MODUL AJAR IPAS — Kelas 3 (Fase B) Topik: Cerita dari Masa Lalu: Mengidentifikasi Peristiwa Penting dalam Keluarga INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Cerita dari Masa Lalu: Mengidentifikasi Peristiwa Penting dalam Keluarga |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengidentifikasi salah satu peristiwa penting dalam sejarah keluarganya (seperti kelahiran, pernikahan, atau perpindahan tempat tinggal) melalui cerita atau foto keluarga.
- Murid dapat mengajukan pertanyaan tentang peristiwa penting keluarga yang ingin diketahui lebih lanjut dan membuat prediksi sederhana berdasarkan cerita yang didengar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu melihat foto lama keluargamu? Cerita apa yang ada di balik foto itu?
- Menurutmu, peristiwa apa yang paling penting pernah terjadi dalam keluargamu, dan mengapa peristiwa itu terasa istimewa?
- Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang keluargamu di masa lalu, pertanyaan apa yang ingin kamu ajukan kepada orang tua atau kakek-nenekmu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama (2 menit).
- Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar (1 menit).
- Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan satu kata yang terlintas ketika mendengar kata 'keluarga' di secarik kertas kecil, kemudian beberapa murid diminta berbagi secara lisan — guru mencatat untuk mengetahui pengetahuan awal (3 menit).
- Guru menampilkan dua foto keluarga (foto lama dan foto baru) di papan atau layar, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kamu melihat foto lama keluargamu? Cerita apa yang ada di balik foto itu?' (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan alur kegiatan secara singkat agar murid mengetahui arah belajar (1 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan sebuah cerita pendek fiktif tentang satu keluarga (±5 kalimat) yang memuat tiga peristiwa penting: kelahiran adik, pernikahan orang tua, dan perpindahan tempat tinggal. Murid menyimak dengan penuh perhatian (3 menit).
- Guru dan murid berdiskusi bersama: 'Peristiwa apa saja yang terjadi dalam keluarga di cerita tadi? Mana yang menurut kalian paling penting?' Guru menuliskan jawaban murid di papan tulis dalam bentuk bagan sederhana (4 menit).
- Guru menjelaskan konsep 'peristiwa penting keluarga' secara singkat menggunakan contoh nyata dan relatable: kelahiran, pernikahan, pindah rumah, dan sebagainya, disertai contoh foto keluarga (nyata atau ilustrasi di buku siswa halaman 28) (3 menit).
- Guru mengajak murid mengamati ilustrasi 'Foto Anggota Keluarga' di buku siswa (Gambar 2.2) dan bertanya: 'Peristiwa penting apa yang mungkin ada di balik foto ini?' (2 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengisi 'Kartu Peristiwa Keluargaku' secara mandiri. Kartu berisi kolom: (1) Nama peristiwa penting, (2) Kapan terjadi (perkiraan), (3) Siapa yang terlibat, (4) Mengapa peristiwa ini penting bagi keluargaku. Guru berkeliling membimbing (8 menit).
- Murid yang membawa foto keluarga (hasil penugasan pertemuan sebelumnya) diminta menceritakan foto tersebut kepada teman sebangku: peristiwa apa yang ada, siapa saja orangnya, dan apa yang menarik. Murid yang tidak membawa foto menggunakan ingatan atau ilustrasi dari buku (5 menit).
- Murid menulis minimal 2 pertanyaan tentang peristiwa keluarganya yang ingin diketahui lebih lanjut di bagian bawah Kartu Peristiwa. Contoh panduan guru: 'Misalnya, kenapa keluargamu pindah ke sini? Bagaimana perasaan orang tuamu saat kamu lahir?' (4 menit).
- Murid membuat 1 prediksi sederhana berdasarkan cerita yang telah mereka tuliskan. Guru memberi contoh cara membuat prediksi: 'Karena keluargaku sudah lama tinggal di sini, mungkin suatu hari nanti kami akan membangun rumah yang lebih besar.' (3 menit).
- Beberapa murid (3–4 orang) secara sukarela mempresentasikan Kartu Peristiwa mereka di depan kelas secara singkat (1–2 kalimat per poin). Kelas memberikan respons positif dengan tepuk tangan (4 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid untuk merenungkan pembelajaran hari ini dengan pertanyaan refleksi lisan: 'Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang keluargamu atau keluarga orang lain?' (2 menit).
- Murid mengisi bagian refleksi di bagian belakang Kartu Peristiwa: (1) 'Satu hal yang aku pelajari hari ini adalah...' (2) 'Pertanyaan yang masih ingin aku cari jawabannya adalah...' (3 menit).
- Guru mengajak murid menghubungkan pembelajaran dengan nilai kehidupan: 'Mengapa mengetahui cerita keluarga kita itu penting? Apa yang bisa kita pelajari dari masa lalu keluarga kita?' Beberapa murid diminta menjawab (2 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama merangkum pembelajaran: 'Hari ini kita belajar bahwa setiap keluarga memiliki peristiwa penting, dan kita bisa mengetahuinya melalui cerita dan foto.' (2 menit).
- Asesmen akhir: Murid mengumpulkan Kartu Peristiwa Keluargaku sebagai bukti pencapaian TP 3.2.2.1 dan TP 3.2.2.2 (1 menit).
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi hari ini (1 menit).
- Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mewawancarai satu anggota keluarga di rumah tentang peristiwa penting keluarga dan membawa hasilnya pada pertemuan berikutnya (1 menit).
- Guru menutup pembelajaran dengan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang peristiwa keluarga dapat menggunakan cerita keluarga fiktif yang disediakan guru sebagai alternatif isian Kartu Peristiwa.
- Proses: Murid dengan kemampuan lebih cepat didorong untuk mengidentifikasi lebih dari satu peristiwa penting dan membuat lebih dari dua pertanyaan serta dua prediksi. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi kartu dengan bantuan teman sebangku atau bimbingan langsung dari guru.
- Produk: Murid yang mampu dapat menyajikan Kartu Peristiwa dalam bentuk gambar bergambar (ilustrasi sederhana) disertai tulisan, sementara murid yang masih berkembang cukup mengisi kartu dalam bentuk kalimat pendek atau kata kunci.
ASESMENAwal:- Murid menuliskan satu kata yang terlintas saat mendengar kata 'keluarga' di kertas kecil, kemudian beberapa murid berbagi secara lisan. Guru menggunakan hasil ini untuk mengetahui pengetahuan awal dan pengalaman murid tentang keluarga serta peristiwa di dalamnya sebelum pembelajaran dimulai.
Proses:- Guru berkeliling kelas dan mengamati proses pengisian Kartu Peristiwa: apakah murid dapat menyebutkan nama peristiwa, memperkirakan waktu, menyebutkan pelaku, dan menjelaskan pentingnya peristiwa tersebut.
- Guru mencatat murid yang mengalami kesulitan (belum bisa mengidentifikasi peristiwa atau belum bisa membuat pertanyaan) untuk segera diberikan bantuan langsung atau dipasangkan dengan teman.
- Guru menilai kualitas pertanyaan yang ditulis: pertanyaan dinilai relevan jika terhubung dengan peristiwa yang sudah diidentifikasi di kartu yang sama.
Akhir:- Murid mengumpulkan Kartu Peristiwa Keluargaku yang telah diisi lengkap, memuat: (1) identifikasi peristiwa penting keluarga, (2) minimal 2 pertanyaan tentang peristiwa tersebut, dan (3) minimal 1 prediksi sederhana. Kartu dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan dua aspek utama sesuai TP 3.2.2.1 dan TP 3.2.2.2.
Formatif:- Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi kelas (tahap Memahami).
- Pemantauan proses pengisian Kartu Peristiwa Keluargaku secara individual oleh guru saat berkeliling (tahap Mengaplikasi).
- Penilaian kualitas pertanyaan yang diajukan murid: apakah pertanyaan relevan dengan peristiwa keluarga yang diidentifikasi.
- Pengamatan kemampuan murid saat berbagi cerita dengan teman sebangku (kelancaran dan ketepatan informasi).
Sumatif:- Kartu Peristiwa Keluargaku yang dikumpulkan di akhir pembelajaran dinilai menggunakan rubrik 4 level untuk dua aspek: (1) Kemampuan mengidentifikasi peristiwa penting keluarga, dan (2) Kemampuan mengajukan pertanyaan dan membuat prediksi sederhana.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Peristiwa Penting Keluarga (TP 3.2.2.1) | Murid belum dapat menyebutkan peristiwa penting dalam keluarganya, atau peristiwa yang disebutkan tidak relevan (misalnya menyebutkan kegiatan sehari-hari biasa). | Murid dapat menyebutkan nama peristiwa penting (misalnya 'pindah rumah') tetapi belum dapat menjelaskan siapa yang terlibat atau mengapa peristiwa itu penting. | Murid dapat menyebutkan peristiwa penting keluarga disertai keterangan pelaku dan alasan singkat mengapa peristiwa itu penting bagi keluarganya. | Murid dapat mengidentifikasi peristiwa penting keluarga secara rinci (nama peristiwa, perkiraan waktu, pelaku, dan makna peristiwa bagi keluarga) dengan kalimat yang jelas dan runtut. | | Mengajukan Pertanyaan dan Membuat Prediksi Sederhana (TP 3.2.2.2) | Murid belum dapat menulis pertanyaan tentang peristiwa keluarga, atau pertanyaan yang ditulis tidak berkaitan dengan peristiwa yang diidentifikasi. | Murid dapat menulis 1 pertanyaan sederhana tentang peristiwa keluarga, tetapi belum dapat membuat prediksi. | Murid dapat menulis minimal 2 pertanyaan relevan tentang peristiwa keluarga dan membuat 1 prediksi sederhana yang terhubung dengan cerita yang didengar. | Murid dapat menulis lebih dari 2 pertanyaan yang bervariasi dan bermakna tentang peristiwa keluarga, serta membuat prediksi sederhana yang logis dengan penjelasan alasannya berdasarkan cerita yang didengar. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan mengisi Kartu Peristiwa? Jika ada yang pasif, apa penyebabnya dan bagaimana saya bisa mendukung mereka di pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau dipersingkat?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan cukup memancing rasa ingin tahu murid tentang sejarah keluarga mereka?
- Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan hari ini sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
Refleksi Murid:- Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang keluargaku atau keluarga orang lain adalah...
- Pertanyaan tentang keluargaku yang masih ingin aku cari jawabannya adalah...
- Menurutku, mengapa penting untuk mengetahui cerita dan peristiwa penting dalam keluarga kita?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 (Aldilla Kusumawardhani, Kristianti Fatimah, Nur Ilmi Setianingsih) — Bab 2 'Dahulu, Kini, dan Nanti', halaman 26–28.
- Panduan Guru IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 — Panduan Khusus Bab II.
- Foto keluarga yang dibawa murid dari rumah (ditugaskan pada pertemuan sebelumnya).
- Kartu Peristiwa Keluargaku (lembar kerja yang disiapkan guru, dicetak atau ditulis di kertas HVS A5).
- Dua foto keluarga (lama dan baru) sebagai media pembuka — dapat berupa ilustrasi di buku siswa Gambar 2.1 dan 2.2 atau foto yang disiapkan guru.
- Papan tulis dan spidol untuk mencatat jawaban murid dalam bagan sederhana.
|