MODUL AJAR IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPA |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Bentuk-Bentuk Interaksi Antarorganisme: Simbiosis, Predasi, Kompetisi, Netral, dan Antibiosis |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membedakan dan memberi contoh berbagai bentuk interaksi antarorganisme dalam ekosistem meliputi simbiosis (mutualisme, komensalisme, parasitisme), predasi, kompetisi, netral, dan antibiosis.
- Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah terkait interaksi antarorganisme yang diamati dan membuat prediksi dampaknya terhadap populasi organisme lain.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat burung jalak hinggap di punggung kerbau atau benalu yang menempel pada pohon mangga? Menurut kalian, apa yang sedang mereka lakukan dan apakah ada yang merasa dirugikan?
- Apa yang akan terjadi pada populasi rumput dan rusa di padang rumput jika jumlah singa tiba-tiba menurun drastis?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
- Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar burung jalak dan kerbau, serta tikus dan ular.
- Guru memberikan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik dan meminta murid menuliskan jawaban singkat di sticky notes untuk ditempel di papan tulis.
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran (TP) dan skenario kegiatan yang akan dilakukan hari ini.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengamati tayangan video atau gambar berbagai bentuk interaksi di alam (predasi ular-tikus, kompetisi pohon-rumput, netral pohon-ular, simbiosis, dan antibiosis jamur-bakteri).
- Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengklasifikasikan jenis interaksi berdasarkan keuntungan, kerugian, atau dampak netral bagi masing-masing organisme.
- Murid mencatat contoh-contoh spesifik dari setiap jenis interaksi yang ditemukan dalam tayangan atau buku teks.
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Kerja berisi studi kasus bergambar tentang suatu ekosistem (misalnya ekosistem sawah atau hutan yang mengalami perubahan lingkungan).
- Murid secara berkelompok mengidentifikasi dan merumuskan pertanyaan ilmiah terkait interaksi organisme dalam kasus tersebut (contoh: 'Bagaimana dampak penggunaan pestisida berlebih terhadap populasi katak dan serangga?').
- Murid membuat prediksi logis mengenai dampak perubahan satu populasi terhadap populasi organisme lain yang berinteraksi dengannya, berdasarkan konsep yang telah dipahami.
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil rumusan pertanyaan ilmiah dan prediksi dampak populasi di depan kelas.
- Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan yang membangun.
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep terkait miskonsepsi yang mungkin muncul selama diskusi.
- Murid menuliskan jurnal singkat berisi satu hal baru yang dipahami dan satu hal yang masih membingungkan terkait materi hari ini.
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan materi tentang bentuk-bentuk interaksi antarorganisme.
- Guru melaksanakan asesmen akhir (sumatif singkat) berupa kuis tertulis untuk mengukur ketercapaian TP.
- Guru memberikan penugasan ringan berupa observasi interaksi organisme di lingkungan sekitar rumah untuk dibahas pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks bacaan dengan gambar interaksi yang jelas dan sederhana; murid yang mahir diberikan artikel kasus nyata ekosistem yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang lebih cepat memahami konsep diarahkan untuk menjadi tutor sebaya di dalam kelompoknya saat merumuskan prediksi dampak.
- Produk: Murid dibebaskan menyajikan hasil analisis dan prediksi kelompok dalam bentuk tabel, peta konsep, atau infografis sederhana sesuai dengan minat mereka.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan menggunakan pertanyaan pemantik yang dijawab murid melalui sticky notes untuk memetakan pemahaman awal tentang interaksi makhluk hidup.
Proses:- Pemantauan dan observasi guru saat murid berdiskusi mengklasifikasikan interaksi dan merumuskan pertanyaan ilmiah, menggunakan rubrik observasi.
Akhir:- Kuis tertulis berisi 3-5 soal yang meminta murid membedakan jenis interaksi dari sebuah ilustrasi dan memprediksi dampak jika salah satu populasi dalam ilustrasi tersebut punah.
Formatif:- Observasi keaktifan murid selama diskusi kelompok.
- Penilaian Lembar Kerja (kemampuan merumuskan pertanyaan ilmiah dan membuat prediksi).
Sumatif:- Kuis tertulis di akhir pembelajaran berupa soal pilihan ganda kompleks dan esai singkat.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membedakan dan Memberi Contoh Interaksi Antarorganisme | Belum mampu menyebutkan jenis-jenis interaksi antarorganisme dan tidak dapat memberikan contoh. | Mampu menyebutkan beberapa jenis interaksi namun masih keliru dalam membedakan dan memberikan contohnya. | Mampu membedakan sebagian besar jenis interaksi (simbiosis, predasi, kompetisi, netral, antibiosis) dan memberikan contoh yang tepat. | Mampu membedakan seluruh jenis interaksi dengan sangat tepat, memberikan contoh yang beragam, serta mampu menjelaskan alasannya dengan detail. | | Mengidentifikasi Pertanyaan Ilmiah dan Memprediksi Dampak | Belum mampu merumuskan pertanyaan ilmiah dan tidak dapat membuat prediksi dampak terhadap populasi lain. | Mampu merumuskan pertanyaan sederhana namun belum sepenuhnya ilmiah, dan prediksi dampak yang dibuat kurang logis. | Mampu merumuskan pertanyaan ilmiah yang relevan dengan interaksi yang diamati dan membuat prediksi dampak yang logis terhadap populasi lain. | Mampu merumuskan pertanyaan ilmiah yang kritis dan mendalam, serta membuat prediksi dampak yang sangat logis, komprehensif, dan didukung oleh alasan saintifik yang kuat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu untuk kegiatan diskusi dan presentasi sudah cukup efektif?
- Apakah studi kasus yang diberikan mampu memancing murid untuk merumuskan pertanyaan ilmiah dengan baik?
- Bagaimana respons murid terhadap diferensiasi produk yang diberikan?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari materi interaksi antarorganisme ini yang paling menarik bagi saya?
- Apakah saya sudah bisa membedakan antara predasi, kompetisi, dan berbagai jenis simbiosis?
- Kesulitan apa yang saya hadapi saat mencoba memprediksi dampak perubahan populasi dalam ekosistem?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbudristek.
- Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X, Kemdikbudristek.
- Video dokumenter singkat tentang interaksi makhluk hidup di alam (YouTube/sumber relevan).
- Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi studi kasus ekosistem.
- Sticky notes dan alat tulis.
|