Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar IPA Kelas 10: Identifikasi Penyimpangan terhadap Prinsip Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Identifikasi Penyimpangan terhadap Prinsip Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Identifikasi Penyimpangan terhadap Prinsip Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari

IPA - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Identifikasi Penyimpangan terhadap Prinsip Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikIdentifikasi Penyimpangan terhadap Prinsip Kimia Hijau dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi minimal tiga proses kimia dalam kehidupan sehari-hari (misalnya pembakaran sampah plastik, penggunaan pestisida) yang tidak sesuai dengan prinsip kimia hijau disertai penulisan persamaan reaksi kimianya.
  2. Murid dapat menganalisis dampak proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau terhadap kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat orang membakar sampah plastik di sekitar rumah? Kira-kira apa yang terjadi pada udara dan lingkungan sekitar kalian setelah itu?
  2. Jika kimia hijau bertujuan menjaga bumi tetap lestari, proses kimia apa saja yang sering kita lakukan sehari-hari yang justru bertentangan dengan tujuan itu?
  3. Bagaimana pilihan kita sehari-hari — seperti cara membuang sampah atau menggunakan bahan kimia rumah tangga — bisa berdampak pada perubahan iklim global?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengondisikan kelas (2 menit).
  • Guru menayangkan foto atau video singkat (1–2 menit) yang memperlihatkan dua kontras: lingkungan bersih dan asap hitam dari pembakaran sampah plastik di permukiman. Murid diminta mengamati diam-diam selama tayangan berlangsung (Berkesadaran).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid dan mendengar respons awal mereka.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid menjawab dua pertanyaan singkat di selembar sticky note — (1) 'Sebutkan satu contoh kegiatan di rumahmu yang menurutmu tidak ramah lingkungan,' dan (2) 'Mengapa menurutmu kegiatan itu berbahaya?' Guru mengumpulkan sticky note dan membaca sekilas untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara jelas: murid akan mengidentifikasi minimal tiga proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau beserta persamaan reaksinya, dan menganalisis dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4–5 orang) secara acak atau berdasarkan hasil pemetaan awal.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan ringkasan singkat: definisi prinsip kimia hijau yang relevan (misalnya prinsip pencegahan limbah, penggunaan bahan aman, efisiensi atom) menggunakan slide atau papan tulis. Diskusi berlangsung 5 menit untuk mengaktifkan pengetahuan prasyarat dari pertemuan sebelumnya.
  • Setiap murid secara mandiri membaca dua contoh dari buku siswa Aktivitas 5.3: (1) pembakaran sampah dapur dengan persamaan reaksi CxHyOz + O2 → CO2 + H2O + CO + C, dan (2) pembakaran sampah plastik dengan persamaan reaksi C10H8O4 + 10O2 → 10CO2 + 4H2O. Murid menandai bagian teks yang menunjukkan 'apa yang tidak sesuai prinsip kimia hijau' dari setiap contoh (Berkesadaran).
  • Guru memandu diskusi kelas singkat (5 menit): 'Dari kedua contoh itu, produk reaksi mana yang menjadi masalah? Mengapa CO2 berlebih, dioksin, dan gas CO dianggap menyimpang dari prinsip kimia hijau?' Murid diminta menjawab secara lisan.
  • Guru menegaskan konsep kunci: penyimpangan terhadap prinsip kimia hijau terjadi ketika proses kimia menghasilkan produk atau limbah berbahaya, menggunakan bahan berbahaya, atau menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Murid (LKPD) Aktivitas 5.3 yang memuat tabel kosong dengan kolom: Kegiatan/Kejadian, Proses Kimia, Persamaan Reaksi Setara, Hal yang Tidak Sesuai Prinsip Kimia Hijau, dan Tindakan Solusi.
  • Kelompok bertugas mengisi tabel untuk minimal tiga contoh kegiatan sehari-hari yang tidak sesuai prinsip kimia hijau — di luar dua contoh yang sudah dibahas bersama. Guru menyarankan beberapa konteks untuk dipilih: penggunaan pestisida di ladang/kebun, pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor, penggunaan pemutih (bleach) yang dibuang langsung ke saluran air, atau penggunaan aerosol (cat semprot, pengharum ruangan berbahan CFC). Murid bebas memilih atau mengusulkan contoh lain dari pengalaman mereka sendiri (Bermakna).
  • Untuk setiap contoh, kelompok mencari dan menuliskan persamaan reaksi kimia yang setara menggunakan buku teks, catatan pertemuan sebelumnya, atau sumber referensi yang diizinkan guru. Guru mengingatkan: koefisien 1 boleh tidak dituliskan, dan fase zat (s), (l), (g), (aq) wajib dicantumkan.
  • Kelompok mendiskusikan dan menuliskan: (1) produk atau kondisi reaksi yang menyebabkan penyimpangan dari prinsip kimia hijau, dan (2) dampak spesifik terhadap kesehatan manusia (misalnya gangguan pernapasan, karsinogenik) dan keseimbangan lingkungan (misalnya pemanasan global, eutrofikasi, kerusakan lapisan ozon).
  • Guru berkeliling mendampingi kelompok, memberikan umpan balik formatif langsung: mengoreksi penulisan persamaan reaksi yang tidak setara, dan mendorong murid mengaitkan dampak dengan data atau fakta ilmiah (bukan sekadar pernyataan umum) (Menggembirakan — guru hadir sebagai mitra, bukan penilai).
  • Setelah kelompok selesai (alokasi kerja kelompok ±20 menit), setiap kelompok memilih satu contoh terbaik untuk dipresentasikan. Kelompok menyiapkan presentasi singkat 2–3 menit: menuliskan persamaan reaksi di papan tulis atau kertas plano, lalu menjelaskan penyimpangan dan dampaknya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan satu contoh pilihan mereka secara bergiliran (2–3 menit per kelompok). Kelompok lain menyimak dan boleh memberi satu pertanyaan atau tanggapan singkat setelah presentasi.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Dari semua contoh yang sudah dipaparkan, pola apa yang kalian lihat? Prinsip kimia hijau mana yang paling sering dilanggar dalam kehidupan sehari-hari kita?' Murid diminta merespons secara lisan atau menuliskan di LKPD kolom refleksi.
  • Murid secara individu menuliskan jawaban atas pertanyaan refleksi di LKPD: 'Dari semua proses kimia yang telah diidentifikasi kelompokmu, mana yang paling berdampak besar menurut pendapatmu? Jelaskan alasanmu berdasarkan data reaksi kimia dan dampak yang sudah kalian temukan.' (Berkesadaran)
  • Guru mempersilakan 2–3 murid sukarela berbagi refleksi mereka kepada kelas. Guru merangkum benang merah: bahwa penyimpangan terhadap prinsip kimia hijau bukan hanya masalah ilmiah, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai warga global dalam konteks Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: minimal tiga contoh proses kimia tidak ramah lingkungan telah diidentifikasi beserta persamaan reaksi dan dampaknya.
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat: murid mengerjakan dua soal tertulis secara individu di selembar kertas (dikumpulkan). Soal: (1) Tuliskan persamaan reaksi setara untuk satu proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau yang belum dibahas oleh kelompok manapun hari ini, beserta dampaknya. (2) Jelaskan secara singkat mengapa proses tersebut dianggap menyimpang dari prinsip kimia hijau.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap kualitas presentasi dan LKPD hari ini: apresiasi atas kekuatan yang terlihat, dan satu poin yang perlu diperbaiki.
  • Guru menyampaikan kaitan materi hari ini dengan pertemuan berikutnya: murid akan belajar bagaimana menciptakan proses kimia yang justru mendukung prinsip kimia hijau.
  • Guru menutup pembelajaran dan mengingatkan murid untuk menyimpan LKPD sebagai bahan belajar.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan diberikan daftar pilihan kegiatan sehari-hari beserta petunjuk pencarian persamaan reaksinya (scaffolded reference sheet). Murid yang sudah cepat memahami dipersilakan mengeksplorasi contoh proses industri (bukan hanya rumah tangga) yang menyimpang dari prinsip kimia hijau.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berdiskusi dengan teman sebaya dalam kelompok yang sengaja dibentuk heterogen. Murid yang lebih cepat didorong untuk menjelaskan kepada teman satu kelompok sebelum presentasi (peer teaching), sehingga pemahaman mereka semakin mengakar.
  • Produk: Murid dapat menyajikan hasil identifikasi dalam format tabel LKPD (standar), atau dalam bentuk infografis sederhana di kertas plano untuk yang ingin mengekspresikan hasil secara lebih kreatif. Keduanya diterima sebagai bukti belajar yang valid.

ASESMEN

Awal:

  • Murid mengisi sticky note dengan dua pertanyaan: (1) Sebutkan satu contoh kegiatan di rumah yang menurutmu tidak ramah lingkungan, (2) Mengapa kegiatan itu menurutmu berbahaya? Guru membaca sekilas untuk memetakan miskonsepsi dan pengetahuan awal sebelum kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi guru berkeliling saat kerja kelompok: guru menilai keakuratan penulisan persamaan reaksi (setara atau tidak), kualitas analisis dampak (spesifik atau hanya umum), dan keterlibatan semua anggota kelompok.
  • Pertanyaan lisan guru kepada kelompok atau individu selama kerja kelompok untuk memancing penalaran lebih dalam: 'Mengapa gas CO lebih berbahaya dari CO2? Apa artinya reaksi ini tidak efisien secara atom?'
  • Catatan singkat guru pada lembar observasi per kelompok sebagai dasar umpan balik.

Akhir:

  • Soal tertulis individu dua nomor yang dikerjakan di Penutup: (1) Tuliskan persamaan reaksi setara untuk satu proses kimia tidak ramah lingkungan yang belum dibahas kelompok manapun, beserta dampaknya. (2) Jelaskan mengapa proses tersebut menyimpang dari prinsip kimia hijau. Hasil dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik.
  • LKPD kelompok dinilai secara holistik: kelengkapan tabel (minimal 3 contoh), kebenaran reaksi kimia, analisis dampak terhadap kesehatan dan lingkungan, serta usulan solusi.

Formatif:

  • Sticky note diagnostik di awal: guru membaca respons murid untuk memetakan pemahaman awal sebelum kegiatan inti dimulai.
  • Observasi selama kerja kelompok menggunakan lembar observasi singkat: guru memantau keakuratan penulisan persamaan reaksi, kedalaman analisis dampak, dan partisipasi aktif setiap murid.
  • Pertanyaan lisan selama diskusi kelas pada tahap Memahami dan Merefleksi untuk mengecek pemahaman konsep secara real-time.
  • Umpan balik langsung (peer dan guru) selama sesi presentasi kelompok.

Sumatif:

  • Dua soal tertulis individu di akhir pembelajaran (dikumpulkan): mencakup penulisan persamaan reaksi setara dan analisis penyimpangan terhadap prinsip kimia hijau.
  • LKPD kelompok yang telah dilengkapi: dinilai berdasarkan kelengkapan contoh (minimal 3), kebenaran persamaan reaksi, kedalaman analisis dampak, dan kualitas solusi yang diusulkan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Proses Kimia Tidak Sesuai Prinsip Kimia Hijau (minimal 3 contoh)Murid tidak dapat mengidentifikasi contoh proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau, atau contoh yang diberikan tidak relevan.Murid mengidentifikasi 1–2 contoh proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau dengan penjelasan yang sangat terbatas.Murid mengidentifikasi minimal 3 contoh proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau disertai penjelasan yang cukup jelas tentang letak penyimpangannya.Murid mengidentifikasi lebih dari 3 contoh proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau dengan penjelasan yang detail, spesifik, dan mengaitkan dengan prinsip kimia hijau yang dilanggar secara eksplisit.
Penulisan Persamaan Reaksi Kimia SetaraPersamaan reaksi tidak ditulis atau ditulis tetapi tidak menunjukkan kesetaraan atom maupun keterangan fase zat.Persamaan reaksi ditulis tetapi tidak setara (jumlah atom di kiri dan kanan tidak sama) atau keterangan fase zat tidak dicantumkan.Persamaan reaksi ditulis dengan setara dan keterangan fase zat dicantumkan, meskipun mungkin ada satu kesalahan minor.Persamaan reaksi ditulis dengan benar dan setara, fase zat lengkap, koefisien tepat, dan murid mampu menjelaskan alasan pemilihan koefisien tersebut.
Analisis Dampak terhadap Kesehatan ManusiaMurid tidak menyebutkan dampak terhadap kesehatan, atau hanya menyebutkan 'berbahaya' tanpa penjelasan lebih lanjut.Murid menyebutkan dampak kesehatan secara umum (misalnya 'menyebabkan penyakit') tanpa mengaitkan dengan produk reaksi atau mekanisme spesifik.Murid menjelaskan dampak kesehatan secara spesifik (misalnya gangguan pernapasan akibat gas CO, efek karsinogenik dioksin) dan mengaitkannya dengan produk reaksi kimia.Murid menjelaskan dampak kesehatan secara spesifik, mengaitkan dengan produk reaksi kimia, dan mendukung analisis dengan data atau fakta ilmiah yang relevan (misal: ambang batas kadar CO di udara, sifat toksik dioksin).
Analisis Dampak terhadap Keseimbangan LingkunganMurid tidak menyebutkan dampak terhadap lingkungan, atau menyebutkan secara sangat umum tanpa kaitan dengan proses kimia.Murid menyebutkan dampak lingkungan secara umum (misalnya 'merusak lingkungan') tanpa menjelaskan mekanisme atau kaitannya dengan produk reaksi.Murid menjelaskan dampak lingkungan secara spesifik (misalnya pemanasan global akibat peningkatan CO2, pencemaran air akibat pestisida) dan mengaitkannya dengan produk reaksi yang dihasilkan.Murid menjelaskan dampak lingkungan secara spesifik, mengaitkan dengan produk reaksi, menghubungkan dengan isu perubahan iklim atau agenda SDG 2030, dan menawarkan analisis tentang skala atau jangka panjang dampak tersebut.
Kolaborasi dan Kontribusi dalam KelompokMurid tidak menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada pengerjaan LKPD.Murid sesekali terlibat dalam diskusi kelompok tetapi kontribusi terhadap LKPD sangat terbatas.Murid aktif berdiskusi, memberikan ide, dan berkontribusi nyata dalam pengisian LKPD serta presentasi kelompok.Murid sangat aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi, mendorong anggota lain untuk berpartisipasi, dan kontribusinya memperkaya kualitas hasil kerja kelompok secara signifikan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil mengidentifikasi minimal tiga proses kimia yang tidak sesuai prinsip kimia hijau? Jika tidak, pada bagian mana mereka mengalami kesulitan?
  • Apakah instruksi penulisan persamaan reaksi sudah cukup jelas? Bagian mana yang perlu disederhanakan atau diperjelas untuk pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelompok? Apakah semua kelompok mampu menghubungkan produk reaksi kimia dengan dampak nyata terhadap kesehatan dan lingkungan?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan benar-benar membantu murid yang kesulitan dan cukup menantang murid yang cepat?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk tiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Apa yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Proses kimia sehari-hari mana yang paling mengejutkan kamu karena ternyata tidak sesuai prinsip kimia hijau? Mengapa?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang kamu temukan paling menantang — mengidentifikasi contoh, menulis persamaan reaksi, atau menganalisis dampaknya?
  • Setelah belajar hari ini, satu hal konkret apa yang mungkin akan kamu ubah dari kebiasaan sehari-harimu di rumah?
  • Apakah kamu merasa cukup memahami cara menulis persamaan reaksi yang setara? Bagian mana yang masih membingungkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA SMA/MA Kelas X Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Bab 5 Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030, khususnya Aktivitas 5.3 dan Tabel 5.2
  2. Buku Panduan Guru IPA SMA/MA Kelas X Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Panduan Khusus Bab V halaman 133–145
  3. LKPD (Lembar Kerja Murid) Aktivitas 5.3 yang disiapkan guru berdasarkan format Tabel 5.2 buku siswa
  4. Foto atau video singkat (1–2 menit) yang menampilkan kontras antara lingkungan bersih dan pembakaran sampah — dapat bersumber dari YouTube atau dokumentasi lokal yang relevan
  5. Sticky note untuk asesmen diagnostik awal
  6. Kertas plano dan spidol warna untuk kelompok yang memilih format infografis
  7. Papan tulis atau whiteboard untuk presentasi persamaan reaksi
  8. Lembar observasi guru (disiapkan sendiri berdasarkan rubrik) untuk asesmen proses

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.