Modul AjarPertemuan 7Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Ciri-Ciri Jamur (Fungi) dan Peranannya dalam Kehidupan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Ciri-Ciri Jamur (Fungi) dan Peranannya dalam Kehidupan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Ciri-Ciri Jamur (Fungi) dan Peranannya dalam Kehidupan

IPA - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Ciri-Ciri Jamur (Fungi) dan Peranannya dalam Kehidupan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikCiri-Ciri Jamur (Fungi) dan Peranannya dalam Kehidupan
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan ciri-ciri jamur (hifa, spora) beserta peranannya yang positif (bioteknologi pangan) dan negatif (penyebab penyakit) dalam kehidupan.
  2. Murid dapat merancang dan melakukan penyelidikan sederhana untuk menguji faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur, kemudian menganalisis data yang diperoleh.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menemukan roti berjamur di rumah? Mengapa jamur bisa tumbuh di situ dan bukan di tempat lain?
  2. Jika jamur tidak memiliki klorofil, bagaimana cara mereka mendapatkan makanan untuk bertahan hidup?
  3. Mengapa beberapa jamur bermanfaat untuk membuat tempe dan tape, tetapi jamur lain justru menyebabkan penyakit kulit?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan memastikan kesiapan murid.
  • Guru menampilkan gambar roti berjamur dan jamur tiram yang dijual di pasar, lalu mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan garis besar kegiatan hari ini.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru meminta murid menuliskan di sticky note 2 hal yang sudah mereka ketahui tentang jamur dan 1 pertanyaan yang ingin dijawab hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan presentasi singkat (10 menit) tentang ciri-ciri jamur: struktur hifa, miselium, dinding sel kitin, dan reproduksi dengan spora (seksual dan aseksual).
  • Murid mengamati gambar/diagram struktur tubuh jamur dan membandingkannya dengan struktur sel tumbuhan yang sudah dipelajari sebelumnya.
  • Guru menjelaskan peranan positif jamur (fermentasi tempe, tape, roti, antibiotik penisilin) dan peranan negatif (panu, kaki atlet, busuk pada tanaman).
  • Murid secara berpasangan membuat peta konsep sederhana yang menghubungkan ciri-ciri jamur dengan peranannya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok (4-5 orang) dan menjelaskan tugas penyelidikan sederhana: merancang percobaan untuk menguji satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur (kelembapan, suhu, atau jumlah air pada media baglog).
  • Setiap kelompok menentukan variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol, lalu menyusun langkah kerja percobaan secara tertulis dalam lembar kerja.
  • Kelompok menyiapkan rancangan tabel pengamatan yang akan digunakan untuk mencatat data pertumbuhan jamur selama satu minggu ke depan (penugasan lanjutan di luar kelas).
  • Satu perwakilan kelompok mempresentasikan rancangan percobaan (2 menit per kelompok) dan kelompok lain memberikan masukan untuk perbaikan desain penyelidikan.
  • Guru memberikan umpan balik formatif terhadap rancangan percobaan: ketepatan variabel, kelayakan langkah kerja, dan kesesuaian tabel data.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menuliskan di jurnal belajar: (1) tiga konsep penting yang dipelajari hari ini, (2) bagaimana rancangan percobaan mereka dapat membuktikan hipotesis, dan (3) apa yang akan mereka lakukan berbeda jika mengulang proses perancangan.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: Apa hubungan antara ciri-ciri jamur (membutuhkan kelembapan, tidak berfotosintesis) dengan faktor pertumbuhan yang dipilih untuk diselidiki?
  • Murid melakukan penilaian diri menggunakan checklist sederhana terkait pemahaman ciri jamur dan keterampilan merancang penyelidikan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: ciri-ciri jamur (hifa, spora, heterotrof) dan peranannya (positif dan negatif).
  • Guru menegaskan tugas tindak lanjut: melaksanakan percobaan di rumah/sekolah selama satu minggu dan mencatat data di tabel pengamatan.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi murid dan menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan diberikan handout bergambar berisi ringkasan ciri-ciri jamur dan contoh peranannya. Murid mahir diberikan artikel tambahan tentang mikoriza dan bioremediasi fungi untuk memperluas wawasan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan mendapat scaffolding berupa template rancangan percobaan yang sudah terisi sebagian. Murid mahir diminta merancang percobaan dengan dua variabel bebas sekaligus.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan menyajikan rancangan dalam bentuk poin-poin sederhana. Murid mahir menyajikan rancangan dalam format proposal mini lengkap dengan landasan teori singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan di sticky note: 2 hal yang sudah diketahui tentang jamur dan 1 pertanyaan tentang jamur yang ingin dijawab (teknik KWL sederhana).
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: Apa perbedaan jamur dengan tumbuhan? — untuk mengidentifikasi miskonsepsi awal.

Proses:

  • Guru mengecek peta konsep murid untuk memastikan pemahaman hubungan antara ciri jamur dan peranannya.
  • Guru melakukan observasi saat kerja kelompok menggunakan lembar pengamatan: partisipasi, penentuan variabel, dan kolaborasi.
  • Guru memberikan umpan balik langsung saat presentasi rancangan percobaan: ketepatan identifikasi variabel dan kelayakan prosedur.

Akhir:

  • Murid mengumpulkan lembar kerja rancangan percobaan kelompok yang dinilai berdasarkan rubrik (identifikasi variabel, langkah kerja, tabel pengamatan).
  • Kuis singkat individu (5 soal): 3 soal tentang ciri-ciri jamur dan peranannya, 2 soal tentang konsep variabel dalam penyelidikan.

Formatif:

  • Peta konsep berpasangan tentang ciri dan peranan jamur
  • Observasi diskusi kelompok saat merancang penyelidikan
  • Umpan balik lisan terhadap presentasi rancangan percobaan
  • Checklist penilaian diri murid

Sumatif:

  • Laporan rancangan percobaan tertulis (lembar kerja kelompok) dinilai menggunakan rubrik
  • Laporan hasil penyelidikan (dikumpulkan minggu berikutnya setelah percobaan selesai)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Ciri-Ciri dan Peranan Jamur (TP 10.6.7.1)Tidak dapat menyebutkan ciri-ciri jamur atau peranannya, banyak miskonsepsi.Menyebutkan 1-2 ciri jamur (hifa atau spora) tetapi belum tepat menjelaskan peranan positif maupun negatif.Mendeskripsikan ciri-ciri jamur (hifa, spora, heterotrof) dan menyebutkan contoh peranan positif dan negatif dengan benar.Mendeskripsikan ciri-ciri jamur secara lengkap dan menjelaskan hubungan antara ciri jamur dengan peranannya disertai contoh spesifik dari bioteknologi pangan dan penyakit.
Keterampilan Merancang Penyelidikan (TP 10.6.7.2)Tidak dapat mengidentifikasi variabel percobaan dan langkah kerja tidak tersusun.Mengidentifikasi variabel bebas tetapi belum tepat menentukan variabel terikat dan kontrol; langkah kerja belum runtut.Mengidentifikasi variabel bebas, terikat, dan kontrol dengan benar; menyusun langkah kerja yang logis dan tabel pengamatan yang sesuai.Merancang penyelidikan dengan variabel yang tepat, langkah kerja rinci dan sistematis, tabel data lengkap, serta mampu mengantisipasi potensi kekeliruan dalam percobaan.
Analisis Data dan Penarikan Kesimpulan (TP 10.6.7.2)Tidak dapat menyajikan data dalam tabel atau menarik kesimpulan dari data.Menyajikan data dalam tabel tetapi belum mampu mengidentifikasi pola atau hubungan antar variabel.Menyajikan data secara terorganisasi, mengidentifikasi pola, dan menarik kesimpulan yang sesuai dengan data percobaan.Menyajikan data secara sistematis, menganalisis pola dan hubungan antar variabel, menarik kesimpulan berdasarkan bukti, dan mengevaluasi keterbatasan percobaan.
Kolaborasi dalam Kerja KelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada produk kelompok.Berpartisipasi minimal dalam kelompok, mengikuti arahan teman tanpa inisiatif sendiri.Berpartisipasi aktif, menyumbangkan ide, dan menghargai pendapat anggota kelompok lain.Memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok secara efektif, mendorong kontribusi semua anggota, dan membantu menyelesaikan perbedaan pendapat secara konstruktif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu membedakan ciri jamur dari organisme lain (tumbuhan, bakteri) dengan tepat?
  • Apakah alokasi waktu untuk tahap merancang penyelidikan sudah memadai atau perlu ditambah pada pertemuan berikutnya?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif membantu murid dengan kecepatan belajar berbeda?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memicu rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang saya pelajari hari ini tentang jamur?
  • Apakah saya sudah memahami perbedaan antara variabel bebas, terikat, dan kontrol dalam percobaan saya?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang masih membingungkan dan perlu saya pelajari lebih lanjut?
  • Apa yang akan saya lakukan agar percobaan kelompok saya berjalan dengan baik minggu depan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Bab VI: Keanekaragaman Makhluk Hidup, halaman tentang Fungi
  2. Campbell, Neil A. dan Reece, Jane B. 2010. Biologi. Jakarta: Erlangga (bab tentang Fungi)
  3. Gambar/diagram struktur tubuh jamur (hifa, miselium, spora)
  4. Media presentasi (slide PowerPoint/Canva) tentang ciri dan peranan jamur
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD): Rancangan Percobaan Pertumbuhan Jamur
  6. Sticky note untuk asesmen awal
  7. Video pendek tentang proses fermentasi tempe menggunakan jamur Rhizopus (opsional, jika tersedia LCD projector)
  8. Contoh baglog jamur tiram atau foto baglog untuk demonstrasi konteks percobaan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.