Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar IPA Kelas 10: Replikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Replikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Replikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)

IPA - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Replikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikReplikasi Virus: Daur Litik (Aktivitas 2.2)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengurutkan dan menjelaskan tahapan daur litik virus (pelekatan, penetrasi, sintesis, perakitan, lisis) berdasarkan hasil telaah sumber belajar.
  2. Mengolah informasi tahapan daur litik dalam bentuk diagram atau tabel dan menjelaskan hubungan antartahapan berdasarkan bukti dari sumber ilmiah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi di dalam tubuh kita saat virus menyerang?
  2. Bagaimana virus bisa memperbanyak diri begitu cepat hingga membuat kita sakit?
  3. Mengapa memahami daur litik penting untuk mengembangkan obat antivirus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Memberi salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa sesuai keyakinan masing-masing (DPL-1).
  • Memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar.
  • Melakukan apersepsi dengan tanya jawab singkat: “Pernahkah kalian terserang flu atau demam? Kira-kira apa yang dilakukan virus di dalam tubuh kita?”
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini.
  • Melakukan asesmen diagnostik awal (lisan/tertulis singkat) untuk mengetahui pemahaman awal tentang replikasi virus.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna (konteks penyakit sehari-hari), Menggembirakan (eksplorasi interaktif dengan video)):

  • Murid menyimak tayangan video animasi singkat tentang daur litik virus (misalnya Coronavirus atau bakteriofag).
  • Secara berpasangan, murid membaca dan menelaah materi dari Buku Siswa hlm. 49–50 atau sumber lain tentang tahapan daur litik.
  • Setiap pasangan mendiskusikan urutan tahapan yang benar (pelekatan, penetrasi, sintesis, perakitan, lisis) dan menuliskan penjelasan singkat setiap tahap dalam buku catatan.
  • Guru berkeliling memfasilitasi, mengajukan pertanyaan mendorong, dan memastikan tidak ada miskonsepsi.

Mengaplikasi (Bermakna (menghasilkan produk nyata yang menjelaskan mekanisme biologis), Menggembirakan (kebebasan berkreasi dalam bentuk visual), Berkesadaran (mengaitkan siklus replikasi dengan potensi pencegahan penyakit)):

  • Dalam kelompok kecil (4-5 orang), murid membuat representasi visual daur litik: diagram siklik, komik sains, atau tabel analitik yang menghubungkan tahapan (penyebab, peristiwa utama, akibat pada tahap berikut).
  • Karya harus memuat: (1) urutan tahapan lengkap, (2) penjelasan tiap tahap, (3) hubungan kausal antartahapan berbasis bukti dari sumber ilmiah (misalnya: molekul reseptor spesifik, pelepasan enzim litik).
  • Kelompok memanfaatkan kertas poster, spidol, atau aplikasi digital sederhana (Canva, Jamboard).
  • Guru memberi contoh rubrik penilaian diagram agar murid memahami kualitas yang diharapkan.

Merefleksi (Berkesadaran (evaluasi diri, kesadaran proses belajar), Menggembirakan (berbagi dan merayakan karya)):

  • Pameran singkat: Setiap kelompok menempelkan karyanya di dinding, kemudian separuh anggota kelompok tinggal sebagai presenter, separuh lainnya berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik menggunakan sticky note (plus-delta).
  • Setelah bergantian, murid kembali ke kelompok untuk mendiskusikan umpan balik yang diterima.
  • Murid mengisi jurnal refleksi individu: “Apa yang paling saya pahami? Apa yang masih membingungkan? Bagaimana pengetahuan tentang daur litik bisa membantu saya dalam kehidupan sehari-hari?”
  • Beberapa murid secara sukarela membagikan refleksinya di depan kelas.

Penutup:

  • Guru memandu penyimpulan bersama: meminta satu-dua murid menyebutkan kembali urutan dan peran tiap tahap daur litik.
  • Pelaksanaan asesmen sumatif singkat (kuis lisan atau tulis) untuk mengukur pencapaian TP.
  • Pemberian apresiasi terhadap kerja keras murid.
  • Guru dan murid menutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah menguasai dapat membaca artikel tentang kaitannya daur litik dengan patogenitas virus atau menonton video lisogenik, sedangkan yang memerlukan bimbingan lebih difokuskan pada sumber utama (Buku Siswa dan video pendek).
  • Proses: Untuk murid dengan kecepatan belajar lambat, guru menyediakan LKPD terstruktur dengan gambar tahapan yang perlu diurutkan. Murid cepat bisa bekerja lebih mandiri dan memilih bentuk diagram kompleks (infografis digital).
  • Produk: Murid dapat menyajikan hasil dalam bentuk diagram tulis tangan, infografik digital, komik, atau video pendek (opsional), sesuai minat dan sumber daya yang tersedia.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik non-kognitif: satu pertanyaan tentang kondisi emosi hari ini. Diagnostik kognitif: tiga soal cepat—(1) Apakah virus tergolong makhluk hidup? (2) Sebutkan struktur dasar virus! (3) Menurutmu, bagaimana virus memperbanyak diri? (dijawab lisan/acak)

Proses:

  • Lembar observasi diskusi dan kolaborasi: keaktifan menyampaikan ide, kemampuan mengajukan pertanyaan, kerjasama. Ceklis pemahaman tahapan selama kegiatan Memahami dan Mengaplikasi. Umpan balik sejawat melalui sticky note saat pameran.

Akhir:

  • Soal sumatif: 1) Urutkan tahapan daur litik virus! 2) Jelaskan secara singkat apa yang terjadi pada tahap penetrasi! 3) Mengapa sel inang pecah pada akhir daur litik? 4) Buatlah diagram sederhana yang menunjukkan hubungan antar dua tahap yang berbeda, lengkap dengan keterangan singkat. (Poin soal disesuaikan dengan TP).

Formatif:

  • Observasi kinerja saat diskusi dan pembuatan diagram (mengacu pada rubrik), umpan balik lisan, dan jurnal refleksi.

Sumatif:

  • Kuis akhir berupa soal urutan (menjodohkan atau mengurutkan) dan satu soal uraian singkat: “Jelaskan hubungan tahap sintesis dengan tahap perakitan, mengapa sintesis disebut tahap kunci dalam daur litik?”

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan urutan tahapan daur litikBelum mampu mengurutkan tahapan atau urutan sepenuhnya salah.Mengurutkan dengan 1-2 kesalahan urutan.Mengurutkan seluruh tahapan dengan benar (5 tahap).Mengurutkan seluruh tahapan benar disertai penjelasan singkat yang menunjukkan pemahaman mengapa urutan demikian.
Penjelasan hubungan antartahapanTidak memberikan penjelasan hubungan atau penjelasan tidak berkaitan.Menjelaskan hubungan secara umum tanpa merujuk data/bukti ilmiah.Menjelaskan hubungan kausal antartahapan dengan merujuk informasi dari sumber (misal: pengikatan reseptor menyebabkan fusi/penetrasi).Menjelaskan hubungan dengan argumen ilmiah yang logis, mengaitkan lebih dari dua tahapan, dan menyertakan analisis peran enzim atau materi genetik.
Kualitas penyajian diagram/tabelDiagram tidak jelas, tidak terbaca, atau tidak memuat tahapan yang diminta.Diagram/tabel memuat urutan tetapi kurang rapi atau minim keterangan.Diagram/tabel rapi, jelas, dan mencantumkan keterangan singkat tiap tahap serta hubungan antartahapan.Diagram/tabel sangat informatif, orisinal, menggunakan simbol atau warna untuk memperjelas hubungan, serta dilengkapi sumber bacaan.
Kolaborasi dalam kelompokTidak terlibat dalam diskusi kelompok; pasif.Terlibat namun hanya mengikuti arahan; minim kontribusi ide.Aktif berdiskusi, memberi dan menerima pendapat, serta ikut mengerjakan produk kelompok.Memimpin diskusi, memastikan semua anggota berpartisipasi, dan mengintegrasikan ide-ide berbeda menjadi produk kelompok yang koheren.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mencapai TP? Strategi mana yang paling membantu?
  • Bagaimana respons murid terhadap model Pembelajaran Mendalam hari ini?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap sudah tepat? Apa perbaikan untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanku selama belajar hari ini?
  • Apa yang sudah aku pahami dengan baik tentang daur litik? Bagian mana yang masih perlu kupelajari lagi?
  • Apa manfaat pengetahuan tentang replikasi virus bagi hidupku?
  • Bagaimana kontribusiku dalam kerja kelompok tadi? Apa yang bisa kutingkatkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), hlm. 49–50.
  2. Video animasi daur litik, misalnya dari kanal edukasi biologi (link disiapkan guru).
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) yang disusun guru.
  4. Alat tulis, kertas poster, spidol warna, sticky note, dan perangkat digital (jika memungkinkan).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.