MODUL AJAR IPAS — Kelas 3 (Fase B) Topik: Membuat Denah Perjalanan dari Rumah ke Sekolah INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Membuat Denah Perjalanan dari Rumah ke Sekolah |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menggambarkan denah perjalanan dari rumah ke sekolah dengan mencantumkan arah mata angin, simbol, dan keterangan lokasi.
- Murid dapat menyusun deskripsi rute perjalanan secara tertulis berdasarkan denah yang telah dibuat.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu diminta menjelaskan jalan dari rumahmu ke sekolah kepada teman yang belum pernah ke sana, bagaimana cara kamu menjelaskannya?
- Pernahkah kamu tersesat atau kesulitan menemukan suatu tempat? Apa yang bisa membantu kamu agar tidak tersesat?
- Apa bedanya bercerita tentang rute perjalanan dengan menggambarkan denahnya — mana yang lebih mudah dipahami orang lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan meminta salah satu murid memimpin doa. (5 menit)
- Guru mengecek kehadiran dan menyiapkan murid secara fisik dan psikologis: murid diminta duduk nyaman, tarik napas sejenak, dan fokus. (2 menit)
- Asesmen awal (diagnostik): Guru bertanya secara lisan, 'Siapa yang tahu apa itu denah? Pernahkah kalian melihat atau membuat denah sebelumnya?' Guru mencatat respons murid sebagai pemetaan awal pemahaman. (3 menit)
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid untuk merespons secara bebas. (3 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan jelas: 'Hari ini kita akan membuat denah perjalanan dari rumah ke sekolah, lalu menuliskan rute perjalanannya.' (2 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru menampilkan contoh denah sederhana di papan tulis atau layar proyektor — bisa denah kelas atau denah sekolah yang sudah dikenal murid. (3 menit)
- Guru memandu murid mengidentifikasi tiga komponen wajib denah: (a) simbol arah mata angin, (b) simbol/gambar lokasi (misal: rumah, jalan, pohon, masjid), dan (c) keterangan/legenda. Murid diajak bertanya jika ada yang belum jelas. (5 menit)
- Guru mengajak murid mereviuew delapan arah mata angin secara cepat dengan permainan 'tunjuk arah': guru menyebut arah, murid mengangkat tangan ke arah yang dimaksud. Kegiatan berlangsung singkat dan menyenangkan. (3 menit) — Prinsip: Menggembirakan
- Guru menjelaskan cara membaca simbol pada denah dan memberikan contoh deskripsi rute pendek: 'Dari rumah, berjalan ke arah timur melewati warung Bu Siti, lalu belok kiri menuju gerbang sekolah.' Murid diminta mencermati hubungan antara denah dan deskripsi rute tersebut. (4 menit) — Prinsip: Bermakna, Berkesadaran
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Guru membagikan lembar kerja berisi kolom kosong untuk menggambar denah dan kolom untuk menulis deskripsi rute. Murid juga boleh menggunakan buku gambar atau kertas HVS yang disediakan. (2 menit)
- Murid secara mandiri mulai menggambar denah perjalanan dari rumah ke sekolah mereka sendiri. Guru mengingatkan tiga hal yang wajib ada: simbol arah mata angin, simbol/gambar lokasi penting di sepanjang rute, dan keterangan/legenda. (15 menit) — Prinsip: Bermakna, Kemandirian
- Sambil murid menggambar, guru berkeliling untuk memantau proses, memberikan umpan balik langsung (asesmen proses), dan membantu murid yang mengalami kesulitan tanpa langsung memberikan jawaban — cukup dengan pertanyaan pengarah seperti 'Dari rumahmu, arah mana yang pertama kamu ambil?' (selama proses 15 menit)
- Setelah denah selesai, murid menuliskan deskripsi rute perjalanan berdasarkan denah yang telah dibuat. Minimal 3 kalimat yang mencantumkan nama tempat, arah, dan urutan langkah. (8 menit) — Prinsip: Bermakna, Berkesadaran
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Dua atau tiga murid sukarela maju ke depan untuk mempresentasikan denah dan deskripsi rute mereka. Teman lain menyimak dan boleh mengajukan satu pertanyaan atau komentar positif. (7 menit) — Prinsip: Menggembirakan, Komunikasi
- Guru memberi umpan balik konstruktif terhadap hasil yang dipresentasikan: menunjukkan bagian yang sudah baik dan bagian yang bisa diperbaiki (arah mata angin, kelengkapan simbol, kejelasan deskripsi). (3 menit) — Prinsip: Berkesadaran
- Murid diminta membaca ulang deskripsi rute yang mereka tulis dan memeriksa sendiri: apakah sudah mencantumkan arah mata angin? Apakah urutannya logis? Murid boleh merevisi tulisannya jika perlu. (2 menit) — Prinsip: Berkesadaran, Kemandirian
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama membuat kesimpulan pembelajaran: apa itu denah, apa saja komponen wajib denah, dan mengapa deskripsi rute penting. (3 menit)
- Murid mengumpulkan lembar kerja denah dan deskripsi rute sebagai bukti asesmen akhir.
- Guru memberikan apresiasi atas usaha seluruh murid hari ini.
- Murid mengisi lembar refleksi singkat (bisa lisan atau tertulis di bagian bawah lembar kerja): 'Satu hal yang aku pelajari hari ini' dan 'Satu hal yang masih ingin aku tanyakan.' (3 menit)
- Guru menutup pembelajaran dengan pesan singkat bermakna: 'Dengan bisa membuat denah, kalian sudah punya kemampuan seperti penjelajah sejati!' Diakhiri dengan doa dan salam. (2 menit)
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum memahami simbol denah diberikan kartu referensi simbol (legenda siap pakai) sebagai panduan selama mengerjakan. Murid yang sudah mahir dapat diminta membuat denah dengan lebih banyak detail (nama jalan, jarak perkiraan, atau penanda tambahan).
- Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat bekerja berdampingan dengan guru atau teman sebaya (peer support) selama tahap menggambar denah. Murid yang cepat selesai dapat langsung memulai deskripsi rute yang lebih rinci dengan minimal 5 kalimat.
- Produk: Murid dapat memilih format produk: menggambar denah secara manual di kertas/buku gambar, atau — bagi yang memiliki akses perangkat — menggunakan aplikasi gambar sederhana di tablet/komputer. Deskripsi rute bisa ditulis tangan atau diketik sesuai ketersediaan alat.
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Apa itu denah? Pernahkah kalian melihat atau membuat denah sebelumnya?' — Guru mencatat respons untuk memetakan pengetahuan awal murid sebelum pembelajaran dimulai.
- Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik sebagai indikator pemahaman kontekstual awal tentang navigasi dan rute perjalanan.
Proses:- Observasi guru saat murid menggambar denah: apakah murid mampu meletakkan simbol arah mata angin, menggambar lokasi-lokasi penting, dan memberi keterangan dengan benar.
- Umpan balik pertanyaan pengarah dari guru selama berkeliling: 'Arah apa yang kamu ambil pertama kali dari rumahmu? Apa saja yang kamu lewati?'
- Pengamatan terhadap partisipasi murid dalam sesi presentasi dan tanya-jawab antar teman.
Akhir:- Penilaian produk denah perjalanan dari rumah ke sekolah menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang hingga Sangat Berkembang) pada aspek: kelengkapan arah mata angin, penggunaan simbol dan keterangan lokasi.
- Penilaian deskripsi rute tertulis menggunakan rubrik 4 level pada aspek: kesesuaian dengan denah, penggunaan arah mata angin dalam kalimat, urutan rute yang logis, dan keterbacaan tulisan.
- Lembar refleksi murid: 'Satu hal yang aku pelajari hari ini' dan 'Satu hal yang masih ingin aku tanyakan' — digunakan guru sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Formatif:- Observasi lisan saat sesi tanya-jawab pertanyaan pemantik di pendahuluan — guru mencatat murid yang sudah memiliki pemahaman awal tentang denah.
- Pengamatan berkeliling selama murid menggambar denah: guru memeriksa apakah murid mencantumkan arah mata angin, simbol lokasi, dan keterangan.
- Umpan balik langsung (verbal) kepada murid selama proses mengerjakan lembar kerja.
- Presentasi singkat dua atau tiga murid di tahap Merefleksi sebagai sampel formatif kelas.
Sumatif:- Penilaian lembar kerja hasil akhir: denah perjalanan dari rumah ke sekolah (kelengkapan arah mata angin, simbol, keterangan lokasi) — mengacu TP 3.7.8.1.
- Penilaian deskripsi rute tertulis (kesesuaian dengan denah, penggunaan arah, urutan logis, keterbacaan) — mengacu TP 3.7.8.2.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Komponen Denah (Arah Mata Angin, Simbol, Keterangan Lokasi) | Denah tidak memuat simbol arah mata angin, simbol lokasi, maupun keterangan. Gambar belum menunjukkan rute yang dapat diidentifikasi. | Denah memuat 1 dari 3 komponen wajib (misalnya hanya ada gambar rute tanpa arah mata angin atau keterangan lokasi). | Denah memuat 2 dari 3 komponen wajib dengan tepat. Rute dapat diidentifikasi meski belum lengkap. | Denah memuat ketiga komponen wajib (arah mata angin, simbol lokasi, keterangan/legenda) secara lengkap dan tepat. Rute dari rumah ke sekolah jelas terbaca. | | Akurasi Arah Mata Angin pada Denah | Simbol arah mata angin tidak ada atau salah total (arah terbalik atau tidak sesuai konteks). | Simbol arah mata angin ada tetapi penempatannya kurang tepat atau hanya menyebut 4 arah utama saja. | Simbol arah mata angin ditempatkan dengan benar dan sudah mencakup minimal 4 arah utama (U-S-T-B) dengan posisi yang konsisten. | Simbol arah mata angin lengkap (8 arah atau minimal 4 arah utama) dan ditempatkan secara tepat dan konsisten dengan orientasi denah. Arah digunakan secara logis dalam konteks rute. | | Kualitas Deskripsi Rute Tertulis | Deskripsi rute tidak ditulis atau hanya terdiri dari satu kata/frasa yang tidak menjelaskan rute perjalanan. | Deskripsi rute ditulis dalam 1–2 kalimat, namun belum menyebutkan arah mata angin atau urutan lokasi secara jelas. | Deskripsi rute ditulis minimal 3 kalimat, menyebutkan nama tempat dan urutan rute, namun penggunaan arah mata angin masih belum konsisten. | Deskripsi rute ditulis minimal 3 kalimat dengan urutan logis, menyebutkan nama tempat/lokasi penting, dan mencantumkan arah mata angin secara konsisten sesuai denah yang dibuat. | | Kesesuaian Deskripsi Rute dengan Denah | Deskripsi rute tidak berkaitan atau bertentangan dengan denah yang digambar. | Deskripsi rute sedikit berkaitan dengan denah, namun ada beberapa lokasi atau arah yang tidak konsisten. | Deskripsi rute sebagian besar sesuai dengan denah yang dibuat. Urutan tempat dan arah umumnya konsisten. | Deskripsi rute sepenuhnya konsisten dengan denah: setiap tempat yang disebut dalam tulisan tergambar di denah, dan setiap arah yang disebutkan sesuai dengan orientasi denah. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid berhasil menyelesaikan denah dengan tiga komponen wajib (arah mata angin, simbol lokasi, keterangan)? Jika tidak, bagian mana yang paling sering terlewat?
- Apakah alokasi waktu untuk menggambar denah dan menulis deskripsi rute sudah cukup, atau perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
- Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, dan apa strategi yang akan saya gunakan untuk mendukung mereka?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan cukup efektif memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang bisa saya perbaiki?
Refleksi Murid:- Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang denah atau arah mata angin?
- Bagian mana yang paling sulit saat kamu membuat denah? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya?
- Apakah deskripsi rute yang kamu tulis sudah cukup jelas untuk dipahami orang lain? Apa yang ingin kamu perbaiki?
- Bagaimana perasaanmu saat bisa membuat denah perjalananmu sendiri hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 (Penulis: Aldilla Kusumawardhani, Kristianti Fatimah, Nur Ilmi Setianingsih) — Bab 7: Jejak Penjelajah, halaman 152–154
- Buku Panduan Guru IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 — Bab 7: Jejak Penjelajah
- Lembar Kerja Murid (LKPD): kolom gambar denah dan kolom deskripsi rute (disiapkan guru)
- Contoh denah sederhana (denah kelas atau sekolah) yang ditampilkan di papan tulis atau proyektor
- Kartu referensi simbol denah/legenda (untuk murid yang membutuhkan diferensiasi konten)
- Alat menggambar: pensil, penggaris, krayon atau pensil warna, kertas HVS/buku gambar
- Proyektor atau papan tulis untuk menampilkan contoh denah (jika tersedia)
|