Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar Informatika Kelas 9: Fungsi, Prosedur, dan Penggunaan Library dalam Pemrograman Visual Blok

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Informatika kelas 9 dengan topik "Fungsi, Prosedur, dan Penggunaan Library dalam Pemrograman Visual Blok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Informatika Kelas 9: Fungsi, Prosedur, dan Penggunaan Library dalam Pemrograman Visual Blok

Informatika - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Informatika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Fungsi, Prosedur, dan Penggunaan Library dalam Pemrograman Visual Blok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikFungsi, Prosedur, dan Penggunaan Library dalam Pemrograman Visual Blok
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membedakan konsep fungsi dan prosedur serta menerapkannya dalam pembuatan modul program menggunakan pemrograman visual blok
  2. Murid mampu menggunakan library dalam pemrograman visual blok untuk menyelesaikan persoalan komputasi sederhana secara efisien

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menggunakan kalkulator untuk menghitung luas berbagai bangun datar? Bagaimana jika kita bisa membuat program sendiri yang bisa menghitung luas berbagai bentuk?
  2. Mengapa kita perlu membuat modul program yang bisa digunakan berulang kali, alih-alih menulis kode yang sama terus-menerus?
  3. Apa perbedaan antara fungsi yang mengembalikan nilai dengan prosedur yang hanya menjalankan perintah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid melakukan pernapasan mindful 1 menit untuk memusatkan perhatian
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari murid dalam menggunakan aplikasi atau perangkat lunak
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid mengingat kembali konsep fungsi yang telah dipelajari di kelas VII
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh program sederhana tanpa modularisasi dan dengan modularisasi, meminta murid mengamati perbedaannya
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan perbedaan antara fungsi dan prosedur berdasarkan pengamatan mereka
  • Guru menjelaskan konsep library sebagai kumpulan modul program yang dapat digunakan kembali, menghubungkannya dengan analogi perpustakaan buku
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang karakteristik fungsi (mengembalikan nilai) dan prosedur (menjalankan aksi) dalam buku catatan mereka
  • Guru mendemonstrasikan cara membuat fungsi sederhana untuk menghitung luas persegi menggunakan Scratch/Blockly, murid mengamati setiap langkah dengan seksama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membuka platform pemrograman visual blok (Scratch/Blockly) di komputer masing-masing
  • Murid mengerjakan Aktivitas IX-BK-AP-A05-I: membuat library luas bangun datar dengan modul untuk menghitung luas persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran
  • Murid membuat fungsi untuk menghitung luas persegi dan persegi panjang dengan parameter yang sesuai
  • Murid menambahkan fungsi untuk menghitung luas segitiga dan lingkaran ke dalam library yang sama
  • Murid menguji setiap fungsi dengan memanggilnya dari program utama menggunakan berbagai nilai input
  • Murid yang lebih cepat diminta menambahkan fungsi untuk bangun datar lain (trapesium, jajar genjang) atau membuat prosedur untuk menampilkan hasil perhitungan dalam format tertentu
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik formatif dan scaffolding kepada murid yang memerlukan bantuan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta menghentikan pekerjaan mereka dan melakukan jeda sejenak (1 menit) untuk merefleksikan proses belajar mereka
  • Murid menuliskan refleksi pribadi: Apa yang saya pelajari hari ini? Apa tantangan yang saya hadapi? Bagaimana saya mengatasinya?
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi hasil refleksi mereka dengan kelas
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang manfaat modularisasi dan penggunaan library dalam efisiensi pemrograman
  • Murid membandingkan program mereka dengan teman sebangku: apakah ada cara yang lebih efisien?
  • Murid menuliskan satu hal yang akan mereka terapkan dalam proyek pemrograman berikutnya

Penutup:

  • Guru memfasilitasi sesi tanya jawab untuk mengklarifikasi konsep yang masih membingungkan
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan perbedaan fungsi dan prosedur dalam format tulisan singkat atau lisan
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berpikir modular dalam pemrograman dan hubungannya dengan efisiensi kerja
  • Guru memberikan pratinjau materi pertemuan berikutnya: transisi dari pemrograman visual ke tekstual menggunakan pseudocode dan flowchart
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid melakukan refleksi singkat dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi library bawaan Scratch/Blockly untuk manipulasi string atau operasi matematika lanjutan. Murid yang memerlukan dukungan tambahan diberikan template fungsi dengan parameter yang sudah disiapkan.
  • Proses: Murid yang lebih cepat bekerja secara mandiri dan diminta menambahkan fitur tambahan. Murid yang memerlukan dukungan mendapat pendampingan guru atau peer tutoring dengan teman yang sudah paham.
  • Produk: Murid yang mahir membuat library dengan minimal 6 fungsi bangun datar dan 1 prosedur tampilan. Murid yang masih belajar membuat library dengan 4 fungsi dasar sesuai panduan aktivitas.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: murid menjelaskan apa yang mereka ingat tentang konsep fungsi dari kelas VII
  • Kuis singkat: murid diminta mengidentifikasi apakah suatu blok kode adalah fungsi atau bukan berdasarkan gambar yang ditampilkan

Proses:

  • Observasi langsung: guru mengamati cara murid membuat dan memanggil fungsi dalam program
  • Pertanyaan probing saat berkeliling: Mengapa kamu menggunakan parameter ini? Apa yang dikembalikan oleh fungsi ini?
  • Checklist perkembangan: murid mencentang tahapan yang sudah mereka selesaikan (membuat fungsi persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, menguji program)
  • Penilaian diri: murid menilai tingkat pemahaman mereka sendiri pada skala 1-4 di tengah pembelajaran

Akhir:

  • Tulisan reflektif singkat (3-5 kalimat): murid menjelaskan perbedaan fungsi dan prosedur dengan kata-kata mereka sendiri
  • Demonstrasi kode: murid menunjukkan library yang telah dibuat dan menjelaskan cara kerjanya kepada guru atau teman
  • Kuis tertulis: 3-5 soal pilihan ganda dan uraian singkat tentang konsep modularisasi, fungsi, prosedur, dan library

Formatif:

  • Observasi selama proses pembuatan program: kemampuan membuat fungsi dengan parameter yang benar
  • Tanya jawab lisan saat guru berkeliling: pemahaman perbedaan fungsi dan prosedur
  • Penilaian sejawat: murid saling menguji program temannya dengan berbagai input

Sumatif:

  • Penilaian produk: kelengkapan dan ketepatan library luas bangun datar yang dibuat
  • Tes tertulis singkat: menjelaskan perbedaan fungsi dan prosedur serta manfaat library
  • Penilaian kinerja: kemampuan menguji dan memperbaiki kesalahan dalam program

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep fungsi dan prosedurTidak dapat membedakan fungsi dan prosedur atau tidak memahami konsep keduanyaDapat menyebutkan perbedaan fungsi dan prosedur tetapi belum dapat menjelaskan dengan tepatDapat menjelaskan perbedaan fungsi dan prosedur dengan benar tetapi penerapan dalam program masih ada kesalahanDapat menjelaskan dan menerapkan fungsi serta prosedur dengan tepat dalam program, termasuk penggunaan parameter dan return value
Penerapan modularisasi dalam programTidak membuat modul program atau semua kode ditulis dalam satu blok tanpa fungsiMembuat 1-2 fungsi sederhana tetapi belum terorganisir dengan baikMembuat 3-4 fungsi untuk menghitung luas bangun datar dengan struktur yang cukup terorganisirMembuat library lengkap dengan 4 atau lebih fungsi yang terorganisir dengan baik, mudah dipanggil dan digunakan kembali
Penggunaan library untuk efisiensiTidak menggunakan library atau menulis kode berulang-ulang tanpa memanfaatkan fungsi yang sudah dibuatMencoba menggunakan library tetapi masih kesulitan memanggil fungsi dengan benarMenggunakan library yang dibuat sendiri untuk menyelesaikan perhitungan luas dengan cukup efisienMenggunakan library dengan efisien, dapat memodifikasi dan mengembangkan library untuk kebutuhan tambahan
Kemampuan debugging dan testingTidak melakukan testing atau tidak dapat menemukan kesalahan dalam programMelakukan testing sederhana tetapi tidak sistematis, kesulitan memperbaiki kesalahanMelakukan testing dengan berbagai input dan dapat memperbaiki sebagian besar kesalahan dengan bantuanMelakukan testing sistematis dengan berbagai kasus uji, dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan secara mandiri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami perbedaan fungsi dan prosedur dengan jelas? Strategi penjelasan apa yang paling efektif?
  • Seberapa baik diferensiasi yang saya berikan mendukung semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan implementasi prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang pemrograman?
  • Bagian mana yang paling menantang bagi saya? Bagaimana saya mengatasinya?
  • Bagaimana pembuatan library dapat membantu saya membuat program lebih efisien?
  • Apa yang akan saya lakukan berbeda jika membuat program serupa di masa depan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Bab 2: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman, halaman 66-70
  2. Buku Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Bab 2: Berpikir Komputasional dalam Algoritma dan Pemrograman, halaman 91-92
  3. Platform pemrograman visual blok: Scratch (scratch.mit.edu) atau Blockly (blockly.games)
  4. Komputer/laptop dengan koneksi internet untuk setiap murid atau berpasangan
  5. Proyektor/layar untuk demonstrasi guru
  6. Lembar kerja murid untuk mencatat poin penting dan refleksi
  7. Rumus matematika luas bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran) sebagai referensi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.