Modul AjarPertemuan 10Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti

IPAS - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan sejarah keluarga sebagai bagian dari sejarah masyarakat tempat tinggalnya secara mandiri melalui asesmen tertulis atau penugasan.
  2. Murid dapat mengidentifikasi perubahan sosial budaya masyarakat di sekitarnya dan menarik maknanya untuk kehidupan sekarang dan masa depan secara mandiri melalui asesmen tertulis atau penugasan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa cerita paling menarik yang pernah kamu dengar tentang keluargamu?
  2. Apakah ada hal di sekitar tempat tinggalmu yang sudah berubah dibandingkan cerita kakek atau nenekmu dulu?
  3. Mengapa penting bagi kita untuk mengetahui sejarah keluarga dan perubahan yang terjadi di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebagai wujud syukur atas kesempatan belajar (DPL-1).
  • Guru memeriksa kehadiran dan mengkondisikan suasana kelas agar tenang dan siap mengikuti asesmen sumatif.
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah hari istimewa karena murid akan menunjukkan semua yang telah mereka pelajari tentang sejarah keluarga dan perubahan sosial budaya di Bab 2.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa cerita paling menarik yang pernah kamu dengar tentang keluargamu?' dan memberikan waktu 2–3 murid untuk menjawab singkat secara lisan.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik cepat: murid menuliskan satu kata atau kalimat pendek di lembar kertas kecil (sticky note atau secarik kertas) menjawab: 'Apa satu hal yang sudah kamu pahami tentang sejarah keluarga atau perubahan sosial budaya?'
  • Guru mengumpulkan jawaban diagnostik cepat untuk mengetahui kesiapan awal murid, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini secara singkat.
  • Guru menjelaskan petunjuk pengerjaan asesmen sumatif: jujur, tenang, kerjakan sesuai kemampuan sendiri, dan boleh bertanya jika ada petunjuk yang kurang jelas.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif Bab 2 kepada setiap murid. Lembar soal memuat dua bagian: Bagian A (sejarah keluarga) dan Bagian B (perubahan sosial budaya).
  • Sebelum mengerjakan, guru mengajak murid menutup mata selama 30 detik dan mengingat kembali semua yang telah mereka pelajari di Bab 2 — mulai dari cerita keluarga, silsilah, asal-usul, hingga perubahan di lingkungan sekitar. (Prinsip: Berkesadaran)
  • Guru membacakan petunjuk Bagian A dengan lantang: murid akan menjawab pertanyaan tentang sejarah keluarga sebagai bagian dari sejarah masyarakat tempat tinggalnya. Contoh soal mencakup: menjelaskan siapa anggota keluarga inti dan keluarga besar, menyebutkan satu peristiwa penting dalam keluarga, dan menghubungkan sejarah keluarga dengan peristiwa di lingkungan sekitar.
  • Guru membacakan petunjuk Bagian B: murid menjawab pertanyaan tentang perubahan sosial budaya di sekitarnya, meliputi: menyebutkan contoh perubahan sosial budaya, menjelaskan keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari, dan menarik makna perubahan tersebut untuk kehidupan sekarang dan masa depan.
  • Murid mulai mengerjakan Bagian A secara mandiri. Guru berkeliling dengan tenang untuk memastikan murid memahami soal, bukan memberi jawaban. (Prinsip: Berkesadaran)

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid melanjutkan mengerjakan Bagian B secara mandiri: mengidentifikasi perubahan sosial budaya di lingkungan sekitarnya berdasarkan pengetahuan yang telah mereka bangun selama Bab 2. (Prinsip: Bermakna)
  • Pada bagian akhir lembar soal, terdapat satu soal terbuka (open-ended): murid diminta menuliskan satu contoh nyata perubahan sosial budaya yang mereka temui di keluarga atau lingkungan tempat tinggal mereka sendiri, lalu menjelaskan makna perubahan itu bagi kehidupan sekarang dan masa depan mereka. Soal ini mengajak murid menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman hidup nyata mereka. (Prinsip: Bermakna)
  • Bagi murid yang selesai lebih awal (diferensiasi murid cepat), tersedia lembar pengayaan: menggambar garis waktu (timeline) sederhana yang menunjukkan perubahan sosial budaya di lingkungan tempat tinggal mereka dari masa lalu, masa kini, hingga harapan di masa depan, disertai keterangan singkat.
  • Bagi murid yang membutuhkan dukungan tambahan (diferensiasi murid lambat), guru mendampingi secara personal dengan mengajukan pertanyaan panduan lisan seperti: 'Coba ceritakan keluargamu, siapa saja yang tinggal bersama?' atau 'Apa satu hal yang berubah di sekitar rumahmu?' untuk membantu mereka mengingat sebelum menuliskan jawaban.
  • Guru mencatat observasi selama proses pengerjaan: murid mana yang tampak kesulitan, mana yang sudah mandiri, sebagai data asesmen proses. (Prinsip: Bermakna)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah seluruh murid selesai mengerjakan soal, guru meminta mereka mengumpulkan lembar jawaban.
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi diri singkat dengan mengisi lembar refleksi mini (3 pertanyaan sederhana): (1) Bagian mana yang paling mudah kamu kerjakan? (2) Bagian mana yang masih terasa sulit bagimu? (3) Apa satu hal baru yang kamu sadari tentang keluarga atau lingkunganmu setelah belajar Bab 2? (Prinsip: Berkesadaran, Menggembirakan)
  • Guru membahas 1–2 soal yang diperkirakan menantang bagi banyak murid (berdasarkan pengamatan saat berkeliling), bukan memberi kunci jawaban lengkap, melainkan membuka diskusi singkat: 'Siapa yang tadi menjawab soal ini? Boleh ceritakan jawabanmu?' Ini memberi murid rasa percaya diri setelah asesmen. (Prinsip: Menggembirakan)
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi bersama: 'Setelah belajar Bab 2, apakah kamu merasa lebih mengenal keluargamu? Apa yang akan kamu ceritakan kepada keluargamu malam ini?' Beberapa murid diberi kesempatan menjawab secara lisan. (Prinsip: Bermakna, Menggembirakan)
  • Guru menyampaikan apresiasi tulus atas usaha semua murid dalam menyelesaikan asesmen hari ini, menekankan bahwa yang terpenting adalah kejujuran dan usaha terbaik mereka.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan inti pembelajaran Bab 2 secara singkat: sejarah keluarga adalah bagian dari sejarah masyarakat, dan perubahan sosial budaya mengajarkan kita untuk menghargai masa lalu dan mempersiapkan masa depan.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak menceritakan apa yang telah mereka pelajari kepada orang tua atau anggota keluarga di rumah sebagai bentuk berbagi pengetahuan.
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya dengan umpan balik tertulis dari guru.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan menyampaikan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan diberikan kartu bantu bergambar (visual cue) yang memuat kata-kata kunci Bab 2 seperti: keluarga inti, keluarga besar, asal-usul, tradisi, perubahan sosial budaya, sebagai pemantik ingatan saat mengerjakan soal.
  • Proses: Guru mendampingi secara personal murid yang membutuhkan dukungan dengan pertanyaan panduan lisan. Murid yang sudah mandiri mengerjakan soal tanpa bantuan. Murid yang selesai lebih awal dapat langsung mengerjakan lembar pengayaan tanpa menunggu teman.
  • Produk: Murid dengan kemampuan lebih dapat menyelesaikan lembar pengayaan berupa timeline perubahan sosial budaya bergambar dengan keterangan tertulis. Murid yang membutuhkan dukungan cukup menjawab soal utama dengan kalimat sederhana atau poin-poin singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kata atau kalimat pendek di kertas kecil menjawab: 'Apa satu hal yang sudah kamu pahami tentang sejarah keluarga atau perubahan sosial budaya?' — digunakan guru untuk mengetahui kesiapan belajar sebelum asesmen sumatif dimulai.
  • Guru bertanya lisan 1–2 pertanyaan pemantik kepada 2–3 murid untuk mengecek pemahaman dasar secara cepat sebelum lembar soal dibagikan.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru saat murid mengerjakan soal: mencatat murid yang tampak sangat lancar, yang tampak ragu-ragu, dan yang memerlukan bantuan pemahaman soal.
  • Lembar refleksi mini 3 pertanyaan yang diisi murid setelah selesai mengerjakan, sebagai bahan umpan balik guru terhadap proses belajar murid selama Bab 2.

Akhir:

  • Lembar soal asesmen sumatif tertulis Bab 2 (Bagian A: sejarah keluarga — Bagian B: perubahan sosial budaya) dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Soal terbuka di akhir lembar soal yang meminta murid menuliskan contoh nyata perubahan sosial budaya di lingkungannya dan memaknainya untuk kehidupan kini dan masa depan, dinilai berdasarkan rubrik aspek penalaran kritis dan komunikasi tertulis.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid mengerjakan soal: mencatat tingkat kemandirian, konsentrasi, dan kesulitan yang tampak.
  • Lembar refleksi mini yang diisi murid setelah mengerjakan soal sebagai asesmen diri (assessment as learning).
  • Asesmen diagnostik cepat di awal berupa tulisan satu kata/kalimat pada kertas kecil tentang pemahaman awal murid.

Sumatif:

  • Lembar soal asesmen tertulis Bab 2 yang mencakup dua bagian: Bagian A tentang sejarah keluarga dan Bagian B tentang perubahan sosial budaya, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Soal terbuka (open-ended) tentang contoh nyata perubahan sosial budaya dan maknanya untuk kehidupan sekarang dan masa depan, dinilai menggunakan rubrik aspek penalaran dan relevansi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan sejarah keluarga sebagai bagian dari sejarah masyarakat (TP 3.2.10.1)Murid belum dapat menyebutkan anggota keluarga inti atau peristiwa penting dalam keluarga, dan tidak dapat menghubungkan sejarah keluarga dengan sejarah masyarakat sekitar.Murid dapat menyebutkan anggota keluarga inti, namun belum dapat mengidentifikasi peristiwa penting keluarga atau menghubungkannya dengan sejarah masyarakat sekitar.Murid dapat menyebutkan anggota keluarga inti dan satu peristiwa penting dalam keluarga, serta mulai menghubungkan sejarah keluarga dengan peristiwa di lingkungan sekitar meskipun belum mendalam.Murid dapat menjelaskan anggota keluarga inti dan keluarga besar, mengidentifikasi peristiwa penting keluarga, dan menghubungkan sejarah keluarga dengan sejarah masyarakat tempat tinggalnya secara jelas dan runtut.
Mengidentifikasi perubahan sosial budaya dan menarik maknanya (TP 3.2.10.2)Murid belum dapat menyebutkan contoh perubahan sosial budaya di lingkungan sekitarnya.Murid dapat menyebutkan satu contoh perubahan sosial budaya, namun belum dapat menjelaskan keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari atau menarik maknanya.Murid dapat menyebutkan beberapa contoh perubahan sosial budaya dan menjelaskan keterkaitannya dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, namun makna untuk kehidupan masa depan belum diungkapkan secara jelas.Murid dapat menyebutkan beberapa contoh perubahan sosial budaya, menjelaskan keterkaitannya dengan kehidupan masyarakat, dan menarik makna yang relevan dari perubahan tersebut untuk kehidupan sekarang dan masa depan secara mandiri dan jelas.
Kemandirian dalam mengerjakan asesmenMurid tidak dapat mengerjakan soal secara mandiri meskipun sudah diberikan panduan dan membutuhkan bantuan terus-menerus.Murid dapat mengerjakan sebagian soal secara mandiri tetapi sering memerlukan panduan dari guru untuk memulai atau melanjutkan.Murid dapat mengerjakan sebagian besar soal secara mandiri dengan sesekali memerlukan klarifikasi petunjuk soal.Murid mengerjakan seluruh soal secara mandiri, penuh konsentrasi, dan menyelesaikan dalam waktu yang ditetapkan tanpa memerlukan bantuan.
Penalaran kritis pada soal terbukaMurid tidak menjawab soal terbuka atau menjawab tidak relevan dengan pertanyaan.Murid menjawab soal terbuka dengan menyebutkan contoh perubahan namun tidak menjelaskan makna atau kaitannya dengan kehidupan.Murid menjawab soal terbuka dengan contoh nyata yang relevan dan menjelaskan maknanya untuk kehidupan sekarang, meskipun belum mengaitkannya dengan masa depan.Murid menjawab soal terbuka dengan contoh nyata yang spesifik dari pengalaman pribadinya, menjelaskan maknanya untuk kehidupan sekarang, dan mengungkapkan harapan atau implikasi untuk masa depan secara logis dan komunikatif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengerjakan soal asesmen sumatif secara mandiri sesuai kemampuannya?
  • Soal bagian mana yang tampak paling sulit bagi sebagian besar murid, dan apa yang perlu diperbaiki dalam penyusunan soal berikutnya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan (kartu bantu, pendampingan personal, lembar pengayaan) sudah memadai untuk memenuhi kebutuhan semua murid?
  • Apakah proses asesmen sudah dilaksanakan dalam suasana yang tenang, bermakna, dan tidak menegangkan bagi murid?
  • Tindak lanjut apa yang perlu dirancang berdasarkan hasil asesmen sumatif ini, baik untuk murid yang belum mencapai tujuan maupun yang sudah melampaui?

Refleksi Murid:

  • Bagian soal mana yang paling mudah kamu kerjakan hari ini? Mengapa menurutmu mudah?
  • Bagian soal mana yang masih terasa sulit? Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?
  • Apa satu hal baru yang kamu sadari tentang keluarga atau lingkunganmu setelah belajar Bab 2 ini?
  • Apakah kamu sudah mengerjakan soal dengan jujur dan semaksimal kemampuanmu? Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 — Bab 2: Dahulu, Kini, dan Nanti (Penulis: Aldilla Kusumawardhani, Kristianti Fatimah, Nur Ilmi Setianingsih; ISBN: 978-634-00-2163-9)
  2. Panduan Guru IPAS Kelas III SD/MI Edisi Revisi 2025 — Bab 2: Panduan Khusus Dahulu, Kini, dan Nanti (ISBN: 978-634-00-2167-7)
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 2 yang disiapkan guru (dua bagian: sejarah keluarga dan perubahan sosial budaya)
  4. Lembar refleksi mini murid (3 pertanyaan refleksi diri)
  5. Lembar pengayaan: timeline perubahan sosial budaya bergambar (untuk murid yang selesai lebih awal)
  6. Kartu bantu kata kunci bergambar Bab 2 (untuk murid yang membutuhkan dukungan diferensiasi)
  7. Kertas kecil/sticky note untuk asesmen diagnostik awal
  8. Alat tulis (pensil, pulpen)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.