Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Peristiwa Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 3 dengan topik "Peristiwa Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Peristiwa Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari

IPAS - Kelas 3

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Peristiwa Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikPeristiwa Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghubungkan peristiwa perubahan wujud zat (mencair, membeku, menguap, mengembun) dengan kejadian sehari-hari di lingkungan sekitar.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat peristiwa perubahan wujud zat yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari secara sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menyimpan es krim di luar lemari es? Apa yang terjadi pada es krim itu setelah beberapa saat?
  2. Ketika ibu memasak air panas, kamu bisa melihat 'asap' mengepul dari panci. Menurutmu, itu sebenarnya apa dan dari mana asalnya?
  3. Saat pagi hari yang dingin, kamu menemukan tetesan air di luar gelas yang berisi air es. Dari mana tetesan air itu bisa muncul?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (3 menit)
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan 4 kartu gambar (es yang mencair, air yang membeku jadi es batu, pakaian basah yang mengering, gelas dingin yang berembun) dan meminta murid menyebutkan nama peristiwa pada tiap gambar secara lisan. Guru mencatat pemahaman awal murid tanpa memberi penilaian benar/salah. (5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu, memberikan waktu murid berpikir dan menjawab secara bebas untuk memancing rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan mencari tahu nama-nama peristiwa perubahan wujud zat dan menemukan contohnya di sekitar kita.' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menempelkan 'Peta Perubahan Wujud Zat' berupa bagan besar di papan tulis. Bagan berisi 4 kotak kosong bertuliskan: Mencair, Membeku, Menguap, Mengembun. Di tengah bagan terdapat ilustrasi siklus sederhana.
  • Guru menjelaskan konsep setiap perubahan wujud secara singkat menggunakan contoh nyata yang dekat dengan keseharian murid: mencair (es batu → air), membeku (air → es batu di freezer), menguap (air dipanaskan → uap), mengembun (uap dingin → tetesan air di gelas).
  • Guru memperlihatkan sepotong es batu di dalam wadah transparan di depan kelas. Murid diminta mengamati perubahan yang terjadi selama beberapa menit pembelajaran berlangsung sebagai pengamatan 'langsung'. (Prinsip Berkesadaran: murid diarahkan memusatkan perhatian pada fenomena nyata di depan mereka.)
  • Guru meminta murid menyebutkan contoh lain dari kehidupan sehari-hari untuk setiap jenis perubahan wujud secara bergantian. Jawaban murid dituliskan guru di dalam kotak bagan yang sesuai.
  • Guru mengonfirmasi dan meluruskan pemahaman murid, lalu merangkum konsep utama: perubahan wujud terjadi karena pengaruh suhu (panas/dingin).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel pengamatan sederhana dengan kolom: No. | Peristiwa yang Diamati | Jenis Perubahan Wujud | Terjadi karena Panas atau Dingin?
  • Guru membagikan 'Kartu Situasi' (4 set per kelompok). Setiap kartu menggambarkan situasi sehari-hari: (1) Ibu membuat es lilin dan menyimpannya di freezer semalam; (2) Baju basah dijemur di bawah sinar matahari; (3) Gelas berisi air es dibiarkan di meja pada hari panas; (4) Cokelat batangan yang tertinggal di dalam mobil yang panas. (Prinsip Menggembirakan: format kartu dan diskusi kelompok membuat aktivitas lebih hidup dan menyenangkan.)
  • Kelompok mendiskusikan setiap kartu situasi, menentukan jenis perubahan wujud yang terjadi, dan menuliskannya di tabel LKPD.
  • Setiap kelompok juga diminta menuliskan minimal 1 peristiwa perubahan wujud lain yang mereka temukan atau alami sendiri di rumah atau sekolah (pengamatan mandiri).
  • Asesmen proses: Guru berkeliling memantau diskusi kelompok, memberikan pertanyaan pengarah bila kelompok mengalami kesulitan, dan memberi tanda centang pada LKPD kelompok yang sudah mengisi dengan benar sebagai umpan balik langsung.
  • Perwakilan 2 kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. Kelompok lain diberikan kesempatan menanggapi atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid kembali ke kursi masing-masing dan memperhatikan es batu yang tadi diletakkan di awal pembelajaran. Murid diminta menggambarkan apa yang terjadi pada es batu tersebut dan menghubungkannya dengan konsep yang baru dipelajari. (Prinsip Berkesadaran: menghubungkan pengalaman mengamati langsung dengan konsep yang telah dipelajari.)
  • Murid secara individu mengisi 'Jurnal Belajar Mini' (setengah lembar kertas) dengan menjawab 3 pertanyaan: (1) Sebutkan 2 peristiwa perubahan wujud zat yang kamu temukan hari ini! (2) Menurutmu, mengapa es batu di awal pelajaran bisa berubah? (3) Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?
  • Beberapa murid diminta berbagi jawaban jurnal mereka secara sukarela.
  • Guru memberikan penguatan: menghubungkan materi dengan konteks kehidupan nyata, misalnya 'Pengetahuan ini berguna agar kita tahu cara menyimpan makanan dengan benar, atau memahami mengapa pakaian cepat kering saat dijemur di hari panas.'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat di papan tulis: 4 jenis perubahan wujud beserta 1 contoh sehari-hari untuk masing-masing. (3 menit)
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 4 soal kuis lisan/tertulis singkat (exit ticket). Contoh soal: 'Ketika kamu menjemur baju basah, baju jadi kering. Itu contoh peristiwa apa?' Murid menjawab di selembar kertas kecil dan dikumpulkan. (5 menit)
  • Guru memberikan tindak lanjut: meminta murid mengamati 1 peristiwa perubahan wujud zat yang terjadi di rumah malam ini dan mencatatnya di buku tulis untuk dibahas di pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan apresiasi atas partisipasi murid, pengingat pesan positif singkat, dan salam penutup. (2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan lebih banyak dukungan diberikan Kartu Bantuan berisi definisi singkat dan ilustrasi visual untuk setiap jenis perubahan wujud (mencair, membeku, menguap, mengembun) sebagai referensi selama mengerjakan LKPD.
  • Proses: Murid yang sudah memahami konsep dengan cepat diminta menyelesaikan tantangan tambahan: mengurutkan kartu situasi dari suhu paling rendah ke paling tinggi dan menjelaskan alasannya. Murid yang membutuhkan dukungan dapat mengerjakan LKPD bersama teman sebaya yang lebih memahami dalam kelompok yang sama.
  • Produk: Murid yang siap untuk tantangan lebih dapat menggambar siklus perubahan wujud sendiri dengan kreasi visual mereka (bukan sekadar mengisi tabel), sementara murid lain cukup melengkapi tabel LKPD yang sudah disiapkan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 4 kartu gambar (es mencair, air membeku, uap air, embun di gelas) dan meminta murid menyebutkan nama peristiwa secara lisan sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mencatat secara informal siapa yang sudah mengenal istilah perubahan wujud dan siapa yang belum, untuk menyesuaikan penjelasan di tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi aktif guru saat diskusi kelompok mengerjakan Kartu Situasi: apakah murid mampu mengidentifikasi jenis perubahan wujud dengan benar?
  • Pengecekan LKPD secara berputar saat kelompok berdiskusi: guru memberi tanda centang/pertanyaan pengarah langsung di lembar kerja.
  • Kualitas jawaban saat presentasi kelompok: kebenaran identifikasi jenis perubahan wujud dan kemampuan menjelaskan alasannya.
  • Jurnal Belajar Mini: kemampuan murid menghubungkan pengamatan es batu dengan konsep perubahan wujud.

Akhir:

  • Exit ticket 4 soal (tertulis): masing-masing soal menampilkan 1 situasi sehari-hari, murid menuliskan nama jenis perubahan wujud yang terjadi.
  • Contoh soal exit ticket: (1) Es lilin dikeluarkan dari freezer → menjadi cair. Itu peristiwa apa? (2) Genangan air di jalan hilang setelah panas terik. Itu peristiwa apa? (3) Gelas berisi es terlihat 'berkeringat'. Itu peristiwa apa? (4) Air di kulkas berubah menjadi es batu. Itu peristiwa apa?
  • Kriteria ketuntasan: murid menjawab minimal 3 dari 4 soal dengan benar dianggap telah mencapai TP 3.8.4.1.

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid menjawab pertanyaan pemantik di pendahuluan untuk memotret pemahaman awal.
  • Pemantauan diskusi kelompok saat mengerjakan Kartu Situasi: guru mencatat kelompok yang tepat/kurang tepat dalam mengidentifikasi jenis perubahan wujud.
  • Pengisian Jurnal Belajar Mini secara individu untuk mengecek pemahaman dan kemampuan menghubungkan konsep dengan pengalaman langsung.
  • Umpan balik langsung (verbal) selama presentasi kelompok.

Sumatif:

  • Exit ticket: 4 soal singkat (lisan atau tertulis) di akhir pertemuan untuk mengukur pencapaian TP 3.8.4.1 dan 3.8.4.2.
  • Hasil LKPD kelompok (tabel pengamatan Kartu Situasi) sebagai bukti keterampilan mengamati dan mengategorikan perubahan wujud.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menghubungkan peristiwa perubahan wujud dengan kejadian sehari-hari (TP 3.8.4.1)Murid belum dapat menyebutkan atau mengidentifikasi jenis perubahan wujud zat, bahkan dengan bantuan kartu gambar.Dengan bantuan kartu gambar atau petunjuk guru, murid dapat menyebutkan 1–2 jenis perubahan wujud dan mencocokkannya dengan contoh yang sudah diberikan.Murid dapat mengidentifikasi 3–4 jenis perubahan wujud dan menghubungkannya dengan contoh sehari-hari yang diberikan dalam Kartu Situasi dengan benar.Murid dapat mengidentifikasi semua jenis perubahan wujud, menghubungkannya dengan contoh sehari-hari, dan mampu menyebutkan contoh baru dari pengalaman pribadi secara mandiri.
Mengamati dan mencatat perubahan wujud zat (TP 3.8.4.2)Murid belum dapat mengisi tabel pengamatan meskipun sudah diberi panduan LKPD dan Kartu Bantuan.Dengan bimbingan guru atau teman, murid dapat mengisi sebagian tabel (1–2 baris) dengan informasi yang kurang lengkap atau kurang tepat.Murid dapat mengisi tabel pengamatan secara lengkap untuk seluruh Kartu Situasi yang diberikan dengan informasi yang sebagian besar tepat.Murid mengisi tabel pengamatan lengkap dan tepat, serta menambahkan minimal 1 peristiwa perubahan wujud dari pengalaman pribadi secara mandiri disertai penjelasan singkat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti tahap Memahami dengan baik? Bagian mana yang terlihat membingungkan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional, atau ada tahap yang terlalu cepat/lambat?
  • Apakah strategi diferensiasi yang disiapkan sudah efektif menjangkau murid yang membutuhkan dukungan maupun yang siap untuk tantangan lebih?
  • Berapa banyak murid yang menjawab exit ticket dengan benar? Apakah perlu pengulangan atau pendalaman di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Dari kegiatan hari ini, peristiwa perubahan wujud apa yang paling sering kamu temukan dalam keseharianmu?
  • Apakah ada hal tentang perubahan wujud zat yang masih membingungkanmu? Apa pertanyaan yang masih ingin kamu tanyakan?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar hari ini? Bagian mana yang paling kamu sukai?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas III Edisi Revisi — Bab 8 'Rahasia Tiga Wujud Zat' (halaman 166–178), Penulis: Aldilla Kusumawardhani, Kristianti Fatimah, Nur Ilmi Setianingsih, Kemendikdasmen RI 2025.
  2. Panduan Guru IPAS Kelas III Edisi Revisi — Bab 8, ISBN: 978-634-00-2167-7.
  3. Video referensi: https://www.youtube.com/watch?v=uN5CIarhf9g
  4. Video referensi: https://www.youtube.com/watch?v=d-99VD2CMkg
  5. Video referensi: https://www.youtube.com/watch?v=Bkku_CzrWEo
  6. Bahan dan alat peraga: es batu dalam wadah transparan, gelas berisi air es, Kartu Situasi (4 set per kelompok), LKPD tabel pengamatan, Kartu Bantuan untuk diferensiasi, Jurnal Belajar Mini (kertas setengah folio), peta bagan perubahan wujud ukuran besar.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.