MODUL AJAR Informatika — Kelas 9 (Fase D) Topik: Bab 3 — Literasi Digital untuk Produktivitas INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Informatika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Literasi Digital untuk Produktivitas |
|---|
| Alokasi Waktu | 16 JP (16 x 40 menit = 640 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 8 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 9.3.1 Menjelaskan cara kerja dan penggunaan mesin pencari di internet untuk menemukan sumber informasi digital
- TP 9.3.2 Menerapkan pemanfaatan lembar kerja pengolah data untuk mengorganisasi dan mengolah himpunan data sederhana
- TP 9.3.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan yang memuat data terstruktur
- TP 9.3.4 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi presentasi untuk menyajikan informasi visual berbasis data
- TP 9.3.5 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk memproduksi konten visual informatif
- TP 9.3.6 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten digital melalui saluran komunikasi sekolah
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana mesin pencari seperti Google dapat menampilkan jutaan halaman web hanya dalam sepersekian detik setelah kita mengetik kata kunci?
- Apa perbedaan mendasar antara cara kerja mesin pencari kata kunci tradisional dengan mesin pencari berbasis kecerdasan artifisial (AI) dalam menyajikan jawaban?
- Bagaimana cara menata catatan acak di atas kertas agar rapi dan mudah dianalisis di komputer?
- Mengapa kita perlu membedakan jenis data angka dan teks saat membuat tabel di aplikasi lembar kerja?
- Bagaimana cara kita menghitung total, rata-rata, nilai tertinggi, dan nilai terendah dari puluhan data secara cepat tanpa menghitungnya satu per satu?
- Mengapa penulisan rumus atau fungsi pada lembar kerja selalu harus diawali dengan tanda sama dengan (=)?
- Bagaimana cara menyajikan data tabel angka ke dalam dokumen laporan tertulis agar susunannya rapi dan mudah dibaca?
- Fitur apa saja pada aplikasi pengolah dokumen yang dapat membantu kita mengorganisasikan bagian-bagian laporan secara terstruktur?
- Mengapa grafik batang atau lingkaran pada salindia presentasi lebih cepat dipahami audiens dibandingkan menampilkan tabel berisi deretan angka?
- Bagaimana cara kita menghubungkan data tabel dari lembar kerja ke dalam aplikasi presentasi agar grafik visual yang dihasilkan tepat dan rapi?
- Bagaimana sebuah poster digital atau infografis dapat menyampaikan informasi rumit menjadi lebih mudah dipahami dalam sekali lihat?
- Fitur apa saja pada aplikasi desain grafis digital yang dapat kita manfaatkan agar pesan visual terlihat menarik dan informatif?
- Bagaimana cara kita membagikan karya informasi digital agar sampai secara tepat dan aman kepada seluruh warga sekolah?
- Saluran komunikasi sekolah apa saja yang dapat kita gunakan untuk menyebarkan pengumuman atau konten kegiatan secara digital?
- Bagaimana integrasi antara mesin pencari, lembar kerja, dokumen laporan, presentasi, dan media visual dapat menghasilkan karya produktivitas digital yang bermanfaat bagi warga sekolah?
- Mengapa kita perlu memverifikasi keakuratan formula data sebelum menyajikannya ke dalam bentuk laporan publikasi sekolah?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Cara Kerja dan Penggunaan Mesin Pencari di Internet untuk Menemukan Sumber Informasi Digital — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.1 Menjelaskan cara kerja dan penggunaan mesin pencari di internet untuk menemukan sumber informasi digital
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai cara kerja serta penggunaan mesin pencari internet (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat dengan menampilkan 2 pertanyaan pemantik di layar proyektor untuk mengecek pemahaman dasar murid mengenai komponen mesin pencari (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak paparan interaktif dan infografis tentang 3 tahapan utama cara kerja mesin pencari konvensional (crawling/perayapan, indexing/pengindeksan, ranking/pemeringkatan) serta cara kerja mesin pencari berbasis AI yang menggunakan pemrosesan bahasa alami (NLP) dan penyusunan sintesis jawaban (15 menit).
- Murid secara berpasangan mengikuti kuis cepat 'Tebak Peran Mesin Pencari' yang menggembirakan melalui kartu alur interaktif untuk memasangkan istilah crawling, indexing, dan ranking dengan deskripsi fungsinya secara tepat (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menerima Lembar Kerja Eksplorasi Mesin Pencari yang berisi 4 skenario pencarian informasi dan menerapkan teknik penggunaan operator pencarian spesifik (tanda kutip "", site:, filetype:) serta penulisan prompt berbasis AI untuk menemukan sumber informasi digital yang tepat (20 menit).
- Murid menuliskan penjelasan tertulis pada lembar kerja mengenai bagaimana mesin pencari memproses kata kunci tersebut dari tahap indeks hingga menyajikan hasil di layar (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil penjelasannya mengenai cara kerja mesin pencari dan membandingkan efektivitas hasil pencarian menggunakan kata kunci biasa dibandingkan dengan operator pencarian atau prompt terstruktur (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan konsep esensial tentang tiga tahapan kerja mesin pencari konvensional dan mekanisme mesin pencari berbasis AI (3 menit).
- Murid mengerjakan asesmen akhir singkat (exit ticket) berupa 2 soal penjelasan konsep cara kerja dan teknik penggunaan mesin pencari (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual alur crawling-indexing-ranking dan daftar operator penelusuran dasar. Murid yang mahir diberikan skenario penelusuran dokumen ilmiah dengan kombinasi operator Boolean tingkat lanjut.
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar rendah didampingi guru secara bertahap saat menguraikan alur cara kerja mesin pencari, sedangkan murid yang mandiri langsung menganalisis perbandingan hasil pencarian tradisional versus AI.
- Produk: Penjelasan cara kerja dan penggunaan mesin pencari disajikan dalam bentuk lembar kerja isian berstruktur atau bagan alur penjelas bertingkat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik: (1) Sebutkan fungsi utama mesin pencari web! (Acuan jawaban benar: Menemukan dan menampilkan halaman web atau informasi digital di internet yang relevan dengan kata kunci pengguna); (2) Apa yang dimaksud dengan perayapan (crawling) pada mesin pencari? (Acuan jawaban benar: Proses bot/spider mesin pencari menjelajahi dan mengumpulkan data dari halaman-halaman web di seluruh dunia).
Proses:- Penilaian lembar kerja pada tahap Mengaplikasi dengan 4 skenario pencarian: (1) Skenario mencari frasa persis 'sampah plastik laut' -> operator: "sampah plastik laut"; (2) Skenario mencari modul ajar di domain pemerintah -> operator: site:kemdikbud.go.id; (3) Skenario mencari materi format PDF -> operator: filetype:pdf; (4) Skenario sintesis konsep AI -> prompt: jelaskan ringkas perbedaan mesin pencari web dan AI. Kriteria penilaian: ketepatan sintaks operator/prompt dan ketepatan penjelasan alur pemrosesan data (crawling, indexing, ranking).
Akhir Pertemuan:- Exit Ticket (Cek Pemahaman): (1) Jelaskan secara berurutan 3 tahap kerja mesin pencari konvensional dalam menyajikan data! (Acuan: Crawling/mengumpulkan data halaman web, Indexing/menyimpan dan mengorganisasi data ke pangkalan data kata kunci, Ranking/mengurutkan dan menyajikan halaman paling relevan); (2) Jelaskan bagaimana cara kerja prompt pada mesin pencari AI menghasilkan jawaban! (Acuan: Model AI menganalisis instruksi pengguna menggunakan pemrosesan bahasa alami, menelusuri data pelatihan/web, lalu menyintesis ringkasan jawaban langsung bukan sekadar tautan).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal melalui kuis lisan 2 butir soal
- Observasi formatif selama pengerjaan Lembar Kerja Eksplorasi Mesin Pencari
- Tiket keluar (exit ticket) penjelasan konsep di akhir pertemuan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Cara Kerja Mesin Pencari | Hanya mampu menyebutkan nama mesin pencari tanpa dapat menguraikan tahapan crawling, indexing, atau ranking. | Mampu menjelaskan 1 tahapan cara kerja mesin pencari dengan tepat dari 3 tahapan (crawling, indexing, ranking). | Mampu menjelaskan 2-3 tahapan cara kerja mesin pencari (crawling, indexing, ranking) secara tepat dan berurutan. | Mampu menjelaskan seluruh 3 tahapan cara kerja mesin pencari konvensional (crawling, indexing, ranking) dan membedakannya dengan mekanisme sintesis mesin pencari AI secara mendalam dan mandiri. | | Penjelasan Penggunaan Fitur/Operator Mesin Pencari | Belum mampu menjelaskan fungsi operator pencarian maupun prompt pencarian digital. | Mampu menjelaskan fungsi 1 operator pencarian digital (misalnya hanya tanda kutip "") secara tepat sesuai peruntukannya. | Mampu menjelaskan penggunaan 2-3 operator pencarian spesifik (tanda kutip, site:, filetype:) untuk menemukan sumber digital yang relevan. | Mampu menjelaskan secara lengkap penggunaan seluruh operator pencarian (tanda kutip, site:, filetype:) serta perumusan prompt mesin pencari AI untuk menemukan sumber informasi digital spesifik secara efektif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk aktivitas kuis tebak alur dan praktik lembar kerja berjalan efektif sesuai rencana?
- Bagian penjelasan mana yang masih sulit dipahami murid, apakah pada konsep pengindeksan (indexing) atau mekanisme inferensi mesin pencari AI?
Murid:- Tahapan cara kerja mesin pencari mana yang paling menarik dan baru kamu ketahui hari ini?
- Bagaimana teknik penggunaan operator pencarian atau prompt yang kamu pelajari hari ini membantumu mencari tugas sekolah dengan lebih cepat?
Pertemuan 2 — Menerapkan Pemanfaatan Lembar Kerja Pengolah Data untuk Mengorganisasi Himpunan Data Sederhana — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.2 Menerapkan pemanfaatan lembar kerja pengolah data untuk mengorganisasi dan mengolah himpunan data sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyadari tujuan belajar mengenai organisasi himpunan data pada lembar kerja (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang komponen antarmuka lembar kerja: murid diminta mengidentifikasi pertemuan baris dan kolom yang disebut sel (acuan: sel/cell), arah kolom (acuan: vertikal/huruf A, B, C), dan arah baris (acuan: horizontal/angka 1, 2, 3) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid mencermati demonstrasi guru tentang struktur tabel data terorganisasi pada lembar kerja (header tabel, baris data, penyesuaian tipe data teks vs angka) dengan berkesadaran penuh terhadap fungsi tiap kolom (10 menit).
- Murid mengikuti permainan cepat tebak format data secara berpasangan: murid memasangkan 4 nilai data berikut ke jenis formatnya: 'Budi' (tipe teks), '2024-09-07' (tipe tanggal/date), '15000' (tipe angka/number/currency), dan '08123456789' (tipe teks karena nomor identitas/telepon) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid membuka aplikasi lembar kerja dan secara mandiri membuat struktur tabel 'Pencatatan Tabungan Sampah Siswa' dengan 6 kolom header: No, Hari/Tanggal, Nama Siswa, Kelas, Jenis Sampah, dan Berat (Kg) sesuai panduan buku siswa (15 menit).
- Murid memasukkan 4 baris data mentah ke dalam sel yang tepat sesuai kolomnya: Baris 1 ('1', '7 September 2024', 'Anto', 'IX', 'Koran Bekas', '5'); Baris 2 ('2', '7 September 2024', 'Budi', 'IX', 'Botol Plastik', '3'); Baris 3 ('3', '7 September 2024', 'Cintia', 'IX', 'Koran Bekas', '4'); Baris 4 ('4', '7 September 2024', 'Diva', 'IX', 'Koran Bekas', '2') (15 menit).
- Murid menerapkan pengorganisasian data dengan mengatur perataan sel (teks rata kiri, angka rata kanan), memberi garis tepi (borders), dan menerapkan format data angka pada kolom Berat (Kg) (5 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali tabel hasil kerjanya menggunakan lembar cek mandiri untuk memastikan tidak ada kesalahan input sel atau salah penempatan kolom data (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan prinsip pengorganisasian himpunan data pada lembar kerja (header jelas, tipe data konsisten, pemisahan kolom yang rapi) (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap keteraturan tabel murid dan menutup sesi pembelajaran dengan doa serta salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan templat tabel dengan nama header yang sudah diketik sebagian, sedangkan murid berkemampuan cepat diberikan tambahan 2 baris data mentah untuk diorganisasikan.
- Proses: Murid yang belum terampil mengetik pada sel lembar kerja mendapat pendampingan perancah langkah demi langkah dari guru, sedangkan murid yang mandiri langsung bekerja menyelesaikan input dan penataan tabel.
- Produk: Semua murid menghasilkan tabel data terorganisasi; murid berkemampuan cepat menerapkan pemformatan header dengan penebalan teks (bold) dan pewarnaan sel latar (shading).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik komponen antarmuka lembar kerja: (1) Sebutkan nama pertemuan antara baris dan kolom! (Acuan: Sel / Cell); (2) Bagaimana penandaan kolom pada lembar kerja? (Acuan: Huruf / Alfabet vertikal A, B, C); (3) Bagaimana penandaan baris pada lembar kerja? (Acuan: Angka / Bilangan horizontal 1, 2, 3).
Proses:- Pemeriksaan unjuk kerja praktik lembar kerja secara langsung saat murid mengorganisasi data tabungan sampah ke dalam 6 kolom header (No, Hari/Tanggal, Nama Siswa, Kelas, Jenis Sampah, Berat) dan 4 baris data mentah: memastikan seluruh data terisi pada alamat sel yang tepat serta format perataan angka (kanan) dan teks (kiri) diterapkan secara konsisten.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat di penutup: Murid menunjukkan lembar kerjanya yang telah memuat tabel 6 kolom dan 4 baris data terorganisasi. Kriteria penerimaan: Tabel memuat 6 header yang tepat, 4 baris data terisi penuh tanpa tertukar kolom, dan kolom berat diformat angka.
Formatif:- Observasi unjuk kerja pengorganisasian himpunan data pada lembar kerja menggunakan lembar cek kriteria
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menerapkan pengorganisasian himpunan data pada lembar kerja | Membuat tabel lembar kerja namun kurang dari 4 kolom header terpasang tepat dan data terisi kurang dari 2 baris dengan banyak sel tertukar tipe datanya. | Membuat tabel lembar kerja dengan 4-5 kolom header tepat dan mengisi 2-3 baris data secara tepat pada sel yang sesuai acuan. | Menerapkan pengorganisasian data dengan membuat seluruh 6 kolom header (No, Hari/Tanggal, Nama Siswa, Kelas, Jenis Sampah, Berat) dan menginput seluruh 4 baris data secara tepat sesuai tipe datanya secara mandiri. | Menerapkan pengorganisasian data dengan membuat seluruh 6 kolom header, menginput seluruh 4 baris data secara tepat, serta menata format sel (perataan teks rata kiri, angka rata kanan, dan garis tabel) secara sempurna dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik mandiri di komputer mencukupi bagi seluruh murid untuk mengorganisasikan data?
- Bagian mana dari pembuatan tabel lembar kerja yang paling banyak menimbulkan kendala bagi murid?
Murid:- Apakah kamu dapat membedakan data teks dan data angka saat memasukkannya ke dalam tabel lembar kerja?
- Langkah apa yang paling menantang bagimu saat mengatur baris dan kolom agar rapi?
Pertemuan 3 — Menerapkan Pemanfaatan Lembar Kerja Pengolah Data untuk Mengolah Himpunan Data Sederhana Menggunakan Rumus dan Fungsi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.2 Menerapkan pemanfaatan lembar kerja pengolah data untuk mengorganisasi dan mengolah himpunan data sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menerapkan pemanfaatan lembar kerja pengolah data untuk mengolah data menggunakan rumus aritmetika dasar serta fungsi statistik bawaan (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk mengecek kesiapan murid terkait aturan penulisan formula dan fungsi pada lembar kerja melalui 2 pertanyaan diagnostik lisan: (1) 'Simbol apa yang wajib ditulis di awal sel agar lembar kerja mengenalinya sebagai rumus atau fungsi?' (acuan: tanda sama dengan '='), (2) 'Jika kita ingin menjumlahkan data dari sel C2 sampai C6, fungsi apa yang tepat digunakan?' (acuan: SUM atau =SUM(C2:C6)) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang aturan pembuatan formula aritmetika dasar (penjumlahan '+', pengurangan '-', perkalian '*', pembagian '/') dan penggunaan 4 fungsi dasar (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) pada lembar kerja pengolah data (10 menit).
- Murid mencermati struktur himpunan data sederhana 'Catatan Tabungan Sampah Daur Ulang Kelas IX' pada lembar kerja yang memiliki kolom: No, Nama Siswa, Jenis Sampah, Berat (Kg), Harga per Kg (Rp), dan Total Pendapatan (Rp) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain tantangan berpasangan 'Tebak & Ketik Rumus Cepat': murid secara bergantian saling melempar tebakan sintaks fungsi untuk menghitung total, rata-rata, nilai tertinggi, dan nilai terendah dari rentang sel tertentu pada lembar kerja sebelum mengujinya secara langsung di komputer (10 menit).
- Murid secara mandiri mempraktikkan pengolahan himpunan data 'Catatan Tabungan Sampah Daur Ulang Kelas IX' (terdiri atas 5 baris data siswa: Budi [Koran, 4 Kg, Rp3.000], Ani [Botol Plastik, 5 Kg, Rp4.000], Candra [Kardus, 10 Kg, Rp2.500], Dewi [Botol Plastik, 3 Kg, Rp4.000], dan Eko [Koran, 6 Kg, Rp3.000]) pada lembar kerja dengan mengisikan: (1) rumus perkalian untuk kolom Total Pendapatan =Berat*Harga per Kg (baris 1: =D2*E2 menghasilkan Rp12.000; baris 2: =D3*E3 menghasilkan Rp20.000; baris 3: =D4*E4 menghasilkan Rp25.000; baris 4: =D5*E5 menghasilkan Rp12.000; baris 5: =D6*E6 menghasilkan Rp18.000), (2) fungsi =SUM(F2:F6) untuk Total Seluruh Pendapatan (hasil: Rp87.000), (3) fungsi =AVERAGE(F2:F6) untuk Rata-rata Pendapatan (hasil: Rp17.400), (4) fungsi =MAX(F2:F6) untuk Pendapatan Tertinggi (hasil: Rp25.000), dan (5) fungsi =MIN(F2:F6) untuk Pendapatan Terendah (hasil: Rp12.000) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa ketepatan rumus, fungsi, dan hasil kalkulasi pada lembar kerja masing-masing secara teliti, serta memastikan tidak terdapat pesan kesalahan seperti #VALUE! atau #NAME? (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan cara kerja formula dan fungsi statistik (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) dalam mengolah data pada lembar kerja secara cepat dan akurat (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas hasil latihan pengolahan data murid dan menyampaikan bahwa data hasil olahan ini akan digunakan pada penyusunan dokumen laporan terstruktur pada pertemuan berikutnya, kemudian menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu panduan sintaks formula dan fungsi bagi murid yang memerlukan dukungan visual tambahan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pendampingan bertahap saat memasukkan rentang sel pada fungsi statistik; murid yang sudah mahir diberikan tantangan tambahan mengolah kolom Berat Sampah menggunakan rumus persentase kontribusi terhadap total berat.
- Produk: Seluruh murid menghasilkan lembar kerja dengan hasil kalkulasi 1 rumus perkalian dan 4 fungsi dasar (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) yang valid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan mengenai konsep formula dan fungsi pada lembar kerja: (1) Simbol awal penulisan rumus/fungsi (acuan: tanda sama dengan '='), (2) Fungsi untuk menghitung total penjumlahan sel C2 hingga C6 (acuan: =SUM(C2:C6)).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid menerapkan rumus perkalian (=D2*E2) dan fungsi statistik (=SUM(F2:F6), =AVERAGE(F2:F6), =MAX(F2:F6), =MIN(F2:F6)) pada lembar kerja pengolah data dengan indikator ketercapaian: penulisan sintaks tepat tanpa galat formula dan hasil kalkulasi sesuai nilai acuan.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan lembar kerja mandiri pengolahan data 'Catatan Tabungan Sampah Daur Ulang Kelas IX' dengan 5 target evaluasi: (1) Total Pendapatan tiap baris terhitung tepat dengan rumus perkalian [Rp12.000, Rp20.000, Rp25.000, Rp12.000, Rp18.000], (2) Total Pendapatan Seluruhnya terhitung tepat dengan =SUM(F2:F6) [Rp87.000], (3) Rata-rata Pendapatan terhitung tepat dengan =AVERAGE(F2:F6) [Rp17.400], (4) Pendapatan Tertinggi terhitung tepat dengan =MAX(F2:F6) [Rp25.000], (5) Pendapatan Terendah terhitung tepat dengan =MIN(F2:F6) [Rp12.000].
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran mengenai aturan penulisan formula dan fungsi
- Observasi unjuk kerja praktik penerapan rumus perkalian dan fungsi (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) pada lembar kerja pengolah data
- Pemeriksaan hasil kalkulasi dan sintaks formula pada lembar kerja murid
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan rumus aritmetika untuk mengolah data pada lembar kerja | Belum mampu menuliskan rumus perkalian untuk menghitung total pendapatan pada lembar kerja (0 baris tepat). | Menuliskan rumus perkalian untuk menghitung total pendapatan pada lembar kerja namun hanya tepat pada 1-2 baris data dan masih memerlukan bimbingan penuh. | Menuliskan rumus perkalian untuk menghitung total pendapatan secara tepat pada 3-4 baris data dari 5 baris data yang tersedia secara mandiri. | Menuliskan rumus perkalian untuk menghitung total pendapatan secara tepat pada seluruh 5 baris data (baris 1 s.d. 5) secara mandiri tanpa terjadi galat formula. | | Penerapan fungsi statistik dasar (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) untuk mengolah data pada lembar kerja | Belum mampu menerapkan keempat fungsi statistik dasar (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) pada rentang sel lembar kerja (0 fungsi tepat). | Menerapkan fungsi statistik dasar pada lembar kerja dengan tepat untuk 1 dari 4 fungsi (hanya SUM, AVERAGE, MAX, atau MIN) dengan bimbingan. | Menerapkan fungsi statistik dasar pada lembar kerja secara tepat untuk 2-3 dari 4 fungsi (kombinasi SUM, AVERAGE, MAX, MIN) secara mandiri. | Menerapkan seluruh 4 fungsi statistik dasar (SUM, AVERAGE, MAX, dan MIN) pada lembar kerja secara tepat dan menghasilkan nilai kalkulasi yang benar secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur penjelasan demonstrasi penulisan rumus dan fungsi mudah dipahami oleh seluruh murid?
- Bagian mana dari penulisan fungsi statistik (pemilihan nama fungsi atau penentuan rentang sel) yang paling banyak memicu kesalahan pada murid?
- Bagaimana efektivitas tantangan berpasangan dalam meningkatkan motivasi dan ketelitian murid saat mempraktikkan pengolahan data?
Murid:- Apakah saya sudah dapat membedakan kapan harus menggunakan rumus perkalian biasa dan kapan menggunakan fungsi seperti SUM atau AVERAGE?
- Kesulitan apa yang saya alami saat menentukan rentang sel (range) pada fungsi statistik di lembar kerja?
- Langkah apa yang saya lakukan jika hasil perhitungan pada sel menampilkan pesan eror/galat?
Pertemuan 4 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Pengolah Dokumen untuk Menyusun Dokumen Laporan yang Memuat Data Terstruktur — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan yang memuat data terstruktur
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai penyusunan dokumen laporan berisi data terstruktur (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis cepat pengenalan fitur pengolah dokumen: murid diminta mengidentifikasi 3 fitur penting untuk menyusun laporan berstruktur (acuan jawaban: fitur 'Table' untuk data baris-kolom, fitur 'Heading/Styles' untuk hierarki judul bab/subbab, dan fitur 'Insert/Paste' tabel/grafik terstruktur) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang cara mengatur tata letak dokumen laporan formal, menyisipkan tabel data terstruktur, serta memformat header tabel dan perataan teks/angka pada aplikasi pengolah dokumen (15 menit).
- Murid berpasangan mengikuti mini-game 'Tebak Tata Letak': mencocokkan 3 kartu permasalahan format dokumen dengan solusinya pada pengolah kata: Kartu 1 'Tabel terpotong tepi kertas' -> Solusi 1 'Atur Table Properties / Alignment Center / sesuaikan lebar kolom'; Kartu 2 'Judul bab tidak rapi dan tidak seragam' -> Solusi 2 'Terapkan fitur Heading Styles'; Kartu 3 'Angka data berantakan vertikal' -> Solusi 3 'Gunakan perataan kanan (Right Align) pada sel angka' (acuan: pasangan 1-1, 2-2, 3-3) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid membuka aplikasi pengolah dokumen (seperti Microsoft Word atau Google Docs) lalu menerapkan pemanfaatan fitur dokumen untuk menyusun dokumen laporan ringkas berjudul 'Laporan Kegiatan Bank Sampah Sekolah' dengan kerangka terstruktur: Judul Dokumen, Subbab 1 Pendahuluan, Subbab 2 Data Hasil Pemilahan Sampah, dan Subbab 3 Kesimpulan (20 menit).
- Murid menyisipkan dan memformat tabel data terstruktur ke dalam Subbab 2 yang memuat 4 baris data berikut: Baris 1 (Header: Jenis Sampah | Kategori | Berat (kg) | Nilai Rupiah); Baris 2 (Kertas Karton | Kering | 25 | 25000); Baris 3 (Botol Plastik PET | Daur Ulang | 15 | 45000); Baris 4 (Minyak Jelantah | Cair | 10 | 50000), serta menerapkan perataan teks kiri untuk nama dan perataan kanan untuk angka (acuan: tabel memuat persis 4 kolom dan 4 baris tersebut dengan format rapi) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali file dokumen laporannya secara mandiri menggunakan daftar periksa mandiri (keberadaan struktur heading, keterbacaan tabel, dan perataan angka), lalu menyimpan dokumen dalam format .docx/.pdf (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan teknik penting pemanfaatan aplikasi pengolah dokumen dalam menyajikan data terstruktur pada dokumen laporan (3 menit).
- Guru memberikan penguatan atas kemandirian murid selama praktik dan menutup sesi pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan langkah demi langkah (tangkapan layar tombol insert table dan heading), sedangkan murid yang lebih mahir diberikan data tabel dengan 2 kolom tambahan (persentase kontribusi dan status penjualan).
- Proses: Murid yang masih kesulitan memformat tabel didampingi secara langsung oleh guru melalui scaffolding, sedangkan murid yang lancar bekerja mandiri menyelesaikan seluruh format laporan.
- Produk: Format dasar dokumen laporan memuat 4 baris tabel data wajib; bagi murid cepat diperbolehkan menambahkan format garis tabel berpola (table styles zebra/shaded) dan penomoran otomatis.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis diagnostik singkat 3 pertanyaan identifikasi fitur: (1) Fitur apa yang digunakan untuk membuat data baris dan kolom? (acuan: Table); (2) Fitur apa yang digunakan untuk menyeragamkan format judul bab/subbab laporan? (acuan: Heading / Styles); (3) Fitur perataan mana yang tepat untuk kolom angka dalam tabel laporan? (acuan: Align Right / Rata Kanan).
Proses:- Lembar observasi praktik menyusun dokumen laporan: Guru memeriksa keterpenuhan 4 komponen dokumen terstruktur: (1) Judul dan hierarki heading laporan; (2) Penyisipan tabel 4 kolom x 4 baris data; (3) Format teks nama rata kiri dan angka rata kanan; (4) Tata letak dokumen rapi tanpa teks/tabel terpotong batas margin.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir pertemuan melalui verifikasi file dokumen laporan yang disimpan: Murid memastikan dokumen telah memuat 4 baris data bank sampah sekolah (Kertas Karton 25 kg, Botol Plastik PET 15 kg, Minyak Jelantah 10 kg) dalam tabel terstruktur dengan heading subbab yang konsisten.
Formatif:- Kuis diagnostik awal tentang 3 fitur pengolah dokumen untuk data terstruktur
- Observasi unjuk kerja praktik menyusun dokumen laporan yang memuat tabel data terstruktur
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Perangkat Pengolah Dokumen untuk Struktur Laporan | Belum mampu menerapkan fitur perangkat pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan; teks laporan tidak memiliki struktur judul atau subbab. | Menerapkan perangkat pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan namun penataan judul dan subbab laporan belum menggunakan fitur penataan struktur (masih format manual tidak konsisten). | Menerapkan perangkat pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan dengan struktur judul dan subbab (Heading) yang tertata rapi dan konsisten sesuai acuan. | Menerapkan perangkat pengolah dokumen secara mandiri untuk menyusun dokumen laporan dengan hierarki struktur (Heading 1 dan Heading 2) yang runtut, rapi, dan konsisten tanpa kekeliruan pemformatan. | | Penyajian Data Terstruktur dalam Dokumen Laporan | Belum mampu menyisipkan dan mengorganisasikan data terstruktur ke dalam tabel pada dokumen laporan. | Menyisipkan data ke dalam dokumen laporan namun belum berbentuk tabel terstruktur atau hanya memuat sebagian baris data (kurang dari 3 baris data terstruktur). | Menyusun seluruh data terstruktur ke dalam tabel laporan (lengkap 4 kolom x 4 baris data bank sampah) dengan perataan teks dan angka yang sesuai acuan. | Menyusun seluruh data terstruktur ke dalam tabel laporan secara lengkap (4 kolom x 4 baris), dengan perataan sel sempurna (teks rata kiri, angka rata kanan), serta lebar kolom proporsional terhadap margin dokumen. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 35 menit praktik mandiri cukup bagi seluruh murid untuk menyelesaikan penyusunan dokumen laporan terstruktur?
- Bagian pemformatan dokumen mana (heading atau manipulasi tabel) yang masih sering memerlukan bantuan langsung dari guru?
Murid:- Fitur pengolah dokumen apa yang menurutmu paling mempermudah penyusunan laporan agar terlihat rapi dan terstruktur?
- Apakah kamu sudah dapat menyisipkan dan merapikan tabel data angka secara mandiri tanpa menemui kendala tata letak?
Pertemuan 5 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Presentasi untuk Menyajikan Informasi Visual Berbasis Data — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.4 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi presentasi untuk menyajikan informasi visual berbasis data
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai pemanfaatan perangkat teknologi presentasi untuk menyajikan informasi visual berbasis data (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis cepat mencocokkan 3 jenis data dengan representasi grafik visual yang tepat: (1) Perbandingan jumlah tabungan sampah antar-kelas cocok dengan diagram batang; (2) Proporsi persentase jenis sampah cocok dengan diagram lingkaran (pie chart); (3) Perkembangan saldo mingguan cocok dengan diagram garis (line chart) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang fitur visualisasi data pada perangkat lunak presentasi (memasukkan grafik/chart, menghubungkan rentang data dari lembar kerja, memberi label judul grafik, legenda, serta data labels) (10 menit).
- Murid berpasangan memainkan 'Tantangan Tebak Visual' menggembirakan: mencocokkan kartu data statistik dengan kartu opsi bentuk grafik yang paling efektif disertai alasan keterbacaan data (pilihan: batang, lingkaran, atau garis) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri membuka perangkat teknologi presentasi untuk mengerjakan Aktivitas IX-LD-B03-I, menyusun salindia presentasi berbasis data bank sampah sekolah (data input: Botol Plastik = 40 kg, Kertas/Koran = 25 kg, Kardus = 20 kg, Logam/Kaleng = 15 kg; serta ringkasan saldo perolehan) (20 menit).
- Murid mengaplikasikan pembuatan grafik batang untuk membandingkan volume jenis sampah dan grafik lingkaran untuk persentase kontribusi sampah, memastikan elemen visual (judul grafik, warna kontras, angka label) tersaji akurat sesuai sumber data (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan verifikasi mandiri (self-check) memeriksa kesesuaian antara angka visual pada salindia presentasi dengan data lembar kerja acuan untuk menghindari kesalahan pembacaan informasi (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan prinsip utama penyajian data visual pada salindia presentasi (kejelasan visual, ketepatan tipe grafik, dan keterbacaan angka) (5 menit).
- Guru memandu asesmen akhir singkat untuk mengecek pemahaman teknis penyajian visual data pada salindia dan menutup sesi pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan langkah menyisipkan diagram (Insert Chart step-by-step), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan data tambahan rincian 5 kelas untuk divisualisasikan.
- Proses: Murid yang memerlukan scaffolding didampingi guru pada langkah penyesuaian rentang data (data range), sedangkan murid mahir langsung mengeksplorasi penyesuaian tata letak (layout) dan palet warna visual secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan salindia presentasi memuat minimal 1 grafik data yang akurat; murid yang cepat dapat menambahkan 2 variasi visual (grafik batang dan diagram lingkaran beranotasi).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan visualisasi data: Murid menjodohkan 3 skenario kebutuhan informasi dengan jenis visualisasi yang tepat pada perangkat presentasi. Butir 1: Membandingkan total berat 4 jenis sampah -> Diagram Batang (Bar/Column Chart); Butir 2: Menampilkan proporsi bagian dari 100% total sampah -> Diagram Lingkaran (Pie Chart); Butir 3: Memperlihatkan kenaikan tabungan sampah dari pekan ke-1 sampai pekan ke-4 -> Diagram Garis (Line Chart). Acuan kunci: Butir 1 = Batang, Butir 2 = Lingkaran, Butir 3 = Garis.
Proses:- Observasi unjuk kerja praktik aplikasi presentasi: Guru mengamati keterampilan murid menyisipkan grafik (Insert > Chart), memasukkan 4 data jenis sampah (Botol Plastik: 40, Kertas: 25, Kardus: 20, Logam: 15), serta melengkapi elemen visual grafik (Title: 'Data Sampah Sekolah', Data Labels, dan Legenda) secara akurat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir sesi: Murid menjawab 2 pertanyaan cek cepat pada lembar refleksi: (1) Sebutkan fungsi penambahan Data Labels pada grafik di salindia presentasi! (Acuan: Menampilkan nilai angka pasti dari tiap kategori data langsung pada diagram visual); (2) Jika angka pada sumber data diubah dari 20 menjadi 50, apa yang terjadi pada grafik presentasi jika data terhubung? (Acuan: Tampilan visual grafik/batang diagram akan otomatis menyesuaikan ketinggiannya sesuai nilai baru).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: Kuis pencocokan tipe visualisasi data (3 butir)
- Unjuk kerja praktik: Penyusunan salindia presentasi berisi grafik visual berbasis data (Aktivitas IX-LD-B03-I)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemanfaatan Fitur Grafik pada Perangkat Presentasi | Belum mampu menyisipkan dan memilih jenis grafik yang tepat pada perangkat presentasi tanpa bantuan penuh dari guru. | Mampu menyisipkan grafik pada perangkat presentasi namun pemilihan jenis grafik belum sesuai dengan tujuan representasi data (misal data proporsi dibuat grafik garis). | Mampu menyisipkan dan memilih jenis grafik (batang/lingkaran) yang tepat pada perangkat presentasi secara mandiri sesuai tujuan representasi data acuan. | Mampu menyisipkan, memilih tipe grafik yang tepat, serta mengonfigurasi pengaturan visual lanjutan (chart styles, data range) secara mandiri dan akurat. | | Ketepatan dan Kelengkapan Penyajian Data Visual | Data angka yang ditampilkan pada visual grafik tidak sesuai dengan tabel data sumber (kurang dari 2 kategori tepat dari 4 data acuan). | Menyajikan 2 hingga 3 kategori data dengan angka tepat pada grafik, namun belum memuat elemen pendukung visual seperti judul grafik atau label data. | Menyajikan seluruh 4 kategori data acuan (Botol Plastik, Kertas, Kardus, Logam) secara tepat pada grafik visual serta memuat judul grafik dan label data yang jelas. | Menyajikan seluruh 4 kategori data acuan secara sempurna, memuat kelengkapan visual menyeluruh (judul, data label, legenda, kontras warna optimal), dan bebas dari kesalahan pembacaan data. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 35 menit untuk demonstrasi dan praktik mandiri memasukkan grafik ke salindia mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagian mana dari integrasi lembar data ke perangkat presentasi yang masih menjadi kendala teknis terbesar bagi murid?
Murid:- Langkah teknis apa yang paling mudah dan paling menantang saat menyusun grafik pada aplikasi presentasi tadi?
- Bagaimana penyajian informasi visual berbasis data membantumu menjelaskan fakta angka secara lebih meyakinkan kepada orang lain?
Pertemuan 6 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Digital untuk Memproduksi Konten Visual Informatif — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.5 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk memproduksi konten visual informatif
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyadari tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menerapkan perangkat teknologi digital untuk memproduksi konten visual informatif berupa infografis digital (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 2 contoh visual (Visual A: teks penuh tanpa hierarki, Visual B: infografis terstruktur dengan kontras dan ikon) dan meminta murid memilih visual yang lebih informatif beserta alasannya (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid mengamati demonstrasi guru mengenai pemanfaatan perangkat lunak desain digital (misalnya Canva atau aplikasi pengolah grafis sejenis), membedah 3 fitur utama: kanvas/tata letak, penataan elemen visual (ikon/bentuk/kontras), dan penataan hierarki teks informatif (judul, subjudul, poin penjelas) (10 menit).
- Murid mengikuti tantangan kilat 'Tebak Fungsi Perkakas' secara interaktif, di mana guru menunjukkan 3 tombol/fitur perangkat (crop/masking, color palette generator, alignment tools) dan murid secara serentak menebak fungsi teknisnya dalam produksi visual (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid menerima lembar brief data informatif bertema 'Etika Berinternet Sehat' yang memuat 3 butir fakta: (1) 65% remaja pernah melihat hoaks, (2) Gunakan metode saring sebelum sharing, (3) Lindungi data pribadi dengan kata sandi kuat (5 menit).
- Murid secara mandiri membuka perangkat desain digital di komputer/gawai, membuat dokumen baru kanvas infografis (rasio 4:5 atau 9:16), serta memilih kombinasi palet warna dan tipografi yang terbaca jelas (10 menit).
- Murid memproduksi konten visual informatif dengan memasukkan ketiga fakta data dari brief, menambahkan minimal 2 elemen grafis yang relevan (ikon verifikasi, ikon gembok sandi), serta mengatur tata letak simetris/asimetris yang seimbang (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan peninjauan mandiri (self-check) pada karya grafis yang telah dibuat menggunakan daftar periksa teknis (keterbacaan teks, kesesuaian ikon, kelengkapan 3 butir fakta informasi) sebelum mengekspor karya ke format gambar (PNG/JPG) (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik teknis terhadap hasil produksi visual yang telah dihasilkan murid serta mengapresiasi kemandirian eksplorasi perangkat digital (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan prinsip produksi visual informatif (hierarki informasi, kontras warna, keselarasan elemen) dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan template tata letak dasar berisi panduan grid, sedangkan murid yang mahir diberikan opsi eksplorasi tata letak bebas atau penambahan infografis berbasis diagram bentuk.
- Proses: Guru memberikan pendampingan langkah-demi-langkah (scaffolding) pada pengoperasian perkakas layer/posisi elemen bagi murid pemula, sementara murid mahir bekerja mandiri menyelesaikan komposisi visual.
- Produk: Murid bebas menentukan format tata letak infografis digital (vertikal/poster ringkas) selama memuat seluruh butir data esensial yang ditentukan secara informatif dan terbaca.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik visual singkat: Murid mengamati 2 gambar perbandingan dan menjawab pertanyaan guru secara lisan. Acuan jawaban benar: Murid memilih Visual B karena memiliki hierarki teks yang teratur, kontras warna yang mudah dibaca, dan dilengkapi ikon visual yang memperjelas informasi, berbeda dengan Visual A yang padat teks satu warna tanpa hierarki.
Proses:- Formatif praktik langsung selama produksi konten grafis: Guru berkeliling memeriksa proses penerapan perangkat teknologi digital oleh murid (memeriksa pengaturan ukuran kanvas, penataan hierarki teks judul-penjelas, serta penyisipan elemen visual ikon relevan sesuai lembar brief data).
Akhir Pertemuan:- Cek ketercapaian pemahaman akhir pertemuan melalui daftar periksa mandiri pada file produk visual informatif yang diekspor (kriteria penerimaan: produk memuat 3 butir data dari brief secara tepat, memuat minimal 2 ikon pendukung yang relevan, serta teks terbaca jelas dengan kontras warna latar-teks yang memenuhi standar keterbacaan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik digital menggunakan rubrik penilaian produksi konten visual informatif
- Pemeriksaan kelengkapan elemen desain pada produk grafis hasil ekspor (format JPG/PNG)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemanfaatan Fitur Perangkat Lunak Digital Grafis | Belum mampu menggunakan perangkat digital grafis untuk menyusun elemen; kanvas tidak teratur dan belum memuat teks maupun bentuk grafis secara mandiri. | Mampu menggunakan fitur dasar perangkat digital grafis (mengetik teks atau memasukkan bentuk), tetapi penataan posisi, ukuran, dan pemilihan warna elemen masih belum selaras sehingga informasi sulit dibaca. | Mampu memanfaatkan perangkat digital grafis secara tepat untuk memadukan teks berjenjang (judul dan penjelas), palet warna berkontras baik, serta menyisipkan 2 elemen ikon sesuai data brief. | Mampu mengoperasikan seluruh fitur perangkat digital grafis secara mandiri, presisi, dan kreatif dengan komposisi tata letak yang sangat seimbang, pemilihan tipografi terstruktur rapi, serta penempatan elemen grafis yang sangat harmonis. | | Kesesuaian Muatan Konten Visual Informatif | Produk visual memuat kurang dari 2 butir fakta data dari brief yang ditentukan dan tidak menyertakan elemen visual pendukung. | Produk visual memuat 2 dari 3 butir fakta data dari brief dan memuat 1 elemen ikon pendukung. | Produk visual memuat lengkap 3 butir fakta data dari brief ('65% remaja pernah melihat hoaks', 'Metode saring sebelum sharing', 'Lindungi data pribadi dengan kata sandi kuat') secara tepat disertai minimal 2 elemen ikon pendukung yang relevan. | Produk visual memuat lengkap 3 butir fakta data dari brief secara utuh, disertai visualisasi data grafis tambahan yang relevan dan penataan pesan informatif yang sangat mudah dicerna audiens secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 25 menit untuk pengerjaan mandiri pada perangkat lunak digital mencukupi bagi seluruh murid dalam menghasilkan produk visual?
- Bagian mana dari pengoperasian perangkat lunak digital (pengaturan tipografi, perataan posisi elemen, atau pemilihan warna) yang paling banyak memerlukan bimbingan tambahan?
Murid:- Fitur atau perkakas apa pada aplikasi desain digital yang paling membantumu membuat tampilan informasi menjadi lebih menarik?
- Tantangan teknis apa yang kamu hadapi saat mengatur agar tulisan dan gambar terlihat serasi dan mudah dibaca pada poster infografismu?
Pertemuan 7 — Menerapkan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Digital untuk Diseminasi Konten Digital Melalui Saluran Komunikasi Sekolah — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.6 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten digital melalui saluran komunikasi sekolah
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten digital melalui saluran komunikasi sekolah (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid menjawab kuis lisan mengenai fungsi 3 saluran komunikasi sekolah: (1) Blog/Web sekolah, (2) Media sosial resmi sekolah, (3) Papan pengumuman digital/LMS sekolah (acuan: blog/web untuk artikel dan laporan resmi; medsos untuk publikasi visual cepat dan promosi; papan pengumuman/LMS untuk informasi akademik internal) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak panduan guru mengenai alur teknis diseminasi konten digital menggunakan perangkat CMS blog sekolah atau platform berbagi sekolah: proses login, memilih menu pos/unggah, memasukkan judul, mengunggah berkas konten digital, mengatur kategori/tagar saluran sekolah, dan memilih opsi publikasi/jadwal tayang (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara mandiri atau berpasangan menjalankan tantangan simulasi diseminasi 'Publikasi Cepat dan Tepat': menggunakan perangkat komputer/tablet untuk mengunggah dan mendiseminasikan 1 berkas pengumuman digital simulasi (berkas 'Poster_Gelar_Karya.png') ke saluran simulasi blog/sistem sekolah dengan melengkapi 3 parameter diseminasi: judul pos yang sesuai, pengaturan tautan berkas unduhan, dan penetapan status publikasi secara tepat (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mengevaluasi keberhasilan tayang konten pada tautan saluran simulasi komunikasi sekolah untuk memastikan konten digital dapat diakses tanpa galat tautan atau kesalahan akses (15 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan tahapan pemanfaatan perangkat digital dalam proses diseminasi konten ke saluran komunikasi sekolah (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik pelaksanaan praktik diseminasi dan menginformasikan persiapan untuk asesmen sumatif bab pada pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan panduan langkah bergambar (cheatsheet) tata cara unggah dan setelan izin akses, sedangkan murid yang mahir diberikan opsi pengaturan tautan sematan (embed code).
- Proses: Pendampingan langsung diberikan kepada murid yang mengalami kendala teknis jaringan atau antarmuka perangkat lunak.
- Produk: Format hasil diseminasi berupa tautan aktif terpublikasi pada halaman blog simulasi atau dasbor platform pengumuman sekolah.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang 3 saluran komunikasi sekolah: (1) Blog sekolah, (2) Media sosial resmi sekolah, (3) LMS/papan digital sekolah (acuan: blog untuk artikel/laporan formal arsip; medsos untuk publikasi visual cepat; LMS untuk pengumuman kelas/akademik internal).
Proses:- Observasi unjuk kerja murid dalam mengoperasikan perangkat teknologi digital untuk memublikasikan konten ke saluran komunikasi sekolah (acuan keberhasilan: murid berhasil mengakses menu unggah, menyematkan berkas 'Poster_Gelar_Karya.png', dan mengatur status publikasi menjadi aktif).
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan hasil tautan publikasi konten murid: memastikan konten berhasil terbit di saluran komunikasi sekolah simulasi dan berkas dapat dibuka oleh pengguna lain (kriteria penerimaan: status pos 'Published', berkas konten muncul utuh, tautan tidak rusak/404).
Formatif:- Lembar ceklis observasi unjuk kerja penerapan diseminasi konten digital ke saluran komunikasi sekolah
- Pemeriksaan ketercapaian 3 parameter diseminasi (judul pos, tautan/unggah berkas, dan pengaturan status publikasi)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten digital ke saluran komunikasi sekolah | Belum mampu mengoperasikan perangkat digital untuk mengunggah maupun memublikasikan konten digital ke saluran komunikasi sekolah meskipun telah diarahkan secara intensif. | Mampu mengoperasikan perangkat digital untuk mengunggah konten digital ke saluran komunikasi sekolah dengan bimbingan teknis penuh dari guru pada setiap tahapan (unggah, penamaan, dan publikasi). | Mampu mengoperasikan perangkat digital untuk mengunggah dan mendiseminasikan konten digital ke saluran komunikasi sekolah secara runtut (melengkapi judul, menyematkan berkas, dan memublikasikan) dengan 1 kali konfirmasi atau arahan guru. | Mampu mengoperasikan perangkat digital untuk mengunggah dan mendiseminasikan konten digital ke saluran komunikasi sekolah secara mandiri, tepat, dan menghasilkan tautan publikasi aktif tanpa kesalahan teknis. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah perangkat teknologi dan simulasi saluran komunikasi sekolah berfungsi lancar selama proses praktik diseminasi?
- Bagian mana dari langkah diseminasi digital yang paling sering memicu kesulitan pada murid?
Murid:- Langkah apa yang menurutmu paling menantang saat menyebarkan berkas konten digital ke saluran sekolah?
- Mengapa penting memastikan status publikasi dan tautan berkas sudah benar sebelum disebarkan ke publik?
Pertemuan 8 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.1 Menjelaskan cara kerja dan penggunaan mesin pencari di internet untuk menemukan sumber informasi digital
- TP 9.3.2 Menerapkan pemanfaatan lembar kerja pengolah data untuk mengorganisasi dan mengolah himpunan data sederhana
- TP 9.3.3 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi pengolah dokumen untuk menyusun dokumen laporan yang memuat data terstruktur
- TP 9.3.4 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi presentasi untuk menyajikan informasi visual berbasis data
- TP 9.3.5 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk memproduksi konten visual informatif
- TP 9.3.6 Menerapkan pemanfaatan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten digital melalui saluran komunikasi sekolah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan perangkat komputer di laboratorium, dan menyampaikan bahwa sesi ini merupakan pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 3 yang menguji integrasi kompetensi literasi digital (3 menit).
- Guru membacakan tata tertib asesmen sumatif yang terdiri atas 3 bagian: Tes Tertulis Mandiri (Tugas 1), Penilaian Produk Terintegrasi Data dan Dokumen (Tugas 2), serta Portofolio Visual dan Bukti Diseminasi (Tugas 3) (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mendengarkan penjelasan teknis mengenai distribusi lembar soal tes tertulis mandiri dan pembagian akses folder portofolio digital bersama untuk tugas kolaboratif (3 menit).
- Murid memahami rubrik kriteria penilaian untuk setiap artefak digital yang wajib dihimpun pada folder repositori kelompok masing-masing (2 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara mandiri dan serentak mengerjakan Tugas 1: Tes Tertulis Objektif mengenai cara kerja mesin pencari dan penentuan kata kunci pencarian efektif sebanyak 4 butir soal uraian objektif (20 menit). Soal 1: Jelaskan 3 tahapan utama cara kerja mesin pencari web! (Acuan kunci: crawling/perayapan web oleh bot/spider, indexing/pengindeksan dan penyimpanan basis data halaman web, ranking/pemeringkatan hasil pencarian relevan). Soal 2: Tuliskan sintaks operator mesin pencari untuk mencari dokumen PDF yang persis memuat frasa 'sampah organik sekolah'! (Acuan kunci: "sampah organik sekolah" filetype:pdf). Soal 3: Jelaskan fungsi operator tanda minus (-) pada kata kunci pencarian Google! (Acuan kunci: mengecualikan/menghilangkan kata tertentu agar tidak muncul pada halaman hasil pencarian). Soal 4: Sebutkan 2 kriteria untuk menilai kredibilitas sumber informasi digital yang ditemukan dari mesin pencari! (Acuan kunci: domain situs web tepercaya/resmi seperti .go.id/.ac.id, kejelasan identitas penulis/penerbit, dan kebaruan tanggal publikasi data).
- Murid bergabung dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menyelesaikan Tugas 2: Unjuk kerja pengolahan data dan penyusunan dokumen laporan terstruktur (23 menit). Setiap kelompok membuka data mentah inventaris kegiatan sekolah pada lembar kerja, menerapkan fungsi perhitungan SUM, AVERAGE, dan MAX/MIN, menyusun tabel terformat rapi, lalu mengintegrasikan tabel hasil olahan dan 1 diagram batang ke dalam dokumen pengolah kata (laporan rapi memuat judul, tabel hasil kalkulasi formula, dan interpretasi ringkas).
- Kelompok melanjutkan pengerjaan Tugas 3: Menyusun portofolio digital visual dan unjuk kerja diseminasi (20 menit). Kelompok menyiapkan 3 salindia presentasi visual berbasis data olahan Tugas 2, memfinalisasi 1 poster infografis digital ringkas (format PNG/JPG), serta mengunggah infografis tersebut ke saluran komunikasi sekolah (mading daring/grup web sekolah) dan melampirkan 1 dokumen tangkapan layar bukti publikasi ke repositori kelompok.
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap kelompok memeriksa kelengkapan bundel portofolio di repositori (lembar jawaban mandiri, berkas spreadsheet terolah, dokumen laporan DOCX/PDF, salindia presentasi, poster infografis, dan tangkapan layar diseminasi) dengan mencentang daftar periksa digital (3 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tertulis mandiri dan memastikan tautan/folder portofolio digital semua kelompok terkunci untuk penilaian sumatif (2 menit).
- Guru bersama murid melakukan refleksi singkat penutupan bab atas perjalanan belajar literasi digital dan menutup sesi dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: teks petunjuk tes tertulis disediakan dalam bentuk digital dengan kontras tinggi/ukuran teks yang dapat disesuaikan bagi murid dengan hambatan penglihatan tanpa mengubah substansi soal.
- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan bantuan pengetikan pada lembar jawaban mandiri diperkenankan menggunakan papan ketik berbantu atau fitur voice-to-text tanpa bantuan pengisian jawaban substansi.
- Produk: Format penyerahan artefak portofolio kelompok dapat berupa tautan penyimpanan awan (cloud folder) atau pengumpulan langsung via flashdisk sekolah dengan spesifikasi berkas yang setara.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan perangkat komputer lab dan kelengkapan akun repositori berkas digital kelompok sebelum pengerjaan tugas sumatif dimulai.
Proses:- Observasi kepatuhan pengerjaan mandiri pada sesi tes tertulis dan pengamatan keterlibatan peran murid dalam tim portofolio digital.
Sumatif Bab:- tes tertulis dan proyek portofolio digital kolaboratif terstruktur: lembar jawaban tertulis mesin pencari serta bundel berkas digital kelompok berisi lembar kerja terolah, dokumen laporan terintegrasi data, salindia visual, infografis digital, dan laporan tangkapan layar diseminasi saluran sekolah
- tes tertulis uraian objektif serentak: lembar jawaban tertulis murid yang dikerjakan mandiri secara serentak seluruh kelas mengenai mekanisme kata kunci dan cara kerja mesin pencari (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran objektif)
- unjuk kerja dan penilaian produk kolaboratif: berkas lembar kerja berisi olahan data terstruktur dengan formula perhitungan beserta berkas dokumen laporan rapi yang mengintegrasikan tabel data tersebut, dikerjakan bersama dalam kelompok kecil (25 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik integrasi pengolah data dan dokumen)
- penilaian produk dan unjuk kerja diseminasi kolaboratif: tiga artefak digital kelompok yang saling terkait: 2-3 salindia presentasi visual berbasis data, 1 poster infografis digital ringkas, dan 1 dokumen tangkapan layar bukti publikasi konten pada saluran komunikasi sekolah yang ditentukan (30 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk visual dan unjuk kerja diseminasi digital)
Sumatif:- tes tertulis dan proyek portofolio digital kolaboratif terstruktur: lembar jawaban tertulis mesin pencari serta bundel berkas digital kelompok berisi lembar kerja terolah, dokumen laporan terintegrasi data, salindia visual, infografis digital, dan laporan tangkapan layar diseminasi saluran sekolah
- tes tertulis uraian objektif serentak: lembar jawaban tertulis murid yang dikerjakan mandiri secara serentak seluruh kelas mengenai mekanisme kata kunci dan cara kerja mesin pencari (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran objektif)
- unjuk kerja dan penilaian produk kolaboratif: berkas lembar kerja berisi olahan data terstruktur dengan formula perhitungan beserta berkas dokumen laporan rapi yang mengintegrasikan tabel data tersebut, dikerjakan bersama dalam kelompok kecil (25 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik integrasi pengolah data dan dokumen)
- penilaian produk dan unjuk kerja diseminasi kolaboratif: tiga artefak digital kelompok yang saling terkait: 2-3 salindia presentasi visual berbasis data, 1 poster infografis digital ringkas, dan 1 dokumen tangkapan layar bukti publikasi konten pada saluran komunikasi sekolah yang ditentukan (30 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk visual dan unjuk kerja diseminasi digital)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Cara Kerja dan Penggunaan Mesin Pencari (TP 9.3.1 - Individu) | Menjawab tepat 0-1 butir dari 4 butir soal acuan (tahapan crawling-indexing-ranking, sintaks filetype, fungsi operator minus, kriteria kredibilitas sumber). | Menjawab tepat 2 butir dari 4 butir soal acuan secara benar. | Menjawab tepat 3 butir dari 4 butir soal acuan secara benar. | Menjawab tepat seluruh 4 butir soal acuan (tahapan crawling-indexing-ranking, sintaks filetype, fungsi operator minus, dan kriteria kredibilitas domain/penulis) secara lengkap dan tepat. | | Pengolahan Data Lembar Kerja dan Penyusunan Laporan Terstruktur (TP 9.3.2 & TP 9.3.3 - Kelompok) | Lembar kerja belum memuat formula perhitungan yang benar (SUM, AVERAGE, MAX/MIN) dan dokumen laporan tidak memuat tabel data terstruktur. | Lembar kerja memuat 1-2 formula yang tepat tetapi terdapat kesalahan kalkulasi; dokumen laporan memuat tabel data namun format belum terintegrasi rapi. | Lembar kerja memuat seluruh formula (SUM, AVERAGE, MAX/MIN) dengan hasil kalkulasi tepat; dokumen laporan rapi mengintegrasikan tabel data terstruktur. | Lembar kerja memuat seluruh formula (SUM, AVERAGE, MAX/MIN) secara tepat tanpa kesalahan; dokumen laporan terstruktur rapi mengintegrasikan tabel data dan grafik visual secara utuh. | | Presentasi Berbasis Data, Infografis Visual, dan Diseminasi Digital (TP 9.3.4, TP 9.3.5, TP 9.3.6 - Kelompok) | Hanya menyerahkan 1 dari 3 artefak digital yang diwajibkan (salindia/poster/tangkapan layar diseminasi) dan tidak terhubung dengan data proyek. | Menyerahkan 2 dari 3 artefak digital yang diwajibkan; konten visual belum memuat visualisasi data yang jelas atau bukti saluran publikasi belum lengkap. | Menyerahkan lengkap 3 artefak digital (2-3 salindia presentasi visual berbasis data, 1 poster infografis digital informatif, dan 1 tangkapan layar bukti publikasi saluran sekolah) yang saling terkait. | Menyerahkan lengkap 3 artefak digital yang saling terkait dengan kualitas visual sangat informatif, data tersaji akurat pada salindia dan poster, serta bukti diseminasi saluran komunikasi sekolah terverifikasi aktif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 25 menit untuk tugas individual dan 45 menit untuk tugas kolaboratif berjalan efektif dan tertib?
- Bagaimana tingkat penguasaan murid secara keseluruhan dalam mengintegrasikan perkakas pengolah data hingga diseminasi informasi digital?
Murid:- Keterampilan digital apa dari Bab 3 yang paling membantu produktivitas belajar saya sehari-hari?
- Bagian mana dari pembuatan bundel portofolio digital yang paling menantang dan bagaimana kelompok saya mengatasinya?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas IX Edisi Revisi (Kemendikbudristek, Bab 3: Literasi Digital untuk Produktivitas)
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas IX Edisi Revisi
- Komputer/gawai dengan koneksi internet untuk simulasi mesin pencari web dan AI
- Lembar Kerja Murid: Eksplorasi Cara Kerja dan Penelusuran Mesin Pencari
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan, Kemendikbudristek, 2022
- Buku Teks Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan, Kemendikbudristek, 2022
- Perangkat lunak lembar kerja (aplikasi spreadsheet komputer lab sekolah)
- Lembar aktivitas data mentah 'Pencatatan Tabungan Sampah Siswa'
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi lembar kerja pengolah data (Spreadsheet/Microsoft Excel/Google Sheets)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel himpunan data 'Catatan Tabungan Sampah Daur Ulang Kelas IX'
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan Kemendikbudristek.
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan Kemendikbudristek, Bab III Aktivitas IX-LD-B02-I.
- Komputer/Laptop dengan aplikasi perangkat lunak pengolah kata (Microsoft Word, LibreOffice Writer, atau Google Docs).
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi, Kemendikdasmen 2025) Subbab B. Penyajian Data
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi, Kemendikdasmen 2025) Aktivitas IX-LD-B03-I
- Komputer/Laptop dengan aplikasi pengolah presentasi (misalnya Microsoft PowerPoint, Google Slides, atau LibreOffice Impress) dan perangkat lembar kerja
- Set kartu tantangan visual data (kartu kasus data dan kartu jenis grafik)
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Bab 3: Literasi Digital untuk Produktivitas
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi)
- Komputer/Laptop/Tablet laboratorium sekolah yang dilengkapi peramban web dan aplikasi desain digital (misalnya Canva, Google Drawings, atau Inkscape)
- Lembar Brief Proyek Pembuatan Konten Visual 'Etika Berinternet Sehat'
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek/Erlangga)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas IX
- Komputer/laptop/gawai dengan peramban web
- Platform CMS blog sekolah atau platform simulasi diseminasi (misalnya Google Sites / Edmodo / LMS Sekolah / Padlet)
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan Kemendikbudristek 2025
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Pusat Perbukuan Kemendikbudristek 2025 (Bab 3)
- Komputer Laboratorium, Perangkat Lunak Spreadsheet, Word Processor, Perangkat Desain Grafis/Presentasi, Akses Internet/Saluran Komunikasi Daring Sekolah
|