Modul AjarPertemuan 12Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Proyek: Identifikasi Masalah Penurunan Populasi Spesies dan Solusinya di Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Proyek: Identifikasi Masalah Penurunan Populasi Spesies dan Solusinya di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Proyek: Identifikasi Masalah Penurunan Populasi Spesies dan Solusinya di Lingkungan Sekitar

IPA - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proyek: Identifikasi Masalah Penurunan Populasi Spesies dan Solusinya di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProyek: Identifikasi Masalah Penurunan Populasi Spesies dan Solusinya di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang langkah-langkah penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab penurunan populasi suatu spesies di lingkungan sekitar menggunakan metode ilmiah.
  2. Murid dapat menerapkan prinsip klasifikasi dan strategi pelestarian keanekaragaman hayati untuk merumuskan solusi konkret terhadap masalah penurunan populasi spesies yang diidentifikasi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa spesies tertentu di sekitar kita bisa mengalami penurunan jumlah yang drastis, padahal dulunya mudah dijumpai?
  2. Jika kalian menjadi peneliti, langkah ilmiah apa yang akan kalian lakukan untuk menyelamatkan spesies terancam punah dari lingkungan kita sendiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka dengan salam, berdoa, dan mengecek kehadiran murid (Berkesadaran).
  • Guru menampilkan foto spesies lokal yang pernah melimpah namun kini langka (misal: ikan wader, burung kuntul, atau tanaman obat) dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggali pengalaman murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario proyek: hari ini murid akan berperan sebagai tim peneliti muda untuk merancang penyelidikan ilmiah dan merumuskan solusi pelestarian spesies terancam di lingkungan sekitar.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan: 'Apa yang kalian ingat tentang metode ilmiah dan klasifikasi makhluk hidup?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Kelompok (4-5 orang) memilih satu spesies lokal yang penurunannya paling mereka kenali atau berdasarkan data awal yang telah dibawa dari rumah.
  • Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri spesies tersebut dan menempatkannya dalam sistem klasifikasi (kingdom, filum, kelas, spesies) dengan menggunakan sumber bacaan atau internet.
  • Kelompok mencurahkan dugaan sementara penyebab penurunan (misal: alih fungsi lahan, perburuan, pencemaran) dan menuliskan dalam peta pikiran sederhana.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan LKPD Proyek Tahap 1 & 2 yang berisi panduan merancang penyelidikan: menentukan pertanyaan penelitian, hipotesis, variabel (jika relevan), metode pengumpulan data (observasi, wawancara, kuesioner, atau studi literatur), serta alat/bahan yang dibutuhkan.
  • Murid menyusun rancangan penyelidikan secara runtut dalam bentuk proposal mini, dilengkapi instrumen wawancara atau lembar observasi (Berkesadaran, karena mereka mempertimbangkan etika dan dampak pada lingkungan).
  • Berdasarkan dugaan penyebab, kelompok menerapkan strategi pelestarian yang telah dipelajari (penangkaran, restorasi habitat, perlindungan hukum, atau kampanye edukasi) untuk merumuskan paling sedikit dua solusi konkret yang aplikatif di lingkungan sekitar.
  • Setiap kelompok memilih format penyajian (poster, slide presentasi, atau peta rencana aksi) untuk memvisualisasikan rancangan penyelidikan dan solusinya (Kreativitas).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Perwakilan kelompok menyajikan hasil rancangannya di depan kelas (presentasi 3 menit).
  • Kelompok lain memberikan umpan balik dengan menggunakan kartu 'Bintang dan Harapan' – hal yang sudah bagus dan saran perbaikan.
  • Murid mencatat masukan dan melakukan refleksi tertulis tentang: kendala saat menyusun rencana, kekuatan rancangannya, dan bagaimana ilmu yang dipelajari membantu mereka peduli pada lingkungan sekitar.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa perancangan penyelidikan ilmiah dan solusi berbasis data merupakan langkah penting dalam pelestarian hayati.
  • Guru memberikan asesmen akhir: setiap kelompok mengumpulkan rancangan penyelidikan dan daftar solusi yang telah dilengkapi.
  • Guru memberikan apresiasi dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya (pelaksanaan penyelidikan/pengumpulan data di lapangan).
  • Guru menutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih spesies dengan tingkat kesulitan identifikasi yang berbeda: spesies umum (seperti kucing liar) untuk yang memerlukan dukungan, atau spesies endemik/eksotis untuk yang sudah mahir.
  • Proses: Bagi kelompok dengan kemandirian tinggi, guru hanya menyediakan pertanyaan pemandu umum; bagi kelompok yang masih perlu bimbingan, guru memberikan contoh konkret dan template LKPD yang lebih terstruktur.
  • Produk: Murid bebas memilih bentuk penyajian rancangan: poster digital, slide presentasi, video singkat, atau skema A3 sesuai minat dan gaya belajar.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab singkat: 'Sebutkan langkah-langkah metode ilmiah yang kamu ingat!' dan 'Bagaimana cara mengelompokkan makhluk hidup?' untuk mengukur pengetahuan prasyarat.

Proses:

  • Guru berkeliling dan mencatat keaktifan serta ketepatan langkah ilmiah dalam rancangan kelompok dengan lembar observasi.
  • Ceklis penerapan prinsip klasifikasi dan strategi pelestarian pada saat diskusi kelompok.

Akhir:

  • Penilaian proposal mini penyelidikan dan daftar solusi menggunakan rubrik: kelengkapan metode ilmiah, ketepatan klasifikasi, kelayakan solusi, dan kreativitas penyajian.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan dalam diskusi kelompok menggunakan ceklis partisipasi.
  • Penilaian lisan saat pemaparan awal identifikasi masalah.
  • Umpan balik tertulis dari teman sebaya (Bintang dan Harapan).

Sumatif:

  • Penilaian produk rancangan penyelidikan dan solusi menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Perancangan Metode IlmiahPertanyaan penelitian tidak jelas, tidak ada hipotesis, dan langkah pengumpulan data tidak terurai.Pertanyaan penelitian cukup jelas, hipotesis ada namun tidak lengkap, langkah pengumpulan data masih acak.Pertanyaan penelitian terarah, hipotesis logis, langkah pengumpulan data sistematis walau kurang rinci pada alat/bahan.Seluruh komponen metode ilmiah tersusun runtut: pertanyaan, hipotesis, variabel (jika ada), prosedur lengkap dengan alat dan instrumen, serta rencana analisis data sederhana.
Penerapan Klasifikasi dan Strategi PelestarianKlasifikasi spesies salah total dan solusi tidak menggunakan prinsip pelestarian yang benar.Klasifikasi benar pada tingkat kingdom/filum, solusi disebutkan namun belum berbasis strategi pelestarian yang tepat.Klasifikasi akurat hingga ordo/kelas, minimal satu solusi menerapkan strategi pelestarian (restorasi, konservasi in-situ/ex-situ) dan cukup rasional.Klasifikasi lengkap dan tepat hingga spesies, dua atau lebih solusi orisinal yang jelas mengacu pada strategi pelestarian keanekaragaman hayati dan mempertimbangkan kearifan lokal.
Kreativitas dan KomunikasiPenyajian tidak rapi, tidak terbaca, dan presentasi tidak terstruktur.Penyajian cukup terbaca tetapi kurang menarik, presentasi terbata-bata namun isi tersampaikan.Penyajian menarik dan jelas, presentasi lancar serta menjawab pertanyaan dengan baik.Penyajian sangat kreatif (visual memukau, analogi unik) dan presentasi komunikatif, mampu memantik diskusi serta menerima masukan secara terbuka.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil merancang langkah penyelidikan sesuai format metode ilmiah?
  • Sejauh mana siswa mampu mengaitkan klasifikasi dengan solusi pelestarian?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan membantu semua kelompok?
  • Bagaimana saya dapat memperkuat kesadaran ekologis pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik dari kegiatan merancang penyelidikan hari ini?
  • Kesulitan apa yang kamu temui saat menghubungkan penyebab penurunan spesies dengan solusi berbasis sains?
  • Setelah meahami penyebab kelangkaan spesies di sekitarmu, tindakan nyata apa yang akan kamu lakukan sebagai pelajar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Ilmu Pengetahuan Alam SMA/MA Kelas X Edisi Revisi (Kemendikbudristek).
  2. Lembar Kerja Murid (LKPD) Proyek Tahap 1 & 2: rancangan penyelidikan spesies.
  3. Akses internet untuk mencari informasi klasifikasi dan status konservasi (misal: IUCN Red List, situs LIPI).
  4. Kartu 'Bintang dan Harapan' untuk umpan balik teman sebaya.
  5. Alat tulis, kertas plano, spidol warna, dan perangkat presentasi (laptop/proyektor).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.