Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar IPA Kelas 10: Hakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja Ilmiah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPA kelas 10 dengan topik "Hakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja Ilmiah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPA Kelas 10: Hakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja Ilmiah

IPA - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPA — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Hakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja Ilmiah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPA
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikHakikat Pengukuran dan Besaran Pokok dalam Kerja Ilmiah
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep pengukuran dan peran pentingnya dalam kerja ilmiah berdasarkan pengamatan terhadap fenomena sehari-hari.
  2. Murid dapat mengidentifikasi tujuh besaran pokok beserta satuan SI dan dimensinya secara tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa ketika kita demam, suhu tubuh diukur? Apa yang sebenarnya kita ukur?
  2. Bagaimana caramu membandingkan tinggi badanmu dengan temanmu tanpa alat ukur panjang? Masalah apa yang muncul?
  3. Apa jadinya jika setiap negara menggunakan satuan yang berbeda untuk panjang, seperti jengkal dan hasta?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka dengan salam dan doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
  • Guru memberikan asesmen awal berupa 2 pertanyaan lisan: (1) Apa yang kamu ketahui tentang mengukur? (2) Sebutkan contoh besaran yang sering kamu ukur sehari-hari.
  • Guru menampilkan gambar/foto kegiatan pengukuran (tukang jahit, dokter, koki) dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengamati fenomena pengukuran dari gambar yang ditampilkan guru dan mencatat apa yang diukur, alat ukurnya, dan satuan yang mungkin digunakan. (Mengamati, Memproses)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (4 orang) untuk menjawab LKPD 1: Menyimpulkan pengertian pengukuran dan mengapa pengukuran penting dalam kehidupan sehari-hari serta dalam kerja ilmiah. (Mempertanyakan, Kolaborasi)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan definisi pengukuran dan perannya dalam sains.
  • Guru memperkenalkan 7 besaran pokok melalui tayangan infografis, lalu murid mencermati tabel besaran pokok, satuan SI, dan lambang dimensinya di Buku Siswa.
  • Murid secara berpasangan berlatih mencocokkan besaran pokok dengan satuan dan dimensinya menggunakan kartu permainan “Besaran Pokok Match-Up”. (Menggembirakan)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap pasangan mengambil satu kartu skenario (misal: menentukan massa gula, mengukur suhu larutan, menghitung panjang meja) lalu menentukan besaran pokok yang terlibat, satuan SI, dan dimensinya.
  • Murid menuliskan jawabannya di papan tulis kecil/whiteboard mini dan mempresentasikannya singkat kepada pasangan lain secara gallery walk. (Komunikasi, Kreativitas)
  • Guru memberikan tantangan tambahan: “Mengapa dimensi panjang selalu [L] meskipun kita mengukur lebar, tinggi, atau diameter?” untuk memperdalam pemahaman. (Bernalar kritis)

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengisi lembar refleksi individu: menuliskan satu hal baru yang dipahami, satu hal yang masih membingungkan, dan bagaimana mereka akan menggunakan konsep pengukuran di rumah.
  • Guru meminta beberapa murid berbagi refleksinya secara sukarela. (Berkesadaran)
  • Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi yang muncul, kemudian mengajak murid mensyukuri keteraturan besaran dan satuan sebagai bukti kebesaran Tuhan. (Keimanan)

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin penting: definisi pengukuran, perannya dalam kerja ilmiah, dan 7 besaran pokok dengan satuan SI serta dimensinya.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat 5 soal pilihan ganda/esai singkat untuk mengecek ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya tentang besaran turunan dan notasi ilmiah, serta menugaskan murid membaca Buku Siswa halaman terkait.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid kecepatan belajar tinggi: Disediakan bacaan tambahan tentang sejarah sistem metrik dan perbandingannya dengan sistem imperial. Untuk murid kecepatan belajar rendah: Focus pada 4 besaran pokok paling dekat (panjang, massa, waktu, suhu) terlebih dahulu.
  • Proses: Murid cepat dapat langsung mengerjakan tantangan dimensi besaran turunan dari modul pengayaan. Murid lambat mendapat bimbingan lebih intensif dalam permainan kartu dan menggunakan alat peraga konkret seperti meteran, timbangan, termometer.
  • Produk: Murid cepat diminta membuat poster digital yang menjelaskan hubungan besaran pokok dan satuan SI dengan contoh alat ukurnya. Murid lambat cukup melengkapi tabel besaran pokok dan menggambar satu contoh alat ukur.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang mengukur? Sebutkan contoh besaran yang sering kalian ukur dalam kehidupan sehari-hari!' Murid merespon secara serentak atau ditunjuk, guru mencatat gambaran awal pemahaman murid.

Proses:

  • Guru berkeliling selama diskusi kelompok dan mengamati kemampuan murid dalam mengobservasi fenomena, mengajukan pertanyaan, dan bekerja sama. Gunakan lembar observasi sederhana dengan indikator: keaktifan bertanya, ketepatan identifikasi besaran, dan partisipasi dalam permainan kartu.
  • Hasil LKPD 1 dan pekerjaan kartu skenario dinilai berdasarkan akurasi identifikasi besaran pokok, satuan, dan dimensi.

Akhir:

  • Kuis tertulis terdiri dari: (1) Jelaskan pengertian pengukuran dan berikan dua contoh pentingnya dalam sains; (2) Sebutkan tujuh besaran pokok; (3) Lengkapi tabel dengan mengisi satuan SI dan dimensi untuk beberapa besaran pokok; (4) Pilihan ganda tentang lambang dimensi; (5) Uraian singkat tentang perbedaan besaran pokok dan turunan. Skor total 100.

Formatif:

  • Pengamatan partisipasi dalam diskusi kelompok dan gallery walk
  • Penilaian hasil LKPD 1 dan kartu skenario
  • Lembar refleksi individu

Sumatif:

  • Kuis singkat 5 soal (3 pilihan ganda, 2 uraian) di akhir pertemuan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Konsep Pengukuran dan Perannya dalam Kerja IlmiahBelum mampu mendefinisikan pengukuran; contoh yang diberikan tidak relevan atau tidak ada.Dapat mendefinisikan pengukuran secara sederhana namun kurang lengkap; contoh peran dalam sains masih terbatas dan kurang tepat.Mampu menjelaskan pengukuran sebagai proses membandingkan dengan satuan standar; dapat memberi contoh peran pengukuran dalam eksperimen, namun penjelasan belum mendalam.Mampu menjelaskan pengukuran sebagai proses memperoleh data kuantitatif menggunakan besaran dan satuan; mampu mengaitkan pentingnya pengukuran dengan validitas dan reliabilitas data dalam kerja ilmiah disertai contoh beragam yang relevan.
Identifikasi Besaran Pokok, Satuan SI, dan DimensiBelum mampu menyebutkan nama besaran pokok atau salah menyebutkan lebih dari 3 besaran; tidak dapat menyebutkan satuan SI dan dimensi.Dapat menyebutkan 3-4 besaran pokok dengan benar, namun satuan dan dimensi masih keliru atau tidak lengkap; mampu mengidentifikasi dimensi untuk satu atau dua besaran pokok.Dapat menyebutkan 5-6 besaran pokok, satuan SI, dan dimensinya dengan sedikit kesalahan; mampu menjelaskan hubungan satuan dan dimensi secara sederhana.Mampu menyebutkan seluruh 7 besaran pokok, satuan SI, dan lambang dimensi dengan tepat; dapat menjelaskan bahwa dimensi menunjukkan bagaimana besaran tersusun dari besaran pokok; mampu membedakan dimensi besaran pokok dan turunan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid aktif dalam diskusi dan permainan kartu? Jika tidak, apa penyebabnya dan bagaimana perbaikan untuk pertemuan selanjutnya?
  • Apakah strategi permainan dan gallery walk berhasil membantu murid memahami besaran pokok? Bagaimana respons murid terhadap metode tersebut?
  • Apakah asesmen akhir sudah sesuai untuk mengukur ketercapaian kedua tujuan pembelajaran? Adakah soal yang perlu diperbaiki?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling berkesan dari pelajaran hari ini?
  • Bagian mana yang paling sulit dipahami dari materi pengukuran dan besaran pokok?
  • Bagaimana caramu menerapkan konsep pengukuran di rumah atau lingkungan sekitar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), halaman 4–10.
  2. Infografis 7 Besaran Pokok dan Satuan SI (cetak atau digital).
  3. Kartu permainan 'Besaran Pokok Match-Up' (setiap set berisi kartu nama besaran, satuan, dan lambang dimensi).
  4. Alat peraga pengukuran (meteran, termometer, timbangan digital, stopwatch) untuk demonstrasi awal.
  5. Video animasi pendek tentang sejarah pengukuran (opsional).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.