MODUL AJAR IPAS — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengenal Uang: Fungsi dan Nilai Nominal INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Mengenal Uang: Fungsi dan Nilai Nominal |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan fungsi uang sebagai alat tukar dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamatan gambar dan diskusi kelas.
- Murid dapat mengidentifikasi nilai nominal uang rupiah (koin dan kertas) yang beredar di Indonesia dengan benar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu ingin membeli jajanan di kantin, apa yang kamu butuhkan selain keinginan untuk membelinya?
- Bayangkan tidak ada uang di dunia ini — bagaimana caramu mendapatkan buku atau makanan yang kamu butuhkan?
- Pernahkah kamu melihat uang koin dan uang kertas? Apa perbedaan yang kamu perhatikan dari keduanya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran (3 menit).
- Guru menampilkan gambar situasi jual beli sederhana (misalnya anak membeli roti di kantin) dan mengajukan pertanyaan pemantik pertama untuk membuka percakapan (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid diminta mengangkat tangan jika pernah memegang uang, lalu guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan singkat ('Uang apa yang pernah kamu pegang? Tahu tidak, berapa nilainya?') untuk memetakan pengetahuan awal murid (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami murid: 'Hari ini kita akan belajar apa itu uang, untuk apa uang digunakan, dan berapa nilai uang rupiah yang ada di Indonesia.' (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajukan pertanyaan pemantik kedua tentang sistem barter untuk membangun konteks sejarah munculnya uang, lalu murid menyampaikan dugaan awal mereka (2 menit). [Berkesadaran]
- Guru menjelaskan secara singkat konsep barter dan keterbatasannya menggunakan cerita bergambar sederhana di papan tulis atau slide: 'Dulu orang menukar barang langsung, misalnya beras ditukar ikan. Tapi bagaimana kalau tidak ada yang mau ikannya?' (3 menit). [Bermakna]
- Guru menjelaskan tiga fungsi utama uang (alat tukar, alat pembayaran, alat penyimpan nilai) dengan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari murid (membeli jajanan, membayar di minimarket, menabung di celengan). Murid diminta menyebutkan contoh lain yang mereka tahu (5 menit). [Bermakna]
- Guru memperlihatkan gambar atau replika uang rupiah berbagai nominal — koin: Rp100, Rp200, Rp500, Rp1.000; kertas: Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000 — dan memandu murid mengidentifikasi ciri-ciri tiap uang (warna, gambar, angka nominal) (5 menit). [Menggembirakan]
- Murid mengisi tabel pengamatan sederhana di buku tugas (atau lembar kerja): kolom Nama Uang, Nominal, Jenis (Koin/Kertas), Ciri-Ciri. Guru memperbolehkan murid menggunakan uang asli yang mereka bawa atau gambar yang disediakan (5 menit). [Berkesadaran, Bermakna]
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Tiap kelompok mendapat set kartu gambar uang rupiah (koin dan kertas) dengan berbagai nominal yang sudah diacak (3 menit). [Menggembirakan]
- Kelompok mendapat tugas: (a) mengelompokkan kartu uang menjadi dua kategori — koin dan kertas; (b) mengurutkan dari nilai nominal terkecil ke terbesar; (c) menentukan uang mana yang dibutuhkan untuk membeli barang dalam skenario sederhana yang tertulis di kartu tugas, misalnya 'Roti seharga Rp2.000 — uang apa yang bisa kamu pakai?' (8 menit). [Bermakna, Menggembirakan]
- Setiap kelompok memilih satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil kerja mereka kepada kelas secara singkat. Kelompok lain boleh bertanya atau menambahkan (5 menit). [Komunikasi, Kolaborasi]
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap jawaban kelompok: meluruskan kesalahan konsep, mengapresiasi jawaban yang tepat, dan mengaitkan kembali dengan fungsi uang sebagai alat tukar (2 menit). [Berkesadaran]
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan kepada kelas: 'Setelah belajar hari ini, mengapa menurutmu uang lebih praktis dibandingkan barter?' Beberapa murid diminta menjawab secara sukarela (3 menit). [Berkesadaran, Bermakna]
- Murid mengisi kartu refleksi mandiri (bisa di buku tugas): (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini; (2) Satu hal yang masih ingin aku tanyakan; (3) Aku bisa menggunakan uang dengan bijak dengan cara… (4 menit). [Kemandirian, Berkesadaran]
- Guru mengajak murid berbagi satu contoh dari kartu refleksi mereka secara singkat, lalu menegaskan kembali: fungsi uang sebagai alat tukar dan pentingnya mengenal nilai nominal agar tidak salah saat membeli sesuatu (2 menit). [Bermakna]
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pelajaran: uang adalah alat tukar yang memudahkan jual beli, uang rupiah ada dalam bentuk koin dan kertas dengan berbagai nilai nominal (3 menit).
- Guru memberikan kuis lisan singkat (asesmen akhir): guru menunjukkan gambar uang satu per satu, murid menyebut nominal dan jenisnya secara serempak atau bergantian (3 menit).
- Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati uang yang ada di rumah bersama orang tua dan mencatat minimal 3 jenis uang yang ditemukan pada tabel pengamatan di buku tugas (1 menit).
- Guru menutup pembelajaran dengan pesan singkat bermakna: 'Mengenal nilai uang adalah langkah pertama untuk bisa menggunakannya dengan bijak.' Kemudian berdoa bersama dan salam penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum mengenal nominal uang besar (Rp50.000 dan Rp100.000) difokuskan pada nominal kecil (koin dan kertas hingga Rp10.000) terlebih dahulu. Murid yang sudah mengenal semua nominal dapat diberikan tantangan tambahan: menyebutkan gambar tokoh atau pahlawan yang ada di tiap uang.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam kelompok dengan teman sebaya yang lebih mampu, atau mendapat kartu petunjuk bergambar yang menampilkan ciri khas tiap uang. Murid yang sudah cepat memahami dapat langsung menjawab soal skenario jual beli dengan kombinasi beberapa uang sekaligus.
- Produk: Murid yang belum berkembang cukup mengisi tabel pengamatan dengan bantuan gambar. Murid yang sudah berkembang dapat membuat 'Buku Mini Uang Rupiah' sederhana — menggambar dan mencatat nominal beserta ciri-ciri uang yang mereka kenal.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan diagnostik di awal pendahuluan untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang uang: 'Siapa yang pernah memegang uang?', 'Uang apa yang kamu tahu?', 'Tahu tidak, berapa nilainya?'
- Guru mencatat respons murid secara mental atau pada catatan singkat untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan selama pembelajaran berlangsung.
Proses:- Observasi partisipasi murid selama diskusi kelas pada tahap Memahami: apakah murid mampu menyebutkan contoh fungsi uang dari kehidupan sehari-hari.
- Penilaian isian tabel pengamatan uang: ketepatan mengisi kolom nominal, jenis, dan ciri-ciri uang.
- Observasi kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi: kemampuan mengelompokkan (koin/kertas), mengurutkan nominal, dan memilih uang yang tepat untuk skenario jual beli.
- Penilaian presentasi singkat juru bicara kelompok: kejelasan penyampaian dan ketepatan jawaban.
Akhir:- Kuis lisan: guru menampilkan gambar uang satu per satu, murid menyebutkan nominal dan jenisnya. Murid yang menjawab 4 dari 5 gambar dengan benar dianggap mencapai tujuan pembelajaran.
- Kartu refleksi mandiri: dilihat apakah murid mampu menuliskan satu fungsi uang dengan kata-katanya sendiri dan satu contoh penggunaan uang yang bijak.
Formatif:- Observasi aktif selama diskusi kelas: guru mencatat murid yang aktif menjawab pertanyaan tentang fungsi uang dan yang tampak bingung untuk segera diberi scaffolding.
- Penilaian hasil isian tabel pengamatan uang (koin/kertas, nominal, ciri-ciri) yang diselesaikan murid secara mandiri pada tahap Memahami.
- Observasi kerja kelompok saat mengelompokkan dan mengurutkan kartu uang: guru menilai ketepatan pengelompokan dan kemampuan menjelaskan alasan pilihan.
Sumatif:- Kuis lisan akhir pertemuan: guru menunjukkan gambar uang, murid menyebutkan nominal dan jenis (koin/kertas) dengan benar.
- Kartu refleksi mandiri murid sebagai bukti pemahaman dan kemampuan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan fungsi uang sebagai alat tukar | Murid belum dapat menyebutkan fungsi uang, atau jawabannya tidak berkaitan dengan konsep alat tukar. | Murid dapat menyebutkan bahwa uang digunakan untuk membeli sesuatu, tetapi belum dapat menjelaskan konsep alat tukar dengan kalimat sendiri. | Murid dapat menjelaskan bahwa uang adalah alat tukar yang memudahkan jual beli dan memberikan minimal satu contoh dari kehidupan sehari-hari. | Murid dapat menjelaskan fungsi uang sebagai alat tukar dengan kalimat sendiri, memberikan lebih dari satu contoh konkret, dan mampu membandingkannya dengan sistem barter. | | Mengidentifikasi nilai nominal uang rupiah (koin dan kertas) | Murid belum dapat membedakan uang koin dan kertas, atau tidak dapat menyebutkan nominal uang yang ditunjukkan. | Murid dapat membedakan uang koin dan kertas, serta menyebutkan nominal 1–2 jenis uang dengan benar. | Murid dapat membedakan uang koin dan kertas, menyebutkan nominal 3–5 jenis uang dengan benar, dan mengisi tabel pengamatan dengan ciri-ciri yang tepat. | Murid dapat mengidentifikasi seluruh jenis uang rupiah yang dipelajari (koin dan kertas) dengan nominal dan ciri-ciri yang lengkap dan benar, serta mampu mengurutkannya dari nilai terkecil ke terbesar tanpa bantuan. | | Kolaborasi dan komunikasi dalam kerja kelompok | Murid tidak terlibat aktif dalam kerja kelompok dan tidak menyampaikan pendapat. | Murid terlibat dalam kerja kelompok dengan dorongan guru, menyampaikan pendapat satu kali atau sesekali. | Murid aktif berkontribusi dalam diskusi kelompok, mau mendengarkan pendapat teman, dan ikut menyampaikan hasil kerja. | Murid sangat aktif dalam kelompok, membantu teman yang kesulitan, menyampaikan pendapat dengan jelas, dan mampu menjelaskan hasil kerja kelompok kepada kelas. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid memahami perbedaan fungsi uang dengan contoh yang saya berikan? Kelompok murid mana yang perlu penguatan lebih lanjut pada pertemuan berikutnya?
- Apakah kegiatan pengamatan kartu uang cukup menarik dan menantang untuk semua level kemampuan murid?
- Apakah alokasi waktu untuk tiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang? Tahap mana yang perlu disesuaikan?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu dan diskusi yang bermakna?
Refleksi Murid:- Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang uang adalah…
- Aku sekarang tahu bahwa fungsi uang adalah… dan contohnya dalam kehidupanku adalah…
- Uang nominal berapa yang paling sering aku lihat atau pegang? Apa ciri-cirinya?
- Masih ada yang ingin aku tanyakan tentang uang, yaitu…
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 (Bab 5: Bijak Berbelanja Kebutuhan, halaman 92–94)
- Buku Panduan Guru IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025
- Gambar atau replika uang rupiah (koin: Rp100, Rp200, Rp500, Rp1.000; kertas: Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000)
- Kartu gambar uang rupiah (set per kelompok, bisa dicetak dari sumber resmi Bank Indonesia atau disiapkan guru)
- Lembar kerja tabel pengamatan uang (disiapkan guru, format: Nama Uang, Nominal, Jenis, Ciri-Ciri)
- Kartu tugas skenario jual beli sederhana untuk kegiatan kelompok
- Kartu refleksi mandiri murid
- Slide atau gambar situasi jual beli untuk apersepsi (opsional, jika tersedia proyektor)
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat poin-poin penting
|