MODUL AJAR IPA — Kelas 10 (Fase E) Topik: Replikasi Virus: Daur Lisogenik dan Perbandingannya dengan Daur Litik (Aktivitas 2.2 lanjutan) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPA |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Replikasi Virus: Daur Lisogenik dan Perbandingannya dengan Daur Litik (Aktivitas 2.2 lanjutan) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan tahapan daur lisogenik dan menganalisis perbedaan mendasar antara daur litik dan daur lisogenik, termasuk kondisi peralihan dari lisogenik ke litik.
- Murid dapat mengevaluasi kemungkinan penjelasan alternatif terkait mekanisme replikasi virus dan mengidentifikasi sumber ketidakpastian dalam pemahaman konsep replikasi.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apakah virus selalu menghancurkan sel inang yang ditempatinya?
- Bagaimana virus HIV bisa bersembunyi di dalam tubuh selama bertahun-tahun?
- Apa yang menyebabkan virus yang tadinya 'tenang' tiba-tiba menjadi aktif kembali?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Mengucapkan salam dan meminta seorang murid memimpin doa.
- Melakukan presensi singkat dan mengecek kesiapan belajar.
- Melakukan asesmen awal: tanya jawab lisan tentang tahapan daur litik yang telah dipelajari sebelumnya, serta menanyakan apa yang dimaksud dengan daur lisogenik secara singkat.
- Menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati video/simulasi singkat daur lisogenik (misalnya pada virus bakteriofag lambda) dan membaca bagian buku teks terkait.
- Berpasangan, murid saling menjelaskan tahapan daur lisogenik: adsorpsi, penetrasi, integrasi DNA virus ke DNA sel inang, pembelahan sel inang, dan kondisi peralihan ke daur litik.
- Guru memandu diskusi kelas untuk menyamakan pemahaman dan meminta murid mengisi diagram Venn perbandingan daur litik dan lisogenik yang sudah disediakan (berdasarkan buku siswa).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Dalam kelompok kecil (3-4 orang), murid membuat skema atau infografik sederhana yang menunjukkan dua jalur replikasi virus beserta faktor pemicu peralihan dari lisogenik ke litik (misal: paparan sinar UV, zat kimia, stres sel inang).
- Setiap kelompok mendiskusikan studi kasus: 'Mengapa seseorang yang pernah terkena cacar air bisa mengalami herpes zoster di usia lanjut?' dan menghubungkannya dengan daur lisogenik virus varisela-zoster.
- Kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan skema/gambar secara singkat (2-3 menit per kelompok).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Secara individu, murid menulis refleksi singkat: 'Apakah pemahaman saya tentang replikasi virus mengalami perubahan? Apakah ada penjelasan alternatif yang mungkin tentang bagaimana virus mereplikasi diri? Apa yang masih membingungkan atau belum pasti?'
- Murid berbagi refleksi dengan teman sebangku, lalu beberapa sukarelawan membagikannya kepada seluruh kelas.
- Guru memberikan tanggapan dan mengklarifikasi sumber ketidakpastian dalam konsep replikasi virus (misal: mekanisme pemotongan DNA sel inang, pengaruh sistem imun, dsb.)
Penutup:- Melakukan asesmen akhir: kuis singkat 3 soal sederhana (bisa lisan atau kertas) menanyakan perbedaan kunci daur litik dan lisogenik serta contoh virusnya.
- Murid dan guru bersama-sama menyimpulkan perbedaan mendasar kedua daur dan syarat terjadinya peralihan lisogenik ke litik.
- Memberikan tindak lanjut: membaca tentang peran positif dan negatif virus untuk pertemuan selanjutnya.
- Doa penutup.
Diferensiasi:- Konten: Murid cepat mendapat artikel tambahan tentang virus onkogenik dan hubungannya dengan daur lisogenik; murid lambat diberi panduan langkah-demi-langkah mengisi diagram Venn.
- Proses: Kelompok disusun heterogen; murid lambat mendapat bimbingan lebih dari guru atau tutor sebaya selama diskusi.
- Produk: Murid dapat memilih membuat skema dalam bentuk poster kertas, digital, atau komik pendek sesuai minat.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Sebutkan 3 tahapan pertama daur litik!' dan 'Apakah virus selalu langsung menggandakan diri setelah masuk sel?' untuk mendiagnosis pemahaman awal.
Proses:- Ceklis pengamatan kerja sama, keaktifan, dan kualitas diskusi selama kegiatan pasangan dan kelompok.
- Rubrik penilaian skema/infografik perbandingan daur litik dan lisogenik.
Akhir:- Kuis singkat: (1) Tuliskan satu perbedaan pokok antara daur litik dan daur lisogenik. (2) Beri contoh peristiwa peralihan dari lisogenik ke litik. (3) Mengapa HIV sulit diberantas? Hubungkan dengan daur replikasinya.
Formatif:- Observasi diskusi pasangan dan kelompok menggunakan ceklis partisipasi.
- Penilaian diagram Venn (kelengkapan dan ketepatan perbandingan).
Sumatif:- Kuis akhir lisan/tulis: soal membedakan daur litik dan lisogenik serta menjelaskan kondisi peralihan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis perbedaan daur litik dan lisogenik | Belum mampu mengidentifikasi tahapan atau hanya menyebutkan tanpa perbandingan. | Mampu menyebutkan satu perbedaan sederhana tetapi belum mengaitkan dengan konsekuensi replikasi. | Mampu menjelaskan perbedaan mendasar (lisis vs integrasi, pewarisan materi virus) dengan benar. | Mampu menjelaskan perbedaan, syarat peralihan, dan memberikan contoh kasus nyata dengan tepat. | | Mengevaluasi dan merefleksi pemahaman replikasi virus | Refleksi bersifat umum dan tidak menunjukkan identifikasi ketidakpastian. | Refleksi menyentuh satu keraguan tanpa eksplorasi lebih jauh. | Refleksi mengidentifikasi konsep yang belum jelas dan mengajukan alternatif penjelasan sederhana. | Refleksi menunjukkan kesadaran atas batas pengetahuan, merumuskan pertanyaan baru, dan mengevaluasi alternatif secara kritis. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah kegiatan pemahaman melalui video dan diskusi pasangan cukup membantu murid membedakan daur lisogenik dari litik?
- Apakah kasus herpes zoster memancing rasa ingin tahu dan menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata?
- Bagaimana kualitas refleksi murid? Apakah sudah menunjukkan kemampuan mengevaluasi dan mengidentifikasi ketidakpastian?
Refleksi Murid:- Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang cara virus memperbanyak diri?
- Apakah saya bisa menjelaskan mengapa virus tertentu bisa 'tertidur' di dalam tubuh kita?
- Bagian mana dari proses replikasi virus yang masih membingungkan? Tuliskan pertanyaan yang ingin saya tanyakan lebih lanjut.
SUMBER BELAJAR- Niken Resminingpuri Krisdianti, dkk. 2023. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi). Jakarta: Kemdikbudristek. (Buku Siswa Bab II, hlm. 49–50).
- Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X, Bab II.
- Video animasi daur lisogenik (misal: sumber YouTube tepercaya, seperti 'Bacteriophage Lambda Lytic vs Lysogenic Cycle').
- Kertas plano, spidol warna, atau aplikasi Canva untuk pembuatan skema.
- Slide presentasi guru tentang perbandingan daur litik dan lisogenik.
|