Modul AjarPertemuan 1Bab 8Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Fenomena dan Fakta Perubahan Iklim

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Fenomena dan Fakta Perubahan Iklim". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Fenomena dan Fakta Perubahan Iklim

IPA - Kelas 10

Bab 8 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Fenomena dan Fakta Perubahan Iklim

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikFenomena dan Fakta Perubahan Iklim
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi fakta-fakta perubahan iklim, termasuk peningkatan suhu bumi, pencairan es di kutub, kenaikan permukaan air laut, dan cuaca ekstrem berdasarkan data ilmiah yang tersedia.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar (pergeseran musim, perubahan curah hujan, atau perubahan siklus makhluk hidup) dengan memperhatikan karakteristik objek yang diamati.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasakan perbedaan cuaca atau musim di daerah kalian dibanding beberapa tahun lalu? Apa yang kalian amati?
  2. Jika es di Kutub Utara terus mencair, kira-kira apa yang akan terjadi pada kota-kota pesisir di Indonesia seperti Jakarta atau Semarang?
  3. Apakah data dan fakta ilmiah yang kita lihat hari ini sudah cukup untuk meyakinkan kita bahwa perubahan iklim benar-benar terjadi? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid duduk melingkar atau berkelompok kecil (4–5 orang) untuk menciptakan suasana diskusi yang nyaman.
  • Guru menayangkan dua foto berdampingan: foto gletser atau es kutub tahun 1980-an vs. tahun 2020-an, tanpa memberi keterangan. Murid diminta mengamati selama 1 menit dalam keheningan penuh (mindful observation).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama: 'Pernahkah kalian merasakan perbedaan cuaca atau musim di daerah kalian dibanding beberapa tahun lalu?' Beberapa murid berbagi pengalaman singkat (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara eksplisit: murid akan mengidentifikasi fakta perubahan iklim dari data ilmiah dan berlatih mengamati fenomena di lingkungan sekitar secara sistematis.
  • Asesmen awal: Guru membagikan sticky note. Murid menuliskan satu hal yang sudah mereka ketahui tentang perubahan iklim dan satu pertanyaan yang ingin mereka temukan jawabannya. Sticky note ditempel di papan 'Apa yang Kita Tahu — Apa yang Ingin Kita Tahu'. Guru membaca sepintas untuk memetakan pemahaman awal kelas (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Data Ilmiah yang memuat: (1) grafik anomali suhu udara rata-rata tahunan Indonesia 2010–2022 dari 91 stasiun pengamatan BMKG, (2) data kenaikan permukaan laut global, (3) foto pencairan es di Greenland dan Antartika, dan (4) peta kejadian cuaca ekstrem di dunia 5 tahun terakhir.
  • Dalam kelompok kecil, murid membaca dan mendiskusikan lembar data tersebut selama 8 menit. Setiap anggota kelompok bertanggung jawab memahami minimal satu jenis data (pembagian peran: pengamat grafik suhu, pengamat data laut, pengamat data es, pengamat cuaca ekstrem).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat (5 menit): setiap kelompok menyampaikan satu fakta paling mengejutkan yang mereka temukan dari data. Guru mencatat kata kunci di papan tulis: peningkatan suhu, pencairan es, kenaikan permukaan laut, cuaca ekstrem.
  • Guru memberikan penjelasan konsep singkat (5 menit) menggunakan peta konsep Bab VIII: menghubungkan fakta-fakta yang sudah disebutkan murid dengan konsep efek rumah kaca, peningkatan CO2, dan aktivitas manusia sebagai penyebab utama. Guru menekankan bahwa fakta-fakta ini bukan opini melainkan hasil pengukuran ilmiah.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan Lembar Kerja Pengamatan Fenomena Perubahan Iklim Lokal. Lembar kerja berisi tabel dengan kolom: Fenomena yang Diamati, Karakteristik Objek (ukuran/intensitas/frekuensi/waktu), Perubahan yang Terdeteksi, dan Sumber Data/Bukti.
  • Murid secara berkelompok memilih satu fenomena lokal yang relevan untuk diamati dan dicatat: (a) pergeseran musim hujan/kemarau di daerah setempat berdasarkan pengalaman keluarga atau data BMKG lokal, (b) perubahan curah hujan dari berita/media lokal, atau (c) perubahan siklus tanam/panen petani di sekitar sekolah.
  • Kelompok mengisi tabel pengamatan pada lembar kerja berdasarkan data yang tersedia (artikel berita, data BMKG yang sudah disiapkan guru, atau pengetahuan pribadi yang dikritisi). Guru menekankan pentingnya mencatat karakteristik objek secara spesifik, bukan hanya kesan umum (misalnya: 'curah hujan Oktober turun 30% dibanding 10 tahun lalu', bukan 'hujannya berkurang').
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil lembar kerja mereka dalam format gallery walk: lembar kerja ditempel di dinding, kelompok lain berkeliling membaca dan memberi komentar tertulis di sticky note (2 komentar positif + 1 pertanyaan klarifikasi) selama 8 menit.
  • Guru berkeliling selama gallery walk, mengajukan pertanyaan menggali seperti: 'Dari mana kalian mendapat data ini?', 'Apakah karakteristik yang kalian catat sudah cukup spesifik?', 'Bagaimana cara kalian membedakan variasi cuaca biasa dengan perubahan iklim?' untuk mendorong penalaran kritis.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah gallery walk, murid kembali ke kelompok masing-masing dan membaca komentar serta pertanyaan dari kelompok lain. Mereka mendiskusikan selama 3 menit: apakah ada yang perlu direvisi atau ditambahkan pada lembar kerja mereka?
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas (5 menit) dengan pertanyaan: 'Dari semua fenomena yang kelompok-kelompok kalian amati, apakah ada pola yang sama? Apa artinya bagi kalian sebagai warga Indonesia?' Guru mengaitkan temuan lokal dengan data global yang sudah dipelajari di tahap Memahami.
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat (3–4 kalimat) di jurnal belajar atau balik lembar kerja: (1) satu fakta perubahan iklim yang paling mengena bagi mereka secara pribadi, dan (2) satu hal yang ingin mereka lakukan setelah mengetahui fakta ini. Tulisan ini bersifat pribadi dan tidak dinilai — bertujuan membangun koneksi bermakna antara sains dan kehidupan nyata.
  • Guru mengajak murid kembali ke papan 'Apa yang Kita Tahu — Apa yang Ingin Kita Tahu' di pendahuluan. Murid diminta menambahkan sticky note baru berwarna berbeda: satu hal yang kini sudah mereka pahami, dan apakah pertanyaan awal mereka sudah terjawab.

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: guru mengajukan pertanyaan, murid melengkapi jawaban. Ringkasan mencakup: apa saja fakta perubahan iklim, bagaimana cara mengamati fenomena secara ilmiah, dan mengapa data penting dalam sains.
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat: murid secara individu menjawab 3 pertanyaan tertulis pada selembar kertas (exit ticket) — (1) Sebutkan 3 fakta perubahan iklim berdasarkan data ilmiah, (2) Apa satu fenomena perubahan iklim yang dapat diamati di lingkungan sekitar kalian, dan (3) Apa karakteristik spesifik yang perlu dicatat saat mengamati fenomena tersebut? (5 menit)
  • Guru mengumpulkan exit ticket untuk diperiksa sebelum pertemuan berikutnya sebagai bahan umpan balik.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu fenomena alam di lingkungan rumah selama seminggu ke depan dan mencatat observasi mereka di jurnal sederhana sebagai bekal pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup kelas dengan apresiasi tulus atas partisipasi murid dan menyampaikan satu kalimat penguat: 'Data yang kalian baca hari ini bukan hanya angka — itu adalah cerita tentang bumi yang kita tinggali bersama.'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan scaffolding lebih: guru menyediakan versi lembar data dengan penjelasan singkat di setiap grafik dan kosakata kunci yang sudah diberi definisi. Untuk murid yang sudah memiliki pemahaman lebih maju: guru menyediakan artikel ilmiah singkat dari IPCC atau BMKG yang memuat data lebih kompleks sebagai bahan tambahan.
  • Proses: Murid yang memerlukan lebih banyak waktu dapat menyelesaikan lembar kerja pengamatan dengan panduan pertanyaan bertahap (fill-in framework). Murid yang lebih cepat selesai dapat ditantang untuk membandingkan dua fenomena berbeda dan menganalisis mana yang memiliki kaitan lebih kuat dengan perubahan iklim global, disertai alasan berbasis data.
  • Produk: Hasil pengamatan dapat disajikan dalam bentuk tabel terstruktur (default), narasi deskriptif, atau infografis sederhana tangan sesuai kekuatan masing-masing murid. Semua format tetap harus memuat elemen wajib: fenomena, karakteristik spesifik, dan bukti/sumber data.

ASESMEN

Awal:

  • Sticky note diagnostik di awal pendahuluan: murid menuliskan satu hal yang sudah diketahui tentang perubahan iklim dan satu pertanyaan yang ingin dijawab. Guru membaca secara cepat untuk memetakan titik awal pemahaman kelas sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru selama diskusi kelompok pada tahap Memahami: apakah murid dapat membaca grafik dan mengidentifikasi pola data dengan benar?
  • Penilaian lembar kerja pengamatan saat tahap Mengaplikasi: guru berkeliling memeriksa apakah murid mencatat karakteristik objek secara spesifik dan menyertakan sumber data.
  • Kualitas komentar tertulis antar kelompok saat gallery walk: apakah komentar berbasis bukti data atau hanya bersifat umum?

Akhir:

  • Exit ticket individu (3 soal tertulis) yang dikumpulkan di akhir pertemuan: (1) Sebutkan 3 fakta perubahan iklim berdasarkan data ilmiah, (2) Tuliskan satu fenomena perubahan iklim yang dapat diamati di lingkungan sekitar beserta karakteristik spesifiknya, (3) Jelaskan mengapa penting mencatat karakteristik objek secara spesifik dalam pengamatan ilmiah.

Formatif:

  • Sticky note awal: pemetaan pengetahuan awal dan pertanyaan murid di papan 'Apa yang Kita Tahu — Apa yang Ingin Kita Tahu'
  • Observasi guru selama diskusi kelompok dan gallery walk menggunakan catatan anekdotal singkat
  • Komentar tertulis antar kelompok saat gallery walk sebagai bukti kemampuan mengevaluasi pengamatan teman
  • Jurnal refleksi individu di akhir kegiatan inti

Sumatif:

  • Exit ticket 3 pertanyaan tertulis: mengidentifikasi fakta perubahan iklim berdasarkan data, menyebut fenomena lokal yang dapat diamati, dan menjelaskan karakteristik yang perlu dicatat dalam pengamatan ilmiah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi fakta perubahan iklim berdasarkan data ilmiah (TP 10.8.1.1)Murid belum dapat menyebutkan fakta perubahan iklim, atau menyebutkan fakta yang tidak sesuai dengan data ilmiah yang disajikan.Murid dapat menyebutkan 1–2 fakta perubahan iklim (misalnya suhu naik atau es mencair) tetapi belum mengaitkannya dengan data spesifik dari grafik atau sumber ilmiah.Murid dapat mengidentifikasi 3 fakta perubahan iklim (peningkatan suhu, pencairan es, kenaikan permukaan laut, atau cuaca ekstrem) dan mengaitkannya dengan data ilmiah yang disajikan dengan benar.Murid dapat mengidentifikasi minimal 4 fakta perubahan iklim, mengaitkan setiap fakta dengan data ilmiah spesifik, dan mampu menjelaskan hubungan antar fakta tersebut sebagai bukti terjadinya perubahan iklim secara sistemis.
Mengamati dan mencatat fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar (TP 10.8.1.2)Murid belum dapat mengidentifikasi fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar, atau catatan pengamatan tidak memuat karakteristik objek yang diamati.Murid mengidentifikasi satu fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar tetapi catatan pengamatan masih bersifat umum (misalnya 'hujannya berubah') tanpa karakteristik spesifik atau sumber data.Murid mengamati dan mencatat satu fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar (pergeseran musim, curah hujan, atau siklus makhluk hidup) dengan menyertakan karakteristik spesifik objek yang diamati dan merujuk pada sumber data yang relevan.Murid mengamati dan mencatat fenomena perubahan iklim di lingkungan sekitar secara sistematis dengan karakteristik objek yang spesifik dan terukur, menyertakan sumber data yang dapat diverifikasi, serta mampu menghubungkan fenomena lokal tersebut dengan fakta perubahan iklim global.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah data ilmiah yang saya siapkan sudah cukup kontekstual dan relevan dengan pengalaman murid di daerah ini?
  • Seberapa efektif tahap gallery walk dalam mendorong murid saling memberi umpan balik berbasis bukti?
  • Apakah seluruh kelompok memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan lembar kerja pengamatan? Perlu penyesuaian alokasi waktu?
  • Dari exit ticket yang dikumpulkan, berapa persen murid yang sudah mencapai TP 10.8.1.1 dan 10.8.1.2? Apa tindak lanjut yang perlu dilakukan di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Fakta perubahan iklim mana yang paling mengejutkan atau menyentuhmu hari ini? Mengapa?
  • Apakah kamu merasa pengamatanmu tentang fenomena lokal sudah cukup ilmiah? Apa yang ingin kamu perbaiki?
  • Apakah hari ini kamu merasa lebih yakin bahwa perubahan iklim benar-benar terjadi? Apa yang membuatmu yakin atau ragu?
  • Satu hal konkret apa yang ingin kamu lakukan setelah mengetahui fakta-fakta ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA Kelas X Edisi Revisi — Bab VIII Perubahan Iklim (Niken Resminingpuri Krisdianti, Elizabeth Tjahjadarmawan, Ayuk Ratna Puspaningsih, Kemdikbudristek 2023)
  2. Panduan Guru IPA Kelas X Edisi Revisi — Panduan Khusus Bab VIII
  3. Data grafik anomali suhu udara rata-rata tahunan Indonesia 2010–2022 dari BMKG (dapat diunduh di bmkg.go.id)
  4. Foto perbandingan es gletser dan kutub dari berbagai tahun (tersedia di NASA Climate Change: climate.nasa.gov atau National Geographic)
  5. Peta kejadian cuaca ekstrem global dari NOAA atau IPCC (tersedia daring, dapat dicetak sebagai lembar data)
  6. Lembar Kerja Pengamatan Fenomena Perubahan Iklim Lokal (dibuat guru, dicetak per kelompok)
  7. Sticky note dua warna (untuk asesmen awal dan refleksi akhir)
  8. Papan tempel atau dinding kelas untuk gallery walk
  9. Proyektor atau layar untuk menampilkan foto dan peta konsep

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.