Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar IPA Kelas 10: Proyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Proyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Proyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan Sekitar

IPA - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProyek: Kampanye Ilmiah Pencegahan Penyakit Akibat Virus di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang dan menyajikan produk kampanye ilmiah (poster, infografis, atau video singkat) tentang pencegahan penyakit akibat virus yang relevan dengan isu di lingkungan sekitar secara sistematis dan berbasis bukti
  2. Murid dapat mengevaluasi produk kampanye kelompok lain dengan mengidentifikasi keakuratan konsep virus yang digunakan dan memberikan saran perbaikan yang konstruktif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara menyampaikan informasi pencegahan penyakit virus agar mudah dipahami dan menarik perhatian masyarakat?
  2. Media kampanye apa yang paling efektif untuk menjangkau masyarakat di lingkungan sekitar kita?
  3. Apa saja informasi penting tentang virus yang harus ada dalam kampanye pencegahan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru menayangkan contoh poster atau video kampanye kesehatan yang menarik dan menanyakan: 'Apa yang membuat kampanye ini efektif?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merancang produk kampanye ilmiah dan mengevaluasi karya kelompok lain
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan data hasil proyek tahap 1 dan 2 yang telah dikumpulkan kelompok

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan kriteria kampanye ilmiah yang baik: akurat secara konsep, mudah dipahami, menarik visual, dan relevan dengan konteks lokal
  • Murid dalam kelompok menelaah kembali data hasil wawancara (Proyek Tahap 1) dan kajian literatur tentang karakteristik virus pilihan mereka (Proyek Tahap 2)
  • Kelompok mengidentifikasi informasi kunci yang wajib ada dalam kampanye: nama penyakit, virus penyebab, cara penularan, gejala, dan cara pencegahan berbasis bukti
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pilihan media kampanye (poster, infografis, video singkat) dan kelebihan masing-masing
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk memilih media kampanye yang sesuai dengan target audiens di lingkungan mereka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Kelompok merancang produk kampanye dengan membagi tugas: peneliti konten, desainer visual, editor/produser
  • Kelompok menyusun draft kampanye dengan memastikan keakuratan informasi virus dari hasil kajian literatur tahap 2
  • Murid membuat produk kampanye (poster/infografis/video) menggunakan aplikasi atau alat yang tersedia (Canva, PowerPoint, smartphone, dll)
  • Kelompok memastikan produk memuat: gambar/ilustrasi struktur virus, cara penyebaran, dan minimal 3 cara pencegahan yang konkret
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik formatif dan memastikan setiap kelompok sesuai jadwal penyelesaian

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan produk kampanye mereka di depan kelas (maksimal 3 menit per kelompok)
  • Kelompok lain mengisi lembar evaluasi dengan mengidentifikasi: keakuratan konsep virus, kejelasan informasi pencegahan, dan daya tarik visual
  • Setiap kelompok memberikan minimal 2 saran perbaikan konstruktif untuk kelompok presenter
  • Kelompok presenter merespons masukan dan merefleksikan kekuatan serta area perbaikan produk mereka
  • Guru memfasilitasi diskusi reflektif: 'Apa tantangan terbesar saat membuat kampanye? Apa yang akan kalian perbaiki?'

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan kreativitas setiap kelompok
  • Murid mengisi lembar refleksi individu tentang pembelajaran hari ini
  • Guru menyampaikan bahwa produk kampanye yang sudah diperbaiki akan dipajang atau disebarluaskan di lingkungan sekolah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok dengan pemahaman lebih cepat dapat mengintegrasikan data statistik lokal dari hasil wawancara ke dalam kampanye. Kelompok yang membutuhkan dukungan dapat menggunakan template kampanye yang disediakan guru
  • Proses: Kelompok dengan keterampilan digital tinggi dapat membuat video animasi, sementara kelompok lain dapat fokus pada poster atau infografis. Guru memberikan scaffolding tambahan bagi kelompok yang kesulitan menyusun narasi pencegahan
  • Produk: Murid dapat memilih format kampanye sesuai kekuatan kelompok: poster cetak, infografis digital, atau video singkat (30-60 detik). Kelompok advanced dapat membuat kampanye multibahasa atau versi media sosial

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan data hasil proyek tahap 1 (wawancara puskesmas) dan tahap 2 (kajian literatur virus)
  • Guru meminta perwakilan kelompok menyebutkan virus yang dipilih dan 2 cara pencegahan yang sudah mereka temukan

Proses:

  • Observasi pembagian tugas dan kolaborasi dalam kelompok saat membuat kampanye
  • Checklist kesesuaian konten kampanye dengan data hasil kajian literatur tahap 2
  • Tanya jawab informal tentang alasan pemilihan media dan desain kampanye
  • Monitoring progress pembuatan produk setiap 15 menit

Akhir:

  • Penilaian produk kampanye menggunakan rubrik dengan 4 aspek: perencanaan, proses, hasil produk, dan presentasi
  • Penilaian lembar evaluasi peer review berdasarkan keakuratan identifikasi konsep dan konstruktivitas saran
  • Refleksi tertulis individu tentang pembelajaran, kontribusi diri, dan rencana perbaikan produk

Formatif:

  • Observasi proses kerja kelompok saat merancang dan membuat produk kampanye
  • Tanya jawab selama proses pembuatan untuk mengecek pemahaman konsep virus
  • Umpan balik lisan saat guru berkeliling mengecek progress kelompok

Sumatif:

  • Penilaian produk kampanye menggunakan rubrik yang mencakup: perencanaan, proses pelaksanaan, hasil produk, dan presentasi
  • Penilaian lembar evaluasi peer review yang dibuat murid untuk kelompok lain
  • Refleksi tertulis individu tentang proses pembelajaran dan kontribusi dalam kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Perencanaan ProyekTidak membuat perencanaan atau perencanaan sangat tidak jelas (tidak ada pembagian tugas, target waktu, dan pemilihan media)Perencanaan dibuat tetapi tidak lengkap (hanya 1-2 elemen: pembagian tugas, jadwal, atau media)Perencanaan cukup lengkap dengan 3 elemen (pembagian tugas, jadwal pelaksanaan, dan pemilihan media) tetapi kurang detailPerencanaan lengkap dan sistematis mencakup pembagian tugas jelas, jadwal terperinci, pemilihan media dengan alasan, dan rencana perolehan data
Proses PelaksanaanTidak ada persiapan, tidak mencari data sesuai rencana, tidak ada kerja sama dalam kelompokPersiapan minimal, data yang dicari sebagian sesuai rencana, kerja sama kelompok kurang terlihat (1-2 anggota aktif)Persiapan cukup baik, data sesuai rencana, kerja sama kelompok cukup baik (sebagian besar anggota terlibat)Persiapan matang (perlengkapan dan pertanyaan), data sesuai perencanaan dan akurat, kerja sama kelompok sangat baik (semua anggota berkontribusi)
Hasil Produk KampanyeMedia tidak menarik, tidak menampilkan gambar virus, informasi banyak yang salah, sulit dipahamiMedia cukup menarik, menampilkan gambar virus sederhana, informasi sebagian benar, cukup jelas tetapi kurang sistematisMedia menarik, menampilkan gambar struktur virus, informasi sebagian besar akurat, mudah dipahami dengan penyajian cukup sistematisMedia sangat menarik dan kreatif, menampilkan gambar struktur virus yang jelas, semua informasi akurat dan berbasis bukti, sangat mudah dipahami dengan penyajian sistematis
Presentasi dan EvaluasiBahasa tidak baik dan sulit dipahami, tidak menggunakan media pendukung, tidak kompak, evaluasi tidak akurat dan tidak konstruktifBahasa cukup baik tetapi penyampaian kurang jelas, media pendukung sederhana, cukup kompak, evaluasi kurang akurat atau kurang konstruktifBahasa baik dan cukup jelas, media pendukung menarik, cukup kompak, evaluasi cukup akurat dan memberikan saran yang membangunBahasa sangat baik dan mudah dipahami, media pendukung sangat menarik, kekompakan tim sangat baik, evaluasi akurat mengidentifikasi konsep virus dan memberikan minimal 2 saran konstruktif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk setiap tahap pembuatan kampanye?
  • Diferensiasi apa yang paling efektif membantu kelompok dengan kemampuan beragam?
  • Bagaimana kualitas pemahaman konsep virus yang tercermin dalam produk kampanye?
  • Apa tantangan terbesar yang dihadapi murid dalam merancang kampanye ilmiah?
  • Apakah proses peer review berjalan konstruktif dan membantu murid belajar mengevaluasi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menantang saat membuat kampanye pencegahan penyakit virus?
  • Bagaimana kamu memastikan informasi dalam kampanyemu akurat dan mudah dipahami?
  • Apa yang kamu pelajari dari evaluasi kelompok lain terhadap produk kampanyemu?
  • Jika ada kesempatan, apa yang akan kamu perbaiki dari kampanye yang sudah kamu buat?
  • Bagaimana kamu berkontribusi dalam kelompok? Apa peranmu dalam proyek ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA Kelas X SMA/MA (Edisi Revisi) Bab 2: Virus dan Peranannya
  2. Buku Guru IPA Kelas X SMA/MA (Edisi Revisi) - Panduan Proyek Kampanye
  3. Hasil wawancara puskesmas/klinik dari Proyek Tahap 1
  4. Hasil kajian literatur tentang virus dari Proyek Tahap 2
  5. Laptop/smartphone dengan aplikasi desain (Canva, PowerPoint, PicsArt, Kinemaster)
  6. Kertas karton/kertas bufalo ukuran A3 untuk poster (jika membuat poster cetak)
  7. Spidol warna, pensil warna, atau alat gambar lainnya
  8. LCD proyektor dan speaker untuk presentasi
  9. Lembar Kerja Murid (LKPD) Proyek Tahap 3
  10. Lembar evaluasi peer review
  11. Artikel atau video referensi tentang kampanye kesehatan yang efektif
  12. Contoh poster/infografis/video kampanye pencegahan penyakit dari WHO atau Kemenkes

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.