Modul AjarPertemuan 2Bab 7Fase BSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Manfaat Mengetahui Arah Mata Angin dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 3 dengan topik "Manfaat Mengetahui Arah Mata Angin dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Manfaat Mengetahui Arah Mata Angin dalam Kehidupan Sehari-hari

IPAS - Kelas 3

Bab 7 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Manfaat Mengetahui Arah Mata Angin dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikManfaat Mengetahui Arah Mata Angin dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan manfaat mengetahui arah mata angin bagi kehidupan sehari-hari, seperti untuk navigasi perjalanan dan orientasi lokasi.
  2. Murid dapat mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi tentang apa yang terjadi jika seseorang tidak mengetahui arah mata angin.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu tersesat atau merasa bingung ketika ingin pergi ke suatu tempat? Apa yang kamu lakukan?
  2. Menurutmu, apa yang akan terjadi jika seorang pelaut atau penerbang tidak tahu arah mata angin saat melakukan perjalanan jauh?
  3. Selain kompas, benda atau cara apa saja yang bisa digunakan orang untuk mengetahui arah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa sebelum belajar.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan suasana kelas kondusif.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan gambar situasi (petualang di hutan, nelayan di laut, pengantar paket di kota) dan bertanya, 'Menurutmu, orang-orang ini perlu tahu arah mata angin tidak? Kenapa?' Guru mencatat respons singkat murid di papan tulis untuk memotret pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan menyelidiki manfaat arah mata angin dan memprediksi apa yang terjadi jika kita tidak mengetahuinya.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi waktu murid untuk berpikir sejenak sebelum menjawab.
  • Guru membangun motivasi dengan bercerita singkat: 'Bayangkan kamu adalah seorang penjelajah cilik yang ingin menemukan harta karun. Petanya ada, tapi kamu tidak tahu mana Utara. Bisa sampai tidak?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan infografis atau poster tentang 8 arah mata angin dan beberapa contoh profesi yang menggunakannya (nelayan, pilot, pendaki gunung, kurir, pemadam kebakaran). Murid diminta mengamati selama 2 menit dengan tenang sebelum diskusi (Berkesadaran).
  • Guru membacakan teks pendek berjudul 'Kini, Aku Mengenal Arahnya' dari buku siswa halaman 148. Murid menyimak dan menandai kata-kata yang belum mereka pahami.
  • Guru membuka sesi tanya jawab: 'Dari gambar dan teks tadi, manfaat apa saja yang kalian temukan?' Murid menyebutkan manfaat secara bergiliran; guru menuliskan kata kunci di papan tulis (misalnya: navigasi, orientasi, tidak tersesat, menemukan lokasi).
  • Guru mengaitkan manfaat arah mata angin dengan kehidupan nyata murid: 'Saat kamu berangkat ke sekolah, rumahmu ada di sebelah mana sekolah ini? Bisa kita cari tahu pakai arah mata angin!' (Bermakna).
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan dan menuliskan minimal 3 manfaat mengetahui arah mata angin pada kartu kecil yang disediakan guru.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang) dan membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Misi Penjelajah Cilik'. (Menggembirakan)
  • LKPD berisi dua bagian: (1) Tabel 'Siapa Butuh Arah Mata Angin?' — murid mencocokkan profesi/situasi dengan manfaat arah mata angin yang relevan; (2) Kolom 'Prediksi Skenario' — guru menyajikan 3 situasi masalah (contoh: 'Seorang nelayan berlayar di malam hari tanpa mengetahui arah. Apa yang mungkin terjadi?') dan murid menuliskan prediksi mereka beserta alasan.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi LKPD. Guru berkeliling, mengamati proses diskusi, dan mengajukan pertanyaan pancingan: 'Mengapa kamu memilih jawaban itu? Apa buktinya?' (Bermakna — mengaitkan pengetahuan baru dengan konteks nyata).
  • Setelah selesai, satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil prediksi mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan singkat: setuju/tidak setuju dan alasannya.
  • Guru mengonfirmasi dan meluruskan jawaban, serta merangkum poin-poin penting dari presentasi kelompok di papan tulis.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid melakukan 'Pojok Refleksi': setiap murid mengambil satu lembar sticky note (atau kertas kecil) dan menuliskan: (1) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini, dan (2) satu pertanyaan yang masih ingin mereka ketahui tentang arah mata angin. (Berkesadaran)
  • Murid menempelkan sticky note mereka pada papan kelas di area yang diberi label 'Aku Tahu' dan 'Aku Ingin Tahu'. Guru membaca beberapa respons secara acak dan mengapresiasi keberanian murid berbagi pertanyaan. (Menggembirakan)
  • Guru memimpin diskusi singkat: 'Dari semua yang kita pelajari hari ini, mengapa mengetahui arah mata angin itu penting buat kita semua, bukan hanya pelaut atau pilot?'
  • Murid secara mandiri menjawab 2 pertanyaan tertulis singkat pada LKPD bagian refleksi sebagai asesmen akhir: (a) Sebutkan 2 manfaat mengetahui arah mata angin! (b) Apa yang mungkin terjadi jika kamu tidak tahu arah saat pergi ke tempat baru? Jelaskan prediksimu!

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: arah mata angin bermanfaat untuk navigasi perjalanan, orientasi lokasi, dan membantu berbagai profesi dalam pekerjaan sehari-hari.
  • Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan tugas rumah opsional: tanyakan kepada satu anggota keluarga — pernahkah mereka menggunakan arah mata angin? Ceritakan hasilnya di pertemuan berikutnya.
  • Guru menyampaikan sekilas topik pertemuan berikutnya: membuat denah perjalanan sederhana menggunakan arah mata angin.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih (lambat): guru menyediakan kartu bergambar profesi beserta keterangan manfaat arah mata angin yang sudah tercetak sehingga murid cukup mencocokkan, bukan membuat dari awal. Untuk murid yang sudah cepat memahami: disediakan lembar tantangan tambahan berisi skenario yang lebih kompleks (misalnya skenario navigasi di dua situasi berbeda) untuk dikerjakan mandiri.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan langsung kepada murid yang kesulitan mengisi LKPD bagian prediksi, dengan mengajukan pertanyaan bertahap: 'Apa yang biasanya terjadi kalau kita tidak tahu jalan? Nah, bagaimana kalau tidak tahu arahnya?'. Murid yang cepat selesai dapat menjadi 'asisten penjelajah' dan membantu teman yang masih kesulitan di kelompoknya.
  • Produk: Murid bebas menuliskan prediksi skenario dalam bentuk kalimat, gambar, atau kombinasi keduanya sesuai kemampuan ekspresi masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar situasi (petualang di hutan, nelayan di laut, pengantar paket di kota) dan bertanya secara lisan: 'Menurutmu, orang-orang ini perlu tahu arah mata angin tidak? Kenapa?' Guru mencatat kata kunci jawaban murid di papan tulis untuk memotret pemahaman awal sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi diskusi berpasangan saat murid menuliskan manfaat arah mata angin pada kartu kecil (tahap Memahami): guru mencatat murid yang dapat menyebutkan manfaat dengan tepat dan yang masih perlu bimbingan.
  • Pemantauan pengisian LKPD bagian prediksi skenario (tahap Mengaplikasi): guru berkeliling dan mengajukan pertanyaan pancingan untuk menilai kualitas penalaran murid.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menyampaikan prediksi dan memberikan alasan secara lisan.

Akhir:

  • Murid menjawab 2 pertanyaan tertulis pada LKPD bagian refleksi secara mandiri: (a) Sebutkan 2 manfaat mengetahui arah mata angin! (b) Apa yang mungkin terjadi jika kamu tidak tahu arah saat pergi ke tempat baru? Jelaskan prediksimu! Hasil tulisan dinilai menggunakan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Pengamatan langsung selama diskusi berpasangan dan diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (partisipasi, kemampuan menjelaskan manfaat, kualitas prediksi).
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk memantau pemahaman awal murid.
  • Hasil pengisian LKPD 'Misi Penjelajah Cilik' bagian tabel cocok profesi dan prediksi skenario.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis dua pertanyaan pada bagian refleksi LKPD: (1) menyebutkan minimal 2 manfaat arah mata angin, dan (2) membuat prediksi tertulis tentang situasi tanpa mengetahui arah mata angin beserta alasannya.
  • Sticky note refleksi sebagai bukti murid dapat mengidentifikasi hal yang dipelajari dan mengajukan pertanyaan baru.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan manfaat arah mata angin (TP 3.7.2.1)Murid belum dapat menyebutkan manfaat arah mata angin, atau jawaban tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan 1 manfaat arah mata angin dengan bantuan guru atau kartu gambar.Murid dapat menyebutkan 2 manfaat arah mata angin secara mandiri dengan kalimat yang cukup jelas.Murid dapat menjelaskan 3 atau lebih manfaat arah mata angin secara mandiri dengan kalimat yang jelas dan memberikan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari.
Mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi (TP 3.7.2.2)Murid belum mampu membuat prediksi atau pertanyaan yang berkaitan dengan situasi tidak mengetahui arah mata angin.Murid membuat prediksi sederhana (misal: 'mungkin tersesat') tanpa disertai alasan.Murid membuat prediksi yang logis dan relevan disertai alasan sederhana berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang dimiliki.Murid membuat prediksi yang logis dan rinci, disertai alasan yang jelas dan mengaitkan dengan lebih dari satu situasi atau contoh kehidupan nyata. Murid juga mampu mengajukan pertanyaan lanjutan yang menunjukkan rasa ingin tahu.
Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok atau bersikap pasif sepenuhnya.Murid terlibat dalam diskusi dengan sesekali memberikan pendapat jika diminta.Murid aktif berdiskusi, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi dalam mengisi LKPD.Murid sangat aktif berdiskusi, menghargai pendapat teman, berkontribusi signifikan dalam kelompok, dan mampu membantu teman yang mengalami kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Siapa yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang diajukan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang memerlukan penyesuaian?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan efektif menjangkau murid dengan kebutuhan belajar berbeda?
  • Apa satu hal yang akan saya lakukan berbeda pada pertemuan berikutnya berdasarkan pengalaman hari ini?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang arah mata angin?
  • Apakah kamu sudah bisa menjelaskan manfaat arah mata angin? Bagian mana yang menurutmu paling menarik?
  • Apakah ada hal yang masih membingungkan atau ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang arah mata angin?
  • Bagaimana perasaanmu selama belajar hari ini? Apakah kamu merasa senang, bingung, atau penasaran?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 3 SD/MI Edisi Revisi 2025 (Penulis: Aldilla Kusumawardhani, Kristianti Fatimah, Nur Ilmi Setianingsih), halaman 147–151.
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas 3 SD/MI Edisi Revisi 2025, Bab 7 'Jejak Penjelajah', halaman 198–199.
  3. Infografis/poster 8 arah mata angin (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor).
  4. Gambar situasi profesi yang menggunakan arah mata angin (nelayan, pilot, pendaki, kurir) untuk kegiatan asesmen awal.
  5. LKPD 'Misi Penjelajah Cilik' (dibuat oleh guru, berisi tabel cocok profesi dan kolom prediksi skenario).
  6. Sticky note atau kertas kecil untuk kegiatan refleksi 'Pojok Refleksi'.
  7. Kartu bergambar profesi dan manfaat arah mata angin (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan).
  8. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat kata kunci selama diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.