Modul AjarPertemuan 7Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Merancang Solusi atas Tantangan Berbasis Perubahan Wujud Zat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 3 dengan topik "Merancang Solusi atas Tantangan Berbasis Perubahan Wujud Zat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Merancang Solusi atas Tantangan Berbasis Perubahan Wujud Zat

IPAS - Kelas 3

Bab 8 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Merancang Solusi atas Tantangan Berbasis Perubahan Wujud Zat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMerancang Solusi atas Tantangan Berbasis Perubahan Wujud Zat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengajukan kesimpulan tentang konsep perubahan wujud zat berdasarkan data hasil pengamatan dan penyelidikan yang telah dilakukan.
  2. Murid dapat merancang dan menyajikan solusi sederhana atas tantangan keseharian yang berkaitan dengan perubahan wujud zat dengan menerapkan konsep yang telah dipelajari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat es batu di dalam minuman kamu lama-lama habis? Menurutmu, ke mana perginya es itu?
  2. Kalau kamu sedang piknik di hari yang panas dan ingin minumanmu tetap dingin, apa yang akan kamu lakukan?
  3. Siapa yang pernah menjemur baju? Mengapa baju basah bisa menjadi kering?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan absensi dan mengecek kesiapan belajar murid.
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan dua gambar sederhana (es batu mencair di gelas dan uap air dari panci panas) lalu bertanya: 'Dari gambar ini, ceritakan apa yang kalian tahu tentang perubahan wujud zat!' Guru mencatat respons singkat murid di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal (tidak dinilai, hanya untuk mengetahui titik pemahaman masing-masing).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Bayangkan kamu sedang piknik di hari yang panas. Minuman dinginmu lama-lama berubah menjadi hangat. Apa yang bisa kamu lakukan supaya minumanmu tetap dingin?' Berikan waktu 1–2 menit untuk murid berpendapat bebas.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan merangkum apa yang sudah kita pelajari tentang perubahan wujud zat, lalu kita akan jadi Penemu Cilik — merancang solusi keren untuk tantangan sehari-hari!'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara singkat: merangkum konsep bersama → merancang solusi → mempresentasikan karya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melakukan 'Galeri Ingatan' — menempelkan kartu-kartu bergambar proses perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, mengkristal) di papan kelas secara acak.
  • Murid diminta maju bergantian untuk mencocokkan kartu nama proses dengan kartu gambar yang sesuai. Guru memberikan panduan dengan pertanyaan: 'Apa yang menyebabkan es bisa mencair? Apa yang terjadi pada partikelnya?'
  • Guru memandu diskusi kelas singkat (5 menit): 'Dari pengamatan dan percobaan kita selama beberapa pertemuan sebelumnya, apa kesimpulan besar yang bisa kita tarik tentang perubahan wujud zat?' Guru menuliskan poin-poin kesimpulan di papan tulis berdasarkan jawaban murid.
  • Murid secara mandiri menuliskan 2–3 kalimat kesimpulan tentang konsep perubahan wujud zat di buku tugas masing-masing berdasarkan diskusi kelas. Guru mengingatkan: 'Gunakan data dari percobaan kita sebagai buktinya, ya!'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan kegiatan 'Penemu Cilik': murid memilih satu dari dua tantangan keseharian yang ditampilkan di papan kelas — (1) 'Bagaimana agar minuman dingin tidak cepat mencair saat piknik?' atau (2) 'Bagaimana menjemur baju supaya cepat kering meski cuaca mendung?'
  • Murid membentuk kelompok kecil (3–4 orang) berdasarkan pilihan tantangan yang sama. Guru menjelaskan tugas: 'Rancang solusinya! Gambarkan idemu, beri nama alat atau caramu, dan jelaskan mengapa caramu itu berhasil — kaitkan dengan konsep perubahan wujud zat yang sudah kita pelajari.'
  • Setiap kelompok mengerjakan rancangan solusi di lembar kerja 'Penemu Cilik' yang telah disiapkan. Lembar kerja memuat kolom: (a) nama tantangan, (b) gambar solusi/alat, (c) nama solusi/alat, (d) penjelasan cara kerja, (e) kaitan dengan konsep perubahan wujud zat.
  • Selama kelompok bekerja, guru berkeliling untuk memberikan pertanyaan pengarah: 'Perubahan wujud apa yang terjadi di sini?', 'Mengapa suhu penting dalam solusimu?', 'Apakah solusimu sudah menjawab tantangannya?' Guru mencatat perkembangan tiap kelompok sebagai data asesmen proses.
  • Setelah rancangan selesai, setiap kelompok mempersiapkan presentasi singkat (1–2 menit) untuk menyampaikan solusi mereka kepada kelas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan rancangan solusi mereka di depan kelas. Kelompok lain diajak memberikan satu komentar atau satu pertanyaan positif menggunakan kalimat 'Aku suka... karena...' atau 'Aku ingin tanya...'
  • Guru memberikan umpan balik langsung dengan menyoroti keterkaitan solusi masing-masing kelompok dengan konsep perubahan wujud zat: 'Solusi kelompok ini keren karena memanfaatkan proses... untuk...'
  • Murid secara mandiri mengisi lembar refleksi singkat di buku tugas: (a) 'Satu hal penting yang aku pelajari hari ini adalah...', (b) 'Konsep perubahan wujud zat yang aku gunakan dalam solusiku adalah...', (c) 'Kalau aku bisa memperbaiki solusiku, aku akan...'
  • Guru mengajak murid berbagi 2–3 refleksi secara lisan sebelum menutup kegiatan inti.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: 'Apa yang sudah kita pelajari tentang perubahan wujud zat? Bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk memecahkan masalah sehari-hari?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas kerja keras dan kreativitas mereka sebagai 'Penemu Cilik'.
  • Guru menyampaikan kaitan materi hari ini dengan kehidupan nyata: 'Ternyata, para pengusaha es krim, pembuat lilin, bahkan penjemur ikan asin juga memanfaatkan perubahan wujud zat seperti yang kalian pelajari hari ini!'
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu contoh pemanfaatan perubahan wujud zat di lingkungan rumah dan mencatatnya di buku tugas sebagai tugas observasi mandiri.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan ekstra, sediakan kartu referensi bergambar yang memuat nama-nama proses perubahan wujud zat beserta contoh sederhananya (mencair = es → air, menguap = air → uap) sebagai panduan saat mengerjakan lembar kerja. Untuk murid yang sudah sangat memahami, berikan tantangan tambahan: 'Dapatkah kamu merancang solusi yang memanfaatkan lebih dari satu jenis perubahan wujud sekaligus?'
  • Proses: Kelompok yang membutuhkan dukungan ekstra mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dengan pertanyaan pengarah yang lebih spesifik dan terstruktur. Kelompok yang sudah cepat memahami didorong untuk mengeksplorasi lebih jauh — misalnya, menggambarkan cara kerja solusi mereka secara bertahap (langkah 1, langkah 2, dst.) dan menjelaskan perubahan suhu yang terlibat.
  • Produk: Murid dapat menyajikan rancangan solusi dalam bentuk yang sesuai kemampuan: gambar sederhana dengan keterangan singkat (bagi yang membutuhkan dukungan), gambar detail dengan penjelasan tertulis paragraf (bagi yang sudah berkembang), atau gambar detail dilengkapi diagram proses perubahan wujud yang terjadi (bagi murid yang mahir).

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (es batu mencair dan uap dari panci) dan meminta murid menceritakan apa yang mereka tahu tentang perubahan wujud zat secara lisan atau singkat di papan tulis.
  • Guru mencatat respons murid sebagai peta pengetahuan awal untuk menyesuaikan penekanan pada tahap Memahami — bukan untuk penilaian.
  • Pertanyaan pemantik lisan: 'Kalau es batu dibiarkan di luar kulkas, apa yang terjadi? Mengapa bisa begitu?' untuk mengaktifkan pengetahuan prior murid.

Proses:

  • Observasi terstruktur selama kegiatan 'Galeri Ingatan': guru mencatat apakah murid dapat mencocokkan nama proses dengan gambar yang tepat.
  • Cek cepat tulisan kesimpulan mandiri di buku tugas: apakah murid dapat mengidentifikasi minimal satu faktor penyebab perubahan wujud dan satu contoh dari kehidupan nyata.
  • Pertanyaan pengarah saat guru berkeliling ke kelompok: 'Perubahan wujud apa yang kalian gunakan?', 'Mengapa itu bisa bekerja?', 'Apa buktinya dari percobaan kita?' — jawaban lisan dijadikan data perkembangan pemahaman.
  • Catatan observasi guru (checklist atau anekdot singkat) terhadap kualitas diskusi dan kontribusi tiap murid dalam kelompok.

Akhir:

  • Penilaian lembar kerja 'Penemu Cilik' menggunakan rubrik 4 level untuk dua aspek: ketepatan konsep dalam solusi dan kejelasan penyajian gambar serta penjelasan.
  • Presentasi kelompok dinilai dengan rubrik yang sama — guru mengamati apakah murid dapat menjelaskan keterkaitan solusi dengan konsep perubahan wujud zat secara lisan.
  • Lembar refleksi mandiri di buku tugas: guru menilai apakah murid mampu mengidentifikasi konsep yang digunakan dan mengevaluasi kekuatan serta kelemahan solusinya.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan diskusi 'Galeri Ingatan' untuk memantau pemahaman murid tentang konsep perubahan wujud zat.
  • Pengecekan tulisan kesimpulan mandiri di buku tugas pada tahap Memahami — guru membaca secara cepat dan memberikan tanda centang atau komentar singkat.
  • Observasi dan pertanyaan pengarah selama kegiatan merancang solusi kelompok — guru mencatat kelompok yang sudah memahami konsep dengan benar dan yang masih perlu bimbingan.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik 'Penemu Cilik' (4 level: Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang).

Sumatif:

  • Lembar kerja 'Penemu Cilik' yang telah diselesaikan setiap kelompok dinilai menggunakan rubrik dengan dua aspek: (1) ketepatan solusi dalam mengaitkan konsep perubahan wujud zat, dan (2) kejelasan serta kelengkapan gambar dan penjelasan solusi.
  • Lembar refleksi mandiri murid di buku tugas sebagai bukti kesimpulan individual tentang konsep perubahan wujud zat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Solusi dalam Mengaitkan Konsep Perubahan Wujud ZatSolusi yang diusulkan tidak relevan dengan konsep perubahan wujud zat atau tidak menjawab tantangan yang dipilih.Solusi diusulkan tetapi keterkaitan dengan konsep perubahan wujud zat masih kurang tepat atau belum dijelaskan dengan jelas.Solusi cukup tepat dan menunjukkan pemahaman dasar yang benar tentang konsep perubahan wujud zat yang relevan.Solusi sangat tepat, sesuai konteks tantangan, dan menunjukkan pemahaman yang kuat tentang hubungan suhu dengan perubahan wujud zat yang digunakan.
Kejelasan dan Kelengkapan Penyajian Gambar serta Penjelasan SolusiGambar tidak sesuai dengan solusi yang dimaksud atau tidak disertai penjelasan apapun.Gambar ada tetapi kurang jelas menunjukkan solusi; penjelasan sangat singkat dan tidak terstruktur.Gambar cukup jelas dan disertai penjelasan yang terstruktur, meskipun beberapa bagian masih perlu diperjelas.Gambar sangat jelas dan detail, disertai penjelasan yang lengkap, terstruktur, dan mudah dipahami oleh orang lain.
Kemampuan Menyimpulkan Konsep Perubahan Wujud Zat (Tulisan Mandiri)Murid belum mampu menuliskan kesimpulan yang bermakna tentang perubahan wujud zat.Murid menuliskan kesimpulan tetapi masih sangat umum, belum didukung data atau contoh dari pengamatan.Murid menuliskan kesimpulan yang cukup tepat dan menyertakan minimal satu contoh dari pengamatan atau percobaan yang telah dilakukan.Murid menuliskan kesimpulan yang tepat, didukung data dari pengamatan, dan mampu menghubungkan konsep dengan kejadian atau manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami dan menyimpulkan konsep perubahan wujud zat dengan benar hari ini? Kelompok mana yang masih perlu pendampingan lanjutan?
  • Apakah kegiatan 'Penemu Cilik' berhasil mendorong murid untuk mengaplikasikan konsep perubahan wujud zat secara kontekstual dan kreatif?
  • Bagaimana kualitas diskusi dan kolaborasi dalam kelompok? Apakah semua murid berkontribusi aktif?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Apa yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan efektif menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Satu hal penting yang aku pelajari hari ini tentang perubahan wujud zat adalah...
  • Konsep perubahan wujud zat yang aku gunakan dalam solusi rancanganku adalah... karena...
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling aku sukai? Mengapa?
  • Kalau aku bisa memperbaiki solusi rancanganku, aku akan...
  • Apa yang masih ingin aku ketahui lebih lanjut tentang perubahan wujud zat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS SD/MI Kelas III Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Bab 8: Rahasia Tiga Wujud Zat, halaman 177–182
  2. Buku Guru IPAS SD/MI Kelas III Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Bab 8, termasuk Tabel 8.6 Rubrik Penilaian Penemu Cilik
  3. Kartu bergambar proses perubahan wujud zat (media cetak/karton) — mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, mengkristal
  4. Lembar kerja 'Penemu Cilik' (disiapkan guru) — berisi kolom nama tantangan, area gambar solusi, nama solusi/alat, penjelasan cara kerja, dan kaitan konsep
  5. Papan kelas atau whiteboard untuk menempel kartu dan mencatat poin diskusi
  6. Alat tulis dan pewarna untuk menggambar rancangan solusi
  7. Gambar/foto kontekstual: es batu di gelas, uap dari panci panas, baju dijemur, piknik — untuk mendukung pertanyaan pemantik (dapat ditampilkan via proyektor atau dicetak)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.