Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar IPA Kelas 10: Apersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk Peralihan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Apersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk Peralihan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Apersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk Peralihan

IPA - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Apersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk Peralihan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikApersepsi, Asesmen Awal, dan Pengantar Virus sebagai Makhluk Peralihan
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan alasan virus disebut makhluk peralihan berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya dibandingkan makhluk hidup dan benda mati.
  2. Murid dapat mengidentifikasi pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki terkait karakteristik virus setelah mengamati fenomena pandemi atau gambar virus.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Saat pandemi Covid-19 dulu, kalian pernah mendengar bahwa virus bukan makhluk hidup, tapi juga bukan benda mati — menurut kalian, apa maksudnya?
  2. Jika virus tidak bisa bergerak, makan, atau bernapas sendiri, mengapa ia bisa menyebabkan jutaan orang sakit dan meninggal?
  3. Apa pertanyaan yang paling ingin kalian jawab tentang virus setelah mengalami sendiri dampak pandemi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama (2 menit).
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat (2 menit).
  • ASESMEN AWAL — Guru membagikan lembar asesmen diagnostik berisi 2 pertanyaan: (1) Sebutkan minimal empat ciri makhluk hidup! (2) Apa yang kamu ketahui tentang virus? Murid menjawab secara mandiri selama 5 menit (5 menit).
  • Guru mengumpulkan lembar asesmen awal dan mencatat secara cepat pola jawaban murid untuk digunakan sebagai dasar diferensiasi (1 menit).
  • APERSEPSI — Guru mengajak murid bermain 'Tebak Kata Pandemi': satu murid memperagakan aktivitas saat pandemi Covid-19 (misalnya memakai masker, cuci tangan, isolasi mandiri) tanpa bersuara, peserta lain menebak. Dilakukan 3 ronde singkat (5 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik kepada kelas dan memberikan ruang bagi 2–3 murid untuk menyampaikan pendapatnya secara lisan (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara eksplisit: 'Hari ini kita akan mencari tahu mengapa virus disebut makhluk peralihan dan belajar merumuskan pertanyaan ilmiah tentang virus.' (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan dua gambar berdampingan di layar: (1) gambar sel bakteri berlabel dengan organel lengkap, dan (2) gambar struktur virus bakteriofag dan koronavirus berlabel kapsid dan asam nukleat. Murid diminta mengamati selama 2 menit secara saksama (berkesadaran: pengamatan terfokus dan terstruktur).
  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Komponen apa saja yang ada pada sel bakteri yang TIDAK ada pada virus?' dan 'Komponen apa yang SAMA-SAMA dimiliki sel dan virus?' Murid menjawab secara lisan bergantian (5 menit).
  • Guru menjelaskan konsep 'makhluk peralihan' menggunakan tabel perbandingan di papan tulis/slide: kolom Ciri Makhluk Hidup — kolom Virus — kolom Benda Mati. Guru mengisi tabel bersama murid secara interaktif, misalnya: memiliki asam nukleat (✓ virus), bereproduksi hanya di sel inang (✓ virus, tapi bergantung inang), tidak memiliki sel (✗ virus tidak punya sel seperti makhluk hidup), tidak bermetabolisme sendiri (✓ seperti benda mati) (10 menit).
  • Murid secara mandiri melengkapi tabel perbandingan yang sama di LKPD masing-masing berdasarkan penjelasan guru dan gambar yang ditampilkan (5 menit) (bermakna: menghubungkan konsep baru dengan pengalaman pandemi yang sudah dialami).
  • Guru memberikan konfirmasi dan meluruskan jika ada isian tabel yang keliru, kemudian menegaskan definisi operasional: 'Virus disebut makhluk peralihan karena memiliki sebagian ciri makhluk hidup (memiliki asam nukleat, dapat bereproduksi di sel inang) sekaligus ciri benda mati (tidak bersel, tidak bermetabolisme mandiri, dapat dikristalkan).' (3 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4–5 orang) secara heterogen berdasarkan hasil asesmen awal (menggembirakan: kerja tim yang saling mendukung).
  • Setiap kelompok menerima LKPD Bagian 2 berisi: (a) satu fenomena pendek (teks 3–4 kalimat) tentang kejadian pandemi Covid-19 atau gambar virus baru yang ditemukan ilmuwan, dan (b) kolom kosong untuk menuliskan minimal 3 pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki terkait karakteristik virus.
  • Guru membimbing murid memahami kriteria 'pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki': harus spesifik, dapat diuji/diobservasi, dan berkaitan dengan karakteristik virus. Contoh pertanyaan ilmiah: 'Apakah semua virus memiliki kapsid?' Contoh bukan pertanyaan ilmiah: 'Mengapa Tuhan menciptakan virus?' (3 menit).
  • Kelompok berdiskusi dan menuliskan minimal 3 pertanyaan ilmiah di LKPD. Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik singkat kepada setiap kelompok (8 menit) (bermakna: mengaitkan fenomena nyata pandemi dengan keterampilan bertanya ilmiah).
  • Setiap kelompok memilih 1 pertanyaan terbaik mereka dan menuliskannya di sticky note atau di papan tulis kelas. Guru memfasilitasi murid membaca pertanyaan kelompok lain (menggembirakan: gallery walk mini, 5 menit).
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Dari semua pertanyaan yang muncul, mana yang paling menarik untuk diselidiki lebih lanjut?' dan mengajak 2–3 murid menyampaikan alasannya (3 menit) (berkesadaran: mendorong murid sadar akan proses berpikir ilmiah mereka sendiri).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk masing-masing. Guru meminta setiap murid mengisi kolom refleksi di LKPD Bagian 3 secara mandiri (5 menit): (a) 'Sebelum belajar hari ini, saya mengira virus adalah...', (b) 'Sekarang saya memahami bahwa virus adalah...', (c) 'Pertanyaan yang masih ingin saya jawab tentang virus adalah...' (berkesadaran: mendorong kesadaran atas perubahan pemahaman diri).
  • Guru mengajak 3–4 murid secara sukarela untuk berbagi jawaban refleksi mereka di depan kelas. Guru merespons dengan apresiasi dan menghubungkan jawaban murid dengan tujuan pembelajaran yang telah dicapai (bermakna: memaknai proses belajar sebagai perjalanan pemahaman).
  • Guru menampilkan kembali tabel perbandingan di slide dan mengajukan pertanyaan penutup refleksi: 'Berdasarkan apa yang kalian pelajari hari ini, mengapa penting bagi kita sebagai manusia untuk memahami karakteristik virus?' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan 1 kalimat di buku catatan (3 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: virus disebut makhluk peralihan karena memiliki sebagian ciri makhluk hidup dan sebagian ciri benda mati; pertanyaan ilmiah yang baik harus spesifik dan dapat diselidiki (3 menit).
  • ASESMEN AKHIR — Guru memberikan kuis lisan/tertulis singkat (exit ticket): murid menuliskan di selembar kertas kecil: (1) Sebutkan 2 ciri virus yang mirip makhluk hidup dan 2 ciri yang mirip benda mati! (2) Tuliskan 1 pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki tentang virus! (5 menit).
  • Guru mengumpulkan exit ticket sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran hari ini.
  • Guru menyampaikan preview pertemuan berikutnya: 'Pada pertemuan selanjutnya kita akan mendalami struktur tubuh virus secara lebih rinci melalui aktivitas telaah gambar.' (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi atas partisipasi murid dan salam penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memiliki pengetahuan awal kuat tentang virus (teridentifikasi dari asesmen awal) diberikan teks tambahan berupa paragraf singkat tentang virus yang dapat dikristalkan (percobaan Wendell Stanley) sebagai bahan pengayaan untuk memperkaya pemahaman konsep makhluk peralihan. Murid yang belum memiliki pengetahuan prasyarat (belum bisa menyebutkan ciri makhluk hidup) diberikan kartu bantu bergambar yang memuat 6 ciri makhluk hidup beserta ilustrasi sederhana sebelum mengisi tabel perbandingan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih ditempatkan dalam kelompok bersama murid yang memiliki pemahaman lebih baik (kelompok heterogen). Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan pemandu di LKPD untuk kelompok yang kesulitan merumuskan pertanyaan ilmiah, misalnya: 'Coba lengkapi kalimat ini: Apakah semua virus memiliki ___?' Murid yang lebih cepat selesai diminta merumuskan lebih dari 3 pertanyaan ilmiah dan mengurutkannya dari yang paling mudah hingga paling sulit untuk diselidiki.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup melengkapi tabel perbandingan dan menuliskan 1 pertanyaan ilmiah. Murid yang sudah berkembang diminta menuliskan 3 pertanyaan ilmiah beserta prediksi jawaban sementara (hipotesis sederhana) untuk masing-masing pertanyaan.

ASESMEN

Awal:

  • Lembar diagnostik tertulis dengan 2 pertanyaan: (1) Sebutkan minimal empat ciri makhluk hidup! (2) Apa yang kamu ketahui tentang virus? Dikerjakan secara mandiri selama 5 menit di awal pendahuluan.
  • Guru menganalisis jawaban secara cepat untuk mengidentifikasi: (a) murid yang sudah menguasai ciri makhluk hidup, (b) murid yang sudah memiliki pengetahuan awal tentang virus, (c) murid yang belum memiliki pengetahuan prasyarat — sebagai dasar pengelompokan dan diferensiasi.

Proses:

  • Observasi dan umpan balik lisan saat murid mengisi tabel perbandingan di LKPD Bagian 1 (TP 10.2.1.1): guru mencatat ketepatan identifikasi ciri.
  • Penilaian kualitas pertanyaan ilmiah yang dirumuskan kelompok di LKPD Bagian 2 (TP 10.2.1.2): guru menggunakan daftar cek kriteria pertanyaan ilmiah (spesifik, dapat diselidiki, berkaitan dengan karakteristik virus).
  • Pengamatan kolom refleksi di LKPD Bagian 3: guru membaca jawaban 'sebelum' dan 'sesudah' untuk melihat perubahan pemahaman murid.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis: murid menuliskan 2 ciri virus yang mirip makhluk hidup, 2 ciri yang mirip benda mati, dan 1 pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki tentang virus. Dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Pengumpulan LKPD lengkap sebagai portofolio bukti belajar pertemuan ini, mencakup tabel perbandingan, daftar pertanyaan ilmiah kelompok, dan refleksi mandiri.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas (apersepsi dan tabel perbandingan): guru mencatat murid yang aktif dan yang pasif.
  • Pemantauan LKPD Bagian 1 (tabel perbandingan) saat murid mengisi secara mandiri: guru berkeliling dan memberikan umpan balik lisan.
  • Observasi kualitas pertanyaan ilmiah yang dituliskan kelompok di LKPD Bagian 2 dan sticky note: guru menilai apakah pertanyaan memenuhi kriteria ilmiah.
  • Pengamatan saat gallery walk mini: guru mencatat kelompok yang mampu membedakan pertanyaan ilmiah dan non-ilmiah.

Sumatif:

  • Exit ticket di akhir pertemuan: murid menuliskan 2 ciri virus mirip makhluk hidup, 2 ciri mirip benda mati, dan 1 pertanyaan ilmiah tentang virus.
  • Penilaian LKPD lengkap (Bagian 1, 2, dan 3) yang dikumpulkan di akhir pertemuan sebagai bukti pencapaian TP 10.2.1.1 dan TP 10.2.1.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan alasan virus disebut makhluk peralihan (TP 10.2.1.1)Murid tidak dapat menyebutkan ciri virus yang mirip makhluk hidup maupun benda mati, atau jawaban tidak relevan dengan konsep makhluk peralihan.Murid dapat menyebutkan 1 ciri virus yang mirip makhluk hidup ATAU 1 ciri yang mirip benda mati, namun belum mampu menghubungkannya dengan konsep makhluk peralihan.Murid dapat menyebutkan minimal 2 ciri virus yang mirip makhluk hidup DAN 2 ciri yang mirip benda mati, serta mampu menjelaskan secara singkat mengapa virus disebut makhluk peralihan.Murid dapat menyebutkan minimal 3 ciri virus yang mirip makhluk hidup DAN 3 ciri yang mirip benda mati, menjelaskan dengan logis dan rinci mengapa virus disebut makhluk peralihan, serta memberikan contoh konkret (misalnya kemampuan dikristalkan sebagai ciri benda mati).
Mengidentifikasi pertanyaan ilmiah tentang karakteristik virus (TP 10.2.1.2)Murid tidak dapat merumuskan pertanyaan, atau pertanyaan yang dirumuskan tidak berkaitan dengan karakteristik virus dan tidak dapat diselidiki secara ilmiah.Murid dapat merumuskan 1 pertanyaan tentang virus, namun pertanyaan masih bersifat umum, tidak spesifik, atau sulit diselidiki secara ilmiah.Murid dapat merumuskan 2–3 pertanyaan ilmiah yang spesifik, berkaitan dengan karakteristik virus, dan dapat diselidiki secara ilmiah.Murid dapat merumuskan lebih dari 3 pertanyaan ilmiah yang spesifik, dapat diselidiki, berkaitan dengan karakteristik virus, dan mampu menjelaskan mengapa pertanyaan tersebut penting untuk dijawab serta menyertakan prediksi/hipotesis sederhana.
Kolaborasi dan komunikasi dalam diskusi kelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil kerja kelompok.Murid berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun kontribusinya minimal; lebih banyak mendengarkan tanpa menyampaikan ide.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, menyampaikan ide, dan mendengarkan pendapat anggota lain dengan baik.Murid sangat aktif dalam diskusi, menyampaikan ide dengan jelas dan logis, mendorong anggota lain untuk berkontribusi, dan membantu kelompok mencapai hasil terbaik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan apersepsi (tebak kata pandemi) berhasil membangun koneksi antara pengalaman murid dengan materi virus yang akan dipelajari?
  • Apakah hasil asesmen awal memberikan informasi yang cukup untuk saya lakukan diferensiasi pembelajaran secara efektif?
  • Apakah semua murid dapat memahami konsep makhluk peralihan melalui tabel perbandingan yang saya gunakan? Kelompok mana yang masih membutuhkan penguatan?
  • Apakah murid mampu merumuskan pertanyaan ilmiah yang memenuhi kriteria? Strategi apa yang perlu saya perbaiki untuk membantu murid yang kesulitan?
  • Apakah alokasi waktu setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional dan efektif?

Refleksi Murid:

  • Sebelum belajar hari ini, saya mengira virus adalah... Sekarang saya memahami bahwa virus adalah...
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling membuatku penasaran atau ingin tahu lebih lanjut?
  • Apakah saya sudah bisa membedakan ciri virus yang mirip makhluk hidup dan yang mirip benda mati? Ciri mana yang masih membingungkan saya?
  • Pertanyaan ilmiah apa yang paling ingin saya selidiki tentang virus, dan mengapa pertanyaan itu penting menurutku?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPA untuk SMA/MA Kelas X Edisi Revisi (Niken Resminingpuri Krisdianti, Elizabeth Tjahjadarmawan, Ayuk Ratna Puspaningsih) — Bab II Virus dan Peranannya, Kemendikbudristek 2023.
  2. Buku Guru IPA untuk SMA/MA Kelas X Edisi Revisi — Panduan Bab II Virus dan Peranannya, Kemendikbudristek 2023.
  3. Gambar struktur virus bakteriofag dan koronavirus (dapat diambil dari Buku Siswa Gambar 2.2 atau sumber terpercaya lainnya).
  4. Video koronavirus dari Kemdikbud: https://buku.kemdikbud.go.id/s/CV (sebagai referensi guru untuk pengantar visual).
  5. LKPD buatan guru: Bagian 1 (Tabel Perbandingan Virus-Makhluk Hidup-Benda Mati), Bagian 2 (Merumuskan Pertanyaan Ilmiah), Bagian 3 (Kolom Refleksi Mandiri).
  6. Lembar asesmen awal diagnostik (2 pertanyaan tertulis).
  7. Lembar exit ticket (kertas kecil untuk kuis akhir).
  8. Sticky note / kertas tempel untuk kegiatan gallery walk mini.
  9. Papan tulis, spidol, dan proyektor/layar untuk menampilkan gambar dan tabel perbandingan.
  10. Kartu bantu bergambar ciri makhluk hidup (untuk murid yang membutuhkan dukungan — diferensiasi konten).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.