MODUL AJAR IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pengantar Kimia Hijau: Pengertian, Tujuan, dan Relevansinya terhadap Pembangunan Berkelanjutan 2030 INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPA |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Pengantar Kimia Hijau: Pengertian, Tujuan, dan Relevansinya terhadap Pembangunan Berkelanjutan 2030 |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mendeskripsikan pengertian kimia hijau dan tujuannya dalam merancang proses kimia yang ramah lingkungan berdasarkan hasil pengamatan gambar/fenomena pencemaran lingkungan.
- Murid dapat menjelaskan keterkaitan antara kimia hijau dan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat global terhadap pelestarian lingkungan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat tumpukan sampah plastik atau sungai yang kotor di sekitar kita? Menurut kalian, apa dampak jangka panjangnya bagi bumi?
- Apakah semua proses kimia itu berbahaya dan beracun, atau adakah proses kimia yang justru bisa menyelamatkan lingkungan kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan kembali materi prasyarat tentang reaksi kimia dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru melakukan asesmen awal dengan memberikan pertanyaan pemantik dan meminta murid menuliskan satu kata tentang 'Proses Kimia' di papan tulis/sticky note.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan gambar/fenomena pencemaran lingkungan (seperti tumpukan sampah plastik di kantin, sungai kotor, atau ampas tebu yang menumpuk).
- Murid mengamati gambar tersebut dan mencatat hal-hal yang menjadi permasalahan lingkungan.
- Guru memandu diskusi interaktif untuk membangun konsep pengertian kimia hijau dan tujuannya sebagai solusi atas permasalahan lingkungan tersebut.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang).
- Setiap kelompok diberikan satu studi kasus lingkungan nyata di sekitar sekolah/rumah.
- Murid berdiskusi untuk menganalisis bagaimana prinsip kimia hijau dapat diterapkan pada kasus tersebut dan mengaitkannya dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB (SDGs).
- Murid menyusun hasil diskusi dalam bentuk peta konsep atau poster sederhana.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
- Murid dari kelompok lain memberikan tanggapan dan apresiasi.
- Guru memandu murid untuk merefleksikan peran mereka sebagai masyarakat global.
- Secara individu, murid menuliskan satu komitmen atau tindakan nyata yang bisa mereka lakukan di rumah untuk mendukung kimia hijau.
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pengertian kimia hijau, tujuannya, dan relevansinya dengan Pembangunan Berkelanjutan 2030.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa dua pertanyaan esai singkat.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya (12 Prinsip Kimia Hijau).
- Pelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks bacaan yang lebih sederhana dengan gambar visual yang jelas; murid yang sudah siap diberikan artikel berita nyata tentang isu lingkungan global yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang cepat paham dapat ditugaskan memimpin diskusi kelompok atau mengeksplorasi lebih banyak agenda SDGs; murid yang lambat mendapat pendampingan intensif dari guru saat menganalisis gambar.
- Produk: Laporan hasil diskusi kelompok dibebaskan sesuai minat, dapat berupa peta konsep, poster sederhana, infografis, atau presentasi lisan.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Sebutkan satu kata yang terlintas saat mendengar kata proses kimia!' dan 'Apa yang kalian ketahui tentang pemanasan global atau pencemaran lingkungan?'
Proses:- Memantau diskusi kelompok menggunakan rubrik observasi untuk melihat kemampuan bernalar kritis, kolaborasi, dan pemahaman murid saat mengaitkan fenomena dengan konsep kimia hijau.
Akhir:- Murid menjawab dua pertanyaan esai singkat: 1. Jelaskan pengertian kimia hijau dan tujuannya! 2. Bagaimana hubungan penerapan kimia hijau dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB?
Formatif:- Observasi keaktifan dan kolaborasi murid selama diskusi kelompok.
- Catatan anekdotal saat murid menganalisis fenomena pencemaran lingkungan.
Sumatif:- Penilaian produk hasil diskusi (peta konsep/poster).
- Kuis tertulis singkat di akhir pembelajaran.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mendeskripsikan pengertian dan tujuan kimia hijau | Belum mampu mendeskripsikan pengertian kimia hijau. | Mampu menyebutkan pengertian kimia hijau namun belum mengaitkan dengan tujuannya dalam merancang proses yang ramah lingkungan. | Mampu mendeskripsikan pengertian dan tujuan kimia hijau dengan bahasa sendiri secara tepat berdasarkan fenomena. | Mampu mendeskripsikan pengertian dan tujuan kimia hijau secara komprehensif, logis, dan memberikan contoh nyata di luar teks yang diberikan. | | Menjelaskan keterkaitan kimia hijau dengan Pembangunan Berkelanjutan 2030 | Belum mampu menjelaskan keterkaitan kimia hijau dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. | Mampu menyebutkan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 tetapi belum bisa mengaitkannya dengan konsep kimia hijau. | Mampu menjelaskan keterkaitan kimia hijau dengan pelestarian lingkungan dalam kerangka agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. | Mampu menganalisis secara mendalam keterkaitan kimia hijau dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan merumuskan ide solusi sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat global. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah metode diskusi berbasis kasus lingkungan efektif memunculkan pemahaman murid tentang konsep kimia hijau?
- Apakah ada murid yang masih kesulitan mengaitkan kimia hijau dengan agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030? Jika ada, apa tindak lanjutnya?
- Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk memfasilitasi tahap memahami, mengaplikasi, dan merefleksi?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari materi kimia hijau ini yang paling menarik atau mengejutkan bagiku?
- Apakah aku sudah memahami hubungan antara proses kimia dengan pelestarian lingkungan?
- Apa satu langkah kecil yang akan aku lakukan mulai hari ini di rumah untuk mendukung kimia hijau?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPA Kelas X Kemendikbudristek (Edisi Revisi), Bab V
- Buku Panduan Guru IPA Kelas X Kemendikbudristek
- Gambar/foto fenomena pencemaran lingkungan (sampah plastik, sungai kotor, limbah organik)
- Artikel atau video singkat tentang Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 PBB (SDGs)
- Sticky notes dan kertas karton/HVS untuk diskusi kelompok
|