Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Biodiesel B30 sebagai Contoh Penerapan Prinsip Kimia Hijau dan Energi Alternatif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Biodiesel B30 sebagai Contoh Penerapan Prinsip Kimia Hijau dan Energi Alternatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Biodiesel B30 sebagai Contoh Penerapan Prinsip Kimia Hijau dan Energi Alternatif

IPA - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Biodiesel B30 sebagai Contoh Penerapan Prinsip Kimia Hijau dan Energi Alternatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikBiodiesel B30 sebagai Contoh Penerapan Prinsip Kimia Hijau dan Energi Alternatif
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis proses pembuatan biodiesel B30, prinsip kimia hijau yang terkandung di dalamnya, serta kontribusinya terhadap pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil berdasarkan literasi dari berbagai sumber.
  2. Murid dapat mengolah dan menyajikan informasi tentang biodiesel B30 dalam bentuk tabel atau infografis yang menghubungkan proses kimia, prinsip kimia hijau, dan dampaknya terhadap lingkungan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan label B30 di SPBU? Apa arti angka 30 pada biodiesel B30 dan mengapa pemerintah Indonesia mewajibkan penggunaannya?
  2. Jika minyak goreng bekas bisa menjadi bahan bakar kendaraan, prinsip kimia hijau mana yang sedang diterapkan dan bagaimana dampaknya bagi lingkungan?
  3. Apakah biodiesel B30 benar-benar lebih ramah lingkungan dibandingkan solar murni? Bukti apa yang mendukung klaim tersebut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan pengecekan kehadiran.
  • Guru menampilkan gambar pompa SPBU bertuliskan B30 dan menanyakan: 'Apa yang kalian ketahui tentang label B30 ini?'
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid menuliskan di sticky note dua hal yang sudah mereka ketahui tentang biodiesel dan satu pertanyaan yang ingin dijawab hari ini (teknik KWL sederhana).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan hubungannya dengan prinsip kimia hijau nomor 7 (penggunaan bahan baku terbarukan) serta Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030.
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok beranggotakan 4-5 orang.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan video singkat (3-4 menit) tentang proses produksi biodiesel dari minyak kelapa sawit melalui reaksi transesterifikasi.
  • Murid membaca sumber literasi dari buku teks halaman 165 dan/atau tautan referensi Kemendikbud tentang biodiesel B30 secara individu (silent reading 5 menit).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi: (a) bahan baku biodiesel, (b) proses kimia utama (transesterifikasi), (c) produk yang dihasilkan, dan (d) prinsip kimia hijau nomor 7 yang diterapkan.
  • Murid mencatat poin-poin penting dalam graphic organizer yang disediakan guru (mind map sederhana: Bahan Baku → Proses → Produk → Prinsip Kimia Hijau).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok melakukan literasi lanjutan: mencari informasi dari minimal dua sumber berbeda tentang perbandingan biodiesel B30 dengan bahan bakar fosil (emisi CO₂, ketersediaan bahan baku, harga, dan daur ulang limbah).
  • Kelompok mengolah informasi ke dalam tabel perbandingan atau infografis sederhana dengan kolom: Aspek, Biodiesel B30, Solar Fosil, Keterkaitan Prinsip Kimia Hijau, dan Dampak Lingkungan.
  • Guru berkeliling membimbing kelompok, memberikan scaffolding berupa pertanyaan pengarah: 'Prinsip kimia hijau mana yang relevan dengan data yang kalian temukan?'
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil tabel/infografis di depan kelas (masing-masing 3 menit) dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat: (a) Apa hal terpenting yang saya pelajari hari ini tentang biodiesel B30 dan kimia hijau? (b) Bagaimana pengetahuan ini bisa saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari? (c) Apa yang masih ingin saya pelajari lebih lanjut?
  • Guru memfasilitasi sharing 2-3 murid untuk membacakan refleksinya.
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) menggunakan checklist sederhana terkait ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Guru memberikan umpan balik lisan terhadap kualitas tabel/infografis dan ketepatan analisis prinsip kimia hijau.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan poin utama: biodiesel B30 sebagai penerapan prinsip kimia hijau nomor 7 yang berkontribusi mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil dan emisi karbon.
  • Guru memberikan penguatan tentang peran murid sebagai warga global yang mendukung Pembangunan Berkelanjutan 2030.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan teks bacaan yang telah di-highlight poin pentingnya dan glossary istilah kimia. Murid cepat diberikan artikel ilmiah tambahan tentang biodiesel B40/B50 untuk analisis lanjutan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih bekerja dengan template tabel yang sebagian sudah terisi sebagai scaffolding. Murid cepat diminta menambahkan kolom analisis SWOT biodiesel B30.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih menyajikan hasil dalam bentuk tabel sederhana. Murid cepat menyajikan dalam bentuk infografis kreatif dengan visualisasi data.

ASESMEN

Awal:

  • Teknik KWL: murid menuliskan dua hal yang sudah diketahui (Know) tentang biodiesel dan satu pertanyaan yang ingin dijawab (Want to know) pada sticky note. Guru menggunakan respons ini untuk mengukur pengetahuan awal dan menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok: apakah murid mampu mengidentifikasi prinsip kimia hijau yang relevan dengan biodiesel B30.
  • Pengecekan graphic organizer individu untuk memastikan pemahaman alur Bahan Baku → Proses → Produk → Prinsip Kimia Hijau.
  • Tanya jawab selama presentasi: guru menilai kemampuan murid menjelaskan hubungan antara proses kimia, prinsip kimia hijau, dan dampak lingkungan.

Akhir:

  • Penilaian produk tabel/infografis kelompok berdasarkan rubrik: kelengkapan informasi, ketepatan analisis prinsip kimia hijau, kejelasan penyajian, dan kreativitas visual.
  • Penilaian refleksi tertulis individu: kedalaman evaluasi terhadap proses belajar dan kemampuan menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan.
  • Penilaian diri (self-assessment) murid terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Umpan balik lisan guru selama presentasi kelompok.

Sumatif:

  • Penilaian produk tabel/infografis kelompok menggunakan rubrik analitik.
  • Penilaian refleksi individu terhadap kedalaman pemahaman konsep.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Proses Pembuatan dan Prinsip Kimia Hijau (TP 10.5.6.1)Murid belum mampu menyebutkan proses pembuatan biodiesel B30 dan belum dapat mengidentifikasi prinsip kimia hijau yang terkait.Murid mampu menyebutkan proses pembuatan biodiesel B30 secara umum tetapi belum dapat menjelaskan keterkaitan dengan prinsip kimia hijau secara tepat.Murid mampu menjelaskan proses pembuatan biodiesel B30 (transesterifikasi) dan mengidentifikasi prinsip kimia hijau nomor 7 beserta kontribusinya terhadap pengurangan ketergantungan bahan bakar fosil.Murid mampu menganalisis secara mendalam proses pembuatan biodiesel B30, menghubungkan dengan lebih dari satu prinsip kimia hijau, serta memberikan argumentasi berbasis data tentang kontribusinya terhadap keberlanjutan energi.
Pengolahan dan Penyajian Informasi dalam Tabel/Infografis (TP 10.5.6.2)Murid belum mampu mengolah informasi ke dalam tabel/infografis; data tidak terorganisasi dan tidak menunjukkan hubungan antar aspek.Murid mampu menyajikan informasi dalam tabel/infografis tetapi masih kurang lengkap; hubungan antara proses kimia, prinsip kimia hijau, dan dampak lingkungan belum jelas.Murid mampu menyajikan informasi secara terorganisasi dalam tabel/infografis yang menghubungkan proses kimia, prinsip kimia hijau, dan dampak lingkungan dengan jelas.Murid mampu menyajikan informasi secara kreatif dan komprehensif dalam infografis yang komunikatif, dengan data akurat, visualisasi menarik, dan analisis hubungan yang mendalam antara proses kimia, prinsip kimia hijau, dan dampak lingkungan.
Kolaborasi dan Komunikasi dalam Kerja KelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam penyusunan produk.Murid berpartisipasi minimal dalam diskusi kelompok; kontribusi terhadap produk terbatas.Murid berpartisipasi aktif dalam diskusi, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi signifikan dalam penyusunan produk kelompok.Murid memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok secara produktif, menghargai perbedaan pendapat, dan mampu mengomunikasikan hasil kerja kelompok dengan percaya diri dan sistematis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mampu mengidentifikasi prinsip kimia hijau yang diterapkan dalam biodiesel B30? Apa indikatornya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan efektif membantu murid dengan tingkat kemampuan berbeda? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu penyesuaian waktu?
  • Bagaimana kualitas produk tabel/infografis murid? Apakah menunjukkan pemahaman mendalam atau masih di level permukaan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling penting yang saya pelajari hari ini tentang biodiesel B30 dan prinsip kimia hijau?
  • Bagaimana saya bisa menerapkan pengetahuan tentang energi alternatif dan kimia hijau dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang masih membingungkan atau ingin saya pelajari lebih lanjut tentang topik ini?
  • Bagaimana kontribusi saya dalam kerja kelompok hari ini? Apa yang bisa saya tingkatkan di pertemuan berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek — Bab V halaman 165-166.
  2. Buku Panduan Guru IPA untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek — halaman 145-146.
  3. Video pembelajaran proses produksi biodiesel (transesterifikasi) dari kanal edukasi terpercaya.
  4. Sumber daring Kemendikbud: https://buku.kemdikbud.go.id/s/PMB dan https://buku.kemdikbud.go.id/s/PDB
  5. Lembar kerja: graphic organizer (mind map) dan template tabel perbandingan biodiesel B30 vs solar fosil.
  6. Sticky note, kertas plano/karton, spidol warna untuk pembuatan infografis.
  7. Proyektor/layar untuk menampilkan video dan presentasi kelompok.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.