MODUL AJAR Informatika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Bab 5 — Pemanfaatan Perangkat Digital INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Informatika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 8 |
|---|
| Topik | Bab 5 — Pemanfaatan Perangkat Digital |
|---|
| Alokasi Waktu | 22 JP (22 x 40 menit = 880 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 11 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 8.5.1 Mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam sistem komputer
- TP 8.5.2 Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel pada perangkat komputer dan ponsel
- TP 8.5.3 Mengoperasikan perangkat teknologi pengolah dokumen, lembar kerja, dan presentasi melalui integrasi konten antaraplikasi
- TP 8.5.4 Menggunakan perangkat teknologi digital untuk produksi dan diseminasi konten laporan hasil kegiatan
- TP 8.5.5 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil pada lembar kerja pengolah data
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang membedakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) saat kita menggunakan komputer?
- Mengapa komputer tidak dapat bekerja jika hanya memiliki perangkat keras tanpa adanya perangkat lunak?
- Apa yang sebenarnya terjadi di dalam komputer sejak tombol keyboard ditekan hingga huruf muncul di layar?
- Mengapa proses kerja komputer sering dianalogikan mirip dengan alur sistem pencernaan pada manusia?
- Mengapa komputer di laboratorium sekolah sering dihubungkan menggunakan kabel LAN berwarna biru/abu-abu ke kotak switch atau router, bukan hanya mengandalkan Wi-Fi?
- Bagaimana kita memastikan bahwa komputer yang ditancapkan kabel jaringan sudah benar-benar terhubung ke jaringan lokal dan dapat mengakses internet?
- Bagaimana ponsel dan komputer dapat terhubung ke internet tanpa menggunakan kabel fisik sama sekali?
- Apa yang terjadi ketika sinyal Wi-Fi atau data seluler di ponsel melemah saat mengakses internet, dan bagaimana cara menghubungkannya kembali?
- Bagaimana cara kita mengelompokkan ratusan data inventaris barang secara cepat tanpa harus memeriksa satu per satu secara manual?
- Bagian mana dari cara berpikir komputasional yang kita gunakan saat memilah data berdasarkan kategori tertentu di lembar kerja?
- Bagaimana cara kita menghitung total, rata-rata, nilai tertinggi, dan nilai terendah dari puluhan data secara cepat tanpa menghitung satu per satu secara manual?
- Mengapa penulisan alamat sel yang tepat sangat menentukan kebenaran hasil perhitungan formula pada lembar kerja?
- Pernahkah kalian mengetik ulang seluruh data tabel angka dari lembar kerja ke dokumen pengolah kata secara manual? Mengapa cara tersebut kurang efisien?
- Bagaimana cara menyalin tabel data dari aplikasi lembar kerja ke aplikasi pengolah dokumen tanpa merusak susunan kolom dan barisnya?
- Bagaimana cara tercepat menampilkan tabel data rekap nilai dari aplikasi lembar kerja ke dalam slide presentasi tanpa harus mengetik ulang satu per satu?
- Apa perbedaan hasil tampilan antara menempel teks/tabel secara biasa (Paste) dengan opsi tautan data (Paste Link/Embed) pada aplikasi presentasi?
- Bagaimana cara kita memanfaatkan aplikasi pengolah kata di komputer untuk menyusun sebuah dokumen laporan kegiatan yang rapi dan terstruktur?
- Fitur digital apa saja dalam aplikasi pengolah dokumen yang membantu kita memasukkan unsur teks, penomoran, tabel, gambar tangkapan layar, dan nomor halaman secara terpadu?
- Setelah sebuah dokumen laporan kegiatan selesai diproduksi, melalui saluran dan format apa saja dokumen tersebut dapat disebarkan agar mudah dibaca oleh warga sekolah?
- Bagaimana cara kita membagikan berkas laporan digital secara daring dengan aman dan memastikan hak akses pembaca diatur dengan tepat?
- Bagaimana alur kerja sistem komputer dan jaringan menghubungkan data pada lembar kerja hingga siap dipaparkan kepada orang lain?
- Mengapa integrasi antaraplikasi perkantoran mempermudah penyusunan laporan kegiatan yang akurat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mendeskripsikan Komponen Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Komputer — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.1 Mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam sistem komputer
Pendahuluan:- Guru membuka sesi dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta menyampaikan tujuan pembelajaran Pertemuan 1 mengenai deskripsi komponen perangkat keras dan perangkat lunak komputer (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan untuk memetakan pemahaman murid mengenai komponen perangkat keras dan perangkat lunak (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak pemaparan guru dan mencermati tayangan/buku mengenai klasifikasi perangkat keras (perangkat masukan, pemroses, keluaran, penyimpanan) dan perangkat lunak (sistem operasi, aplikasi) dalam sistem komputer (15 menit).
- Murid memainkan kuis interaktif singkat (Wordwall/kartu kuis cepat) untuk mengidentifikasi kategori 6 komponen: Keyboard (hardware input), Monitor (hardware output), CPU (hardware pemroses), SSD (hardware penyimpanan), Windows/Linux (software sistem operasi), dan Peramban Web (software aplikasi) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja klasifikasi dan deskripsi komponen sistem komputer yang memuat 4 butir: (1) Keyboard: perangkat keras masukan untuk memasukkan teks/perintah; (2) Prosesor (CPU): perangkat keras pemroses untuk mengolah instruksi data; (3) Harddisk/SSD: perangkat keras penyimpanan untuk menyimpan data digital permanen; (4) Sistem Operasi: perangkat lunak sistem untuk mengelola sumber daya perangkat keras dan menjalankan aplikasi (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali ketepatan hasil deskripsi komponen yang dikerjakannya berdasarkan kunci verifikasi guru serta mencatat aspek fungsi komponen yang masih perlu diperdalam (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi rangkuman materi tentang perbedaan peran perangkat keras dan perangkat lunak serta memberikan umpan balik menyeluruh (7 menit).
- Guru menyampaikan topik pembelajaran untuk pertemuan berikutnya yaitu alur kerja komputer dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual contoh fisik perangkat keras dan ikon perangkat lunak; murid yang telah mahir diberikan lembar analisis variasi jenis perangkat lunak utilitas dan firmware.
- Proses: Murid dengan pemahaman awal kurang mendapatkan bimbingan bertahap dari guru pada pengelompokan 4 kategori hardware; murid yang mahir langsung mendeskripsikan spesifikasi fungsi secara mandiri.
- Produk: Semua murid mendeskripsikan 4 komponen target pada lembar kerja; murid cepat melengkapi rincian contoh perangkat keras masukan/keluaran tambahan (seperti scanner atau proyektor).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menanyakan 2 pertanyaan diagnostik lisan: (1) 'Sebutkan 2 contoh bagian komputer yang berwujud fisik dan fungsinya!' (acuan: keyboard/mouse/monitor/CPU/printer; fungsi: memasukkan data/menampilkan hasil/mengolah data); (2) 'Sebutkan 1 contoh program yang ada di komputer!' (acuan: Windows/Linux/Word/Browser/aplikasi pemutar video).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengerjaan lembar kerja deskripsi 4 komponen: (1) Keyboard (hardware input); (2) CPU/Prosesor (hardware pemroses); (3) Harddisk/SSD (hardware storage); (4) Sistem Operasi (software sistem).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan nama komponen secara acak (Mouse, RAM, Aplikasi Pengolah Kata) dan murid serentak menentukan apakah komponen tersebut hardware atau software beserta kelompok fungsinya (acuan: Mouse = hardware input; RAM = hardware pemroses/penyimpanan sementara; Aplikasi Pengolah Kata = software aplikasi).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran tentang perbedaan perangkat keras dan lunak
- Observasi pengerjaan lembar kerja deskripsi komponen perangkat keras dan perangkat lunak
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mendeskripsikan Komponen Perangkat Keras dan Perangkat Lunak | Mendeskripsikan dengan tepat 1 dari 4 komponen target (acuan: Keyboard, CPU, Harddisk/SSD, Sistem Operasi) dengan bantuan intensif guru. | Mendeskripsikan dengan tepat 2 dari 4 komponen target (acuan: Keyboard, CPU, Harddisk/SSD, Sistem Operasi) secara mandiri atau dengan sedikit panduan. | Mendeskripsikan dengan tepat 3 dari 4 komponen target (acuan: Keyboard, CPU, Harddisk/SSD, Sistem Operasi) beserta fungsinya secara tepat dan mandiri. | Mendeskripsikan seluruh 4 komponen target (acuan: Keyboard, CPU, Harddisk/SSD, Sistem Operasi) beserta fungsinya secara lengkap, tepat, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat membedakan peran perangkat keras dan perangkat lunak melalui aktivitas kuis dan lembar kerja?
- Bagian mana dari klasifikasi perangkat keras (input, processing, output, storage) yang masih membingungkan murid?
Murid:- Apakah saya sudah bisa membedakan mana yang termasuk perangkat keras dan mana yang perangkat lunak di komputer?
- Komponen komputer apa yang fungsinya paling saya pahami setelah pembelajaran hari ini?
Pertemuan 2 — Mendeskripsikan Fungsi dan Alur Cara Kerja Komputer dalam Sistem Komputer — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.1 Mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam sistem komputer
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mendeskripsikan fungsi dan alur siklus kerja sistem komputer: input, pemrosesan, penyimpanan, dan keluaran (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat dengan mengajukan pertanyaan: 'Sebutkan 4 tahapan alur kerja komputer secara berurutan dan contoh perangkatnya!' (Acuan: Urutan tahapan = Masukan/Input [misal: keyboard], Pemrosesan/Processing [misal: CPU/processor], Penyimpanan/Storage [misal: RAM/Harddisk], Keluaran/Output [misal: monitor]) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memaparkan konsep siklus pengolahan data pada sistem komputer (Input -> Processing -> Storage -> Output) menggunakan analogi sistem pencernaan manusia (makanan masuk -> diproses di lambung -> disimpan/diserap -> sisa dikeluarkan) serta menampilkan diagram alur sistem komputer (10 menit).
- Murid secara mandiri mencermati lembar ringkasan alur komputer untuk mengidentifikasi fungsi spesifik tiap tahapan: input memasukkan data mentah, processing memanipulasi/menghitung instruksi, storage menyimpan data sementara/permanen, dan output menyajikan informasi hasil olahan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi murid ke dalam kelompok berpasangan dan membagikan kartu alur untuk permainan tantangan berpasangan 'Simulasi Estafet Data Komputer' yang menggembirakan (5 menit).
- Setiap pasangan murid mengerjakan Lembar Kerja Studi Kasus dengan mendeskripsikan secara tertulis alur kerja sistem komputer pada 3 skenario komputasi berikut: (1) Skenario A: Mengetik dokumen teks (Acuan: Input = mengetik tombol di keyboard -> Processing = CPU/prosesor mengubah kode ketukan menjadi karakter teks -> Storage = teks disimpan sementara di RAM atau permanen di SSD/Harddisk -> Output = huruf muncul di layar monitor); (2) Skenario B: Memindai foto cetak (Acuan: Input = scanner membaca berkas fisik foto -> Processing = prosesor mengolah sinyal optik menjadi data biner citra -> Storage = file citra digital disimpan ke flashdisk/harddisk -> Output = gambar foto tampil pada layar atau dicetak printer); (3) Skenario C: Menghitung total belanja dengan barcode scanner (Acuan: Input = barcode scanner membaca kode batang -> Processing = CPU mencari harga barang di basis data dan menjumlahkannya -> Storage = riwayat transaksi dicatat di memori/storage -> Output = angka total tampil di layar kasir atau tercetak pada struk) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Perwakilan pasangan murid membacakan deskripsi alur kerja yang telah disusun, sementara pasangan lain saling memverifikasi ketepatan urutan keempat tahapan sesuai acuan skenario (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari alur dan fungsi siklus pemrosesan data komputer (input, processing, storage, output) (5 menit).
- Guru memberikan cek pemahaman singkat lisan penutup dan menyampaikan bahwa materi pertemuan berikutnya adalah konektivitas jaringan komputer dengan kabel, lalu menutup kelas dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan diagram alur visual bergambar yang sudah berlabel tahapan; murid yang cepat diberikan studi kasus skenario komputasi dengan perangkat tambahan.
- Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi secara langsung oleh guru dalam menentukan pemroses data; murid yang mahir bekerja mandiri membedakan penyimpanan sementara (RAM) dan permanen (SSD/Harddisk).
- Produk: Format penyusunan deskripsi alur dapat disajikan dalam bentuk bagan alir beranotasi teks atau tabel deskriptif rincian tahapan sistem komputer.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan lisan diagnostik: 'Sebutkan 4 tahapan alur kerja komputer secara berurutan dan contoh perangkatnya!' (Acuan jawaban benar: Urutan = Input/Masukan [misal: keyboard/mouse], Processing/Pemrosesan [misal: processor/CPU], Storage/Penyimpanan [misal: RAM/SSD/Harddisk], Output/Keluaran [misal: monitor/printer]). Kriteria penerimaan: murid mampu menyebutkan minimal urutan 4 tahap secara runtut.
Proses:- Formatif penugasan berpasangan mendeskripsikan alur dan fungsi kerja komputer pada Lembar Kerja berisi 3 skenario: Skenario A (mengetik teks), Skenario B (memindai foto), dan Skenario C (menghitung barcode belanja). Instrumen dinilai berdasarkan ketepatan mendeskripsikan keempat tahapan (Input, Processing, Storage, Output) untuk setiap skenario (Acuan lengkap: Skenario A: Input=keyboard, Processing=CPU memproses kode tombol, Storage=RAM/SSD, Output=monitor; Skenario B: Input=scanner, Processing=CPU memproses data citra, Storage=harddisk/flashdisk, Output=layar monitor/printer; Skenario C: Input=barcode scanner, Processing=CPU mengkalkulasi harga, Storage=basis data memori, Output=layar kasir/struk belanja).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: 'Jika komputer mengalami kegagalan fungsi pada komponen penyimpanan (storage), tahapan apa yang terganggu dalam siklus alur kerja komputer?' (Acuan jawaban benar: Data hasil pemrosesan tidak dapat disimpan baik sementara di RAM maupun permanen di harddisk/SSD, sehingga data hilang saat komputer mati atau tidak dapat dibuka kembali untuk ditampilkan ke tahap keluaran/output).
Formatif:- Tes lisan diagnostik alur siklus sistem komputer di awal pembelajaran
- Penilaian unjuk kerja tertulis pengerjaan Lembar Kerja Studi Kasus pendeskripsian alur sistem komputer (3 skenario)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mendeskripsikan fungsi komponen dan alur siklus kerja komputer | Mendeskripsikan alur kerja komputer dengan tepat kurang dari 2 tahapan dari 4 tahapan (Input, Processing, Storage, Output) pada skenario tugas. | Mendeskripsikan 2 tahapan alur kerja komputer (Input, Processing, Storage, Output) secara tepat sesuai acuan skenario tugas. | Mendeskripsikan 3 tahapan alur kerja komputer (Input, Processing, Storage, Output) secara tepat sesuai acuan skenario tugas. | Mendeskripsikan seluruh 4 tahapan alur kerja komputer (Input, Processing, Storage, Output) beserta fungsinya secara lengkap dan tepat pada ketiga skenario tugas secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan analogi sistem pencernaan efektif memudahkan murid memahami alur kerja masukan, pemrosesan, penyimpanan, dan keluaran?
- Apakah murid mengalami kendala saat membedakan fungsi komponen pemroses (CPU) dengan komponen penyimpan (storage) pada skenario kerja komputer?
Murid:- Bagian alur kerja komputer mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu pahami?
- Bagaimana kamu dapat menjelaskan alur kerja komputer kepada teman menggunakan bahasamu sendiri?
Pertemuan 3 — Menerapkan Konektivitas Jaringan Lokal dan Internet dengan Media Kabel — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.2 Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel pada perangkat komputer dan ponsel
Pendahuluan:- Guru membuka sesi pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan fisik laboratorium/kelas, dan memimpin doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet dengan media kabel (UTP/Ethernet) pada komputer, serta menguji status koneksinya (3 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik awal singkat untuk memetakan kesiapan murid terkait perangkat fisik koneksi kabel (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati demonstrasi guru mengenai komponen fisik koneksi kabel: kabel UTP dengan konektor RJ45, port LAN (Ethernet) pada CPU/laptop, serta switch/router penyedia akses jaringan lokal dan internet (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan alur kerja koneksi kabel jaringan dan verifikasi status koneksi melalui Network Connection Status atau perintah 'ping' ke gateway lokal (192.168.1.1) dan DNS internet (8.8.8.8) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Dalam format tantangan berpasangan 'Sambung & Uji Kabel Cepat-Tepat', murid secara langsung memasang konektor kabel LAN RJ45 ke port LAN komputer dan switch hingga berbunyi 'klik' serta lampu indikator port menyala (15 menit).
- Murid berpasangan mempraktikkan verifikasi konektivitas dengan membuka Command Prompt, menjalankan perintah pengujian koneksi 'ping 192.168.1.1' (uji jaringan lokal) dan 'ping 8.8.8.8' (uji konektivitas internet), lalu mencatat hasilnya pada Lembar Kerja Praktik Jaringan Kabel (acuan: reply dari gateway membuktikan jaringan lokal aktif, reply dari DNS 8.8.8.8 membuktikan koneksi internet kabel aktif) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangannya meninjau kembali kendala yang dialami saat pengujian koneksi kabel (misalnya kabel longgar atau status 'Request Timed Out') serta memverifikasi kembali langkah pemecahannya (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan 3 langkah utama menerapkan koneksi kabel jaringan: pemasangan fisik kabel ke port RJ45, pengecekan indikator lampu port, dan pengujian logis koneksi melalui perintah ping (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil uji koneksi kabel murid serta menyampaikan pengantar bahwa pada pertemuan berikutnya materi dilanjutkan ke konektivitas jaringan nirkabel (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan komputer langsung bagi laboratorium yang memiliki fasilitas lengkap, dan simulasi pemasangan kartu port/kabel peraga bagi murid yang membutuhkan pengenalan fisik lebih awal.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan panduan langkah demi langkah saat memasang konektor dan mengetik perintah ping; bagi murid yang cepat selesai, diberikan tantangan tambahan untuk menguji ping ke alamat domain web (seperti 'ping kemdikbud.go.id').
- Produk: Hasil uji koneksi kabel dilaporkan pada tabel ceklis verifikasi konektivitas lokal dan internet yang tertera pada lembar kerja praktik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan nama port dan tipe konektor kabel yang digunakan untuk menyambungkan komputer ke jaringan kabel!' (Acuan jawaban benar: port Ethernet/LAN dan konektor RJ45/kabel UTP).
Proses:- Pengamatan langsung keterampilan menghubungkan kabel LAN ke port hingga terkunci (indikator: klik fisik terdengar dan lampu indikator menyala) serta ketepatan eksekusi perintah ping 192.168.1.1 (uji lokal) dan ping 8.8.8.8 (uji internet) pada command prompt.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 2 butir pada lembar kerja: (1) Apa tanda fisik bahwa kabel LAN telah terhubung dengan benar pada komputer? (Acuan: konektor terkunci bunyi klik dan lampu indikator port menyala); (2) Jika perintah ping ke 192.168.1.1 menghasilkan 'Reply from...' namun ping ke 8.8.8.8 menghasilkan 'Request Timed Out', jaringan mana yang berhasil terhubung dan mana yang belum? (Acuan: konektivitas jaringan lokal berhasil terhubung, konektivitas internet belum terhubung).
Formatif:- Observasi unjuk kerja pemasangan fisik kabel LAN RJ45 ke port komputer
- Pemeriksaan lembar kerja verifikasi konektivitas uji ping (jaringan lokal dan internet)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Konektivitas Fisik Kabel Jaringan | Belum mampu memasang konektor kabel LAN ke port Ethernet komputer dengan benar. | Mampu memasang konektor kabel LAN ke port Ethernet namun koneksi masih longgar atau belum terkunci dengan bunyi klik. | Mampu memasang konektor kabel LAN ke port Ethernet dengan tepat hingga terkunci dan lampu indikator menyala secara terbimbing. | Mampu memasang konektor kabel LAN ke port Ethernet dengan tepat hingga terkunci dan lampu indikator menyala secara mandiri dan cepat. | | Pengujian Konektivitas Jaringan Lokal dan Internet | Belum mampu melakukan pengujian status konektivitas kabel baik jaringan lokal maupun internet. | Mampu menjalankan perintah ping ke jaringan lokal (192.168.1.1) namun belum tepat membaca status konektivitas internet (8.8.8.8). | Mampu menjalankan perintah pengujian koneksi kabel ke jaringan lokal (192.168.1.1) dan internet (8.8.8.8) serta mencatat status hasilnya secara tepat. | Mampu menjalankan pengujian koneksi kabel ke jaringan lokal dan internet, mencatat status hasil dengan tepat, serta mengidentifikasi solusi jika terjadi status gagal koneksi (RTO) secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh pasangan murid mendapatkan giliran dan perangkat yang memadai untuk mempraktikkan koneksi kabel jaringan?
- Bagian mana dari langkah instalasi kabel atau pengujian perintah ping yang paling banyak memerlukan bimbingan ulang?
Murid:- Langkah apa yang paling mudah dan paling menantang saat menyambungkan kabel LAN serta mengecek koneksi internet di komputer tadi?
- Bagaimana caramu mengetahui bahwa komputermu sudah benar-benar terhubung ke internet menggunakan kabel?
Pertemuan 4 — Menerapkan Konektivitas Jaringan Lokal dan Internet Nirkabel pada Ponsel dan Komputer — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.2 Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel pada perangkat komputer dan ponsel
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai penerapan konektivitas jaringan lokal dan internet nirkabel pada ponsel dan komputer (5 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik awal dengan meminta murid menjawab 2 pertanyaan pemantik secara lisan mengenai media nirkabel dan cara mengaktifkannya pada perangkat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang langkah menyambungkan perangkat nirkabel: (1) mengaktifkan Wi-Fi/data seluler, (2) memilih SSID/jaringan target 'Lab-Informatika', (3) memasukkan kata sandi, dan (4) mengonfirmasi status konektivitas terhubung (connected) pada ponsel dan komputer (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara mandiri melakukan praktik menghubungkan perangkat (ponsel atau laptop/komputer lab) ke jaringan nirkabel lokal 'Lab-Informatika' dan tethering ponsel sesuai 4 langkah panduan teknis yang diberikan guru (20 menit).
- Secara berpasangan, murid mengikuti tantangan menggembirakan 'Wifi Hunt Challenge' untuk menguji konektivitas internet nirkabel dengan membuka laman peramban dan mengecek indikator kekuatan sinyal (kuat/sedang/lemah) pada 2 lokasi berbeda di dalam kelas (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali keberhasilan konektivitas nirkabel pada lembar cek mandiri dan mengevaluasi hambatan teknis yang dialami (misalnya kesalahan memasukkan kata sandi atau sinyal lemah) (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan 4 langkah utama dalam menerapkan konektivitas nirkabel pada ponsel dan komputer (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas unjuk kerja penerapan konektivitas nirkabel murid dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan visual langkah-demi-langkah pengaturan Wi-Fi; murid mahir diberikan panduan konfigurasi tethering hotspot portabel ponsel ke komputer.
- Proses: Murid yang belum terbiasa didampingi langsung dalam menemukan menu pengaturan jaringan; murid mahir melakukan konfigurasi mandiri pada 2 perangkat berbeda (ponsel dan komputer).
- Produk: Seluruh murid menyelesaikan bukti status konektivitas nirkabel (tanda terhubung dan peramban aktif) pada lembar observasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: (1) 'Sebutkan teknologi nirkabel yang biasa dipakai ponsel untuk terhubung ke internet!' (Acuan jawaban: Wi-Fi atau Data Seluler/4G/5G). (2) 'Di menu mana pada ponsel atau komputer kita mengaktifkan sambungan Wi-Fi?' (Acuan jawaban: Menu Pengaturan/Settings -> Jaringan & Internet / Wi-Fi).
Proses:- Pengamatan langsung unjuk kerja konektivitas nirkabel berdasarkan 4 langkah terstruktur: (1) Mengaktifkan adaptor Wi-Fi perangkat, (2) Memilih SSID target yang tepat ('Lab-Informatika'), (3) Memasukkan kata sandi dengan benar, (4) Memverifikasi status terhubung (Connected) serta berhasil memuat alamat situs internet.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat (2 butir): (1) 'Tuliskan status indikator yang menandakan perangkat komputer berhasil terhubung ke jaringan nirkabel internet!' (Acuan jawaban: Ikon sinyal Wi-Fi menyala/penuh dan status 'Connected, secured' atau 'Terhubung'). (2) 'Sebutkan 1 tindakan perbaikan jika perangkat gagal terhubung karena kata sandi salah!' (Acuan jawaban: Memilih Forget Network/Lupakan Jaringan lalu memasukkan ulang kata sandi yang benar).
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik penerapan konektivitas nirkabel pada komputer dan ponsel dengan lembar cek langkah kerja.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Konektivitas Jaringan Nirkabel pada Perangkat | Menerapkan 1 dari 4 langkah konektivitas nirkabel (hanya mampu mengaktifkan Wi-Fi namun belum mampu memilih SSID target, memasukkan sandi, atau memverifikasi status terhubung). Acuan 4 langkah: (1) Aktifkan Wi-Fi, (2) Pilih SSID 'Lab-Informatika', (3) Input sandi benar, (4) Verifikasi status 'Connected'. | Menerapkan 2 dari 4 langkah konektivitas nirkabel sesuai acuan dengan bimbingan guru. | Menerapkan 3 atau 4 langkah konektivitas nirkabel sesuai acuan secara tepat namun masih memerlukan sedikit konfirmasi guru saat memverifikasi status terhubung. | Menerapkan seluruh 4 langkah konektivitas nirkabel sesuai acuan secara tepat, konsisten, dan mandiri pada ponsel maupun komputer. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik konektivitas nirkabel mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagaimana tingkat kemandirian murid dalam mengatasi kendala koneksi nirkabel saat praktik berlangsung?
Murid:- Bagian mana dari langkah menyambungkan perangkat ke jaringan nirkabel yang paling mudah atau paling sulit saya lakukan?
- Apa yang akan saya lakukan jika perangkat saya tidak dapat mendeteksi sinyal Wi-Fi di sekitar saya?
Pertemuan 5 — Menerapkan Berpikir Komputasional untuk Pengelompokan Himpunan Data Berstruktur Sederhana pada Lembar Kerja — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.5 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil pada lembar kerja pengolah data
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-5: menerapkan berpikir komputasional (dekomposisi, abstraksi, pengenalan pola, algoritma penyaringan) untuk mengelompokkan himpunan data berstruktur sederhana menggunakan fitur pengurutan (Sort) dan penyaringan (Filter) pada lembar kerja pengolah data (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan tertulis singkat: (1) 'Jika ada tabel data berisi kolom Nama, Kelas, dan Nilai, kolom manakah yang menjadi atribut/kunci untuk mengelompokkan murid berdasarkan rombel?' (acuan jawaban benar: kolom Kelas); (2) 'Apa fungsi fitur Filter pada aplikasi lembar kerja?' (acuan jawaban benar: menyaring/menampilkan baris data tertentu yang memenuhi kriteria yang ditentukan dan menyembunyikan data lainnya) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati tabel data berstruktur sederhana yang ditayangkan guru berisi 10 entri data buku perpustakaan (Kolom: Judul Buku, Kategori [Fiksi/Nonfiksi], Penulis, dan Jumlah Eksemplar) (5 menit).
- Murid membedah masalah pengelompokan data melalui 4 fondasi Berpikir Komputasional secara terpandu: (a) Dekomposisi: memecah tabel menjadi komponen kolom/atribut dan baris/entri; (b) Abstraksi: mengabaikan kolom yang tidak relevan (seperti nama penulis) dan fokus pada kolom kunci 'Kategori'; (c) Pengenalan Pola: mengidentifikasi kesamaan nilai kategori 'Fiksi' dan 'Nonfiksi'; (d) Algoritma: menyusun langkah terurut pengelompokan data pada lembar kerja (pilih rentang data -> aktifkan menu Filter -> pilih kriteria pada kolom kategori) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid melaksanakan aktivitas permainan interaktif berpasangan 'Tantangan Detektif Data': setiap pasangan murid membuka lembar kerja berisi tabel himpunan data 12 entri 'Data Donasi Buku Sekolah' dengan kolom: ID Donatur, Nama, Jenis Buku (Pelajaran, Novel, Komik), dan Tahun Terbit. Pasangan murid berlomba menerapkan langkah komputasional pengelompokan menggunakan fitur Sort dan Filter untuk menyelesaikan 3 misi kriteria secara cepat dan tepat (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Kerja Praktik Pengelompokan Data yang memuat 10 baris data 'Peminjaman Perangkat Komputer' (Kolom: No, Nama Murid, Jenis Perangkat [Laptop/Tablet], Durasi [1 Jam/2 Jam], Status [Kembali/Dipinjam]). Murid menerapkan pemilahan data dengan 2 instruksi komputasional: (1) Mengurutkan data (Sort A-Z) berdasarkan kolom Jenis Perangkat; (2) Menyaring data (Filter) hanya menampilkan baris dengan Jenis Perangkat 'Laptop' dan Status 'Dipinjam' (acuan kunci: menghasilkan tepat 3 baris data murid yang meminjam Laptop dengan Status Dipinjam) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi hasil pengerjaan mandirinya dengan mencocokkan baris data yang muncul terhadap kriteria logika filter yang ditentukan, serta memeriksa apakah ada baris data yang tertinggal atau salah masuk kelompok (5 menit).
- Murid mengidentifikasi langkah algoritma penyaringan data mana yang paling efisien dalam membantu menyelesaikan pengelompokan data berstruktur sederhana (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan konsep Berpikir Komputasional dalam pengelompokan data berstruktur sederhana (identifikasi atribut kunci, eliminasi data yang tidak relevan, dan penerapan aturan filter secara terurut pada lembar kerja) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik pelaksanaan praktik pengelompokan data hari ini serta menyampaikan pengantar singkat topik pertemuan ke-6 tentang penyelesaian perhitungan data berstruktur sederhana dengan formula lembar kerja, kemudian menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan berkas lembar kerja dengan jumlah entri data bertingkat: 8 entri data dengan penanda warna untuk murid yang membutuhkan bimbingan bertahap, dan 15 entri data murni tanpa penanda warna untuk murid yang siap tantangan lebih kompleks.
- Proses: Memberikan panduan alur logika langkah demi langkah (scaffolding kartu algoritma Sort-Filter) bagi murid yang belum mandiri; murid mahir diberikan tantangan logika pengelompokan bertingkat (multi-level sort/filter dua kriteria sekaligus).
- Produk: Hasil akhir pengelompokan data yang diverifikasi dari kesesuaian baris data yang disaring dan diurutkan sesuai kriteria lembar kerja pengolah data.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan/tulis singkat: (1) 'Jika ada tabel data berisi kolom Nama, Kelas, dan Nilai, kolom manakah yang menjadi atribut kunci untuk mengelompokkan murid berdasarkan rombel?' (acuan: kolom Kelas); (2) 'Apa fungsi fitur Filter pada aplikasi lembar kerja?' (acuan: menampilkan baris data yang sesuai dengan kriteria tertentu dan menyembunyikan data lain yang tidak sesuai kriteria).
Proses:- Pengamatan keterlaksanaan alur berpikir komputasional saat murid mengoperasikan lembar kerja pengolah data pada tugas mandiri 10 entri data 'Peminjaman Perangkat Komputer': (1) Ketepatan dekomposisi dan abstraksi menentukan kolom kunci pengurutan 'Jenis Perangkat'; (2) Ketepatan algoritma penyaringan dengan kriteria ganda Jenis Perangkat = 'Laptop' DAN Status = 'Dipinjam' (acuan: baris terpilih tepat 3 entri data laptop dipinjam tanpa menyertakan entri tablet atau status kembali).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat (exit ticket): Murid menuliskan logika filter yang diterapkan: 'Untuk menampilkan hanya data buku pelajaran yang terbit di atas tahun 2020, kolom apa saja yang difilter dan apa kriterianya?' (acuan: kolom Jenis Buku dengan kriteria 'Pelajaran', dan kolom Tahun Terbit dengan kriteria '>2020').
Formatif:- Asesmen diagnostik awal melalui 2 pertanyaan penentuan atribut kunci dan fungsi penyaringan lembar kerja.
- Observasi unjuk kerja praktik penerapan berpikir komputasional saat pengurutan (Sort) dan penyaringan (Filter) data berstruktur sederhana pada lembar kerja.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Berpikir Komputasional dalam Pengelompokan Data | Belum mampu menentukan kolom kunci (abstraksi) dan belum tepat menerapkan langkah pengurutan atau penyaringan data pada lembar kerja meski dibimbing penuh. | Mampu menentukan kolom kunci pengelompokan, namun masih terdapat 1-2 kesalahan dalam langkah algoritma pengaturan kriteria filter pada lembar kerja sehingga hasil pengelompokan belum sepenuhnya tepat. | Mampu menerapkan abstraksi menentukan kolom kunci serta menjalankan algoritma pengurutan (Sort) dan penyaringan (Filter) dengan tepat sesuai kriteria pada lembar kerja secara mandiri. | Mampu menerapkan abstraksi menentukan kolom kunci, mengeksekusi algoritma penyaringan multi-kriteria secara konsisten tepat tanpa kesalahan, serta mampu menjelaskan alur logikanya secara runtut dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur aktivitas berpikir komputasional (dekomposisi hingga algoritma Sort/Filter) membantu murid memahami logika pengelompokan data terstruktur secara bermakna?
- Bagian mana dari praktik pengoperasian filter lembar kerja yang paling banyak memicu hambatan logika bagi murid?
Murid:- Bagian mana yang paling menantang saat menyaring data dengan lebih dari satu kriteria di lembar kerja?
- Bagaimana cara berpikir komputasional membantumu menyelesaikan pengelompokan data secara lebih cepat dibanding memilah manual?
Pertemuan 6 — Menerapkan Berpikir Komputasional dalam Menyelesaikan Perhitungan Himpunan Data Berstruktur Sederhana dengan Formula Lembar Kerja — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.5 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil pada lembar kerja pengolah data
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan memimpin doa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan perhitungan himpunan data berstruktur sederhana menggunakan formula pada lembar kerja (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 3 butir pertanyaan singkat di papan tulis/lembar periksa mengenai fungsi formula dasar lembar kerja (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati demonstrasi guru tentang dekomposisi masalah perhitungan data dan pemetaan formula dasar pada lembar kerja: SUM untuk penjumlahan total, AVERAGE untuk rata-rata, MAX untuk nilai maksimum, dan MIN untuk nilai minimum dengan rentang sel tertentu (10 menit).
- Murid bermain kuis interaktif cepat berpasangan 'Tebak Formula Tepat': guru menampilkan 4 studi kasus kebutuhan perhitungan dan murid secara bergantian menunjukkan kartu formula yang tepat (SUM, AVERAGE, MAX, atau MIN) secara serempak dan antusias (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara mandiri membuka lembar kerja pengolah data yang memuat tabel data nilai siswa (5 baris data: B2:B6 berisi 80, 90, 75, 85, 70) lalu menuliskan formula pada 4 sel target: sel B7 =SUM(B2:B6) untuk Total, sel B8 =AVERAGE(B2:B6) untuk Rata-rata, sel B9 =MAX(B2:B6) untuk Nilai Tertinggi, dan sel B10 =MIN(B2:B6) untuk Nilai Terendah (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali ketepatan hasil perhitungan formula lembar kerja yang telah dibuat (verifikasi: Total = 400, Rata-rata = 80, Nilai Tertinggi = 90, Nilai Terendah = 70), mengevaluasi jika ada pesan kesalahan (seperti #NAME? atau rentang sel keliru), serta menyimpulkan efisiensi berpikir komputasional dalam otomatisasi perhitungan data (15 menit).
Penutup:- Guru bersama murid membuat rangkuman intisari pemakaian 4 formula dasar perhitungan data berstruktur pada lembar kerja (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik ketercapaian kegiatan belajar, mengingatkan tindak lanjut pembelajaran untuk sesi berikutnya (integrasi konten tabel ke pengolah dokumen), dan menutup pembelajaran dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan sintaks formula (=SUM(sel_awal:sel_akhir)), sedangkan murid yang cepat diberikan himpunan data dengan volume baris lebih banyak (10 baris data).
- Proses: Murid yang mengalami kendala teknis penulisan formula mendapatkan pendampingan perancah (scaffolding) langsung dari guru pada saat tahap Mengaplikasi.
- Produk: Semua murid menghasilkan tabel data yang terisi 4 formula perhitungan, dengan variasi kedalaman pada penambahan formula COUNT untuk murid berkemampuan cepat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman formula dasar (3 butir): (1) 'Formula apa yang digunakan untuk menjumlahkan data angka?' (acuan: SUM); (2) 'Formula apa yang digunakan untuk mencari rata-rata?' (acuan: AVERAGE); (3) 'Karakter apa yang wajib ditulis pertama kali saat menulis formula di lembar kerja?' (acuan: tanda sama dengan '=').
Proses:- Observasi praktik pengisian lembar kerja: memeriksa ketepatan penulisan formula pada 4 sel target untuk rentang sel B2:B6 (butir: 1. Penjumlahan total dengan =SUM(B2:B6); 2. Rata-rata dengan =AVERAGE(B2:B6); 3. Nilai maksimum dengan =MAX(B2:B6); 4. Nilai minimum dengan =MIN(B2:B6)).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman/umpan balik akhir: Murid memverifikasi output nilai 4 formula pada lembar kerja (acuan tepat: Total = 400, Rata-rata = 80, Nilai Tertinggi = 90, Nilai Terendah = 70) dan mencatat formula yang digunakan.
Formatif:- Tes diagnostik awal 3 butir tentang fungsi formula dasar
- Observasi unjuk kerja praktik penulisan 4 formula perhitungan data berstruktur pada lembar kerja
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Penerapan Formula Perhitungan pada Lembar Kerja | Belum mampu menuliskan formula perhitungan dengan benar pada tabel data (0-1 formula tepat dari 4 target: SUM, AVERAGE, MAX, MIN). | Menuliskan 2 dari 4 formula perhitungan dengan sintaks dan rentang sel yang tepat pada tabel data. | Menuliskan 3 dari 4 formula perhitungan dengan sintaks dan rentang sel yang tepat pada tabel data. | Menuliskan seluruh 4 formula perhitungan (SUM, AVERAGE, MAX, MIN) dengan sintaks, rentang sel, dan hasil luaran perhitungan yang tepat secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah dekomposisi masalah perhitungan membantu murid menentukan formula lembar kerja secara tepat?
- Bagian penulisan formula mana yang paling sering menimbulkan galat (error) pada murid?
Murid:- Apakah saya sudah dapat menentukan kapan harus menggunakan formula SUM, AVERAGE, MAX, dan MIN secara tepat?
- Apa kendala yang saya hadapi saat mengetikkan alamat rentang sel pada formula lembar kerja?
Pertemuan 7 — Mengoperasikan Integrasi Konten Tabel Lembar Kerja ke Aplikasi Pengolah Dokumen — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.3 Mengoperasikan perangkat teknologi pengolah dokumen, lembar kerja, dan presentasi melalui integrasi konten antaraplikasi
Pendahuluan:- Guru membuka sesi pembelajaran dengan salam, memeriksa kesiapan perangkat komputer di laboratorium/kelas, serta memandu murid memeriksa kelengkapan fail latihan yang disediakan di komputer masing-masing (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan cepat mengenai fungsi perintah potong/salin/tempel (cut/copy/paste) pada sistem operasi (acuan jawaban: Copy/Salin = menyalin objek ke clipboard tanpa menghapus aslinya; Paste/Tempel = meletakkan objek dari clipboard ke aplikasi tujuan) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengoperasikan integrasi konten tabel dari aplikasi lembar kerja (spreadsheet) ke aplikasi pengolah dokumen (word processor) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru mendemonstrasikan 2 teknik integrasi tabel dari lembar kerja ke dokumen teks: (1) Salin dan Tempel Standar (Copy - Paste biasa) dan (2) Salin dan Tempel Tautan Objek (Paste Link/Linked Table) agar perubahan nilai sel di lembar kerja otomatis memperbarui tabel di pengolah kata (10 menit).
- Murid secara berpasangan mengeksplorasi perbedaan kedua metode integrasi tersebut menggunakan fail latihan 'Data_Inventaris.xlsx' yang berisi tabel 3 kolom (No, Nama Barang, Jumlah) dan mengamati bagaimana tampilan tabel saat ditempelkan ke dokumen kosong 'Laporan.docx' (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri membuka fail lembar kerja 'Tabel_Nilai.xlsx' yang memuat tabel 4 kolom (No, Nama Siswa, Nilai Tugas, Nilai Ujian; 5 baris data) lalu melakukan operasi pemilihan sel (range A1:D6), menjalankan perintah salin (Ctrl+C), membuka aplikasi pengolah dokumen 'Laporan_Hasil.docx', dan menempelkan tabel menggunakan opsi integrasi 'Link & Keep Source Formatting' secara tepat (15 menit).
- Murid melakukan uji integrasi dinamis: mengubah nilai angka pada lembar kerja (sel D2 dari 80 menjadi 95), kemudian memverifikasi bahwa pembaruan data tersebut otomatis tercermin pada tabel di dokumen pengolah kata tanpa pengetikan ulang (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memverifikasi ketepatan hasil integrasi tabel pada dokumen masing-masing menggunakan daftar periksa mandiri (struktur kolom utuh, angka sesuai lembar kerja, dan fungsi pembaruan tautan aktif) serta mencatat kendala teknis yang dialami (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menarik kesimpulan operasional mengenai keunggulan integrasi tabel antaraplikasi perkantoran untuk menjaga konsistensi data laporan (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas keterampilan praktik murid hari ini serta menyampaikan gambaran umum pertemuan berikutnya (Pertemuan 8: Integrasi Konten Lembar Kerja dan Dokumen ke Aplikasi Presentasi) sebelum menutup kelas dengan doa/salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan fail tabel latihan dengan jumlah kolom bertingkat (tabel dasar 3 kolom untuk murid yang membutuhkan bimbingan, dan tabel 6 kolom dengan format persentase/desimal untuk murid mahir).
- Proses: Memberikan panduan visual langkah demi langkah (cheat sheet shortcut keyboard) bagi murid yang membutuhkan scaffolding, sementara murid mahir langsung mengeksplorasi variasi opsi Paste Special (seperti Paste as Picture vs Paste Link).
- Produk: Tingkat kerumitan penataan format tabel yang terintegrasi (tabel format standar vs tabel dengan kustomisasi gaya tabel dan tautan terhubung).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: (1) 'Apa perbedaan perintah Copy dan Cut?' (Acuan jawaban: Copy menggandakan data tanpa menghapus sumber, Cut memindahkan data dengan menghapus sumber); (2) 'Apa pintasan papan ketik untuk Paste?' (Acuan jawaban: Ctrl + V).
Proses:- Observasi unjuk kerja pengoperasian integrasi tabel: Mengamati kemampuan murid melakukan seleksi range tabel A1:D6 pada lembar kerja, menyalin ke clipboard, menempelkan ke pengolah dokumen dengan opsi tautan tabel (Paste Link), dan memverifikasi kesesuaian data (acuan: 4 langkah operasional terlaksana dengan runtut).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman teknis akhir sesi: Murid menunjukkan hasil integrasi di layar komputer setelah angka pada sel D2 diubah (acuan: tabel di pengolah kata ikut berubah menampilkan angka 95 secara otomatis tanpa pengetikan ulang manual).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja langsung saat murid melakukan salin-tempel tautan tabel lembar kerja ke aplikasi pengolah dokumen menggunakan lembar observasi ketepatan prosedur.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan Pengoperasian Integrasi Tabel Antaraplikasi | Belum mampu menyalin dan menempelkan tabel dari lembar kerja ke pengolah dokumen secara benar (tabel rusak, teks terpisah, atau data diketik manual ulang). | Mampu menempelkan tabel lembar kerja ke pengolah dokumen dengan salin-tempel biasa (Ctrl+V), tetapi belum berhasil menerapkan opsi tautan objek terintegrasi (Paste Link). | Mampu mengoperasikan integrasi tabel dari lembar kerja ke pengolah dokumen menggunakan fitur tautan objek (Paste Link) secara tepat sesuai acuan langkah kerja. | Mampu mengoperasikan integrasi tabel dengan fitur tautan objek secara mandiri, tepat, cepat, serta mampu memformat tampilan tabel di pengolah dokumen dengan rapi tanpa merusak relasi tautan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid berhasil mempraktikkan integrasi tabel lembar kerja ke pengolah dokumen tanpa mengalami hambatan kompatibilitas perangkat lunak?
- Bagian mana dari langkah Paste Link yang paling membutuhkan bimbingan intensif bagi murid?
Murid:- Langkah apa yang paling penting diperhatikan saat menyalin tabel agar data di dokumen teks otomatis berubah ketika data di lembar kerja diperbarui?
- Apakah saya sudah dapat melakukan integrasi tabel antaraplikasi secara mandiri?
Pertemuan 8 — Mengoperasikan Integrasi Konten Lembar Kerja dan Dokumen ke Aplikasi Presentasi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.3 Mengoperasikan perangkat teknologi pengolah dokumen, lembar kerja, dan presentasi melalui integrasi konten antaraplikasi
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran dan kesiapan sarana komputer (perangkat lunak pengolah lembar kerja, pengolah kata/dokumen, dan presentasi sudah siap digunakan) (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-8 yaitu mengoperasikan integrasi konten dari tabel lembar kerja dan teks dokumen ke dalam aplikasi slide presentasi menggunakan fitur integrasi (Copy-Paste dan Paste Link/Embed) (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat melalui kuis lisan 3 butir untuk memetakan kesiapan murid terkait objek dan pintasan antarmuka: (1) Fungsi tombol kombinasi Ctrl+C dan Ctrl+V (acuan: Ctrl+C = menyalin/copy, Ctrl+V = menempel/paste); (2) Istilah lembar kerja dalam aplikasi pengolah angka (acuan: worksheet/spreadsheet/tabel data); (3) Lembar tayang dalam aplikasi presentasi (acuan: slide). Guru memverifikasi jawaban murid secara langsung (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan secara bertahap integrasi konten antaraplikasi: membuka file lembar kerja berisi tabel data ringkas dan file dokumen berisi paragraf kesimpulan, lalu memindahkan potongan objek teks dari dokumen ke slide presentasi serta tabel dari lembar kerja ke slide presentasi (7 menit).
- Guru memodelkan 2 opsi integrasi penempelan tabel lembar kerja ke presentasi: opsi A (Paste biasa/Embed tabel sebagai objek statis/gambar) dan opsi B (Paste Special -> Paste Link sehingga saat data di lembar kerja diubah, data pada slide otomatis terbarui) (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Tantangan Berpasangan 'Estafet Integrasi Data': Murid bekerja secara berpasangan membuka file kerja 'Latihan_Data.xlsx' (berisi tabel 4 baris data rekapitulasi pengunjung perpustakaan) dan 'Laporan_Singkat.docx' (berisi 1 paragraf narasi hasil kegiatan), lalu berlomba mengoperasikan integrasi konten ke 2 slide presentasi kosong ('Presentasi_Hasil.pptx') sesuai petunjuk kerja (10 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan operasi integrasi konten lengkap pada file 'Presentasi_Hasil.pptx' dengan 3 tugas operasional: Tugas 1: Mengintegrasikan teks judul dan narasi dari dokumen pengolah kata ke slide 1 presentasi; Tugas 2: Mengintegrasikan tabel data 4 kolom x 3 baris dari lembar kerja ke slide 2 presentasi menggunakan Paste Link; Tugas 3: Melakukan uji pembaruan data dengan mengubah angka pada lembar kerja sumber dan memastikan tabel di slide presentasi ikut terbarui (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kesesuaian hasil integrasi file presentasi miliknya menggunakan lembar cek mandiri berpasangan (memastikan teks dari dokumen masuk rapi di slide 1 dan tabel dari lembar kerja tertaut valid di slide 2) (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi teknis atas kendala operasional yang dihadapi murid saat melakukan salin-tempel dan penautan objek antaraplikasi (4 menit).
- Guru memandu murid menyimpulkan intisari langkah operasional integrasi konten lembar kerja dan dokumen ke presentasi, mengingatkan bahwa materi ini akan berlanjut ke produksi dokumen laporan pada pertemuan berikutnya, dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (4 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan file sumber dengan struktur data sederhana (3 baris data) bagi murid yang membutuhkan penguatan, dan file sumber dengan tabel data serta grafik lembar kerja bagi murid yang membutuhkan tantangan lebih.
- Proses: Memberikan kartu panduan bergambar langkah-demi-langkah (cheat sheet shortcut Paste Special Link) untuk murid yang membutuhkan bimbingan teknis; sementara murid mahir langsung mengeksplorasi opsi Paste Options (Keep Source Formatting vs Match Destination Theme) secara mandiri.
- Produk: Produk standar berupa file presentasi 2 slide memuat integrasi teks dokumen dan tabel berstatus Paste Link; pengayaan berupa slide presentasi yang memuat integrasi teks narasi, tabel data bertaut, dan grafik lembar kerja tertaut secara mandiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik kesiapan operasional perangkat di awal pertemuan: (1) Sebutkan shortcut keyboard untuk menyalin dan menempel data! (Acuan: Ctrl+C untuk copy, Ctrl+V untuk paste); (2) Objek apa saja yang dapat dibuat pada lembar kerja pengolah angka? (Acuan: sel, baris, kolom, tabel data, angka/formula); (3) Apa nama lembar kerja pada aplikasi presentasi? (Acuan: slide/salindia). Murid dikelompokkan siap/butuh pendampingan berdasarkan kemampuan menjawab tepat minimal 2 dari 3 butir acuan tersebut.
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja praktik individu saat mengoperasikan integrasi konten ke aplikasi presentasi dengan 3 indikator: (1) Keberhasilan menyalin teks narasi dari pengolah dokumen ke slide 1 presentasi secara tepat; (2) Keberhasilan menyalin dan menempel tabel data dari lembar kerja ke slide 2 presentasi menggunakan opsi Paste Link/Tautkan Data; (3) Keberhasilan membuktikan keterbaruan data pada slide presentasi saat nilai pada lembar kerja sumber diubah.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman operasional akhir sesi (tiket keluar praktikum): Murid menunjukkan file 'Presentasi_Hasil.pptx' yang telah memuat integrasi teks dari dokumen dan tabel dari lembar kerja. Kriteria penerimaan operasional: Slide 1 memuat teks narasi dari dokumen secara utuh, slide 2 memuat tabel lembar kerja yang datanya sinkron/identik dengan file lembar kerja sumber.
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik operasional integrasi konten (lembar cek unjuk kerja mengoperasikan copy-paste, paste link, dan pembaruan data otomatis pada slide presentasi).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan mengoperasikan integrasi konten dokumen dan lembar kerja ke aplikasi presentasi | Belum mampu menyalin dan menempelkan teks dari dokumen maupun tabel dari lembar kerja ke slide presentasi meskipun telah dibimbing guru. | Mampu menyalin dan menempelkan teks dari dokumen ke slide presentasi, namun penempelan tabel lembar kerja masih keliru (misalnya format tabel berantakan dan tautan data Paste Link tidak bekerja) dengan bantuan guru. | Mampu mengoperasikan integrasi konten dengan menyalin teks dokumen ke slide 1 dan menempelkan tabel lembar kerja ke slide 2 menggunakan fitur penautan data (Paste Link) secara tepat dan mandiri. | Mampu mengoperasikan integrasi konten teks dokumen dan tabel lembar kerja ke aplikasi presentasi secara tepat, mandiri, serta mampu mengatur penyesuaian format tema tampilan (Keep Source Formatting / Match Destination Theme) dan mengintegrasikan objek grafik lembar kerja secara utuh. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik 45 menit pada tahap inti cukup bagi seluruh murid untuk mencoba fitur Paste Link antaraplikasi?
- Bagian operasional integrasi manakah yang paling sering memicu kendala teknis pada komputer murid (misalnya opsi Paste Link tidak muncul atau format tabel terpotong)?
Murid:- Langkah manakah yang paling mudah dan paling menantang saat kamu memindahkan data tabel dari lembar kerja ke dalam slide presentasi?
- Apa manfaat yang kamu rasakan dengan menggunakan fitur Paste Link dibandingkan mengetik ulang tabel pada slide presentasi?
Pertemuan 9 — Menggunakan Perangkat Teknologi Digital untuk Produksi Dokumen Laporan Hasil Kegiatan — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.4 Menggunakan perangkat teknologi digital untuk produksi dan diseminasi konten laporan hasil kegiatan
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan mengecek kehadiran secara tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-9: menggunakan aplikasi pengolah kata untuk memproduksi dokumen laporan hasil kegiatan secara terstruktur (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat melalui 3 pertanyaan lisan terkait fitur produksi dokumen pengolah kata (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mencermati panduan Aktivitas PPD-K8-10 tentang struktur 5 komponen dokumen laporan kegiatan: (1) Judul Laporan, (2) Identitas/Nama Sekolah, (3) Narasi ringkas kegiatan beserta gambar peta/tangkapan layar, (4) Statistik hasil olimpiade dalam bentuk tabel, dan (5) Nomor halaman pada footer kertas ukuran A4 (7 menit).
- Murid mengidentifikasi menu dan ikon pada aplikasi pengolah kata yang digunakan untuk memproduksi dokumen: Page Setup (ukuran A4), Insert Table, Insert Picture/Screenshot, Numbering, serta Header & Footer (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti tantangan menggembirakan 'Format Cepat 5 Menit': menyetel orientasi dokumen ke Portrait, ukuran kertas ke A4, serta menambahkan footer nomor halaman di bagian bawah halaman secara cepat dan tepat (5 menit).
- Murid membuka berkas kerja dan mengetikkan judul laporan 'Laporan Hasil Olimpiade Berpikir Komputasi' serta identitas sekolah (10 menit).
- Murid menyisipkan narasi ringkas kegiatan dengan fitur numbering untuk rincian waktu dan mekanisme, serta memasukkan gambar ilustrasi/peta sekolah menggunakan fitur Insert Picture/Screenshot (15 menit).
- Murid memproduksi bagian statistik hasil kegiatan dengan membuat tabel rekapitulasi data menggunakan fitur Insert Table serta merapikan tata letak dokumen (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan verifikasi mandiri terhadap dokumen laporan yang telah diproduksi dengan mencocokkan kelengkapan 5 komponen wajib (judul, nama sekolah, narasi + gambar, tabel statistik, nomor halaman A4) (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap proses produksi dokumen laporan menggunakan fitur pengolah kata yang telah dipraktikkan murid (3 menit).
- Guru dan murid menyimpulkan fungsi fitur-fitur digital yang digunakan serta menyampaikan bahwa dokumen laporan ini akan disiapkan untuk tahap diseminasi pada pertemuan berikutnya (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan templat kerangka dokumen dengan panduan batas margin dan penempatan teks, sedangkan murid mahir diberikan data mentah statistik yang lebih bervariasi untuk dimasukkan ke dalam tabel.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing langkah demi langkah saat menyisipkan gambar dan memformat tabel; murid yang mahir memproduksi dokumen secara mandiri dan mengeksplorasi penyesuaian gaya tabel.
- Produk: Semua murid memproduksi dokumen laporan yang memuat 5 komponen utama, dengan variasi tingkat kerapian tata letak tabel dan penyesuaian penempatan gambar tangkapan layar.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menanyakan 3 pertanyaan diagnostik fungsi fitur aplikasi pengolah kata: (1) Menu apa yang digunakan untuk mengatur ukuran kertas menjadi A4? (Acuan: Menu Page Layout/Layout -> Size -> A4); (2) Menu apa yang digunakan untuk menambahkan nomor halaman di bawah dokumen? (Acuan: Menu Insert -> Page Number/Footer); (3) Fitur apa yang digunakan untuk menyisipkan tabel rekap data ke dalam teks laporan? (Acuan: Menu Insert -> Table).
Proses:- Guru mengamati dan mencatat unjuk kerja produksi dokumen murid saat praktik mandiri menggunakan ceklis keterlaksanaan 5 fitur digital: pengaturan kertas A4, pengetikan judul/identitas, penerapan fitur numbering, penyisipan gambar ilustrasi/peta, dan penyisipan tabel rekapitulasi data.
Akhir Pertemuan:- Cek hasil produksi berkas laporan digital murid di akhir sesi berdasarkan kelengkapan 5 komponen berkas laporan: (1) Judul 'Laporan Hasil Olimpiade Berpikir Komputasi', (2) Nama Sekolah, (3) Narasi kegiatan dengan numbering dan gambar tangkapan layar, (4) Tabel rekapitulasi statistik, dan (5) Nomor halaman A4 pada footer (kriteria: berkas tersimpan rapi dengan format digital dokumen pengolah kata dan memuat seluruh kelima komponen tersebut).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik awal mengenai fungsi ikon pengolah dokumen (Page Setup, Table, Picture, Footer).
- Observasi unjuk kerja praktik produksi dokumen laporan kegiatan menggunakan lembar ceklis langkah kerja.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengaturan Halaman dan Identitas Laporan (Page Setup, Judul, dan Footer) | Belum mampu mengatur kertas ke ukuran A4 serta belum memunculkan nomor halaman (footer) dan judul laporan. | Mampu mengatur ukuran halaman atau mengetik judul laporan, tetapi nomor halaman (footer) belum terpasang dengan tepat. | Mampu mengatur kertas A4, mengetikkan judul dan identitas sekolah, serta menyisipkan nomor halaman pada footer secara tepat. | Mampu mengatur kertas A4, mengetikkan judul dan identitas sekolah, serta menyisipkan nomor halaman pada footer secara mandiri dan sangat rapi. | | Penyisipan Gambar dan Pemformatan Narasi Kegiatan | Belum mampu menyisipkan gambar tangkapan layar dan belum menggunakan fitur numbering pada narasi kegiatan. | Mampu menyisipkan gambar atau menerapkan numbering pada teks narasi kegiatan dengan bimbingan penuh. | Mampu menyisipkan gambar tangkapan layar peta/ilustrasi dan menerapkan fitur numbering pada narasi laporan kegiatan secara tepat. | Mampu menyisipkan gambar tangkapan layar dan memformat teks narasi kegiatan menggunakan fitur numbering dengan tata letak yang proporsional dan mandiri. | | Produksi Tabel Statistik Data pada Dokumen Laporan | Belum mampu membuat atau menyisipkan tabel ke dalam dokumen laporan pengolah kata. | Mampu membuat tabel pada pengolah kata, tetapi penempatan baris dan kolom data statistik belum lengkap. | Mampu memproduksi tabel data statistik hasil olimpiade secara tepat sesuai jumlah baris dan kolom yang ditentukan. | Mampu memproduksi tabel data statistik hasil olimpiade secara lengkap, mandiri, dan memformat tampilan tabel dengan jelas serta terstruktur. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 80 menit mencukupi bagi seluruh murid untuk menyelesaikan dokumen laporan kegiatan dari awal hingga tabel statistik?
- Fitur pengolah kata bagian mana yang paling sering membuat murid mengalami hambatan teknis saat memproduksi dokumen laporan?
Murid:- Fitur pengolah kata apa yang paling membantumu membuat dokumen laporan menjadi rapi?
- Bagian mana dari pembuatan dokumen laporan kegiatan ini yang paling menantang bagimu?
Pertemuan 10 — Menggunakan Perangkat Teknologi Digital untuk Diseminasi Konten Laporan Hasil Kegiatan — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.4 Menggunakan perangkat teknologi digital untuk produksi dan diseminasi konten laporan hasil kegiatan
Pendahuluan:- Guru membuka sesi pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menggunakan perangkat teknologi digital untuk diseminasi konten laporan hasil kegiatan (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang media diseminasi digital dan format berkas distribusi; murid merespons secara langsung (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati demonstrasi guru tentang teknik ekspor dokumen laporan menjadi format portabel (PDF) serta cara mengunggah dan mengatur izin akses tautan berbagi (tata kelola hak akses: 'Viewer'/'Pelihat') pada media penyimpanan awan (cloud storage) (15 menit).
- Murid secara berpasangan membandingkan 3 skenario diseminasi digital berikut untuk menentukan kanal dan format yang paling tepat: Skenario 1 = Laporan resmi final dibagikan ke kepala sekolah agar tata letaknya tidak berubah; Skenario 2 = Ringkasan infografis laporan dibagikan di grup kelas; Skenario 3 = Tautan berkas induk laporan diletakkan di ruang penyimpanan bersama dengan hak akses baca saja (acuan: Skenario 1 memakai format PDF via surel/penyimpanan awan; Skenario 2 memakai format gambar PNG/JPEG via kanal pesan instan; Skenario 3 memakai tautan penyimpanan awan dengan izin Viewer) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Tantangan Permainan 'Misi Jalur Kilat Diseminasi' (Joyful Challenge): Setiap murid membuka berkas laporan kegiatan yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya, mengekspor berkas tersebut ke dalam format PDF, mengunggahnya ke folder penyimpanan digital bersama, lalu mengatur hak aksesnya menjadi 'Viewer/Pelihat' dan menyalin tautan berbaginya ke papan padlet kelas dalam waktu terukur (20 menit).
- Murid melakukan uji coba akses silang dengan memeriksa keterbukaan tautan milik rekan di sebelahnya guna memastikan berkas laporan dapat diakses dan diunduh tanpa kendala perizinan (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi langkah diseminasi yang telah dilakukannya dengan memeriksa 3 kriteria keberhasilan diseminasi: (1) berkas terkonversi ke PDF dengan rapi, (2) berkas berhasil diunggah ke repositori cloud, dan (3) tautan dapat dibuka rekan dengan mode hanya-lihat (Viewer) tanpa izin edit (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan prosedur baku dalam diseminasi dokumen laporan secara digital (ekspor PDF, unggah repositori, pengaturan hak akses tautan publik/terbatas) (3 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap praktik baik diseminasi digital yang aman dan menginformasikan persiapan untuk asesmen unjuk kerja pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan panduan visual langkah demi langkah (cheat sheet) untuk ekspor berkas ke PDF dan pengaturan izin tautan Google Drive/cloud; murid mahir diberikan materi tambahan berupa pembuatan tautan pendek (shortlink) berkas dan kode QR untuk diseminasi cetak-digital.
- Proses: Murid dengan kecepatan belajar reguler bekerja secara mandiri; murid yang masih mengalami kesulitan teknis pengunggahan dipandu langsung oleh guru melalui bimbingan terbimbing.
- Produk: Produk diseminasi standar berupa berkas laporan berformat PDF yang terunggah dengan tautan akses 'Viewer'; bagi murid berkemampuan cepat menghasilkan produk diseminasi lengkap dengan tautan pendek terkelola atau kode QR siap pindai.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: (1) 'Mengapa format berkas PDF lebih disarankan untuk diseminasi laporan final dibandingkan format DOCX?' (acuan: agar tata letak, font, dan format dokumen terkunci/tidak bergeser saat dibuka di perangkat berbeda); (2) 'Apa risiko jika membagikan tautan dokumen digital dengan pengaturan hak akses Editor kepada publik?' (acuan: dokumen asli rawan terhapus, terubah, atau dirusak oleh pihak yang tidak berwenang).
Proses:- Ceklis observasi proses saat murid mengekspor dokumen laporan kegiatan ke format PDF, mengunggah ke penyimpanan awan kelas, dan mengatur izin berbagi tautan menjadi 'Viewer/Hanya Melihat'.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman teknis diseminasi: Murid mengumpulkan tautan diseminasi laporan hasil kegiatan. Kriteria penerimaan operasional: (1) berkas berformat .pdf, (2) tautan dapat diakses tanpa login khusus (akses melihat/Viewer aktif), dan (3) isi laporan utuh menampilkan teks dan tabel hasil kegiatan (acuan keberhasilan: memenuhi ketiga kriteria tersebut).
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik konversi berkas (PDF), pengunggahan ke penyimpanan awan, dan pengaturan hak akses tautan diseminasi dokumen laporan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan perangkat digital untuk diseminasi dokumen laporan | Belum mampu mengekspor dokumen laporan ke format PDF dan belum mampu mengunggah serta membagikan tautan penyimpanan awan. | Mampu mengekspor dokumen laporan ke format PDF, namun keliru dalam pengaturan hak akses tautan penyimpanan awan (tautan terkunci atau salah izin akses ke mode Editor). | Mampu mengekspor dokumen laporan ke format PDF dan berhasil membagikan tautan repositori penyimpanan awan dengan hak akses Viewer (hanya melihat) secara tepat melalui bantuan guru/teman. | Mampu mengekspor dokumen laporan ke format PDF dan membagikan tautan repositori penyimpanan awan dengan hak akses Viewer secara tepat, mandiri, serta menghasilkan tautan bersih/kode QR diseminasi yang siap diakses. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik pengunggahan dan pengaturan hak akses tautan digital berjalan efektif bagi seluruh murid?
- Apakah kendala teknis konektivitas jaringan sekolah dapat teratasi dengan baik selama simulasi diseminasi berkas digital?
Murid:- Apa hal terpenting yang perlu diperhatikan saat mengatur hak akses berkas laporan sebelum disebarkan kepada publik?
- Langkah teknis mana dalam proses diseminasi digital hari ini yang paling menantang untuk saya lakukan secara mandiri?
Pertemuan 11 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 8.5.1 Mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam sistem komputer
- TP 8.5.2 Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet baik kabel maupun nirkabel pada perangkat komputer dan ponsel
- TP 8.5.3 Mengoperasikan perangkat teknologi pengolah dokumen, lembar kerja, dan presentasi melalui integrasi konten antaraplikasi
- TP 8.5.4 Menggunakan perangkat teknologi digital untuk produksi dan diseminasi konten laporan hasil kegiatan
- TP 8.5.5 Menerapkan berpikir komputasional dalam menyelesaikan persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur sederhana dengan volume kecil pada lembar kerja pengolah data
Pendahuluan:- Guru membuka sesi dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan kesiapan perangkat komputer serta koneksi jaringan di laboratorium (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab untuk mengukur penguasaan praktik sistem komputer, jaringan, lembar kerja, integrasi konten, serta diseminasi laporan secara berkelompok (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar instruksi tugas sumatif dan rubrik penilaian unjuk kerja kepada setiap kelompok (7 kelompok beranggotakan 4-5 murid) serta menjelaskan alur teknis pengerjaan dan pembagian waktu unjuk kerja praktik 40 menit dan presentasi diseminasi 30 menit (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (Unjuk Kerja Praktik Integrasi Aplikasi): Setiap kelompok serentak mempraktikkan: (1) Mengonfigurasi konektivitas nirkabel/kabel hingga terhubung ke LAN/Internet; (2) Menyelesaikan persoalan himpunan data 5 baris pada aplikasi lembar kerja menggunakan formula SUM dan AVERAGE (Tabel Data Penjualan Kantin: Item A=10, Item B=20, Item C=15, Item D=25, Item E=30; Kunci: SUM = 100, AVERAGE = 20); (3) Mengintegrasikan tabel data hasil olahan ke aplikasi pengolah dokumen (laporan teks) dan menautkan tabel/grafik ke slide presentasi (40 menit).
- Tugas 2 (Presentasi Lisan dan Diseminasi Konten): Secara bergiliran, 7 kelompok masing-masing menyajikan hasil kerja selama 4 menit: mendeskripsikan 3 komponen sistem komputer yang digunakan beserta alur fungsinya (input: keyboard/mouse, proses & memori: CPU/RAM, output: monitor/proyektor), serta mendiseminasikan konten laporan olahan data yang telah diintegrasikan pada slide presentasi di layar proyektor kelas (total 7 kelompok x 4 menit + transisi) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap murid mengisi lembar refleksi singkat secara mandiri untuk mengevaluasi pengalaman unjuk kerja integrasi aplikasi dan tantangan teknis yang dihadapi selama kegiatan asesmen (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan ulasan penutup umum terkait ketercapaian seluruh rangkaian pembelajaran Bab 5 Pemanfaatan Perangkat Digital serta mengapresiasi kerja sama seluruh kelompok (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Tidak ada modifikasi kompetensi; format teks instruksi tugas disediakan dalam bentuk cetak dan file digital pada komputer untuk memfasilitasi keterbacaan murid.
- Proses: Pemberian perpanjangan waktu membaca panduan atau penyesuaian akses perangkat bagi murid dengan hambatan penglihatan tanpa mengubah tuntutan unjuk kerja.
- Produk: Produk akhir unjuk kerja tetap seragam: laporan dokumen terintegrasi tabel lembar kerja dan slide presentasi yang didiseminasikan secara lisan.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- unjuk kerja praktik dan presentasi kelompok: kinerja kelompok dalam mengonfigurasi jaringan, mengolah data berstruktur pada lembar kerja, mengintegrasikannya ke dokumen dan slide presentasi, serta penjelasan lisan saat mendeskripsikan komponen sistem komputer dan mendiseminasikan laporan hasil kerja
- unjuk kerja praktik integrasi aplikasi: hasil konfigurasi koneksi jaringan nirkabel/kabel yang berfungsi, pengolahan himpunan data sederhana memakai formula lembar kerja, dan pengintegrasian konten tabel data ke aplikasi dokumen dan slide presentasi yang dikerjakan secara kolaboratif serentak (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja konfigurasi jaringan, pemrosesan data, dan integrasi konten)
- presentasi lisan dan diseminasi konten: penyampaian lisan per kelompok yang mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam alur sistem yang mereka gunakan, sekaligus mendiseminasikan konten laporan hasil olahan data di hadapan kelas (7 kelompok x 5 menit = 35 menit) (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian presentasi lisan deskripsi sistem komputer dan diseminasi konten)
Sumatif:- unjuk kerja praktik dan presentasi kelompok: kinerja kelompok dalam mengonfigurasi jaringan, mengolah data berstruktur pada lembar kerja, mengintegrasikannya ke dokumen dan slide presentasi, serta penjelasan lisan saat mendeskripsikan komponen sistem komputer dan mendiseminasikan laporan hasil kerja
- unjuk kerja praktik integrasi aplikasi: hasil konfigurasi koneksi jaringan nirkabel/kabel yang berfungsi, pengolahan himpunan data sederhana memakai formula lembar kerja, dan pengintegrasian konten tabel data ke aplikasi dokumen dan slide presentasi yang dikerjakan secara kolaboratif serentak (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja konfigurasi jaringan, pemrosesan data, dan integrasi konten)
- presentasi lisan dan diseminasi konten: penyampaian lisan per kelompok yang mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja komputer dalam alur sistem yang mereka gunakan, sekaligus mendiseminasikan konten laporan hasil olahan data di hadapan kelas (7 kelompok x 5 menit = 35 menit) (35 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian presentasi lisan deskripsi sistem komputer dan diseminasi konten)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Konektivitas Jaringan (TP 8.5.2) | Gagal menghubungkan perangkat komputer/ponsel ke jaringan lokal maupun internet. | Berhasil menerapkan koneksi ke jaringan namun memerlukan panduan teknis berulang dari guru. | Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet secara mandiri dan perangkat terhubung stabil. | Menerapkan konektivitas jaringan lokal dan internet secara mandiri, stabil, dan mampu mendiagnosis kendala koneksi secara cepat. | | Pemrosesan Data Berstruktur pada Lembar Kerja (TP 8.5.5) | Tidak mampu menerapkan formula pada lembar kerja atau seluruh hasil perhitungan keliru. | Menerapkan formula tetapi hanya 1 perhitungan yang tepat (hanya SUM atau AVERAGE tepat). | Menerapkan formula SUM dan AVERAGE secara tepat pada seluruh himpunan data (Kunci: SUM=100, AVERAGE=20). | Menerapkan formula SUM dan AVERAGE secara tepat pada seluruh himpunan data (SUM=100, AVERAGE=20) serta menyusun format tabel data secara rapi dan terstruktur mandiri. | | Integrasi Konten Antaraplikasi (TP 8.5.3) | Belum mampu mengoperasikan pemindahan tabel data lembar kerja ke aplikasi pengolah dokumen maupun presentasi. | Hanya mengoperasikan integrasi tabel lembar kerja ke salah satu aplikasi (hanya ke dokumen atau hanya ke slide) secara tepat. | Mengoperasikan integrasi konten tabel lembar kerja ke aplikasi pengolah dokumen dan slide presentasi secara tepat. | Mengoperasikan integrasi konten tabel ke pengolah dokumen dan slide presentasi secara dinamis/tertata sempurna tanpa kesalahan tata letak. | | Deskripsi Sistem Komputer (TP 8.5.1) | Tidak mendeskripsikan komponen, fungsi, dan cara kerja sistem komputer dalam alur unjuk kerja. | Mendeskripsikan komponen komputer tetapi keliru menjelaskan fungsi atau alur cara kerjanya (hanya 1 komponen tepat). | Mendeskripsikan 3 komponen sistem komputer (input, proses/memori, output) beserta fungsi dan cara kerjanya secara tepat. | Mendeskripsikan 3 komponen sistem komputer (input, proses/memori, output), fungsi, dan keterkaitan alur cara kerjanya secara mendalam dan tepat. | | Produksi dan Diseminasi Konten Laporan (TP 8.5.4) | Belum menggunakan media presentasi untuk diseminasi konten laporan hasil kegiatan. | Menyampaikan laporan presentasi namun isi konten olahan data belum termuat secara utuh. | Menggunakan perangkat digital untuk memproduksi dan mendiseminasikan konten laporan hasil olahan data secara jelas di hadapan kelas. | Menggunakan perangkat digital untuk memproduksi dan mendiseminasikan konten laporan hasil kegiatan secara komprehensif, runtut, dan informatif di hadapan kelas. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu unjuk kerja praktik 40 menit dan presentasi 25 menit berjalan efektif untuk seluruh kelompok?
- Bagaimana kesiapan perangkat laboratorium dan jaringan dalam mendukung asesmen sumatif integrasi aplikasi?
Murid:- Bagian mana dari tahapan integrasi aplikasi dan presentasi laporan yang paling berhasil saya selesaikan bersama kelompok?
- Apa kendala terbesar yang saya alami saat mengolah data atau menghubungkan jaringan pada asesmen ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2021/Edisi Revisi)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2021/Edisi Revisi) Bab 5
- Perangkat komputer/laptop atau kartu gambar perangkat keras dan perangkat lunak
- Platform kuis interaktif Wordwall / kartu soal cetak
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bab V Pemanfaatan Perangkat Digital
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bab V Pemanfaatan Perangkat Digital (Halaman 188-191)
- Diagram alur siklus pengolahan data sistem komputer dan kartu skenario alur kerja komputer
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek Edisi Revisi), Bab 5 Pemanfaatan Perangkat Digital
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Bab 5 Aktivitas Jaringan Komputer
- Komputer/Laptop laboratorium, Kabel UTP dengan konektor RJ45, Switch/Router jaringan yang terhubung internet, Lembar Kerja Praktik Jaringan Kabel
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2021/Revisi)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2021/Revisi)
- Perangkat komputer/laptop lab dan ponsel pintar
- Access point / router Wi-Fi lokal sekolah
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi, 2024), Bab 5 Pemanfaatan Perangkat Digital.
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi, 2024), Bab 5 Pemanfaatan Perangkat Digital.
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi lembar kerja (pengolah data) dan berkas latihan data berstruktur sederhana (file spreadsheet).
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2024)
- Aplikasi pengolah lembar kerja (Microsoft Excel / Google Sheets / LibreOffice Calc)
- Lembar Kerja Praktik Perhitungan Data Siswa
- Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Informatika Kelas VIII SMP/MTs Kemendikbudristek
- Komputer/Laptop dengan aplikasi pengolah lembar kerja (Microsoft Excel / Google Sheets / LibreOffice Calc) dan pengolah dokumen (Microsoft Word / Google Docs / LibreOffice Writer)
- Fail bahan latihan: Data_Inventaris.xlsx, Tabel_Nilai.xlsx, dan Laporan.docx
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Buku Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Bab V: Pemanfaatan Perangkat Digital, Aktivitas PPD-K8-09 (Eksplorasi Salin dan Tempel pada Aplikasi Perkantoran).
- Komputer/laptop laboratorium sekolah yang terpasang aplikasi pengolah dokumen, pengolah lembar kerja, dan aplikasi presentasi.
- File bahan praktik: 'Latihan_Data.xlsx' dan 'Laporan_Singkat.docx'.
- Buku Panduan Guru Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023, Bab V.
- Buku Panduan Siswa Informatika untuk SMP/MTs Kelas VIII (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023, Bab V (Aktivitas PPD-K8-10).
- Komputer/laptop laboratorium yang terpasang aplikasi pengolah kata (Word processor).
- Berkas bahan mentah narasi kegiatan dan tabel statistik Olimpiade Berpikir Komputasi.
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2023), Bab V: Pemanfaatan Perangkat Digital
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek 2023), Bab V Aktivitas PPD-K8-10 dan PPD-K8-11
- Perangkat komputer/laptop dengan aplikasi pengolah kata dan peramban web
- Koneksi internet dan folder repositori penyimpanan awan (Google Drive / Cloud Folder kelas)
- Buku Panduan Guru Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek)
- Buku Siswa Informatika SMP/MTs Kelas VIII (Kemendikbudristek)
- Laboratorium komputer dengan koneksi LAN/Wi-Fi
- Aplikasi perkantoran (pengolah lembar kerja, pengolah dokumen, pengolah presentasi)
- LCD Proyektor
|