Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Perubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini di Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 3 dengan topik "Perubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Perubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini di Lingkungan Sekitar

IPAS - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Perubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikPerubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan minimal 3 contoh perubahan sosial budaya yang terjadi di lingkungan sekitarnya (misalnya: perubahan cara berpakaian, alat transportasi, atau kebiasaan masyarakat) dari dahulu hingga kini.
  2. Murid dapat membandingkan hasil pengamatan perubahan sosial budaya dengan prediksi awal yang telah dibuat, kemudian memberikan penjelasan sederhana atas perbedaan yang ditemukan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mendengar cerita kakek atau nenekmu tentang cara mereka pergi ke sekolah dulu? Apakah sama dengan caramu sekarang?
  2. Menurutmu, mengapa cara berpakaian, alat transportasi, dan permainan anak-anak bisa berubah dari zaman dulu ke zaman sekarang?
  3. Jika kamu diminta menebak, perubahan apa lagi yang mungkin terjadi di sekitarmu yang belum kamu ketahui?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menanyakan kabar secara singkat.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan menampilkan dua gambar berdampingan (misalnya: dokar vs mobil, surat vs smartphone) dan bertanya kepada beberapa murid: 'Gambar mana yang menurutmu dari zaman dulu? Mengapa?' Jawaban dicatat guru sebagai peta pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama: 'Pernahkah kamu mendengar cerita kakek atau nenekmu tentang cara mereka pergi ke sekolah dulu? Apakah sama dengan caramu sekarang?' dan memberi waktu 1–2 menit murid menjawab secara lisan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang sederhana: 'Hari ini kita akan mencari tahu contoh-contoh perubahan sosial budaya di sekitar kita dan membandingkan tebakan kita dengan kenyataan yang kita temukan.'
  • Guru meminta setiap murid menuliskan di 'Kartu Prediksi' (selembar kertas kecil): satu contoh perubahan sosial budaya yang mereka prediksi akan ditemukan hari ini. Kartu disimpan dan akan dibandingkan di tahap Mengaplikasi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan infografik atau poster bergambar 4 bidang perubahan sosial budaya: (1) alat transportasi, (2) cara berpakaian, (3) alat komunikasi, dan (4) permainan anak. Tiap bidang menampilkan gambar 'dahulu' dan 'kini' secara berdampingan.
  • Guru mengajak murid mengamati infografik secara seksama selama ±2 menit dengan panduan: 'Lihat baik-baik. Apa yang berbeda antara gambar kiri dan kanan?' (Prinsip Berkesadaran: murid diminta hadir penuh dan memusatkan perhatian pada detail gambar.)
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: murid menyebutkan perbedaan yang mereka temukan. Guru menuliskan kata kunci di papan tulis (misalnya: kereta kuda → mobil; baju adat → baju modern; surat → smartphone; petak umpet → game online).
  • Guru menjelaskan konsep 'perubahan sosial budaya' secara sederhana: 'Perubahan sosial budaya adalah perubahan cara hidup, kebiasaan, dan budaya masyarakat dari waktu ke waktu. Perubahan ini terjadi karena kemajuan teknologi, kebutuhan manusia yang berkembang, dan pengaruh budaya lain.' (Prinsip Bermakna: konsep dikaitkan langsung dengan gambar nyata yang baru saja diamati murid.)
  • Guru mengajukan pertanyaan penguatan: 'Selain contoh di infografik, adakah perubahan lain yang kamu lihat di sekitar rumah atau sekolahmu?' Beberapa murid diberi kesempatan menjawab lisan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Tabel Perbandingan Dahulu dan Kini' dengan kolom: No. | Bidang Perubahan | Dahulu | Kini | Penjelasan Singkat.
  • Setiap kelompok diminta mengisi minimal 3 baris tabel berdasarkan hasil pengamatan infografik dan pengetahuan mereka sendiri. Murid boleh menambahkan contoh dari lingkungan sekitar yang belum ada di infografik. (Prinsip Menggembirakan: suasana kerja kelompok dibuat aktif dan suportif; guru memperbolehkan murid mendiskusikan contoh dari cerita keluarga mereka.)
  • Setelah tabel selesai, setiap murid mengambil kembali 'Kartu Prediksi' yang dibuat di pendahuluan. Mereka membandingkan prediksi awal dengan temuan di tabel: apakah prediksi mereka terbukti? Apa yang berbeda? Murid menuliskan 1–2 kalimat penjelasan sederhana di bagian bawah LKPD. (Prinsip Bermakna: murid menghubungkan pengetahuan awal dengan hasil penyelidikan nyata.)
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan hasil tabel dan penjelasan mereka di depan kelas secara singkat (±2 menit per kelompok). Kelompok lain menyimak dan boleh menambahkan satu contoh berbeda.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada miskonsepsi. Guru juga mencatat kelompok yang menemukan contoh unik dari lingkungan sekitar mereka sebagai apresiasi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke pertanyaan pemantik kedua: 'Menurutmu, mengapa cara berpakaian, alat transportasi, dan permainan anak-anak bisa berubah dari zaman dulu ke zaman sekarang?' Murid diberi waktu 1 menit berpikir mandiri, lalu berbagi jawaban secara lisan. (Prinsip Berkesadaran: murid diajak merenung, bukan sekadar menjawab cepat.)
  • Guru memandu refleksi proses belajar: 'Tadi kalian membuat prediksi, lalu mengamati dan membandingkan. Apakah prediksi kalian sama dengan yang kalian temukan? Apa yang membuatnya berbeda?' Guru menghubungkan pengalaman ini dengan cara kerja ilmuwan dan peneliti sejarah yang juga membuat hipotesis sebelum mencari bukti. (Prinsip Bermakna: refleksi dikaitkan dengan keterampilan proses saintifik.)
  • Setiap murid mengisi 'Tiket Keluar' (Exit Ticket) di selembar kertas kecil dengan dua pertanyaan: (1) Tuliskan satu contoh perubahan sosial budaya yang paling menarik bagimu hari ini dan jelaskan mengapa. (2) Apakah prediksi awalmu terbukti? Jelaskan dengan satu kalimat. Tiket dikumpulkan ke guru sebagai data asesmen proses.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik ketiga secara lisan sebagai penutup tahap inti: 'Jika kamu diminta menebak, perubahan apa lagi yang mungkin terjadi di sekitarmu yang belum kamu ketahui?' Beberapa murid menjawab lisan untuk membangun rasa ingin tahu tentang topik berikutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita belajar bahwa perubahan sosial budaya terjadi di berbagai bidang kehidupan seperti transportasi, pakaian, komunikasi, dan permainan. Perubahan ini berlangsung dari dahulu hingga kini dan terus berkembang.'
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan dengan teknik 'Sebutkan Satu': setiap murid menyebutkan satu contoh perubahan sosial budaya yang diingatnya dari pembelajaran hari ini (guru dapat menunjuk secara acak 4–5 murid).
  • Guru menyampaikan pesan nilai: 'Perubahan sosial budaya bukan berarti yang lama itu jelek. Kita perlu menghargai budaya lama dan bijak menyikapi budaya baru agar kita tidak melupakan jati diri kita sebagai warga Indonesia.'
  • Guru menginformasikan materi pertemuan berikutnya secara singkat agar murid dapat mempersiapkan diri.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru menyediakan LKPD bergambar (picture-based) dengan gambar 'dahulu' dan 'kini' yang sudah tersedia sehingga mereka cukup memberi label dan menulis satu kata kunci. Untuk murid cepat: guru menyediakan kartu tantangan berisi pertanyaan tambahan, misalnya 'Menurutmu, perubahan mana yang membawa dampak positif dan mana yang perlu diwaspadai? Jelaskan!'
  • Proses: Kelompok dibentuk secara heterogen (campuran kemampuan) agar murid dapat saling mendukung. Guru memberikan bimbingan lebih intensif kepada kelompok yang kesulitan mengisi kolom 'Penjelasan Singkat' dengan mendatangi meja kelompok dan mengajukan pertanyaan pancingan: 'Mengapa menurut kalian cara berpakaian bisa berubah?'
  • Produk: Murid dengan kecepatan belajar tinggi dapat memperluas tabel menjadi 5 baris dan menambahkan kolom 'Dampak Perubahan' (positif/negatif). Murid yang membutuhkan dukungan cukup melengkapi 2 baris tabel dengan bantuan gambar yang disediakan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 2 gambar berdampingan (contoh: dokar vs mobil; surat vs smartphone) dan menanyakan secara lisan kepada 3–4 murid: 'Gambar mana yang dari zaman dulu dan mana yang sekarang? Bagaimana kamu tahu?' Jawaban murid digunakan guru untuk memetakan pengetahuan awal sebelum masuk ke tahap Memahami.
  • Murid mengisi 'Kartu Prediksi': menuliskan satu contoh perubahan sosial budaya yang mereka prediksi akan ditemukan hari ini. Kartu ini digunakan sebagai bahan perbandingan di tahap Mengaplikasi.

Proses:

  • Observasi guru dengan lembar ceklis partisipasi saat diskusi kelas pada tahap Memahami: mencatat murid yang aktif menyebutkan perbedaan gambar.
  • Penilaian LKPD Tabel Perbandingan saat kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi: guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung kepada kelompok.
  • Tiket Keluar di akhir tahap Merefleksi: dinilai berdasarkan kelengkapan jawaban (contoh yang disebutkan dan kalimat perbandingan prediksi vs temuan).

Akhir:

  • Teknik lisan 'Sebutkan Satu' di kegiatan penutup: guru menunjuk 4–5 murid secara acak untuk menyebutkan satu contoh perubahan sosial budaya yang diingat beserta penjelasan singkat. Dinilai menggunakan rubrik aspek 'Menyebutkan Contoh Perubahan Sosial Budaya'.
  • LKPD Tabel Perbandingan dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level mencakup dua aspek: (1) ketepatan dan kelengkapan contoh perubahan sosial budaya, dan (2) kemampuan membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan serta memberikan penjelasan sederhana.

Formatif:

  • Pengamatan guru selama diskusi kelas pada tahap Memahami: apakah murid dapat menyebutkan perbedaan antara gambar 'dahulu' dan 'kini'.
  • Observasi kerja kelompok saat mengisi LKPD Tabel Perbandingan: guru menggunakan lembar ceklis partisipasi untuk mencatat keaktifan dan ketepatan contoh yang diberikan.
  • Tiket Keluar (Exit Ticket) di akhir tahap Merefleksi: digunakan untuk melihat pemahaman individu dan kemampuan membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan.

Sumatif:

  • Teknik lisan 'Sebutkan Satu' di kegiatan penutup: murid menyebutkan satu contoh perubahan sosial budaya beserta penjelasan singkat.
  • LKPD Tabel Perbandingan yang telah diisi murid (dinilai menggunakan rubrik 4 level).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan Contoh Perubahan Sosial Budaya (TP 3.2.6.1)Murid belum dapat menyebutkan contoh perubahan sosial budaya, atau contoh yang disebutkan tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan 1 contoh perubahan sosial budaya dengan benar, namun belum dapat menjelaskan bidangnya (misalnya hanya menyebut 'mobil' tanpa konteks perubahan).Murid dapat menyebutkan 2–3 contoh perubahan sosial budaya dari bidang yang berbeda (misalnya transportasi dan pakaian) dengan benar dan relevan.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 contoh perubahan sosial budaya dari berbagai bidang, disertai penjelasan singkat yang relevan tentang bagaimana perubahan tersebut terjadi di lingkungan sekitarnya.
Membandingkan Prediksi dengan Hasil Pengamatan dan Memberikan Penjelasan (TP 3.2.6.2)Murid tidak membandingkan prediksi awal dengan hasil pengamatan, atau tidak dapat menjelaskan perbedaan yang ditemukan.Murid mencoba membandingkan prediksi dengan hasil pengamatan, namun penjelasan yang diberikan masih sangat singkat atau kurang tepat (misalnya hanya menyatakan 'sama' atau 'beda' tanpa alasan).Murid dapat membandingkan prediksi awal dengan hasil pengamatan secara jelas, dan memberikan satu penjelasan sederhana yang relevan atas perbedaan yang ditemukan.Murid dapat membandingkan prediksi awal dengan hasil pengamatan secara rinci, memberikan penjelasan yang logis dan relevan atas perbedaan yang ditemukan, serta mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata di lingkungan sekitarnya.
Partisipasi dalam Diskusi dan Kerja KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi saat mengisi LKPD.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun kontribusinya masih perlu dorongan dari guru atau teman.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, memberikan ide, dan membantu mengisi LKPD bersama anggota kelompok lainnya.Murid sangat aktif dalam diskusi kelompok, menginisiasi ide baru, membantu teman yang kesulitan, dan mampu mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menyebutkan minimal 3 contoh perubahan sosial budaya dengan benar? Jika belum, kelompok mana yang perlu mendapat penguatan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah penggunaan infografik bergambar efektif untuk membantu murid memahami konsep perubahan sosial budaya? Apakah perlu media tambahan yang lebih kontekstual dengan lingkungan lokal murid?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang membutuhkan penyesuaian waktu?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Apa hal paling menarik yang terjadi di kelas hari ini yang bisa menjadi inspirasi untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang perubahan sosial budaya?
  • Apakah prediksimu di awal pembelajaran terbukti? Apa yang membuatmu terkejut?
  • Contoh perubahan sosial budaya mana yang menurutmu paling menarik dan mengapa?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai? Bagian mana yang masih terasa sulit bagimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi — Bab 2 'Dahulu, Kini, dan Nanti', hlm. 37–39 (Penerbit Kemdikbud)
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas III SD/MI — Bab 2, Sub-bab Perubahan Sosial Budaya (Penerbit Kemdikbud)
  3. Infografik/poster bergambar 'Perubahan Sosial Budaya: Dahulu dan Kini' (disiapkan guru: dapat berupa print-out atau tayangan PPT/LCD yang menampilkan 4 bidang — transportasi, pakaian, komunikasi, permainan)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) Tabel Perbandingan 'Dahulu dan Kini' — disiapkan guru
  5. Kartu Prediksi (selembar kertas kecil per murid) — disiapkan guru
  6. Tiket Keluar / Exit Ticket (selembar kertas kecil per murid) — disiapkan guru
  7. Gambar-gambar kontekstual dari lingkungan sekitar (dapat berupa foto lokal yang relevan dengan daerah sekolah, misal: pasar tradisional vs supermarket, becak vs ojek online)
  8. Papan tulis dan alat tulis untuk mencatat kata kunci diskusi kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.