap Merefleksi: guru menilai kualitas presentasi kelompok — apakah kesimpulan yang disampaikan menghubungkan antara hasil pengamatan dengan konsep perubahan energi gerak.

Akhir:

  • Dua soal tertulis singkat dikerjakan mandiri di Penutup: Soal 1 — 'Sebutkan satu contoh perubahan energi gerak menjadi energi panas yang kamu temui dalam kehidupan sehari-hari!' Soal 2 — 'Ketika kamu bertepuk tangan, energi gerak berubah menjadi energi apa? Jelaskan!'
  • Guru menggunakan rubrik 4 level untuk menilai kelengkapan dan ketepatan jawaban.

Formatif:

  • Observasi keaktifan dan ketepatan murid dalam merencanakan dan melakukan penyelidikan di dalam kelompok menggunakan lembar observasi keterampilan proses.
  • Pengecekan LKP kelompok: kelengkapan isian prediksi, langkah kerja, hasil pengamatan, dan kesimpulan.
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan inti untuk mengecek pemahaman konsep secara berkelanjutan.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis dua soal asesmen akhir di Penutup: (1) menyebutkan contoh perubahan energi gerak menjadi panas, (2) mengidentifikasi perubahan energi pada tepuk tangan.
  • Rubrik penilaian LKP penyelidikan: ketepatan perencanaan, pelaksanaan, dan kesimpulan penyelidikan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan proses perubahan energi gerak menjadi panas dan bunyi (TP 4.1.3.1)Belum dapat menyebutkan atau menjelaskan perubahan energi gerak menjadi panas atau bunyi, meskipun sudah dibimbing.Dapat menyebutkan salah satu (panas atau bunyi) sebagai hasil perubahan energi gerak, namun belum dapat menjelaskan prosesnya.Dapat menjelaskan bahwa energi gerak dapat berubah menjadi panas dan bunyi dengan menyertakan satu contoh yang tepat dari kehidupan sehari-hari.Dapat menjelaskan proses perubahan energi gerak menjadi panas dan bunyi dengan tepat, menyertakan lebih dari satu contoh nyata, dan mengaitkannya dengan hasil penyelidikan yang dilakukan.
Merencanakan penyelidikan sederhana (TP 4.1.3.2)Belum dapat menuliskan rencana penyelidikan (prediksi, alat, langkah kerja) meskipun dengan panduan guru.Dapat mengisi sebagian rencana penyelidikan (prediksi atau langkah kerja saja) dengan bantuan guru atau teman.Dapat menuliskan prediksi, menyebutkan alat dan bahan, serta langkah kerja yang logis dengan panduan guru.Dapat menuliskan rencana penyelidikan lengkap (prediksi, alat dan bahan, langkah kerja) secara runtut dan logis dengan sedikit atau tanpa bantuan guru.
Melakukan penyelidikan dan mencatat hasil (TP 4.1.3.2)Belum aktif terlibat dalam melakukan penyelidikan dan tidak mencatat hasil pengamatan.Terlibat dalam penyelidikan namun hasil pengamatan yang dicatat tidak lengkap atau tidak relevan dengan pertanyaan penyelidikan.Aktif melakukan penyelidikan dan mencatat hasil pengamatan secara lengkap di LKP sesuai pertanyaan penyelidikan.Aktif melakukan penyelidikan, mencatat hasil pengamatan secara lengkap dan akurat, serta membandingkan hasil dengan prediksi awal dengan penjelasan yang logis.
Menyimpulkan hasil penyelidikanBelum dapat menuliskan atau menyampaikan kesimpulan dari hasil penyelidikan.Dapat menuliskan kesimpulan namun tidak terhubung dengan data hasil pengamatan atau konsep perubahan energi.Dapat menuliskan kesimpulan yang menghubungkan hasil pengamatan dengan konsep perubahan energi gerak.Dapat menuliskan kesimpulan yang jelas, mengaitkan data hasil pengamatan dengan konsep perubahan energi gerak, dan merefleksikan kesesuaiannya dengan prediksi awal.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memicu rasa ingin tahu dan dugaan awal murid sebelum kegiatan penyelidikan?
  • Apakah panduan yang saya berikan saat tahap merencanakan penyelidikan cukup jelas sehingga semua kelompok dapat melanjutkan secara mandiri?
  • Murid mana yang tampaknya belum memahami konsep perubahan energi gerak? Strategi diferensiasi apa yang perlu saya siapkan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu tiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) berjalan sesuai rencana? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang perubahan energi gerak?
  • Bagian kegiatan mana yang paling menarik atau paling menantang bagimu? Mengapa?
  • Apakah hasil penyelidikanmu sesuai dengan prediksimu di awal? Jika tidak, apa yang membuatmu terkejut?
  • Di mana lagi kamu bisa menemukan contoh perubahan energi gerak menjadi panas atau bunyi di rumahmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Bab 1: Mengubah Bentuk Energi
  2. Panduan Guru IPAS SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Bab 1
  3. Lembar Kerja Penyelidikan (LKP) — disiapkan guru
  4. Alat penyelidikan sederhana: dua lembar kertas, penggaris plastik, dua buku tipis, permukaan meja
  5. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat konsep dan diagram perubahan energi
  6. Kartu visual bergambar proses perubahan energi (untuk diferensiasi murid yang memerlukan dukungan visual)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.