Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar IPA Kelas 9: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 9 dengan topik "Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 9: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

IPA - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPA — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Sistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSistem Hormon: Kelenjar Endokrin, Jenis Hormon, dan Fungsinya
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan struktur kelenjar endokrin utama (hipofisis, tiroid, adrenal, pankreas, gonad) beserta hormon yang dihasilkan dan fungsinya bagi tubuh
  2. Murid dapat membedakan mekanisme kerja sistem saraf dan sistem hormon dalam mengkoordinasikan fungsi tubuh manusia

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa tubuh kita bisa tumbuh tinggi saat remaja? Bagian tubuh mana yang mengatur pertumbuhan ini?
  2. Pernahkah kalian merasa jantung berdebar saat gugup atau takut? Apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
  3. Bagaimana tubuh kita mengatur kadar gula darah agar tetap stabil meski kita makan makanan manis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid: 'Pernahkah kalian merasakan jantung berdebar saat gugup? Apa yang terjadi pada tubuh kalian saat itu?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memahami kelenjar endokrin dan membedakan sistem saraf dengan sistem hormon
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid tentang bagaimana tubuh mengatur berbagai fungsinya

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menayangkan gambar atau video pendek tentang sistem endokrin dalam tubuh manusia (2 menit)
  • Murid mengamati diagram kelenjar endokrin pada buku siswa halaman 20 dan mengidentifikasi letak setiap kelenjar dalam tubuh
  • Guru membimbing murid untuk membaca informasi tentang kelenjar hipofisis, pineal, tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas, dan gonad beserta hormon yang dihasilkannya
  • Murid mencatat fungsi masing-masing hormon dalam tabel yang telah disiapkan guru
  • Guru menjelaskan perbedaan mendasar antara sistem saraf (respons cepat, spesifik, listrik) dan sistem hormon (respons lambat, luas, kimiawi) dengan contoh konkret
  • Murid berdiskusi berpasangan untuk mengidentifikasi contoh kerja sistem hormon dalam kehidupan sehari-hari (pertumbuhan tinggi badan, respons saat ketakutan)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok mendapat kartu skenario berbeda (misalnya: saat lari pagi, saat ujian, saat pertumbuhan remaja, saat makan makanan manis, saat hamil dan melahirkan)
  • Murid menganalisis: kelenjar endokrin mana yang bekerja, hormon apa yang dilepaskan, dan apa fungsinya dalam skenario tersebut
  • Setiap kelompok membuat poster kreatif atau diagram alir sederhana yang menjelaskan mekanisme kerja hormon dalam skenario yang mereka dapatkan
  • Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas (masing-masing 3-4 menit)
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan untuk memperdalam pemahaman

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa perbedaan paling mendasar antara sistem saraf dan sistem hormon yang kalian temukan hari ini?'
  • Murid secara individu menuliskan refleksi dalam jurnal belajar: 'Apa yang saya pahami tentang sistem hormon? Mengapa sistem hormon penting bagi tubuh saya?'
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka secara sukarela
  • Guru mengajak murid merefleksikan bagaimana pengetahuan ini dapat membantu mereka menjaga kesehatan (misalnya: pentingnya tidur cukup untuk produksi hormon pertumbuhan, mengelola stres untuk keseimbangan hormon)

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: kelenjar endokrin utama, hormon yang dihasilkan, fungsinya, dan perbedaan sistem saraf dengan sistem hormon
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan kuis singkat (5 soal pilihan ganda atau isian singkat) untuk mengukur pemahaman murid
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan hasil kerja murid
  • Guru memberikan tugas mandiri: membuat infografis sederhana tentang satu kelenjar endokrin pilihan murid
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas sistem tubuh yang luar biasa dan mengingatkan untuk menjaga kesehatan

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan tabel kelenjar-hormon-fungsi yang sudah terstruktur untuk diisi. Murid yang lebih cepat diminta mengeksplorasi gangguan hormon (diabetes, hipotiroid) sebagai pengayaan
  • Proses: Murid visual menggunakan diagram dan gambar, murid auditori mendengarkan penjelasan dan diskusi, murid kinestetik membuat poster dan presentasi. Waktu kerja kelompok disesuaikan dengan kecepatan masing-masing kelompok
  • Produk: Murid dapat memilih membuat poster, diagram alir, atau video pendek untuk menjelaskan kerja hormon. Murid dengan kemampuan menulis tinggi dapat membuat artikel populer tentang sistem endokrin

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid terkait perubahan tubuh (jantung berdebar, tumbuh tinggi)
  • Pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kalian ketahui tentang hormon? Bagian tubuh mana yang menghasilkan hormon?'

Proses:

  • Observasi saat murid mengisi tabel kelenjar-hormon-fungsi
  • Penilaian diskusi kelompok menggunakan checklist: ketepatan analisis, kreativitas penyajian, kemampuan menjelaskan
  • Pertanyaan lisan selama presentasi untuk mengecek pemahaman mendalam

Akhir:

  • Kuis tertulis 5 soal mencakup: (1) Sebutkan 3 kelenjar endokrin dan hormonnya, (2) Jelaskan fungsi insulin, (3) Apa perbedaan respons sistem saraf dan sistem hormon?, (4) Hormon apa yang bekerja saat kita ketakutan?, (5) Mengapa sistem hormon disebut sistem koordinasi?
  • Penilaian refleksi tertulis murid dalam jurnal belajar
  • Penilaian tugas mandiri infografis (dinilai pada pertemuan berikutnya)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi berpasangan dan kerja kelompok
  • Penilaian poster/diagram yang dibuat kelompok
  • Tanya jawab selama presentasi kelompok

Sumatif:

  • Kuis tertulis (5 soal) di akhir pembelajaran tentang kelenjar endokrin dan perbedaan sistem saraf-hormon
  • Penilaian tugas mandiri: infografis kelenjar endokrin

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Kelenjar Endokrin dan HormonMurid belum mampu menyebutkan kelenjar endokrin atau hormon yang dihasilkanMurid dapat menyebutkan 1-2 kelenjar endokrin dan hormonnya namun belum tepat menjelaskan fungsinyaMurid dapat menyebutkan 3-4 kelenjar endokrin beserta hormon dan fungsinya dengan tepatMurid dapat mendeskripsikan 5 atau lebih kelenjar endokrin beserta hormon, fungsi, dan memberikan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari
Kemampuan Membedakan Sistem Saraf dan Sistem HormonMurid belum dapat membedakan sistem saraf dan sistem hormonMurid dapat menyebutkan 1 perbedaan antara sistem saraf dan sistem hormon namun belum jelasMurid dapat menjelaskan 2-3 perbedaan sistem saraf dan sistem hormon dengan tepat (kecepatan, jangkauan, mekanisme)Murid dapat menjelaskan perbedaan sistem saraf dan sistem hormon secara komprehensif dan memberikan contoh nyata bagaimana keduanya bekerja dalam situasi berbeda
Kreativitas dan Komunikasi dalam PresentasiPoster/diagram tidak jelas dan presentasi sulit dipahamiPoster/diagram sederhana dan presentasi kurang terstruktur namun ada upaya menjelaskanPoster/diagram menarik dan informatif, presentasi jelas dan terstrukturPoster/diagram sangat kreatif dan informatif, presentasi sangat jelas dengan penjelasan mendalam dan menjawab pertanyaan dengan baik
Refleksi dan Kesadaran terhadap Fungsi TubuhMurid belum mampu merefleksikan pembelajaran atau mengaitkan dengan kehidupanMurid menulis refleksi singkat namun belum mengaitkan dengan kesehatan pribadiMurid merefleksikan pembelajaran dan mengaitkan dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuhMurid merefleksikan pembelajaran secara mendalam, mengaitkan dengan kesehatan pribadi, dan merencanakan tindakan konkret untuk menjaga keseimbangan hormon

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami perbedaan sistem saraf dan sistem hormon dengan jelas?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan cukup membantu semua murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk setiap tahap pembelajaran?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam diskusi dan presentasi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini tentang sistem hormon?
  • Kelenjar endokrin mana yang paling kalian pahami fungsinya? Mengapa?
  • Apa perbedaan paling mendasar antara sistem saraf dan sistem hormon menurut kalian?
  • Bagaimana pengetahuan tentang sistem hormon ini dapat membantu kalian menjaga kesehatan?
  • Apa yang masih membingungkan dan ingin kalian pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA Kelas IX Kurikulum Merdeka halaman 19-21
  2. Buku Panduan Guru IPA Kelas IX Kurikulum Merdeka
  3. Gambar/diagram sistem endokrin manusia
  4. Video pendek tentang sistem hormon (YouTube atau sumber edukatif lainnya, 2-3 menit)
  5. Kartu skenario untuk aktivitas kelompok
  6. Kertas plano/karton dan spidol warna untuk membuat poster
  7. Lembar kerja: tabel kelenjar-hormon-fungsi
  8. Lembar kuis dan jurnal refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.