Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 2

Modul Ajar Informatika Kelas 9: Pemrosesan Data dengan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen dan Lembar Kerja

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 9 dengan topik "Pemrosesan Data dengan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen dan Lembar Kerja". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Informatika Kelas 9: Pemrosesan Data dengan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen dan Lembar Kerja

Informatika - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Informatika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pemrosesan Data dengan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen dan Lembar Kerja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPemrosesan Data dengan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen dan Lembar Kerja
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi jenis perangkat lunak pengolah teks, lembar kerja, dan presentasi serta mendeskripsikan fungsi dan manfaat masing-masing untuk mendukung produktivitas.
  2. Murid dapat menerapkan konsep himpunan data terstruktur sederhana menggunakan perangkat lunak lembar kerja untuk mengolah data kegiatan sekolah dengan volume kecil.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan kamu harus membuat laporan hasil belajar kelompok dengan data nilai, jadwal, dan rekap kehadiran — perangkat lunak apa yang paling tepat kamu gunakan untuk masing-masing bagian dan mengapa?
  2. Apa bedanya menyimpan daftar nilai 30 siswa di dokumen teks biasa dibandingkan menyimpannya di lembar kerja (spreadsheet)? Mana yang lebih mudah diolah dan mengapa?
  3. Jika data kegiatan ekskul sekolah tersebar di banyak kertas catatan, bagaimana kamu bisa mengubahnya menjadi informasi yang berguna dengan bantuan komputer?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengecek kehadiran, dan meminta murid merapikan posisi duduk serta menyiapkan perangkat (komputer/laptop).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat: menampilkan 3 ikon aplikasi (Word/Docs, Excel/Sheets, PowerPoint/Slides) dan bertanya kepada 3–4 murid secara acak untuk menyebutkan nama, fungsi, dan kapan mereka pernah menggunakannya. Guru mencatat pola jawaban di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama ('Bayangkan kamu harus membuat laporan hasil belajar kelompok...') dan memberikan waktu 2 menit bagi murid untuk menuliskan jawaban singkat di sticky note atau selembar kertas kecil.
  • Guru mengumumkan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mengidentifikasi jenis perangkat lunak pengolah dokumen dan menerapkan lembar kerja untuk mengolah data kegiatan sekolah secara terstruktur.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: eksplorasi konsep (15 menit) → praktik mandiri (30 menit) → refleksi dan presentasi mini (10 menit), serta kriteria keberhasilan yang diharapkan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan tiga contoh dokumen nyata dari konteks sekolah: (1) surat undangan rapat kelas dalam format.docx, (2) rekap nilai ulangan dalam format.xlsx, (3) presentasi laporan kegiatan OSIS dalam format.pptx. Murid diminta mengamati ketiganya selama 2 menit sebelum diskusi.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa isi dokumen ini? Mengapa masing-masing menggunakan format berbeda?' Murid menjawab secara bergantian. Guru mencatat poin-poin penting di papan tulis dan mengaitkan dengan konsep format data teks, spreadsheet, dan presentasi.
  • Guru menjelaskan secara ringkas perbedaan fungsional tiga perangkat lunak: pengolah teks (untuk narasi/laporan terformat), lembar kerja (untuk data terstruktur dalam baris dan kolom, mendukung kalkulasi dan sortir), dan presentasi (untuk penyampaian visual). Penjelasan disertai contoh ekstensi file: .docx, .odt, .xlsx, .ods, .pptx.
  • Guru memperkenalkan konsep 'himpunan data terstruktur' dengan analogi konkret: bayangkan daftar peserta lomba sekolah ditulis di secarik kertas versus dimasukkan ke dalam tabel dengan kolom nama, kelas, lomba, dan nilai — mana yang lebih mudah dicari urutannya? Murid menjawab secara lisan.
  • Murid mencatat secara mandiri (berkesadaran) tiga fungsi utama masing-masing perangkat lunak dalam format tabel sederhana di buku catatan mereka. Guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik singkat kepada 2–3 murid.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja digital atau membuka template spreadsheet kosong di komputer masing-masing murid. Template berisi header kolom: No, Nama Peserta, Kelas, Jenis Kegiatan, Tanggal, Nilai/Skor, dan Keterangan.
  • Murid mendapatkan skenario kontekstual: 'Kamu adalah sekretaris OSIS yang harus merekap data 10 peserta lomba cerdas cermat tingkat sekolah. Data diberikan dalam bentuk kartu informasi acak.' Guru membagikan 10 kartu data (fisik atau digital) yang berisi informasi tidak berurutan tentang peserta lomba.
  • Murid memasukkan data dari kartu ke dalam spreadsheet secara terstruktur, memastikan setiap baris mewakili satu peserta (record) dan setiap kolom mewakili satu atribut (field). Ini merupakan penerapan langsung konsep himpunan data terstruktur.
  • Setelah data masuk, murid diminta: (a) menggunakan fitur Sort/Urutkan untuk mengurutkan data berdasarkan Nilai dari tertinggi ke terendah, (b) menggunakan fungsi SUM atau AVERAGE sederhana untuk menghitung total dan rata-rata nilai, (c) menambahkan kolom 'Status' dan mengisi secara manual 'Lolos' atau 'Tidak Lolos' berdasarkan nilai rata-rata.
  • Bagi yang selesai lebih cepat (diferensiasi), murid diminta menambahkan filter otomatis dan membuat grafik batang sederhana dari data nilai. Bagi yang membutuhkan pendampingan lebih, guru atau teman sebaya membantu langkah entri data dan pengurutan.
  • Guru memantau proses kerja dengan berkeliling, memberikan umpan balik formatif langsung: 'Kolom mana yang sudah benar? Apa yang perlu diperbaiki dari struktur datamu?' Murid didorong untuk bertanya aktif.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid berpasangan (think-pair-share) untuk memeriksa hasil spreadsheet masing-masing: apakah data sudah terstruktur dengan benar, apakah formula bekerja dengan tepat, dan apakah urutan data sudah sesuai instruksi. Pasangan saling memberikan satu poin pujian dan satu saran perbaikan (penilaian sejawat).
  • Tiga murid secara sukarela menampilkan hasil spreadsheet mereka ke layar/proyektor selama 1–2 menit masing-masing. Kelas memberikan umpan balik konstruktif dipandu guru dengan pertanyaan: 'Apa yang sudah baik? Apa yang bisa ditingkatkan?'
  • Guru memfasilitasi diskusi reflektif singkat: 'Sekarang kalian sudah mengolah data dengan lembar kerja — apa perbedaan cara berpikir yang kalian rasakan dibanding mencatat di kertas biasa? Konsep apa yang baru kalian sadari?'
  • Murid menuliskan secara individual di buku catatan atau kertas refleksi: (a) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini, (b) satu kesulitan yang mereka hadapi dan cara mengatasinya, (c) satu situasi nyata di luar kelas di mana mereka bisa menerapkan keterampilan ini.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Apa tiga perangkat lunak yang kita bahas hari ini dan apa fungsi utama masing-masing?' Guru melengkapi atau mengklarifikasi jika ada konsep yang kurang tepat.
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat: murid menjawab 3 soal pilihan singkat secara tertulis di kertas atau Google Form (jika tersedia) — satu soal tentang identifikasi perangkat lunak yang tepat untuk sebuah kebutuhan, satu soal tentang fungsi spreadsheet, satu soal tentang struktur data terstruktur.
  • Guru memberikan umpan balik umum atas proses pembelajaran hari ini, mengapresiasi keterlibatan aktif murid, dan menyebutkan 2–3 hal yang berjalan baik selama kegiatan.
  • Guru menyampaikan koneksi ke pertemuan berikutnya: murid akan belajar mengintegrasikan data antar perangkat lunak dan merancang konten dengan memanfaatkan alat teknologi digital.
  • Guru menutup kelas dengan meminta murid menyimpan file spreadsheet dengan nama terstandar (misal: NamaLengkap_RekapLomba_Kelas9.xlsx) dan menutup komputer dengan benar.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan spreadsheet dapat menggunakan template yang sudah diisi sebagian (header dan 3 baris contoh sudah tersedia). Murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi data lebih kompleks dengan 15 entri dan lebih banyak kolom atribut.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapatkan kartu panduan langkah demi langkah (step-by-step card) berisi cara memasukkan data, menggunakan Sort, dan menulis fungsi SUM/AVERAGE. Murid yang cepat langsung bekerja mandiri tanpa panduan dan didorong mengeksplorasi fitur tambahan seperti pemformatan bersyarat (conditional formatting) atau grafik.
  • Produk: Hasil akhir minimal adalah spreadsheet dengan data 10 peserta yang terurut dan memiliki satu formula kalkulasi. Murid dengan kemampuan tinggi diharapkan menghasilkan spreadsheet yang dilengkapi grafik batang nilai dan kolom status otomatis.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan ikon tiga aplikasi (pengolah teks, lembar kerja, presentasi) dan meminta 3–4 murid menyebutkan nama, fungsi, dan kapan mereka pernah menggunakannya.
  • Murid menuliskan di sticky note/kertas kecil jawaban atas pertanyaan pemantik: 'Perangkat lunak apa yang paling tepat untuk membuat laporan nilai, jadwal, dan rekap kehadiran?' — guru mengumpulkan dan memetakan pola jawaban untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru memantau tabel catatan yang dibuat murid tentang fungsi tiga perangkat lunak dan memberikan umpan balik langsung.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling mengamati proses entri data dan penggunaan formula. Guru mencatat nama peserta yang mengalami kesulitan pada lembar observasi singkat untuk tindak lanjut.
  • Penilaian sejawat pada tahap Merefleksi: murid mengisi lembar umpan balik berpasangan (2 kriteria: struktur data benar/tidak, formula benar/tidak) dan menyampaikan saran perbaikan.

Akhir:

  • Tiga soal tertulis singkat dikerjakan individu di akhir pertemuan (5 menit): (1) 'Sebutkan perangkat lunak yang paling tepat untuk menyimpan daftar nilai 30 siswa beserta alasannya', (2) 'Jelaskan apa yang dimaksud dengan data terstruktur dalam konteks lembar kerja', (3) 'Jika kamu ingin mengurutkan data peserta lomba dari nilai tertinggi ke terendah, fitur apa yang kamu gunakan di spreadsheet?'
  • Pengumpulan file spreadsheet hasil praktik sebagai bukti capaian TP 9.3.3.2, dinilai menggunakan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Asesmen diagnostik lisan di awal: guru bertanya tentang pengalaman menggunakan tiga perangkat lunak untuk mengukur pengetahuan awal.
  • Observasi guru selama tahap Mengaplikasi: guru menilai ketepatan struktur data, penggunaan formula, dan kemampuan sortir menggunakan lembar observasi.
  • Penilaian sejawat berpasangan pada tahap Merefleksi: murid memeriksa hasil spreadsheet pasangan dengan kriteria terstruktur (data lengkap, formula benar, data terurut).

Sumatif:

  • Tiga soal pilihan singkat tertulis di akhir pembelajaran: mengidentifikasi perangkat lunak yang tepat untuk kebutuhan tertentu, menjelaskan fungsi spreadsheet, dan menggambarkan struktur data terstruktur.
  • Produk spreadsheet yang diserahkan guru di akhir pertemuan dinilai berdasarkan rubrik: kelengkapan data, ketepatan struktur (baris = record, kolom = field), kebenaran formula, dan ketepatan pengurutan data.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Jenis dan Fungsi Perangkat Lunak (TP 9.3.3.1)Murid tidak dapat menyebutkan jenis perangkat lunak pengolah teks, lembar kerja, atau presentasi dengan benar, dan tidak dapat menjelaskan fungsinya.Murid dapat menyebutkan 1–2 jenis perangkat lunak tetapi penjelasan fungsi masih tidak tepat atau sangat umum (misalnya hanya menyebut 'untuk buat dokumen').Murid dapat menyebutkan ketiga jenis perangkat lunak dengan benar dan mendeskripsikan fungsi masing-masing secara tepat, meskipun belum mampu mengaitkan dengan konteks produktivitas secara spesifik.Murid dapat menyebutkan ketiga jenis perangkat lunak, mendeskripsikan fungsi dan manfaat masing-masing secara tepat, dan dapat memberikan contoh nyata penggunaannya dalam konteks kegiatan sekolah untuk mendukung produktivitas.
Struktur Data Terstruktur dalam Lembar Kerja (TP 9.3.3.2 — aspek struktur)Murid tidak dapat membuat tabel data terstruktur; data dimasukkan secara acak tanpa pemisahan baris dan kolom yang bermakna.Murid membuat tabel dengan header kolom tetapi pengisian data tidak konsisten (ada kolom yang dikosongkan, baris tidak mewakili satu record, atau ada penggabungan data yang seharusnya dipisah).Murid membuat tabel terstruktur dengan header kolom yang relevan dan setiap baris mewakili satu record data secara konsisten, meskipun ada 1–2 ketidaksesuaian kecil.Murid membuat tabel data terstruktur dengan sempurna: header kolom relevan dan lengkap, setiap baris adalah satu record, setiap kolom adalah satu atribut, dan data diisi secara konsisten tanpa kesalahan entri yang berarti.
Pengolahan Data dengan Lembar Kerja (TP 9.3.3.2 — aspek pengolahan)Murid tidak dapat menggunakan fitur Sort maupun fungsi kalkulasi dasar (SUM/AVERAGE) meskipun sudah mendapat panduan.Murid dapat menggunakan salah satu dari dua kemampuan (Sort ATAU fungsi kalkulasi) tetapi hasilnya tidak tepat atau prosesnya memerlukan bantuan penuh dari guru.Murid dapat menggunakan fitur Sort untuk mengurutkan data dan menuliskan fungsi SUM atau AVERAGE dengan benar secara mandiri, meskipun sesekali masih perlu konfirmasi dari guru.Murid secara mandiri menggunakan fitur Sort, menuliskan fungsi kalkulasi dengan benar, menambahkan kolom Status, dan mampu menjelaskan alasan pemilihan setiap langkah pengolahan data kepada teman atau guru.
Refleksi dan Kesadaran BelajarMurid tidak dapat menuliskan refleksi pembelajaran atau hanya menulis kalimat yang tidak berkaitan dengan materi.Murid menuliskan refleksi singkat tetapi hanya menyebutkan apa yang dilakukan (deskripsi aktivitas) tanpa menunjukkan pemahaman atau evaluasi diri.Murid menuliskan hal baru yang dipelajari dan satu kesulitan yang dihadapi, meskipun koneksi ke kehidupan nyata belum tertulis.Murid menuliskan refleksi lengkap: satu hal baru yang dipelajari, satu kesulitan dan cara mengatasinya, serta satu situasi nyata di luar kelas di mana mereka dapat menerapkan keterampilan ini — ditulis dengan jelas dan runtut.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid memahami perbedaan fungsional antara pengolah teks, lembar kerja, dan presentasi sebelum masuk ke tahap praktik? Indikator mana yang menunjukkan hal ini?
  • Seberapa efektif skenario kontekstual (rekap data lomba OSIS) dalam membantu murid memahami konsep himpunan data terstruktur? Apakah konteks ini cukup relevan dan menarik?
  • Murid mana yang membutuhkan dukungan lebih pada tahap pengolahan data? Apa strategi diferensiasi tambahan yang perlu disiapkan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu 80 menit terbagi dengan proporsional untuk tiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Tahap mana yang perlu disesuaikan waktunya?
  • Bagaimana kualitas pertanyaan yang diajukan murid selama proses praktik — apakah menunjukkan pemahaman konseptual atau hanya teknis semata?

Refleksi Murid:

  • Sebelum pelajaran hari ini, apa yang sudah kamu ketahui tentang spreadsheet? Apa yang ternyata berbeda dari yang kamu bayangkan?
  • Bagian mana dari praktik mengolah data tadi yang paling menantang untukmu? Bagaimana kamu akhirnya mengatasi tantangan itu?
  • Menurutmu, mengapa data perlu disimpan dalam format terstruktur (tabel dengan baris dan kolom) dibandingkan ditulis bebas? Berikan satu contoh situasi nyata.
  • Di antara pengolah teks, lembar kerja, dan presentasi — mana yang paling berguna untukmu sekarang dan mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Informatika Kelas IX SMP/MTs Edisi Revisi (Bab 3: Literasi Digital untuk Produktivitas) — materi format data teks (.docx, .xlsx, .pptx) dan perangkat lunak perkantoran.
  2. Panduan Guru Informatika Kelas IX SMP/MTs Edisi Revisi — panduan pelaksanaan Bab 3 dan peta materi.
  3. Komputer/laptop dengan aplikasi Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) atau LibreOffice (Writer, Calc, Impress) atau Google Workspace (Docs, Sheets, Slides) yang terinstall/tersedia.
  4. Template spreadsheet kosong untuk praktik rekap data peserta lomba (disiapkan guru, dibagikan secara digital atau dicetak sebagai panduan).
  5. Kartu data peserta lomba (10 kartu berisi informasi acak) — dapat dicetak atau ditampilkan digital untuk skenario praktik.
  6. Proyektor/layar untuk menampilkan contoh dokumen (.docx,.xlsx,.pptx) dan hasil kerja murid saat sesi presentasi mini.
  7. Lembar refleksi individu (cetak atau digital) berisi tiga pertanyaan refleksi terstruktur.
  8. Lembar observasi guru untuk mencatat perkembangan murid selama tahap Mengaplikasi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.