Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Energi dan Bentuk-Bentuknya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 4 dengan topik "Mengenal Energi dan Bentuk-Bentuknya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 4: Mengenal Energi dan Bentuk-Bentuknya

IPAS - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Energi dan Bentuk-Bentuknya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Energi dan Bentuk-Bentuknya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan minimal empat bentuk energi (cahaya, panas, gerak, listrik, bunyi, kimia) beserta contoh sumber energinya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat mengamati fenomena energi di lingkungan sekitar sekolah dan mencatat hasil pengamatannya secara sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Saat kamu berjalan cepat lalu tanganmu kamu gosokkan satu sama lain, apa yang kamu rasakan? Dari mana datangnya rasa hangat itu?
  2. Menurutmu, apa saja yang kamu butuhkan agar lampu di kelas ini bisa menyala?
  3. Bayangkan satu hari tanpa energi — tidak ada listrik, tidak ada kendaraan, tidak ada makanan yang dimasak. Kira-kira apa yang akan terjadi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar (posisi duduk nyaman, alat tulis sudah di meja). (3 menit)
  • Guru mengajak murid melakukan aktivitas apersepsi: menggosokkan kedua telapak tangan selama 10 detik, lalu merasakannya. Guru bertanya, 'Apa yang kalian rasakan? Energi apa yang berubah?' (3 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid dan menampung jawaban di papan tulis tanpa menghakimi. (4 menit)
  • ASESMEN AWAL — Guru membagikan kartu kecil (sticky note atau selembar kertas). Murid menuliskan satu contoh benda yang menggunakan energi dan alasan singkatnya. Guru mengumpulkan dan membaca sekilas untuk memetakan pengetahuan awal kelas. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan jelas: 'Hari ini kita akan mengenal berbagai bentuk energi dan menemukan contohnya langsung di sekitar sekolah kita.' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menuliskan enam bentuk energi di papan tulis: cahaya, panas, gerak, listrik, bunyi, kimia. Guru mengucapkan masing-masing dan meminta murid menirukan serta memikirkan satu contoh yang langsung terlintas di benak mereka. (Berkesadaran — murid diminta sadar penuh pada setiap bentuk energi sebelum melanjutkan.) (5 menit)
  • Guru menunjukkan gambar atau benda nyata sederhana (misalnya: senter, radio kecil, kipas angin sederhana, dan makanan/minuman). Untuk setiap benda, guru mengajukan pertanyaan bertahap: 'Energi apa yang dihasilkan benda ini?' lalu 'Energi apa yang dibutuhkan agar benda ini bekerja?' Jawaban murid dituliskan bersama di papan tulis dalam format panah: Energi listrik → Energi cahaya. (Bermakna — dikaitkan dengan benda yang ada di kehidupan nyata murid.) (8 menit)
  • Guru memberikan penjelasan singkat bahwa manusia tidak menciptakan energi, melainkan mengubah bentuk energi yang sudah ada. Guru menghubungkan dengan tubuh manusia: makanan (energi kimia) → tenaga untuk bergerak (energi gerak). (3 menit)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3–4 orang) dan membagikan Lembar Kerja Pengamatan sederhana dengan tabel dua kolom: 'Nama Benda' dan 'Bentuk Energi yang Ditemukan'. (Menggembirakan — belajar sambil berjalan di lingkungan nyata sekolah.) (2 menit)
  • Guru memberikan panduan observasi: 'Carilah minimal 5 benda di lingkungan sekolah yang menggunakan atau menghasilkan energi. Perhatikan benda yang bergerak, menghasilkan cahaya, panas, bunyi, atau membutuhkan listrik.' Guru mengingatkan aturan keselamatan selama kegiatan di luar kelas. (2 menit)
  • Murid keluar kelas secara berkelompok dan melakukan pengamatan di lingkungan sekolah (halaman, koridor, kantin, ruang kelas lain yang terlihat dari luar). Setiap anggota kelompok aktif mengamati dan mencatat secara individu di lembar kerjanya. (Bermakna — mengalami langsung fenomena energi di lingkungan nyata.) (10 menit)
  • Murid kembali ke kelas. Setiap kelompok mendiskusikan temuannya dan menyepakati minimal 5 benda beserta bentuk energinya untuk dilaporkan bersama. (3 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyampaikan dua temuan terbaik mereka secara lisan di depan kelas (boleh dengan menunjuk ke tabel di papan). Guru dan murid lain memberikan tanggapan singkat. (Menggembirakan — suasana berbagi temuan yang santai dan saling menghargai.) (8 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'Dari semua temuan kita, bentuk energi apa yang paling banyak ditemukan di sekolah? Mengapa?' Murid diajak menyimpulkan bersama. (Berkesadaran — murid diajak memaknai pola dari data yang mereka kumpulkan sendiri.) (4 menit)
  • Murid secara individu menuliskan di buku tugasnya: satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan satu pertanyaan yang masih ingin mereka cari tahu tentang energi. (Berkesadaran — refleksi diri tentang proses belajar.) (3 menit)

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Hari ini kita sudah mengenal berapa bentuk energi? Apa saja? Coba sebutkan satu contoh untuk masing-masing!' (3 menit)
  • ASESMEN AKHIR — Guru memberikan kuis lisan cepat (exit ticket lisan): setiap murid secara bergantian (acak cepat) diminta menyebutkan satu bentuk energi dan satu contoh sumbernya yang belum disebutkan temannya. (4 menit)
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan temuan murid hari ini. Guru menyampaikan pratinjau singkat untuk pertemuan berikutnya: 'Pertemuan berikutnya kita akan lebih dalam menyelidiki bagaimana satu bentuk energi bisa berubah menjadi bentuk energi lain.' (2 menit)
  • Guru menutup pelajaran dengan salam dan mengingatkan murid untuk mengamati satu perubahan energi di rumah masing-masing sebagai tugas pengamatan mandiri (tidak dinilai, hanya untuk rasa ingin tahu). (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru menyediakan kartu bergambar enam bentuk energi beserta contohnya sebagai panduan visual selama kegiatan pengamatan. Untuk murid yang sudah cepat memahami: guru menambahkan tantangan dengan meminta mereka menemukan benda yang mengalami lebih dari satu perubahan energi (contoh: kipas angin = energi listrik → energi gerak → energi bunyi).
  • Proses: Selama kegiatan pengamatan kelompok, guru secara proaktif mendampingi kelompok yang terlihat kesulitan mengidentifikasi bentuk energi dengan memberikan pertanyaan pancingan: 'Benda ini bergerak atau diam? Apa yang membuatnya bisa melakukan itu?' Murid yang cepat selesai dapat mulai mendiskusikan pertanyaan tambahan: 'Apa yang terjadi jika sumber energi benda itu habis atau dimatikan?'
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan dapat menyampaikan temuannya secara lisan atau dengan gambar sederhana. Murid yang sudah mahir dapat menuliskan temuannya dalam format tabel yang lebih lengkap dengan menambahkan kolom 'Energi Asal' dan 'Energi yang Dihasilkan' untuk mulai mengenal konsep perubahan energi.

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note / kartu kecil di awal pendahuluan: murid menuliskan satu contoh benda yang menggunakan energi dan alasan singkatnya. Digunakan guru untuk memetakan pengetahuan awal kelas dan menyesuaikan penekanan saat menjelaskan materi.

Proses:

  • Observasi guru selama kegiatan pengamatan di luar kelas: mencatat murid yang aktif mengidentifikasi dan yang masih membutuhkan bimbingan.
  • Lembar Kerja Pengamatan yang diisi murid secara individu selama observasi lapangan: diperiksa guru saat murid mendiskusikan temuan kelompok.
  • Kualitas presentasi lisan kelompok: apakah murid dapat menyebutkan nama benda dan bentuk energinya dengan tepat.

Akhir:

  • Exit ticket lisan cepat: setiap murid menyebutkan satu bentuk energi yang dipelajari hari ini beserta satu contoh sumber energinya. Digunakan untuk memeriksa pencapaian TP 4.1.1.1.
  • Tulisan refleksi individu di buku tugas (satu hal baru + satu pertanyaan): digunakan sebagai bukti keterlibatan murid dalam proses belajar dan sebagai bahan umpan balik guru untuk pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan pengamatan kelompok di lingkungan sekolah: apakah murid mampu mengidentifikasi bentuk energi dari benda yang diamati.
  • Kualitas diskusi kelompok saat berbagi temuan: kemampuan murid menjelaskan bentuk energi yang ditemukan kepada teman.
  • Lembar Kerja Pengamatan individu: kelengkapan dan ketepatan identifikasi minimal 5 benda beserta bentuk energinya.

Sumatif:

  • Exit ticket lisan: murid menyebutkan satu bentuk energi dan satu contoh sumber energinya yang belum disebutkan teman lain.
  • Tulisan refleksi individu di buku tugas: satu hal baru yang dipelajari dan satu pertanyaan tentang energi (dinilai dari kebermaknaan, bukan kesempurnaan).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan bentuk energi dan sumber energinya (TP 4.1.1.1)Murid belum dapat menyebutkan bentuk energi atau menyebutkan kurang dari 2 bentuk energi dengan contoh yang tidak tepat.Murid dapat menyebutkan 2–3 bentuk energi dengan contoh sumber energi yang tepat untuk sebagian.Murid dapat menyebutkan minimal 4 bentuk energi dengan contoh sumber energi yang tepat untuk masing-masing.Murid dapat menyebutkan lebih dari 4 bentuk energi dengan contoh sumber energi yang tepat dan dapat menjelaskan hubungan antara sumber dan bentuk energi yang dihasilkan dengan kalimatnya sendiri.
Mengamati fenomena energi dan mencatat hasil pengamatan (TP 4.1.1.2)Murid belum dapat mengidentifikasi benda di lingkungan sekolah yang berkaitan dengan energi, atau lembar kerja kosong/tidak relevan.Murid dapat mencatat 1–2 benda di lingkungan sekolah dengan identifikasi bentuk energi yang masih kurang tepat.Murid dapat mencatat minimal 5 benda di lingkungan sekolah beserta bentuk energinya dengan tepat dalam lembar kerja.Murid dapat mencatat lebih dari 5 benda dengan bentuk energinya secara tepat, dan dapat menambahkan keterangan energi asal serta energi yang dihasilkan untuk minimal 2 benda.
Kemampuan menyampaikan hasil pengamatan (Komunikasi)Murid tidak menyampaikan temuan atau hanya diam saat diminta berbagi.Murid menyampaikan temuan dengan bantuan teman atau dorongan guru, dengan kalimat yang belum lengkap.Murid menyampaikan temuan secara mandiri dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami.Murid menyampaikan temuan secara mandiri, jelas, dan dapat merespons pertanyaan atau tanggapan dari guru dan teman dengan tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil menyebutkan minimal empat bentuk energi di akhir pembelajaran? Siapa yang masih membutuhkan bimbingan lanjutan?
  • Apakah kegiatan pengamatan di lingkungan sekolah berjalan efektif dan efisien dari segi waktu? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Pertanyaan mana yang paling efektif?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Bentuk energi apa yang paling menarik bagimu hari ini? Mengapa?
  • Satu hal baru apa yang kamu pelajari tentang energi hari ini yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya?
  • Apakah ada yang masih membuatmu bingung tentang energi? Tuliskan pertanyaanmu!

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas IV Edisi Revisi (Kemendikbud)
  2. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas IV Edisi Revisi (Kemendikbud)
  3. Lingkungan sekolah (halaman, koridor, kantin) sebagai sumber belajar langsung
  4. Benda nyata di kelas: senter, kipas angin kecil, radio/speaker sederhana (jika tersedia)
  5. Papan tulis dan spidol untuk menulis skema perubahan energi bersama
  6. Lembar Kerja Pengamatan sederhana (dibuat guru, dicetak atau ditulis tangan)
  7. Kartu bergambar bentuk energi (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan visual)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.