Modul AjarPertemuan 8Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Merancang Produk/Proses Kimia Ramah Lingkungan Berdasarkan 12 Prinsip Kimia Hijau (Perancangan Proyek)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Merancang Produk/Proses Kimia Ramah Lingkungan Berdasarkan 12 Prinsip Kimia Hijau (Perancangan Proyek)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Merancang Produk/Proses Kimia Ramah Lingkungan Berdasarkan 12 Prinsip Kimia Hijau (Perancangan Proyek)

IPA - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Merancang Produk/Proses Kimia Ramah Lingkungan Berdasarkan 12 Prinsip Kimia Hijau (Perancangan Proyek)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMerancang Produk/Proses Kimia Ramah Lingkungan Berdasarkan 12 Prinsip Kimia Hijau (Perancangan Proyek)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang suatu produk atau proses kimia sederhana yang berguna bagi kehidupan sehari-hari dan sesuai dengan minimal tiga prinsip kimia hijau, disertai persamaan reaksi kimia yang relevan.
  2. Murid dapat mengidentifikasi potensi kekeliruan dan ketidakpastian dalam rancangan proses kimia hijau yang dibuat serta mengusulkan cara memperbaikinya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kita bisa menciptakan produk yang bermanfaat tanpa merusak lingkungan?
  2. Apakah mungkin proses kimia di sekitar kita bisa diubah menjadi lebih ramah lingkungan? Amati dan bayangkan!
  3. Apa yang akan terjadi jika seluruh produk di dunia ini dibuat berdasarkan prinsip kimia hijau?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pentingnya menerapkan kimia hijau untuk masa depan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik dan menggali pengetahuan awal murid lewat asesmen diagnostik (lisan singkat tentang prinsip kimia hijau dan contoh produk ramah lingkungan).
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan menjelaskan skenario proyek: merancang produk/proses kimia sederhana yang menerapkan minimal tiga prinsip kimia hijau.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengamati dan mendiskusikan contoh-contoh proses kimia di sekitar (dari video atau artikel) yang tidak sesuai prinsip kimia hijau.
  • Bersama kelompok, murid mengidentifikasi 12 prinsip kimia hijau dan mencocokkan dengan masalah lingkungan yang mereka temui di kehidupan sehari-hari.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang stoikiometri dan persamaan reaksi yang relevan untuk membantu murid menuangkan ide dalam rancangan.
  • Murid menuliskan minimal satu ide produk/proses, lengkap dengan prinsip hijau yang akan diterapkan dan reaksi kimia yang mendasarinya (draf awal).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok merancang detail produk atau proses kimia hijau: nama produk/proses, bahan baku, langkah-langkah pembuatan/proses, prinsip hijau yang diterapkan (minimal 3), dan persamaan reaksi kimia setara yang relevan.
  • Murid membuat sketsa/desain awal, daftar alat dan bahan, serta membagi peran anggota kelompok.
  • Di tengah proses, murid secara sengaja diberi kartu ‘potensi masalah’ (atau diminta mengidentifikasi sendiri) untuk mengungkap kemungkinan kekeliruan atau ketidakpastian dalam rancangan (misal: bahan sulit diperoleh, reaksi kurang efisien, limbah baru).
  • Kelompok mengusulkan solusi perbaikan dan merevisi rancangan mereka.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Setiap kelompok mempresentasikan rancangan awal, potensi kekeliruan yang ditemukan, dan usulan perbaikannya kepada kelompok lain (teknik gallery walk atau panel).
  • Kelompok pendengar memberikan umpan balik menggunakan rubrik sederhana dan catatan kritis.
  • Murid melakukan penilaian diri sendiri dan sejawat terhadap proses kerja kelompok dan orisinalitas desain.
  • Guru memandu diskusi kelas untuk menyimpulkan refleksi bersama: mengapa kesalahan dalam rancangan itu wajar dan penting untuk diidentifikasi sejak awal.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin penting perancangan proyek kimia hijau.
  • Murid mengerjakan asesmen akhir (kuis singkat atau ceklis kelengkapan rancangan) untuk mengukur ketercapaian TP.
  • Guru memberikan apresiasi dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya untuk menjalankan proyek (jika memungkinkan) atau penyempurnaan desain di rumah.
  • Guru dan murid melakukan refleksi pembelajaran (lisan atau tertulis) dan menutup dengan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah paham 12 prinsip diberi tambahan sumber tentang reaksi katalitik hijau; murid yang masih kesulitan diberikan lembar ringkasan prinsip dan contoh aplikasi sederhana.
  • Proses: Kelompok disusun heterogen; guru memberi bimbingan lebih intensif pada kelompok yang lambat merancang; kelompok cepat didorong untuk menguji lebih dari tiga prinsip.
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk laporan desain: poster infografis, slide digital, atau sketsa tangan lengkap dengan catatan reaksi.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Sebutkan contoh produk sehari-hari yang menurutmu kurang ramah lingkungan dan mengapa? Prinsip kimia hijau apa yang kamu ingat dari pelajaran sebelumnya?

Proses:

  • Lembar observasi aktivitas kelompok: partisipasi, kemampuan menulis reaksi, ketepatan memilih prinsip, dan kreativitas desain.
  • Checklist: minimal 3 prinsip hijau, reaksi setara, identifikasi potensi kekeliruan, dan usulan perbaikan dicatat dalam LKPD.

Akhir:

  • Kuis 5 pertanyaan pilihan ganda atau isian singkat tentang penerapan prinsip kimia hijau dan stoikiometri sederhana.
  • Rubrik penilaian laporan desain (dikumpulkan di akhir pertemuan sebagai produk konsep sementara).

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok dan kontribusi individu (catatan guru)
  • Ceklis identifikasi prinsip kimia hijau pada draf awal
  • Penilaian diri dan sejawat saat refleksi

Sumatif:

  • Presentasi dan laporan desain (dinilai dengan rubrik)
  • Kuis sumatif singkat tentang reaksi kimia dan prinsip hijau

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan prinsip kimia hijau (minimal 3 prinsip)Hanya menyebutkan 1 prinsip atau tidak jelas hubungannya dengan desain.Menyebutkan 2 prinsip yang sesuai tetapi masih ada ketidaktepatan.Menuliskan 3 prinsip yang sesuai dan jelas implementasinya dalam desain.Menuliskan lebih dari 3 prinsip, setiap prinsip dijelaskan secara rinci dan menunjukkan pemahaman mendalam.
Ketepatan persamaan reaksi kimiaTidak ada persamaan reaksi atau sepenuhnya salah.Ada persamaan reaksi tetapi kurang setara atau tidak relevan.Persamaan reaksi setara dan relevan dengan proses yang dirancang.Persamaan reaksi setara, disertai penjelasan stoikiometri ringkas dan perhitungan sederhana.
Identifikasi potensi kekeliruan dan perbaikanTidak disebutkan potensi kekeliruan sama sekali.Menyebutkan 1 kekeliruan tanpa usulan perbaikan yang logis.Menyebutkan minimal 2 potensi kekeliruan dan usulan perbaikan yang masuk akal.Menganalisis lebih dari 2 potensi kekeliruan, lengkap dengan dampaknya dan strategi perbaikan yang inovatif serta realistis.
Kreativitas dan kegunaan desainDesain sama persis dengan contoh yang sudah ada, minim modifikasi.Ada sedikit modifikasi dari contoh, tetapi fungsi produk/proses kurang jelas.Desain baru atau modifikasi signifikan, produk/proses berguna bagi lingkungan sehari-hari.Desain orisinal, sangat aplikatif, dan menunjukkan pemikiran out-of-the-box untuk mengatasi masalah lingkungan lokal.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam diskusi dan perancangan proyek?
  • Sejauh mana pemahaman murid terhadap 12 prinsip kimia hijau meningkat setelah pertemuan ini?
  • Apa kendala yang muncul saat pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek ini dan bagaimana cara mengatasinya di pertemuan selanjutnya?
  • Bagaimana efektivitas asesmen proses dalam mendorong murid berpikir kritis terhadap rancangannya sendiri?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang paling penting saya pelajari tentang kimia hijau hari ini?
  • Tantangan apa yang saya hadapi saat merancang produk/proses dan bagaimana saya mengatasinya?
  • Bagaimana pendapat saya terhadap masukan dari teman atau guru? Apakah membantu memperbaiki desain saya?
  • Apa yang akan saya lakukan agar desain saya lebih ramah lingkungan dan minim kesalahan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek.
  2. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek.
  3. Video contoh proses kimia hijau (https://www.youtube.com/watch?v=contohgreenchem).
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) dari Buku Guru halaman 152-153.
  5. Artikel daring tentang Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan prinsip kimia hijau.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.