Modul AjarPertemuan 4Bab 7Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Potensi Energi Terbarukan Lokal dan Dampak Penggunaannya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Potensi Energi Terbarukan Lokal dan Dampak Penggunaannya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Potensi Energi Terbarukan Lokal dan Dampak Penggunaannya

IPA - Kelas 10

Bab 7 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Potensi Energi Terbarukan Lokal dan Dampak Penggunaannya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPotensi Energi Terbarukan Lokal dan Dampak Penggunaannya
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi potensi sumber energi terbarukan di lingkungan sekitar sekolah atau tempat tinggal melalui kegiatan pengamatan dan pencatatan data secara sistematis.
  2. Murid dapat menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan energi terbarukan dari aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi untuk mendukung keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan SDGs.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengamati sumber energi apa saja yang tersedia di sekitar tempat tinggal kalian tetapi belum dimanfaatkan secara optimal?
  2. Jika desa atau kota kalian ingin beralih sepenuhnya ke energi terbarukan, dampak apa saja yang mungkin terjadi bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian setempat?
  3. Mengapa beberapa daerah berhasil memanfaatkan energi terbarukan lokal sementara daerah lain belum? Faktor apa yang membedakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menayangkan video singkat (2-3 menit) tentang masyarakat Desa Plaosan yang membangun pembangkit listrik tenaga mikro-hidro dari potensi alam lokal.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa potensi energi terbarukan yang ada di sekitar sekolah atau rumah kalian?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini.
  • Asesmen awal diagnostik: murid menuliskan pada sticky note tiga hal yang mereka ketahui tentang energi terbarukan dan satu pertanyaan yang ingin mereka jawab hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan peta konsep singkat tentang jenis-jenis energi terbarukan (surya, angin, air, biomassa, panas bumi) dan kaitannya dengan SDGs Nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau).
  • Murid membaca cuplikan berita tentang pemanfaatan sumber energi lokal oleh masyarakat (sumber: Buku Siswa Aktivitas 7.3-7.4) secara individu selama 5 menit.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat untuk memastikan pemahaman konsep potensi energi lokal dan hubungannya dengan keseimbangan ekosistem.
  • Murid mencatat poin-poin kunci di buku catatan mereka dengan format tabel: jenis energi – sumber lokal – prinsip kerja.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Pengamatan Potensi Energi Lokal.
  • Setiap kelompok melakukan pengamatan virtual atau berbasis pengalaman terhadap kondisi geografis lingkungan sekitar (menggunakan peta daerah, foto satelit, atau pengalaman langsung) untuk mengidentifikasi minimal 3 potensi sumber energi terbarukan.
  • Murid mencatat data pengamatan secara sistematis dalam tabel: lokasi, jenis sumber energi, estimasi ketersediaan, dan potensi pemanfaatan.
  • Setiap kelompok menganalisis dampak positif dan negatif dari pemanfaatan masing-masing sumber energi yang teridentifikasi menggunakan format matriks SWOT sederhana (aspek lingkungan, sosial, ekonomi).
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis (3 menit per kelompok) dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi reflektif: 'Dari seluruh potensi energi yang teridentifikasi, mana yang paling layak dikembangkan di daerah kita? Mengapa?'
  • Murid secara individu menulis paragraf refleksi singkat (5-7 kalimat) yang menghubungkan temuan pengamatan dengan tujuan SDGs dan keseimbangan ekosistem.
  • Guru memberikan umpan balik terhadap beberapa refleksi murid dan mengaitkan dengan tanggung jawab warga negara terhadap keberlanjutan lingkungan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: potensi energi terbarukan lokal dan pentingnya analisis dampak sebelum implementasi.
  • Asesmen akhir: murid mengerjakan soal esai singkat (2 soal) secara individu.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan memberikan penugasan mandiri untuk mengamati satu potensi energi terbarukan di lingkungan rumah.
  • Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi dan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat infografis ringkasan jenis energi terbarukan dengan penjelasan visual. Murid yang sudah mahir mendapat artikel tambahan tentang studi kasus energi terbarukan di negara berkembang.
  • Proses: Kelompok heterogen: murid dengan kemampuan analisis kuat dipasangkan dengan yang masih berkembang agar terjadi peer tutoring. Murid cepat dapat mengeksplorasi analisis kuantitatif sederhana (estimasi daya listrik).
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih menyajikan hasil dalam bentuk tabel sederhana. Murid mahir menyusun rekomendasi tertulis lengkap dengan justifikasi berbasis data.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan pada sticky note: tiga hal yang sudah diketahui tentang energi terbarukan dan satu pertanyaan yang ingin dijawab (teknik KWL sederhana).
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Sebutkan contoh energi terbarukan yang kalian ketahui dan di mana sumber itu bisa ditemukan.'

Proses:

  • Checklist pengamatan: guru mengamati kemampuan murid mengidentifikasi potensi energi lokal dan mencatat data secara sistematis dalam Lembar Kerja.
  • Penilaian kualitas analisis dampak dalam matriks SWOT kelompok (relevansi aspek lingkungan, sosial, ekonomi).
  • Tanya jawab selama presentasi untuk mengecek kedalaman pemahaman konsep dan kemampuan berargumentasi.

Akhir:

  • Soal esai 1: Identifikasikan minimal 3 potensi sumber energi terbarukan di lingkungan sekitar kalian. Jelaskan karakteristik masing-masing dan alasan mengapa sumber tersebut berpotensi dikembangkan.
  • Soal esai 2: Pilihlah satu sumber energi terbarukan dari jawaban soal 1. Analisislah dampak positif dan negatif penggunaannya dari aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Hubungkan analisis kalian dengan tujuan SDGs yang relevan.

Formatif:

  • Observasi partisipasi diskusi kelompok menggunakan checklist keterlibatan
  • Penilaian Lembar Kerja Pengamatan Potensi Energi Lokal (kelengkapan data, sistematika pencatatan)
  • Umpan balik lisan saat presentasi kelompok

Sumatif:

  • Soal esai individu: (1) Identifikasi 3 potensi energi terbarukan di daerahmu dan jelaskan alasan pemilihan; (2) Analisis dampak positif dan negatif dari salah satu sumber energi tersebut terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi
  • Paragraf refleksi individu yang menghubungkan temuan dengan SDGs

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Potensi Energi Terbarukan Lokal (TP 10.7.4.1)Tidak mampu menyebutkan potensi energi terbarukan lokal atau data pengamatan tidak tercatat.Menyebutkan 1-2 potensi energi terbarukan tetapi pencatatan data belum sistematis dan kurang lengkap.Mengidentifikasi 3 potensi energi terbarukan lokal dengan pencatatan data yang cukup sistematis mencakup lokasi dan jenis sumber.Mengidentifikasi lebih dari 3 potensi energi terbarukan lokal dengan pencatatan data sangat sistematis, lengkap (lokasi, jenis, estimasi ketersediaan, potensi pemanfaatan), dan disertai justifikasi.
Analisis Dampak Penggunaan Energi Terbarukan (TP 10.7.4.2)Tidak mampu menyebutkan dampak penggunaan energi terbarukan atau hanya menyebutkan tanpa penjelasan.Menyebutkan dampak positif atau negatif saja dari satu aspek (lingkungan/sosial/ekonomi) dengan penjelasan terbatas.Menganalisis dampak positif dan negatif dari minimal 2 aspek (lingkungan, sosial, atau ekonomi) dengan penjelasan logis dan dikaitkan dengan keseimbangan ekosistem.Menganalisis dampak positif dan negatif secara komprehensif dari ketiga aspek (lingkungan, sosial, ekonomi) dengan argumen berbasis data, dikaitkan dengan keseimbangan ekosistem dan tujuan SDGs secara tepat.
Keterampilan Proses: Pengamatan dan Pencatatan DataTidak melakukan pengamatan atau tidak ada catatan data.Melakukan pengamatan tetapi pencatatan tidak terstruktur dan banyak data yang terlewat.Melakukan pengamatan dengan baik dan mencatat data dalam format tabel yang terstruktur dengan sebagian besar kolom terisi.Melakukan pengamatan cermat, mencatat data secara lengkap dan terstruktur dalam format tabel, serta menambahkan catatan observasi tambahan yang relevan.
Kolaborasi dan Komunikasi dalam KelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil kerja.Berpartisipasi minimal dalam diskusi, kontribusi terbatas, dan belum mampu menyampaikan ide dengan jelas.Berpartisipasi aktif dalam diskusi, berkontribusi pada hasil kerja kelompok, dan mampu menyampaikan ide dengan cukup jelas saat presentasi.Berperan aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi, memberikan kontribusi substansial, menyampaikan hasil analisis dengan jelas, sistematis, dan mampu merespons pertanyaan dengan argumen yang kuat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil mengidentifikasi minimal 3 potensi energi terbarukan lokal? Jika belum, strategi scaffolding apa yang perlu ditambahkan?
  • Apakah kegiatan pengamatan dan analisis dampak sudah cukup menantang bagi murid yang mahir dan tetap terjangkau bagi yang membutuhkan dukungan?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelompok? Apakah prinsip pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) sudah tercermin dalam proses belajar?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya agar koneksi antara materi dengan SDGs lebih kuat?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang potensi energi terbarukan di lingkungan saya?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagi saya? Mengapa?
  • Bagaimana saya bisa menerapkan pengetahuan tentang energi terbarukan lokal ini dalam kehidupan sehari-hari atau untuk membantu masyarakat sekitar?
  • Apa yang masih ingin saya ketahui lebih lanjut tentang energi terbarukan dan dampaknya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi) — Bab 7: Energi Terbarukan, Aktivitas 7.3 dan 7.4
  2. Buku Guru IPA SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi) — Panduan Bab 7
  3. Video dokumenter singkat tentang pemanfaatan energi terbarukan lokal (contoh: PLTA Mikro Desa Plaosan)
  4. Peta wilayah atau citra satelit lingkungan sekitar sekolah (Google Maps/Google Earth)
  5. Lembar Kerja Murid: Pengamatan Potensi Energi Lokal dan Matriks Analisis Dampak
  6. Infografis jenis-jenis energi terbarukan dan kaitannya dengan SDGs Nomor 7
  7. Sang, D., Jones, G., Chadha, G., and Woodside, R. 2010. Cambridge International AS and A Level Coursebook, Second Edition Physics. UK: Cambridge University Press.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.